Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTIKUM

0953123201
PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL

MODUL: 3

“MINIMISASI FUNGSI BOOLEAN”

NAMA : Adinda khaerani


NIM : M0519005
KELOMPOK :5
HARI : Jumat
TANGGAL : 6 oktober
WAKTU : 14 : 00
ASISTEN : 1.Khoirunnisa
2. Olivia Diaz Fauziah

PROGRAM STUDI INFORMATIKA

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

[2019]
Adinda Khaerani/M0519005/5/jumat 6 oktober 2019
Email: Khaeranidinda5@student.uns.ac.id
Asisten: 1. Khoirunnisa
2. Olivia Diaz Fauziah

Abstraksi—Sistem Digital adalah suatu bagian dari ilmu pengetahuan yang erat
kaitannya dengan gerbang logika. Dalam hal ini, gerbang logika sangat diperlukan
untuk penyusunan suatu algoritme. Prinsip kerja setiap gerbang logika memanfaatkan
aturan Boolean. Banyak dari fungsi Boolean yang biasa digunakan dalam kehidupan
sehari-hari. Fungsi yang digunakan tak jarang berupa fungsi yang kompleks, sehingga
perlu penyederhanaan lebih lanjut. Dan salah satu bentuk penyederhanaannya
adalah dengan menggunakan peta karnaugh

Kata kunci- Gerbang Logika, Penyederhanaan Fungi, Peta Karnaugh

I. PENDAHULUAN

Zaman teknologi. Bisa disebut demikian karena pemanfaatan teknologi yang semakin
efisien mendorong orang-orang untuk beradu inovasi tentang teknologi-teknologi terbarukan.
Konsepnya adalah membuat teknologi menjadi lebih efisien dalam kerja dan atau
menciptakan teknologi baru yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan baru.
Perkembangan ini tentunya tak lepas dari perkembangan pola pikir manusia menyusun suatu
algoritme penyelesaian suatu masalah. Dalam lingkup materi Sistem Digital, perancangan
algoritme ini didasari oleh beberapa konsep logika yang disebut Gerbang Logika. Setiap
gerbang logika didesain untuk mengolah input data yang dikonversi dalam pernyataan benar
atau salah. Pernyataan benar dilambangkan dengan 1 dan pernyataan salah dillambangkan
dengan 0. Dalam praktiknya dalam kehidupan sehari-hari, penggunanan fungsi pada Boolean
tidaklah sesederhana seperti yang ada di teori. Banyak fungsi kompleks yang memakan waktu
lama untuk penyelesaiannya. Dengan penyederhanaan fungsi kompleks, maka efisiensi waktu
dan peningkatan ketelitian perhitungan pun bisa didapat.
II. DASAR TEORI

2.1 pengrtian Rangkaian Logika

Pada dassrnya rangkaian logika dibentuk dari beberapa gabungan komponen elektronika
yang terdiri dari beberapa macam gate dan rangkaian-rangkaian lainnya, sehingga membentuk
rangkaian elektronika yang kompleks. Untuk mengatasi hal tersebut maka digunakanlah
beberpa metode penyerdahanaan rangkaian logika . persamaan boole yang lebih sederhana
berarti menghasilkan rangkaian yang lebih sederhana pula. Salah stu cara untuk mengurangi
penyalur gerbang masukkan adalah dengan melakukan faktorisasi persamaan boole

2.2 SOP( sum of product ) dan POS (produnct of sum)

SOP (sum of product) adalah cara untuk menysusun rangkain logika yang ekuivalen
dengan suatu table kebenaran tertentu , dilakukan operasi OR dari hasil kali fundamental
untuk setiap keadaan masukkan yang memberikan keluaran tinggi . cara lainnya adalah
dengan menyusun rangkaian logika dari table kebenaran dengan menggunakan metode POS
yaitu perkalian dari hasil penjumlahan, cara ini berkebalikan dengan SOP . utnukmenyusun
logika dengan cara yang ekuivalen dengan table kebenaran tertentu , dilakukan operai AND
dan hasil jumlah OR fundamental untuk setiap keadaan masukan yang memberikan keluaran
rendah.

III. TUJUAN PERCOBAAN

Mahasiswa dapat :

1. Membuktikan kesamaan fungsi boolean dalam bentuk SOP dan POS.

2. Membuktikan kesamaan fungsi boolean standar dengan hasil minimisasinya.

IV. ALAT DAN LANGKAH PERCOBAAN

4.1 Alat dan Bahan

1. Digital trainer set atau Digital Work.

2. IC 7400 (Nand), 7402 (Nor), 7408 (And), 7432 (Or), 7486 (Xor), 7404 (Not).

4.2 Langkah Percobaan

1. Diketahui tabel kebenaran sebagai berikut :


A B C F(A,B,C)
0 0 0 1
0 0 1 0
0 1 0 0
0 1 1 0
1 0 0 1
1 0 1 1
1 1 0 0
1 1 1 1
2. Dari tabel kebenaran di atas, buatlah fungsi booelan dalam bentuk SP dan PS.

3. Buatlah rangkaian logikanya.

4. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

5. Sederhanakan fungsi tersebut.

6. Buatlah rangkaian logikanya.

7. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.

V. HASIL DAN ANALISIS PERCOBAAN

1. fungsi Boolean dalam bentuk SOP

Kombinasi nilai-nilai peubah yang menghasilkan nilai fungsi sama dengan 1 adalah
000,100,101,111 .dalam besntuk SOP tanda (‘) memiliki arti sama dengan 0. Dari table
kebenaran diatas diperoleh fungsi Boolean dalam bentuk SOP sebagai berikut :

F(A,B,C) = A’B’C’ + AB’C’ + AB’C + ABC

Atau dengan menggunakan lambang minterm

F(A,B,C) = m0 + m4 + m5 + m7 = ∑ (0,4,5,7)

2. fungsi Boolean dalam bentuk POS

Kombinasi nilai-nilai peubah yang menghasilkan nilai fungsi sama dengan 0 adalah
001,010,011,110.dalam bentuk POS tanda (‘) memiliki arti sama dengan 1. Dari table
kebenaran diatas diperoleh fungsi Boolean dalam bentuk POS sebagai berikut :
F(A,B,C) = (A+B+C’)(A+B’+C)(A+B’+C’)(A’+B’+C)

Atau dengan menggunakan lambang maxterm

F(A,B,C) = M1 . M2. M3 . M6 = ∏ (1,2,3,6)

Rangkaian logika SOP

Tabel kebenaran
A B C A’ B’ C’ (A’B’C’) (AB’C’) (AB’C) (ABC) (A’B’C’)+(AB’C’)+
(AB’C)+(ABC)
0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1
0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0
0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0
0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1
1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 1
1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0
1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1
Rangkaian logika POS

Tabel kebenaran
A B C A’ B’ C’ A+B+C’ A+B’+C A+B’+C’ A’+B’+C (A+B+C’).(A+B’+C).
(A+B’+C’).(A’+B’+C)
0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1
0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0
0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0
0 1 1 1 0 0 1 1 0 1 0
1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1
1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1
1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 0
1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1
3. Minimisasi bentuk SOP
F(A,B,C) = A’.B’.C’ + A.B’.C’ + A.B’.C + A.B.C
= B’.C’(A’+A) + A.C(B’+B)
= B’.C’(1) + A.C(1)
A \ BC 00 01 11 10
= B’.C’ + A.C
0 1 0 0 0

1 1 1 1 0

Rangkaian Logika yang sudah disederhanakan

Table kebenaran minmisasi SOP


A B C A’ B’ C’ B’C’ AC B’C’ +AC
0 0 0 1 1 1 1 0 1
0 0 1 1 1 0 0 0 0
0 1 0 1 0 1 0 0 0
0 1 1 1 0 0 0 0 0
1 0 0 0 1 1 1 0 1
1 0 1 0 1 0 0 1 1
1 1 0 0 0 1 0 0 0
1 1 1 0 0 0 0 1 1
4. Minimisasi Bentuk POS
F(A,B,C) = (A+B+C’) . (A+B’+C) . (A+B’+C’) . (A’+B’+C)
= (A+B+C’) . (A+B’+C’) . (A+B’+C) . (A’+B’+C)
= A+C’+(B.B’) . B’+C+(A+A’)
= A+C’+0 . B’+C+0
= (A+C’) . (B’+C)
BC
A 00 01 11 10

0 0 1 1 1
1
1 0 0 0

Rangkaian Logika POS yang sudah disederhanakan

Tabel kebenaran minimisasi POS


Tabel kebenaran minimisasi POS

A B C A’ B’ C’ (A+C’) (B’+C) (A+C’). (B’+C)


0 0 0 1 1 1 1 1 1
0 0 1 1 1 0 0 1 0
0 1 0 1 0 1 1 0 0
0 1 1 1 0 0 0 1 0
1 0 0 0 1 1 1 1 1
1 0 1 0 1 0 1 1 1
1 1 0 0 0 1 1 0 0
1 1 1 0 0 0 1 1 1

VI. KESIMPULAN
1. ada 2 bentuk fungsi Boolean :

a. SOP menghasilkan nilai fungsi sama dengan 1

b. POS menghasilkan nilai fungsi sama dengan 0

2. penyederhanaan bentuk SOP dan POS :


SOP persamaan F(A,B,C) = (A+B+C’)(A+B’+C)(A+B’+C’)(A’+B’+C’)

Disederhanakan mejadi F(A,B,C) = B’.C’ + A.C


POS persamaan F(A,B,C) = (A+B+C’)(A+B’+C)(A+B’+C’)(A’+B’+C)

Disederhanakan menjadi F(A,B,C) = (A+C’) . (B’+C)

Dibentuk dari nilai fungsi yang sama dengan 1

Dibentuk dari nilai fungsi yang sama dengan 0


Jadi , dari hasil praktikum diatas membuktikan bahwa rangkaian logika SOP dan POS
menghasilkan output yang sama(seperti pada table) walaupun rangkaian nya berbeda
VII. DAFTAR PUSTAKA
Gumelar,Jagad. https://www.coursehero.com/file/39755706/Praktikum03-Jagad-Gumelar-
M0518026pdf/ diakses pada tanggal 10 oktober 2019 ( 22.00 WIB)

RESTIANIM, V. (2009). TEKNIK MINIMASI FUNGSI BOOLEAN DENGAN MENGGUNAKAN


PETA KARNAUGH (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).
VIII. LAMPIRAN
SOP
POS
MINIMISASI SOP
MINIMISASI POS