Anda di halaman 1dari 24

1

MODUL

TATA NAMA
TATA NAMA
ALKANA, ALKENA, ALKUNA
ALKANA, ALKENA, DAN ALKUNA

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


2

DAFTAR ISI

COVER....................................................................................................................... 1
DAFTAR ISI.............................................................................................................. 2
PETA KONSEP ........................................................................................................ 3
PENDAHULUAN
A. Deskripsi Singkat Materi ....................................................................................... 4
B. Petunjuk Penggunaan Modul ........................................................................../..... 4
C. Kompetensi Dasar ................................................................................................ 4
ISI
A. Tujuan ................................................................................................................... 5
B. Indikator Pencapaian Kompetensi......................................................................... 5
C. Uraian Materi......................................................................................................... 6
D. Latihan Soal......................................................................................................... 17
E. Umpan Balik..........................................................................................................20
F. Rangkuman ...........................................................................................................21
PENUTUP................................................................................................................ 22
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 23
KUNCI JAWABAN ....................................................................................................24

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


3

PETA KONSEP

Perhatikan baik-baik peta konsep yang diberikan, agar mudah memahami hubungan
antara konsep yang satu dengan konsep yang lain serta dapat memahami struktur
materi dari pokok bahasan Hidrokarbon : Alkana, Alkena dan Alkuna

Sekilas info

Karbon terdapat dalam tubuh manusia, tanpa senyawa ini tidak


ada manusia yang dapat bertahan hidup. Keanekaragaman dan
kemampuannya membentuk polimer menyebabkan karbon
menjadi unsur dasar kimiawikehidupan. Kita mendapatkansenyawa
karbon dari makanan.

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


4

PENDAHULUAN

A. Deskripsi Singkat Materi


Modul ini berisi tentang tata nama senyawa hidrokarbon alifatik yaitu alkana,
alkena dan alkuna

B. Petunjuk Penggunaan
 Simaklah dengan seksama kompetensi dasar dan indikator yang tertera dalam
modul ini.
 Perhatikan dan pahami dengan baik peta konsep yang diberikan untuk
melihat keterkaitan satu konsep dengan konsep lain.
 Pahami kembali konsep-konsep yang mendukung pemahaman tentang
materi tata nama alkana, alkena, dan alkuna.
 Kerjakan lembaran kerja dan lembaran tes setelah anda menyelesaikan
lembaran kegiatan siswa dan memahami konsep tata nama alkana, alkena dan
alkuna.
 Bacalah dan pahami rangkuman yang berisi poin-poin penting pada materi ini

C. Kompetensi Dasar

3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan kekhasan


atom karbon dan golongan senyawanya
4.1 Membuat model visual berbagai struktur molekul hidrokarbon yang memiliki
rumus molekul yang sama

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


5

ISI

A. TUJUAN
1. Setelah memahami rumus umum alkana, alkena dan alkuna, peserta didik
mampu menghubungkan rumus struktur dan rumus molekul dengan rumus
umum senyawa hidrokarbon.
2. Setelah membaca dan berdiskusi, peserta didik mampu memahami cara
memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna sesuai dengan aturan
IUPAC.
3. Setelah mempelajari materi hidrokarbon, peserta didik mampu membuat
model visual berbagai struktur molekul hidrokarbon yang memiliki rumus
molekul yang sama.

B. Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator

3.1 Menganalisis struktur dan 3.1.5. Menghubungkan rumus struktur


sifat senyawa hidrokarbon dan rumus molekul dengan rumus
berdasarkan kekhasan atom umum senyawa hidrokarbon
karbon dan golongan 3.1.6. Memahami cara memberi nama
senyawanya senyawa alkana, alkena dan alkuna
sesuai dengan aturan IUPAC

4.1 Membuat model visual 4.1.1. Membuat model visual berbagai


berbagai struktur molekul struktur molekul hidrokarbon yang
hidrokarbon yang memiliki memiliki rumus molekul yang sama
rumus molekul yang sama

C. Materi

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


6

Berdasarkan jumlah ikatan antara atom karbon, senyawa karbon dikelompokkan


menjadi senyawa jenuh dan tidak jenuh. Pada senyawa hidrokarbon jenuh, atom
karbon dapat mengikat atom hidrogen secara maksimal. Senyawa yang tergolong
hidrokarbon jenuh adalah golongan ALKANA.
1. Alkana

Senyawa alkana merupakan rantai karbon yang paling sederhana. Alkana


merupakan senyawa hidrokarbon jenuh yang seluruh ikatannya pada atom
karbonnya tunggal. Rumus umum alkana adalah:

CnH2n+2

Jadi, apabila atom C ada 2, maka Sekilas info

atom H pada senyawa alkananya


adalah 2(2)+2, yakni 6 buah. Apabila
dituliskan menjadi C2H6, dan jika
dijabarkan akan menjadi seperti ini:

www.google.com

Bensin merupakan salah satu kegunaan


dan sumber dari alkana berupa bahan
bakar

etana

Berikut merupakan daftar nama 10 deret pertama dari senyawa alkana:

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


7

Tata Nama Senyawa Alkana


Senyawa hidrokarbon dapat diberi nama menggunakan aturan yang sesuai atau
yang disetujui oleh para ilmuwan. Secara sederhana urutan langkah-langkah tata
nama alkena dan alkuna ada lima langkah:
 Tentukan rantai terpanjangnya
 Perhatikan posisi substituen yang ada
 Urutkan substituen secara alfabetis

Bagaimana cara menamai senyawa


alkana? Baiklah, kita akan mencoba
langsung menamai senyawa alkana
berikut :

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


8

ATURAN PERTAMA yang harus kita lakukan adalah menentukan


rantai utama dari senyawa tersebut. Bagaimana caranya? Carilah
1
rantai C yang TERPANJANG, yakni rantai yang memiliki atom
karbon TERBANYAK. Apakah yang ini???

Ooh, bukan! Ada yang lebih panjang lagi rupanya. Bisakah kalian
menemukannya??? Lihatlah, ada dua buah C2H5 dalam rantai
tersebut, jadi senyawa itu apabila dijabarkan lagi akan menjadi
seperti ini:

Jadi, manakah rantai terpanjangnya??

Ok! Jadi ini


RANTAI UTAMAnya

Nah, setelah menentukan rantai utama, yang harus dilakukan


adalah MENOMORI RANTAI itu dari ujung satu sampai ujung
yang lain. Nah, untuk rantai yang kita miliki dari ujung mana kita
menomorinya??? Baiklah, untuk itu kita memasuki ATURAN

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


9

2 KEDUA!! Penomoran rantai dimulai dari UJUNG RANTAI YANG


TERDEKAT DENGAN CABANG. Jadi, penomoran senyawa yang
kita miliki itu akan menjadi seperti ini:

ATURAN KETIGA, yakni menentukan NAMA ALKIL atau cabang-


3
cabang yang ada pada rantai utama. Penamaannnya sama

dengan alkana, hanya akhirannya diubah menjadi –il. Berikut

tabel deret 5 gugus alkil pertama pada senyawa hidrokarbon:

Jumlah
Struktur Nama Alkil
Karbon
1 CH3‒ Metil
2 CH3‒ CH2‒ Etil
3 CH3‒ CH2‒CH2‒ Propil
4 CH3‒ CH2‒CH2‒CH2‒ Butil
5 CH3‒ CH2‒CH2‒CH2‒CH2‒ Pentil

Nah, dari struktur yang kita miliki, mana sajakah cabangnya?

Jika kalian perhatikan, ada 3 cabang di sana, dan ketiganya

merupakan gugus metil.

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


10

Apabila dijodohkan dengan rantai utama, gugus-gugus alkil

tersebut secara berurutan MENEMPEL PADA ATOM C ke 3, 4

dan 6. Dengan demikian, kita sudah dapat menamai struktur

yang kita miliki secara lengkap. Urutan penulisan namanya:

1. NOMOR ALKIL/CABANG

2. NAMA ALKIL/CABANG

3. NAMA RANTAI UTAMA

Jadi, nama struktur hidrokarbon itu adalah:

3,4,6-trimetil-oktana

INFO KIMIA

LPG (liquified petroleum gas, harafiah: "gas


minyak bumi yang dicairkan"). Dengan menambah tekanan
dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair.
Komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana
(C4H10). Elpiji juga mengandung hidrokarbon ringan lain
dalam jumlah kecil, misalnya etana(C2H6) dan pentana
(C5H12).
Salah satu risiko penggunaan elpiji ( LPG ) adalah
terjadinya kebocoran pada tabung atau instalasi gas
sehingga bila terkena api dapat menyebabkan kebakaran.
Menyadari itu Pertamina menambahkan gas mercaptan,
yang baunya khas dan menusuk hidung. Langkah itu sangat
berguna untuk mendeteksi bila terjadi kebocoran tabung
gas. Tekanan elpiji cukup besar (tekanan uap sekitar 120
psig), sehingga kebocoran elpiji akan membentuk gas
secara cepat dan mengubah volumenya menjadi lebih besar

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


11

Kelompok senyawa hidrokarbon yang termasuk senyawa tak jenuh adalah ALKENA
dan ALKUNA. Disebut hidrokarbon tak jenuh karena atom karbon yang dimilikinya
tidak mengikat atom hidrogen secara maksimal. Dengan kata lain mereka memiliki
IKATAN RANGKAP. Nah, mari kita bahas senyawa hidrokarbon tak jenuh ini satu
per satu.
2. Alkena

Alkena merupakan senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap dua (‒C=C‒).


Alkena paling sederhana yaitu etena, C2H4. Rumus umum alkena adalah:

CnH2n
u
Jadi, apabila atom C ada 4, maka
t
atom H pada senyawa alkenanya
e
adalah 2(4), yakni 8 buah. Apabila
n
dituliskan menjadi C4H8, dan jika
a
dijabarkan akan menjadi seperti ini:

Plastik merupakan
salah satu bagian dari
Alkena khususnya suku-
suku rendah

Berikut merupakan daftar nama 10 deret pertama dari senyawa alkena:

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


12

Tata Nama Senyawa Alkena


a) Alkena Rantai Lurus
Atom karbon yang berikatan rangkap (‒C=C‒) diberi nomor yang menunjukkan
ikatan rangkap tersebut. Penomoran dimulai dari ujung rantai yang paling dekat
dengan ikatan rangkap.
Contoh:

bukan

Jadi, nama senyawa tersebut yang benar adalah 2-pentena.


b) Alkena Rantai Bercabang

Penamaan alkena rantai bercabang hampir sama dengan penamaan alkana. Hanya

yang membedakan adalah ADA NOMOR POSISI UNTUK IKATAN RANGKAP PADA

ALKENA. Aturan yang digunakan tetap sama, yakni:

 menentukan RANTAI UTAMA, yaitu rantai terpanjang dan MEMILIKI IKATAN

RANGKAP

 penomoran rantai utama diawali dari YANG PALING DEKAT DENGAN IKATAN

RANGKAP, BUKAN dari cabang terdekat urutan penulisan nama:

(1) NOMOR CABANG/ALKIL

(2) NAMA CABANG/ALKIL

(3) NOMOR IKATAN RANGKAP

(4) NAMA ALKENA

Contoh: beri nama untuk senyawa alkena berikut

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


13

Seperti biasa, pertama kita TENTUKAN RANTAI UTAMA dari struktur tersebut, yang

MENGANDUNG IKATAN RANGKAP. Dengan demikian, akan menjadi seperti ini:

Selanjutnya kita beri nomor pada rantai tersebut DARI ATOM C YANG TERDEKAT
DENGAN IKATAN RANGKAP. Maka akan menjadi seperti ini:

Selanjutnya PENAMAAN ALKIL atau CABANG. Jika kalian perhatikan, ada 3 cabang

pada struktur itu, dan ketiganya adalah metil.

Nah, secara berurutan metil-metil itu menempel pada atom C nomor 3, 6, dan 9.
Nama
rantai utamanya adalah dekena. Karena ikatan rangkapnya ada pada C nomor 3,
maka nama senyawa tersebut adalah:

3,6,9-trimetil-3-dekena

Satu lagi kelompok hidrokarbon tak jenuh adalah alkuna. Mari kita bahas...

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


14

3. Alkuna

Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon dengan ikatan rangkap tiga (‒C≡C‒).


Alkuna paling sederhana yaitu etuna, C2H2. Rumus umum alkena adalah:

CnH2n‒2
Jadi, apabila atom C ada 3, maka
atom H pada senyawa alkenanya
adalah 2(3)‒2, yakni 4 buah.
Apabila dituliskan menjadi C3H4,
dan jika dijabarkan akan menjadi
seperti ini:

Gas etuna dapat


juga digunakan dalam
Pemotongan Logam

1-propuna

Berikut merupakan daftar nama 10 deret pertama dari senyawa alkuna:

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


15

Tata nama alkuna


a) Alkuna Rantai Lurus
Tata nama alkuna rantai lurus BENAR-BENAR SAMA dengan tata nama alkena
rantai lurus. Hanya saja nama rantai utamanya diberi akhiran ‒UNA.
Contoh:
2-butuna
b) Alkuna Rantai Bercabang
Tata nama alkuna rantai bercabang pun SAMA DENGAN tata nama alkena rantai
bercabang. Hanya saja dibedakan penggunaan AKHIRAN pada nama RANTAI
UTAMA menjadi ‒UNA.
Contoh: mari kita memberi nama untuk senyawa alkuna berikut

Baiklah, kita mulai dengan MENENTUKAN RANTAI UTAMA dari struktur tersebut,

yang MENGANDUNG IKATAN RANGKAP. Dengan demikian, akan menjadi seperti

ini:

Selanjutnya kita beri nomor pada rantai tersebut DARI ATOM C YANG TERDEKAT

DENGAN IKATAN RANGKAP. Maka akan menjadi seperti ini:

Selanjutnya PENAMAAN ALKIL atau CABANG. Jika kalian perhatikan, hanya ada 1

cabang pada struktur itu, dan alkil tersebut bernama metil.

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


16

Nah, metil yang kita miliki menempel pada atom C nomor 3. Nama rantai
utamanya adalah pentuna. Karena ikatan rangkapnya ada pada C nomor 1, maka
nama senyawa tersebut adalah:
3-metil-1-pentuna

Demikianlah urusan tata nama berakhir disini... Bagaimana jika kasusnya kita harus
membuat struktur dari nama yang telah diketahui??? Misalkan 2-metil-butana.
Bagaimana strukturnya? Mari kita bahas...

Pertama, kita harus MELIHAT EKOR dari nama senyawa tersebut, karena itu
merupakan nama RANTAI UTAMA.
2-metil-butana
Apabila digambarkan maka akan menjadi seperti ini:
C‒C‒C‒ C
Selanjutnya kita lihat nomor alkil, yakni yang paling depan:
2-metil-butana
Berarti posisi alkil/cabang berada pada C nomor 2, dan cabang tersebut
merupakan metil yang memiliki 1 atom C. Kita tambahkan alkil pada struktur kita:

Rumus umum yang dimiliki senyawa tersebut adalah C5H12. Walaupun ada 5 atom
C bukan berarti senyawa itu harus pentana, karena rantai utamanya memiliki 4
atom C. Inilah yang kita sebut sebagai isomer.

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


17

LATIHAN SOAL

PILIHAN GANDA

1. Senyawa alkana yang mempunyai titik didih paling rendah adalah ….

A. metana D. nonana

B. etana E. dekana

C. propana
2. Senyawa di bawah ini yang berwujud gas pada suhu kamar adalah …..

A. propana D. oktana

B. pentana E.dekana

C. heptana

3. Reaksi pertukaran atom H dengan atom lain disebut reaksi ….

A. eliminasi D. oksidasi

B. subtitusi E. reduksi

C. adisi
4. Perhatikan beberapa reaksi senyawa karbon berikut!

Jenis reaksi eliminasi ditunjukkan oleh persamaan reaksi angka ….

A. 1 D. 4

B. 2 E. 5

C. 3

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


18

5.Perhatikan rumus struktur senyawa hidrokarbon berikut!

Nama senyawa hidrokarbon yang merupakan isomer senyawa tersebut adalah ….

A. 2-metilheksana D. 2-metil-2-heksena

B. 3-metil-1-butena E. 3-metil-1-heksena

C. 2-metil-2-pentena
6. Nama IUPAC yang tepat bagi senyawa hidrokarbon yang mempunyai struktur:

A. 4-etil-2-metilheksana D. 2,4-dimetilheksana

B. 4-etil-2-metilpentana E. 2,4-dimetilpentana

C. 2-etil-4-metilpentana
7. Senyawa 2-metil-1-butena memiliki isomer sebanyak ….

A. 2 D. 5

B. 3 E. 6

C. 4
8. Perhatikan struktur senyawa berikut!

Nama senyawa tersebut adalah ….

A. 2,4-dietil heptana D. 2,4-dimetil-3-heksena

B. 2,4-dimetil heksena E. 3,5-dimetil-3-heptena

C. 3,5-dietil-3-heksena

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


19

9. Anggota alkuna paling sederhana adalah ….

A. propuna D. asetilena

B. butuna E. propilena

C. pentuna
10. Yang merupakan deret homolog alkuna adalah ….

A. C2H6 D. C5H10

B. C3H4 E. C6H14

C. C4H8

BELAJARLAH DENGAN
TEKUN.......
KERJAKAN SOAL DENGAN
TELITI......

TETAP SEMANGAT TETAP


BERKARYA ....

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


20

UMPAN BALIK

Setelah menyelesaikan soal latihan ini, Anda dapat memperkirakan


tingkat keberhasilan Anda dengan membahas soal latihan dengan
teman sekelas dan guru anda. Jika Anda memperkirakan bahwa
pencapaian Anda sudah melebihi 80%, silahkan Anda terus
mempelajari Kegiatan pembelajaran berikutnya, namun jika Anda
menganggap pencapaian Anda masih kurang dari 80%, sebaiknya
Anda ulangi kembali kegiatan pembelajaran ini.

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


21

RANGKUMAN

1. Alkana mempunyai ikatan tunggal, sedangkan Alkena dan Alkuna mempunyai


ikatan rangkap dua dan rangkap tiga.
2. Penamaan senyawa hidrokarbon dapat dilakukan dengan aturan IUPAC atau
dengan memberi nama yang bersifat umum.
3. Tata cara pemberian nama pada Alkana
a. Tentukan rantai karbon terpanjang (rantai utama)
b. Tentukan cabang alkil.
c. Beri nomor yang dimulai dari atom C yang terletak dekat ke cabang.
d. Cabang lebih dari satu beri awalan (2=di, 3=tri, 4=tetra).
4. Tata cara pemberian nama pada Alkena
a. menentukan rantai utama, yaitu rantai terpanjang dan memiliki ikatan
rangkap
b. penomoran rantai utama diawali dari yang paling dekat dengan ikatan
rangkap, bukan dari cabang terdekat urutan penulisan nama:
(1) No cabang/ alkil
(2) Nama cabang/alkil
(3) No ikatan rangkap
(4) Nama alkena
5. Tata cara pemberian nama pada Alkuna
a. menentukan rantai utama, yaitu rantai terpanjang dan memiliki ikatan
rangkap
b. penomoran rantai utama diawali dari yang paling dekat dengan ikatan
rangkap, bukan dari cabang terdekat urutan penulisan nama:
(1) No cabang/ alkil
(2) Nama cabang/alkil
(3) No ikatan rangkap
(4) Nama alkuna

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


22

PENUTUP

Setelah menyelesaikan modul ini, Anda berhak mengikuti tes evaluasi untuk menguji

kompetensi yang telah Anda pelajari. Apabila Anda dinyatakan memenuhi syarat

kelulusan evaluasi, maka Anda berhak melanjutkan ke standar kompetensi selanjutnya.

Jika Anda belum dinyatakan memenuhi syarat kelulusan, maka Anda wajib

mempelajari modul ini kembali

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


23

DAFTAR PUSTAKA

 Buku kurikulum 2013 mata pelajaran Kimia Kelas XI, Kemendikbud, Tahun 2016

 Sudarmo, Unggul. 2016. Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Erlangga : Jakarta

 Buku referensi yang relevan

 Internet

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi


24

KUNCI JAWABAN

NO KUNCI JAWABAN
1 A
2 A
3 B
4 B
5 C
6 D
7 A
8 D
9 A
10 B

Modul kimia /Tata Nama Alkana, Alkena, dan Alkuna/Sri Supatmi