Anda di halaman 1dari 38

CRITICAL BOOK REVIEW

MK. ILMU ALAMIAH DASAR


PRODI S1 PBSI-FBS

SKOR NILAI:

CRITICAL BOOK REVIEW


“ILMU ALAMIAH DASAR”
Dalam buku Ilmu Alamiah Dasar (Drs. Hudson Sidabutar, M.Si
dan Drs. H. Abu Ahmadi)

OLEH :

NAMA MAHASISWA : NOVHIRA PUTRI PAINO

NIM : 2183311007

DOSEN PEMBIMBING : Dra. ADRIANA Y.D LUMBAN GAOL, M.Kes

MATA KULIAH : ILMU ALAMIAH DASAR

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA


FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr.wb.

Puji syukur saya ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan karunia-
Nya saya dapat menyelesaikan tugas dalam pembuatan makalah tentang “ILMU ALAMIAH
DASAR”dengan baik meskipun banyak kekurangan didalamnya., suatu pengantar sebagai
pemenuhan tugas dalam mengikuti mata kuliah “Ilmu Alamiah Dasar”. Dan juga saya
berterima kasih kepada Ibu Dra. ADRIANA Y.D LUMBAN GAOL, M.Kes selaku dosen
yang bersangkutan yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya, untuk menyelesaikan
makalah CBR ini.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa dalam pembuatan tugas ini masih jauh dalam
kesempurnaan dan tentunya masih banyak kekurangan, oleh sebab itu kami berharap adanya
kritik, saran dan usulan demi perbaikan makalah yang dibuat oleh penulis di masa yang akan
datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa saran yang membangun.

Dan semoga makalah CBR ini dapat dipahami oleh siapapun yang membacanya dan
dapat menambah wawasan serta pengetahuan bagi pembaca. Akhir kata penulis ucapkan terima
kasih.

Medan, September 2019

Novhira Putri Paino


2183311007
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................... i

DAFTAR ISI........................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1

1.1 Latar Belakang....................................................................................................1


1.2 Tujuan penulisan CBR.....................................................................................1
1.3 Manfaat CBR.......................................................................................................1
1.4 Rumusan Masalah..............................................................................................2
1.5 Identitas buku yang di review........................................................................2
BAB II RINGKASAN ISI BUKU .................................................................... 3

2.1 Ringkasan Buku I ............................................................................................ 3

2.2 Ringkasan Buku II .......................................................................................... 14

BAB III ANALISIS............................................................................................... 32

3.1 Kelebihan dan Kelemahan Buku ................................................................. 32

3.2 Pembanding Isi Buku...................................................................................... 33


BAB IV PENUTUP..................................................................................................34

4.1 Kesimpulan ........................................................................................................ 34

4.2 Saran .................................................................................................................... 34

DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Rasionalisasi Pentingnya CBR
Mengkritik Buku (Critical Book Review) merupakan kegiatan menganalisis suatu buku
agar dapat mengetahui dan memahami apa yang disajikan dalam buku tersebut. Kritik buku
sangat penting karena dapat melatih kemampuan kita dalam menganalisis dan mengevaluasi
pembahasan yang disajikan penulis. Sehingga menjadi masukan berharga bagi proses kreatif
kepenulisan lainnya. Bagi pembaca Critical Book Review merupakan kegiatan yang sangatlah
penting. Yang mana pembaca merasa lebih mudah dalam memahami isi buku setelah membaca
resensinya terhadap buku tersebut. Sebab dalam Critical Book Review terdapat kelemahan dan
kelebihan buku sebagai pertimbangan dalam menilai buku tersebut.
Sering kali kita bingung memilih buku referensi untuk kita baca dan pahami. Terkadang
kita memilih satu buku, namun kurang memuaskan hati kita, misalnya dari segi analisis bahasa,
pembahasan tentang evaluasi pembelajaran. Oleh karena itu, penulis membuat Critical Book
Review ini untuk mempermudah pembaca dalam memilih buku referensi, terkhusus pada
pokok bahasa tentang Ilmu Alamiah Dasar.
lmu alamiah dasar merupakan kumpulan pengetahuan tentang konsep-konsepdasar
dalam bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi.Manusia sebagai subjekpokoknya yang
dalam hal ini merupakan makhluk hidup yang paling tinggikedudukannya.

1.2 Tujuan Penulisan CBR


Adapun Tujuan Penulisan Dari Makalah Ini Adalah :
1. Penyelesaian tugas dalam KKNI, untuk memenuhi salah satu tugas CBR mata kuliah Ilmu
Alamiah Dasar.
2. Agar mampu meringkas isi buku dan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan dari buku
tersebut.
3. Agar mampu membandingkan buku dengan buku-buku lain.
4. Agar mampu meningkatkan cara berpikir secara kritis.
5. Mampu mengkontruksi buku (cover, layout, dan tata bahasa).

1.3 Manfaat CBR


i. Menambah wawasan pengetahuan tentang mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar, untuk
mengetahui tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
ii. Mempermudah pembaca mendapatkan inti dari sebuah buku yang telah di lengkapi dengan
ringkasan buku , pembahasan isi buku, serta kekurangan dan kelebihan buku tersebut.
iii. Melatih siswa merumuskan serta mengambil kesimpulan-kesimpulan atas buku-buku yang
dianalisis tersebut.

1.4 Rumusan Masalah


1. Bagaimana kesesuaian materi dari buku tersebut?
2. Apa Kekurangan dan Kelebihan dari buku?

1.5 Identitas Buku


a. BUKU 1
Judul Buku : Ilmu Alamiah Dasar
Pengarang : Drs. Hudson Sidabutar, M.Si
Penerbit : Unimed Press
Tahun Terbit : cetakan ke-3 : Juli 2015.
Kota Terbit : Medan
Halaman : 166 halaman
ISBN : 978-602-7935-01-5

b. BUKU 2

Judul Buku : Ilmu Alamiah Dasar


Pengarang : Drs. H. Abu Ahmadi dan Ir. A. Supatmo
Penerbit : Rineka Cipta
Tahun Terbit : cetakan ke-5, 2011
Kota Terbit : Jakarta
Halaman : 220 halaman
ISBN : 979-518-173-4
BAB II
RINGKASAN ISI BUKU
2.1 BUKU 1 : “ILMU ALAMIAH DASAR” (Karya Drs. Hudson Sidabutar, M.Si)
BAB I : Pendahuluan
A. Hakikat serta ruang lingkup ilmu kealaman dasar
Pada hakikatnya iya dia bukanlah merupakan suatu disiplin ilmu melainkan suatu
pengetahuan tentang konsep dasar yang ada dalam IPA dan teknologi. Matakuliah IADA tidak
dimaksudkan untuk memberi pengetahuan yang mendalam melainkan memberikan suatu
pandangan mengenai perkembangan IPA dan teknologi.
Isi matakuliah IAD merupakan suatu ramuan materi perkuliahan membuat para siswa
menyadari bahwa IPA dan teknologi ternyata merupakan pengetahuan yang memperkaya
cakrawala wawasannya serta dapat mengimplementasikanya di dalam kehidupan
bermasyarakat.
Adanya perkembangan Iptek dan dalam rangka menyongsong pasar bebas setiap orang
harus mempunyai wawasan tentang ilmu, termasuk ilmu alamiah sehingga setiap orang
terutama bagi mahasiswa dan masyarakat umum mempunyai suatu Wawasan yang
komprehensif tentang ilmu alamiah. IAD membawa kita memahami tentang fenomena alam
yang wajib diketahui oleh manusia tentang dasar dasar ilmu pengetahuan alam dan teknologi
serta dampaknya bagi keberlangsungan hidup manusia.
B. IAD sebagai bagian dari mata kuliah berkehidupan bermasyarakat (MBB)
Mata kuliah ilmu alamiah dasar adalah mata kuliah umum interdisipliner yang diajarkan
di pemburuan tinggi dengan tujuan agar mahasiswa unggul secara intelektual, anggun secara
moral, kompeten menguasai Iptek, serta memiliki komitmen tinggi untuk berbagai peran sosial,
dan secara aktif dan kreatif melaksanakan peran dan tanggung jawab nya dalam berkehidupan
bermasyarakat. Pendekatan yang dapat dilakukan dalam proses pembelajaran IAD dapat
dilakukan dengan pendekatan struktural, fungsional, maupun pendekatan antar bidang ilmu
(interfield).

BAB II : Perkembangan Alam Pikiran Manusia


A. Hakikat manusia dan sifat keingintahuannya
Hakikat manusia adalah dasar atau kenyataan dari manusia itu sendiri berdasarkan
pemahaman dan pengalamannya. Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling
sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya. Kesempurnaan nya terletak pada adat
dan budayanya, karena manusia dilengkapi oleh penciptanya dengan akal, perasaan, dan
kehendak yang terdapat di dalam jiwa manusia. Dengan akal (ratio) Manusia mampu
menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia dengan kemampuan berfikir dan
bernalar dengan akal sehat nya memungkinkan untuk selalu berbuat yang baik dan bijaksana
untuk dirinya serta lingkungannya.
B. Kelebihan manusia dari penghuni bumi lainnya
Manusia sebagai salah satu penghuni bumi yang punya beberapa kelebihan
dibandingkan dengan penghuni dan pengisi bumi lainnya. Seperti pada hewan dan benda mati
tidak mempunyai perilaku dan tunduk pada hukum alam. Sebaliknya makhluk hidup
mempunyai perilaku yang sangat bervariasi mulai dari yang sangat sederhana kemudian kalo
yang lebih baik dan sampai pada makhluk yang memiliki perilaku yang sempurna. Manusia
mempunyai kelebihan dari makhluk bumi lainnya karena benda mati tidak mempunyai perilaku
tunduk pada hukum alam sedangkan manusia mempunyai berlaku bervariasi yaitu perilaku
sangat sederhana hingga berlaku sempurna. Namun secara umum makhluk hidup mempunyai
prinsip yang sama antar lain daya gerak, naluri, mempertahankan diri dan sebagainya.
C. Rasa ingin tahu dan terbentuknya ilmu pengetahuan alam
Rasa ingin tahu binatang diperoleh dengan insting untuk keberlangsungan hidupnya,
memperoleh makanan, serta hal hal lainnya. Sedangkan manusia menggunakan kemampuan
otak nya untuk melakukan penawaran, pemikiran logis, dan analisis. Oleh karena itu, manusia
memiliki rasa ingin tahu yang selalu berkembang yang biasa disebut dengan curiousity.
Semua pengetahuan manusia dapat diturunkan dari suatu generasi ke generasi
selanjutnya. Ilmu ini terus berkembang sejalan dengan sifat manusia yang selalu ingin tahu
terutama tentang benda yang ada di sekeliling nya alam jagat raya bahkan dirinya sendiri. Hal
tersebut mendorong manusia untuk memahami serta menjelaskan gejala gejala yang terjadi dan
dorongan rasa ingin tahu manusia tersebut membuat mereka mencari jalan keluar dari setiap
apa yang terjadi. Pengetahuan tentang satu masalah mendatangkan barang tanyaan lain yang
ingin dijawab.
Manusia dengan rasa keingintahuannya yang besar selalu berupaya mencari jawaban
atas fenomena yang terjadi dan selanjutnya seringkali mereka menerka-nerka sendiri
jawabannya terkadang jawaban itu tidak logis namun mudah diterima oleh masyarakat awam.
Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh pengetahuan baik melalui pendekatan non ilmiah
ataupun ilmiah. Cara memperoleh pengetahuan dengan pendekatan Sains semu dilakukan
dengan mengandalkan perasaan keyakinan tampak di proses pemikiran yang cermat. Peman
tahu one yang diperoleh bisa benar bisa salah seperti pada cara prasangka atau intuisi serta
tidak efisien karena harus mencoba tanpa dasar dan kalaupun benar seringkali hanya kebetulan
saja.
D. Perkembangan fisik, sifat dan pikiran manusia
Perkembangan fisik manusia berubah sejak satu sel sederhana, yang selanjutnya secara
bertahap menjadi manusia yang sempurna. Hal sederhana berasal dari sel sperma dan sel telur
bersatu menjadi embrio selanjutnya berbentuk manusia. Perubahan fisik yang sangat nyata
terjadi pada saat pubertas yang ditandai diantaranya dengan tanda kedewasaan berupa
tumbuhnya rambut pada daerah daerah tertentu fungsi organ organ reproduksi.
Perkembangan pengetahuan pada manusia sangat dipengaruhi oleh perkembangan
pengetahuan semasa anak anak berupa bimbingan yang baik dari orang tua dan lingkungan
yang terus akan terbawa sampai dewasa.
E. Sejarah pengetahuan yang diperoleh manusia
Pada zaman purba alat digunakan dari batu pada masa itu manusia menggunakan batu
sebagai alat bantu untuk bercocok-tanam dan berternak pada zaman itu manusia memiliki
pengalaman pengetahuan dan kemampuan untuk mengamati alam sekitar yang diperoleh
sampai zaman Babilonia. Zaman Yunani, pada zaman ini ada beberapa pakar berpengaruh
terhadap pemikiran manusia antara lain yaitu menyatakan bahwa bumi ini bulat dan terdiri atas
empat unsur utama yaitu (api,air,udara,tanah).
Pada zaman pertengahan dikembangkan metode eksperimen menyangkut bidang
kedokteran farmasi,astronomi, kimia dan biologi. Pada zaman modern banyak penemuan yang
mengubah pola pikir yang dibantu dengan alat yang lebih baik dan perubahan yang radikal.
Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau didasari oleh
seseorang. Jelasnya pengetahuan adalah apa saja yang diketahui manusia tanpa menghiraukan
apakah benar atau salah dan tampak menghiraukan dari mana sumber pengetahuan itu, jadi
pada hakikatnya apa saja yang diketahui manusia walau berasal dari mimpi atau khayalan
sekalipun itu adalah pengetahuan.
BAB III: Perkembangan dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam
A. Metode ilmiah sebagai dasar IPA
Ilmu pengetahuan itu dapat ditinjau dari segi proses atau dari segi keluaran. Adapun
kebenaran yang dimaksud dalam kalimat ilmu pengetahuan adalah pengetahuan yang telah
diuji kebenarannya secara metode ilmiah. Jadi ilmu pengetahuan adalah kebenaran ilmu yaitu
sesuatu yang dianggap benar bila ditinjau baik secara deduktif maupun secara induktif adalah
benar.
Dari segi proses maksudnya bagaimana cara mendapatkan ilmu pengetahuan itu
sedangkan dari segi keluaran maksudnya hasil dari proses itu atau kumpulan dari ilmu
pengetahuan. Dari segi keluaran kita dapat membedakan antara pengetahuan dan ilmu
pengetahuan karena ilmu pengetahuan mempunyai ciri ciri khas yaitu objektif, metodik,
sistematis dan universal. Langkah-langkah tersebut singkatnya terdiri dari empat langkah,
yaitu: Rumusan masalah penyusunan hipotesis, pengujian hipotesis, penarikan kesimpulan.
B. Perkembangan ilmu pengetahuan alam (IPA)
Ilmu pengetahuan alam adalah ilmu pengetahuan yang objeknya adalah alam dengan
segala isinya termasuk bumi tunggu tumbuhan hewan serta manusia ditinjau dari segi fisik.
Ilmu pengetahuan itu makin lama makin berkembang sehingga tidak mungkin lagi orang dapat
mengerti atau memahami tentang semuanya oleh karena itu, orang cenderung untuk memilah-
milah pengetahuan agar memudahkan orang untuk mempelajarinya. Pengetahuan manusia
dapat digolongkan atas empat jenis pengetahuan yaitu pengetahuan tahayul atau mitos,
pengetahuan ilmiah, pengetahuan supernatural, pengetahuan ilmiah semu.
C. Perkembangan IPA
Manusia di dalam dirinya mempunyai suatu dorongan yang disebut dorongan ingin
tahu. Manusia memiliki rasa ingin tahu yang berkembang atau dengan kata lain manusia
mempunyai kemampuan berfikir dan bertanya terus telat tahu tentang apa yang mereka ingin
tahu bagaimana dan mengapa begitu. Rasa ingin tahu tidak hanya terbatas pada
mempertahankan jenis saja akan tetapi juga bertujuan untuk hidup yang lebih baik, tidak asal
kenyang dan aman saja, tetapi bagaimana dapat menjadikan hidup menjadi lebih enak dan lebih
baik.
D. Ruang lingkup IPA dan pengembangannya
Selama hidupnya manusia bertanya dan menuntut jawaban sehingga Iptek selalu
berkembang. Hewan tidak mempunyai pikiran dan dorongan ingin tahu, hewan akan
lingkungan sekitarnya hanya sebagai tempat mencari makan dan aman dari bahaya.
Perkembangan Iptek yang sangat pesat terjadi setelah diperkenalkannya konsep fisika kuantum
dan relativitas pada awal abad 20. Konsep modern ini mempengaruhi konsep ipak secara
keseluruhan sehingga dalam beberapa hal perlu dilakukan revisi dan penyesuaian konsep ilmu
pengetahuan karena pemikiran modern.
Dengan demikian para golongan IPA menjadi klasik dan modern sama sekali tidak la
berkaitan dengan waktu maupun klasifikasi bidang ilmu. Penggolongan ini lebih mengacu pada
konsepsi yaitu cara pikir, cara memandang, dan cara menganalisis sesuatu fenomena alam.
Perkembangan ilmu yang sangat pesat akhir akhir ini sangat ditunjang perkembangan ilmu
maupun perangkat komputer yang semakin cepat dan canggih.
BAB IV : BUMI DAN ALAM SEMESTA
A. PEMBENTUKAN ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA
1. Teori steady state
Teori ini berdasarkan prinsip kosmologi sempurna yang menyatakan bahwa alam
semesta dimanapun dan bilamanapun selalu sama.
2. Teori letusan besar (big bang)
Teori big bang menunjukkan bahwa semua benda di alam semesta pada awalnya adalah
satu wujud, dan kemudian terpisah-pisah.
Teori-teori Pembentukan Sistem Tata Surya yaitu:
a. Hipotesa Nebular
b. Hipotesis Planet Tesimal
c. Hipotesis Pasang Surut Bintang
d. Hipotesis Kondensasi
e. Hipotesis Bintang Kembar
f. Hipotesis Big-Bag
g. Hipotesis Tidal (1877-1946)
Bagian-bagian Sistem Tata Surya dan Galaksi dimana bumi kita berinduk diberi nama
Bima Sakti atau Milky Way.
a. Matahari
Adalah bintang induk tata surya dan merupakan komponen utama sistem tata surya ini.
b. Planet-planet
1. Merkurius
2. Venus
3. Bumi
4. Mars
5. Yupiter
6. Saturnus
7. Uranus
8. Neptunus
9. Satelit
Yaitu pengiring planet.
c. Meteor dan meteroit
Meteorit terdiri dari besi dan nikel.
d. Komet (bintang berekor)
e. Asteroid
f. Zat antar planet
B. BUMI SEBAGAI PLANET
a. Kelahiran Bumi
Ada 4 cara menentukan umur bumi, yaitu :
1. Teori sedimen
2. Teori kadar garam
3. Teori termal
4. Teori radioaktivitas
C. Bumi sebagai Planet
Planet bumi mengorbit matahari dalam lintasan berbentuk elips(hukum kepler 1)pada
jarak rata-rata 149,6 juta km (93 juta mil).
D. STRUKTUR BUMI
Bumi merupakan satu bola raksasa, garis tengahnya pada khatulistiwa 12.756.776,
sumbu kutubnya 12.713.824 meter.
a. Atmosfer
Lapisan atmosfer yaitu:
1. Troposfer
2. Stratosfer
3. Kemosfer
b. Litosfer
Yaitu bagian luar bumi yang lebih keras daripada bagian dalam.
c. Hidosfer
Sebagian besar kulit bumi ditutupi oleh air.
1. Laut
2. Danau
d. Gempa Bumi
Ada beberapa macam gempa bumi yaitu :
1. Tektonisme
2. Vulkanisme
3. Seisme
E. PEMBENTUKAN BENUA DAN SAMUDERA
Konsep pertumbuhan benua dilanjutkan oleh seorang geologist berbangsa Amerika
James Dwigh: Dana, kira kira satu abad yang lalu ia mengatakan bahwa eropa-asia dulunya
bersatu dengan nama eurasia. Tetapi konsepnya terbentur karena fosil fosil pada lapisan batuan
di India mirip dengan yang dijumpai di benua benua pada bagian selatan, dan sangat berbeda
dengan fosil yang dijumpai dibagian asia lainnya.

BAB V: KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DAN PERSEBARANNYA


BIOSFER DAN MAKHLUK HIDUP
Tempat yang memberikan kehidupan dan terbentuk sistem hubungan itulah yang
disebut biosfer. Suatu benda dinyatakan sebagai benda hidup, atau makhluk hidup jika
memiliki ciri-ciri :
1. Dapat melakukan pertukaran zat(metabolise)
2. Tumbuh dan berkembang
3. Melakukan reproduksi
4. Memiliki irritabilitas atau peka terhadap rangsangan.
B. ASAL MULA KEHIDUPAN
a. Teori Penciptaan
Menurut teori ini, kehidupan diciptakan oleh aTuhan yang Maha Kuasa dan tidak dapat
dipelajari secara ilimiah, dalam teori ini bahwa kehidupan adalah hak cipta Tuhan dan tidak
ada seorang pun yang bisa menciptakan kehidupan, oleh karena itu manusia yang beriman
harus menerima melalui iman, menurut agama kepercayaannya.
b. Teori Urey
Mengemukakan bahwa atmosfer bumi pada awal mulanya kaya akab gas gas metana,
amoniak, hidrogen, dan air.
c. Teori Oparin-Haldane
Jasad hidup terbentuk dari senyawa oksigen hebas.
d. Teori Sel
Mengatakan bahwa semua jasad hidup terdiri dari sel.
C. EVOLUSI DAN KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP
1. Evolusi dan Seleksi Alamiaha
2. Variasi Genetik dan Mutasi
D. PERSEBARAN DAN SEJARAH PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP
1. Tumbuhan
Berdasarkan distribusinya, terdapat 3 kelompok tumbuhan yaitu:
a. Tumbuhan tersebar luas(wide)
b. Tumbuhan endemik (endemic)
c. Tumbuhan terpirah oleh penghalang (discontonue)
2. Hewan
3. Hewan dan Biosfer
Manusia Sebagai Pengubah Biosfer
1. Berburu
2. Berladang
3. Mengumpulkan hasil hutan
4. Bersawah dan usaha pertanian lainnya
5. Beternak
6. Menggali bahan tambang
7. Industri
8. Menangkap ikan
9. Transport.

BAB VI: MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM ALAM


A. POPULASI DAN KOMUNITAS MAKHLUK HIDUP
Kumpulan individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu disebut
populasi. Ukuran populasi berubah sepanjang waktu, perubahan ukuran dalam populasi ini
disebut dinamika populasi. Dinamika populasi dapat juga disebabkan oleh imigrasi dan
emigrasi. Imgrasi yaitu perpindahan satu atau lebih organisme kedaerah lain atau peristiwa
didatanginya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme, didaerah yang didatangi sudah
terdapat kelompok dan jenisnya. Emigrasi adalah peristiwa ditinggalkannya suatu daerah oleh
satu atau lebih organisme, sehingga populasi akan menurun.
Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan
daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.
B. BERBAGAI BENTUK EKOSISTEM ALAMI
Ekosistem
Antara komunitas dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. Interaksi ini menciptakan
kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen
(tumbuhan hujau), konsumen (herbivora, karnivora, dan omnivora),dan dekomposer/pengurai
(mikroorganisme).
Ekosistem Utama di Dunia yaitu:
1. Ekosistem darat (terrestrial)
2. Ekosistem laut (aquatik)
3. Ekosistem mangrove
4. Ekosistem terumbu karang (coral reef)
C. ALIRAN ENERGI DAN MATERI DALAM EKOSISTEM ALAMI
Aliran energi merupakan urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang
lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, ke konsumen primer (herbivora), ke
konsumen tingkat tinggi (karnivora).
D. MACAM-MACAM BENTUK POLA KEHIDUPAN
1. pola kehidupan di darat
2. pola kehidupan di air
3. pola kehidupan yang khas.

BAB VII: SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGANNYA


A. KLARIFIKASI SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP
Berdasarkan sifatnya SDA dibagi atas dua bagian yaitu :
1. SDA fisik
Contohnya : air, tanah, udara.
2. SDA hayati
Contohnya : hutan, padang rumput, tanaman pertanian, dll.
Berdasarkan pemulihannya SDA terbagi atas 3 yaitu :
1. SDA dapat dipulihkan
2. SDA tidak dapat dipulihkan
3. SDA tidak dapat habis.
B. KONSEP-KONSEP PENGELOLAAN SUMBERDAYAN ALAM
1. Pengelolaan SDA dan Lingkungan
Pengelolaan SDA dan lingkungan dapat didefenisikan sebagai usaha manusia dalam
mengubah ekosiste SDA dan lingkungannya agar manusia memperoleh manfaat yang
maksimal dengan mengusahakan kontinuitas produksinya dan pencegahan kerusakan pada
SDA dan lingkungan.
2. Konsep Pengelolaan SDA dan Lingkungannya
Ada tiga perbedaan utama tentang konsep pengelolaan SDA :
1. Konsep preservationist berpendapat bahwa alam harus banyak dilindungi dan dilestarikan
dan alam sebaiknya dibiarkan untuk mengatur dirinya.
2. Konsep exploiter berpendapat bahwa SDA sebagai sumber energi.
3. Konsep conservationist yaitu menghendaki pemanfaatan SDA yang arif dalam rangka
mengembangkan keuntungan dari sudut ekonomi.
C. PRINSIP DAN USAHA PELESTARIAN SDA DAN LINGKUNGAN HIDUP
a. Pendekatan pengelolaan SDA berdasarkan pertimbangan ekologi, ekonomi, dan sosial
yang bertimbang.
b. Pengelolaan SDA secara menyeluruh dan terpadu.
c. Rasa tanggung jawab pribadi memelihara SDA dan lingkungannya.
d. Peranan pemerintah.
e. Inventarisasi dan proyeksi penggunaan sumber daya.
f. Pengawasan pengelolaan SDA oleh lembaga peradilan dan legislatif yang independent.
D. MASALAH KEPENDUDUKAN DALAM LINGKUNGAN HIDUP
Indonesia sebagai suatu wilayah yang luas, memiliki bentangan dari daratan dan
perairan, sungguh memiliki daya dukung yang baik. Namun eksploitasi yang meningkat,
teknologi yang semakin canggih, industri bermunculan oleh manusia, menyebabkan bumi kita
mengalami berbagai ancaman, menipisnya persediaan sumber daya tanah, air, energi, hutan
dan bahan pangan. Bumi ini benar benar memiliki keterbatasan, baik dalam hal daya dukung
maupun materi yang dikandungnya. Pertambahan penduduk semakin cepat tetapi dilain pihak
penyediaan tanah sangat terbatas.

BAB VIII: ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI BAGI KEHIDUPAN


MANUSIA
A. IPA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
Ilmu pengetahuan alam sebagai alat pendidikan, karakteristik yang harus dimiliki oleh
suatu bidang studi adalah kejelasan mengenai objeknya, persoalannya, cara mempelajarinya,
konsep-konsepnya dan perkembangannya(Wuryadi,1976). Ilmu pengetahuan ala sebagai alat
mengembangkan pengetahuan, keterampilan, nilai nilai dan sikap. Ilmu pengetahuan alam
sebagai alat untuk mengembangkan pengetahuan dari jenjang paling rendah ke jenjang paling
tinggi yaitu pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan penilaian.
Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan
terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang
barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Hubungan IPA
dan teknologi bisa dikatakan langsung dan bisa juga tidak. Misalnya dengan berkembangnya
pengetahuan mengenai inti atom menghasilkan sumber energi yang baru yang kemudia
dilanjutkan penggunaan nya untuk listrik yang dikenal sebagai pusat listrik tenaga nuklir
(PLTN).
B. SEJARAH PERADABAN MANUSIA DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
Pada masa revolusi industri terjadi penerapan ilmu pengetahuan alam secara tidak
langsung, khususnya dalam mekanika dan kimia. Perkembangan teknologi banyak disokong
ideide dari ilmu pengetahuan alam, tetapi tidak memberikan penuntun cara implementasinya,
sedang pemecahan masalah yang berhubungan dengan perkembangan teknologi datangnya
dari para ahli teknologi sendiri.
C. MANFAAT DAN DAMPAK IPA & TEKNOLOGI TERHADAP KEHIDUPAN
SOSIAL
Ilmu pengetahuan alam dan teknologi masa depan adalah bagaimana mencari sumber
energi.
Minyak bumi merupakan sumber daya energi yang sangat penting bagi kehidupan
manusia di muka bumi, namun minyak bumi tidak dapat diperbarui dan jumlahnya pun
terbatassehingga harus mencari pengganti minyak bumi untuk mempertahankan kehidupan
manusia dimasa yang akan datang.
Sumber daya pengganti minyak bumi yaitu :
1. Energi matahari
2. Energi panas bumi (EPB)
3. Energi Angin
4. Energi Pasang Surut (EPS)
5. Energi Biogas
6. Energi Biomas.

BAB IX: BEBERAPA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PENTING


A. BIOTEKNOLOGI
Secara umum bioteknologi atau teknologi biologi diartikan sebagai suatu teknologi
yang menggunakan atau memanfaatkan sistem biologi (sistem hayati) untuk memperoleh suatu
barang atau jasa yang berguna bagi kesejahteraan hidup manusia. Perkembangan dalam ilmu
biologi secara umum dikenallah bioteknologi tradisional yang berfokus pada cara seleksi
bahan,mikroba, yang digunakan lingkungan untuk memperoleh produk optimal misalnya
pembuatan tempe. dan biokteknologi modern yang memanfaatkan keterampilan manusia
dalam melakukan manipulasi makhlukhidup agar dapat digunakan menghasilkan suatu barang
yang diinginkan.
1. Biologi Molekuler
Yaitu ilmu yang mempelajari sistem biologi pada tingkat molekuler dibangun oleh
perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang biokimia, biologi sel, dan genetika.
2. Rekayasa Genetika
Yaitu teknik yang menghasilkan molekul ADN yang berisi gen baru atau kombinasi
gen gen baru yang diinginkan (ADN rekombinen).
3. Pembuatan ADN Rekombinen
1. Isolasi sumber ADN yg diinginkan.
2. Pemotongan gen spesifik yg diinginkan
3. Penyisipan gen spesifik yang diinginkan kepada pembawa (vector).
4. Transfer ADN.
5. Seleksi klon (recombinan).
4. Aplikasi Rekayasa Ide
5. Dasar DNA Profilling
Suatu cara identifikasi yang menggunakan materi genetic.
6. Terobosan pada Bidang Reproduksi
7. Klonning Dolly
8. Manfaat dan Masalah Aplikasi Bioteknologi
9. Masalah yang Ditimbulkan
10. Tinjauan Sosial dan Ekonomi.
B. TEKNOLOGI INFORMASI
Yaitu istilah umum yang menjelaskan teknologi apapun yang membantu manusia
dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan atau menyebarkan informasi.
C. TEKNOLOGI KEARIFAN LOKAL
Kearifan lokal adalah suatu pengetahuan yang secara turun temurun diberitahukan dan
diturunkan dari generasi ke generasi.
Teknologi kearifan lokal adalah suatu cara, pemecahan atau bantuan, untuk melakukan
atau mendukung tindakan atau pengetahuan yang kita sebut dengan kearifan lokal.
BAB X: ISU LINGKUNGAN
A. ISU LINGKUNGAN HIDUP
Penyebab dan Dampak Lingkungan Global
1. Pemanasan Global
2. Penipisan Lapisan Ozon
3. Hujan Asam
4. Pertumbuhan Populasi
5. Desertifikasi
6. Penurunan keanekaragaman hayati
7. Pencemaran limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).
B. ISU LINGKUNGAN NASIONAL
1. Banjir
2. Kerusakan Hutan di Indonesia
3. Masalah sampah
4. Banjir Lumpur panas sidoarjo.
C. ISU LINGKUNGAN LOKAL
Penyebab dan Dampak Lingkungan Lokal
1. Kekeringan
2. Banjir
3. Longsor
4. Erosi pantai
5. Instrusi Air Laut.
D. STUDI KASUS
1. Meningkatnya suhu bumi yang diakibatkan ulah tangan manusia.
a. Masalah
b. Rumusan masalah
c. Observasi
d. Solusi.

2.2 BUKU 2 : “ILMU ALAMIAH DASAR” Karya Drs. H. Abu Ahmadi


BAB I : PERKENALAN DENGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
A. Perkembangan Alam Pikir Manusia
Pada Dasarnya manusia merupakan makhluk hidup ciptaan Tuhan yang paling
sempurna dalam persaingan hidup dimuka bumi ini, meski banyak keterbatasan fisik, seperti
diantaranya : ukuran, kekuatan, kecepatan, dan panca indera. Tuhan menciptakan dua makhluk,
yang pertama bersifat anorganis (benda mati) dan yang kedua bersifat organis (makhluk hidup).
Benda yang menjadi pengisi bumi tunduk pada hukum alam (deterministis) dan makhluk hidup
tunduk pada hukum kehidupan (biologis), tetapi yang jelas ciri-ciri kehidupan manusia sebagai
makhluk yang tertinggi, lebih sempurna dari hewan maupun tumbuhan.
B. Sifat Unik Manusia
Berikut ini merupakan beberapa sifat unik manusia yang membedakan manusia dengan
makhluk hidup lainnya :
1. Homo Socius : Bahwa manusia memiliki kemampuan untuk hidup bersosialisasi dengan
sesama manusia ataupun makhluk hidup lainnya. Dilengkapi dengan sifat yang membawa
mereka pada suatu bentuk permusyawaratan, karena pada dasarnya manusia memiliki
keterbatasan dalam berpikir.
2. Homo Languens : Bahwa manusia dilengkapi dengan kemapuan untuk berbahasa.
kemampuan ini digunakan sebagai alat untuk menyampaikan informasi kepada satu sama lain.
Untuk dapat saling mengerti terhadap sesama manusia dalam berkomunikasi maka manusia
memiliki kemampuan berbahasa.
3. Homo Sapiens : bahwa manusia memiliki akal dan pikiran yang digunakan untuk
memikirkan sesuatu yang baik dan buruk. sehingga dalam mepertimbangkan hal yang akan
dilakukannya manusia dapat merencanakan masa depan dengan pertimbangan masa lalu.
4. Homo Faber : bahwa manusia memiliki kemampuan untuk membuat dan menggunakan
sesuatu demi memenuhi kebutuhan primer dan sekunder manusia itu sendiri.
5. Homo Religius : Bahwa manusia menyadari akan adanya suatu bentuk kekuasaan dan
kekuatan yang lebih besar dari tenaga ataupun kemapuan manusia.
6. Homo Aestheticus : Setiap manusia memiliki kemampuan untuk menyukai atau mengagumi
sesuatu yang dianggap indah dan pantas untuk dikagumi. Hal ini dapat terlihat dari beberapa
bukti pada zaman dahulu.
7. Homo Humanis : Manusia kita kenal sebagai makhluk sosial, yang mengandung pengertian
bahwa semua insan manusia hidup saling membutuhkan. sehingga masing-masing menyadari
akan bergunanya atau bermafaatnya individu mereka kepada manusia lain. sehingga manusia
saling menutupi kekurangan sesamanya.
8. Homo Aeconomicus : Seiring dengan berguliranya era dan zaman membuat kehidupan
manusia diwarnai dengan perkembangan ekonomi yang semakin modern.
Manusia sebagai makhluk hidup juga mempunyai ciri-ciri, berikut:
1)Memiliki organ tubuh yang sangat kompleks dan khusus. Terutama otaknya
2)Mengadakan pertukaran zat yakni zat yang masuk dan keluar.
3)Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar.
4) Memiliki potensi berkembang biak.
5) Tumbuh dan bergerak.
6) Berinteraksi dengan lingkungannya.
7) Mati.
Bila dibandingkan dengan hewan lain maka tubuh manusia lemah sedang akal budi dan
kemauannya kuat. Manusia tidak dapat terbang seperti burung, berenang secepat buaya. Tetapi
dengan akal budi dan kemauannya manusia dapat menjadi makhluk yang lebih dari makhluk
yang lain. kelebihan manusia itu karena memiliki akal budi dan pikiran sehingga dapat
mengendalikan tubuh jasmaninya.
C. Rasa Ingin Tahu
Rasa ingin tahu adalah suatu emosi yang berkaitan dengan perilaku ingin tahu seperti
eksplorasi, investigasi, dan belajar, terbukti dengan pengamatan pada spesies hewan manusia
dan banyak. Istilah ini juga dapat digunakan untuk menunjukkan perilaku itu sendiri
disebabkan oleh emosi rasa ingin tahu. Seperti emosi Rasa ingin tahun merupakan dorongan
untuk tahu hal-hal baru, rasa ingin tahu adalah kekuatan pendorong utama di balik penelitian
ilmiah dan disiplin ilmu lain dari studi manusia. Pengertian keingintahuan akan sesuatu
menyebabkan seseorang akan mendekati, mengamati ataupun mempelajari akan sesuatu benda
ataupun sesuatu hal lainnya. Rasa ingin tahu merupakan setiap perilaku alami ingin tahu,
terbukti dengan pengamatan di banyak spesies hewan, dan merupakan aspek emosional dari
makhluk hidup yang menimbulkan eksplorasi, investigasi dan belajar. Pada dasarnya, itu
menggambarkan jumlah yang tidak diketahui mekanisme psikologis dari perilaku yang
memiliki efek mendorong umat untuk mencari informasi dan interaksi dengan lingkungan alam
dan makhluk lain di lingkungan Anda.
2. Mitos, Penalaran, Dan Cara Memperoleh Pengetahuan
a. MITOS
Mitos adalah sebuah imajinasi dari manusia yang berusaha untuk menerangkan gejala
alam yang ada pada saat itu yang dikaitkan dengan kepercayaan akan adanya kekuatan ghaib.
Namun, disebabkan oleh keterbatasan manusia dalam menjelaskan hal tersebut sehingga
cenderung di identikan dengan seorang dewa/dewi, tokoh misteri serta sesuatu yang berbau
mistis. Sehingga pengetahuan yang diperoleh bersifat subjektif. Rasa ingin tahu manusia
ternyata tidak dapat terpuaskan hanya atas dasar pengamatan ataupun pengalaman. Untuk itu
lah, manusia menerka-nerka sendiri jawaban atas keingin tahuannya itu. Sebagai contoh :
“mengapa gunung meletus?”, karena tak tahu jawabannya, manusia menerka-nerka
jawabannya sendiri : “yang berkuasa dari gunung itu sedang marah”. Dengan menggunakan
jalan pemikiran yang sama munculah anggapan adanya “yang kuasa” didalam hutan lebat,
sungai yang besar, pohon yang besar, matahari, bulan, atau adanya raksasa yang menelan bulan
oada saat gerhana bulan.
Pengetahuan baru yang bermunculan dan kepercayaan itulah yang kita sebut dengan
mitos. Cerita yang berdasarkan atas mitos disebut legenda. Mitos itu timbul disebabkan antara
lain karena keterbatasan alat indera manusia seperti alat penglihatan, alat pendengaran, alat
penciuman dan pengecap, alat perasa. Pengulangan pengamatan dengan berbagai cara dapat
mengurangi kesalahan pengamatan tersebut. Jadi, mitos itu dapat diterima oleh masyarakat
pada masa itu karena:
1. Keterbatasan pengetahuan yang disebabkan karena keterbatasan penginderaan baik
langsung maupun dengan alat.
2. Keterbatasan penalaran manusia pada masa itu.
3. Hasrat ingin tahunya terpenuhi.
Perkembangan jiwa manusia, baik sebagai individu maupun sebagai keseluruhan,
berlangsung tiga tahap yaitu tahap teologi atau fiktif, tahap filsafat atau metafisik atau abstrak
dan tahap positif.
Legenda adalah sebuah cerita yang dirangkai secara turun temurun dan dipercayai oleh
masyarakat karena terbukti secara logis dalam pendeskripsian ceritanya, cenderung
mengemukakan kehadiran seorang tokoh yang dikaitkan dengan terjadinya suatu daerah.
Contohnya: Tangkuban perahu, Sangkuriang, Lutung kasarung, dan lain-lain.
Cerita rakyat merupakan suatu peristiwa yang dikisahkan untuk menjelaskan akan
terjadinya sesuatu yang ada dimuka bumi ini. Salah satu contoh kisah rakyat yakni tangkuban
perahu sebagai perwujudan kemarahan sangkuriang yang telah gagal dalam mewujudkan calon
pinangannya yang merupakan ibu kandungnya sendiri. Kisah bawang merah dan bawang putih
yang telah kita kenal sejak dahulu dapat menjadi salah satu contoh dalam hal ini.
b. PENALARAN
Penalaran terbagi menjadi dua yaitu:
Penalaran Deduktif yaitu cara berfikir yang bertolak dari pernyataan yang bersifat
umum untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus dan menggunakan pola berfikir
silogisme.
Penalaran Induktif yaitu caravberfikirbyang bertolak dari pernyataan yang bersifat
khusus untuk menarik kesimpulan yang bersifat umum dan terkait dengan pengetahuan
empirisme.
CARA MEMPEROLEH PENGETAHUAN
Menurut Charles Price ada 4 macam cara untuk memperoleh pengetahuan yaitu
· Percaya, seseorang akan mendapat pengetahuan karena ia percaya pada hal tersebut adalah
benar.
· Wibawa, sesuatu akan dianggap benar, apabila seseorang yang berwibawa menyatakan
benar.
· Apriopi, merupakan suatu keyakinan/ pendirian/ anggapan sebelum mengetahui (melihat,
mendengat, menyelidiki) keadaan tertentu.
Metode ilmiah adalah sesuatu dianggap ilmiah apabila memilikinpatokan yang merupakan
rambu-rambu untuk menentukan benar atau salah.
Ilmu pengetahuan dianggap Alamiah apabila memenuhi 4 syarat yaitu:
· Objektif, pengetahuan itu sesuai dengan objek
· Metodik, pengetahuan itu diperoleh dengan cara-cara tertentu dan terkontrol
· Sistematis, pengetahuan ilmiah itu tersusun dalam suatu system, tidak berdiri sendiri satu
sama lain saling berkaitan, saling menjelaskan, sehingga keseluruhan menjadi kesatuan
yang utuh
· Berlaku umum/Universal, pengetahuan tidak hanya diamati hanya oleh seseorang atau oleh
beberapa orang saja, tapi semua orang dengan eksperimentasi yang sama akan
menghasilkan sesuatu yang sama atau konsisten.
Ada dua pokok untuk memperoleh pegetahuan yaitu:
1. Empiris, yaitu pengetahuan yang disusun berdasarkan pada pengalaman, paham yang
dikembangkan disebut Empiris. Bagi kaum rasionalis berpendapat pengetahuan manusia
diperoleh melalui penalaran rasional yang abstrak, namun diperoleh melalui pengalaman yang
kongkrit.
2. Rasionalisme, yaitu suatu cara yang didasarkan pada suatu rasio. Pandangannya menyatakan
rasio merupakan sumber dan pangkal dari segala pengertian hanya rasio sajalah yang dapat
membawa orang kepada kebenaran dan dapat memberi petunjuk dalam segala jalan pikiran.
Syarat Ilmu Pengetahuan
Sifat ilmiah sebagai persyaratan ilmu banyak terpengaruh paradigma ilmu-ilmu alam yang
telah ada lebih dahulu.
1. Objektif
2. Metodis
3. Sistematis
4. Universal.
Metode Ilmiah Dan Langkah – Langkah Operasi
Salah satu syarat ilmu pengetahuan adalah bahwa materi pengetahuan itu harus diperoleh
melalui metode ilmiah. Ini berati bahwa cara memperoleh pengetahuan itu menentukan apakah
pengetahuan itu termasuk ilmiah atau tidak. Metode ilmiah tentu saja harus menjamin akan
menghasilkan pengetahuan yang ilmiah, yaitu:
· Perumusan masalah
· Penyusunan hipotesis
· Pengujian hipotesis
· Penarikan kesimpulan.
BAB II : RUANG LINGKUP IPA
Ilmu Alamiah Dasar ( Basic Natural Science ) merupakan ilmu pengetahuan alam yang
mengkaji prinsip esensial saja, sehingga ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar ( Basic Natural
Science ) secara garis besar meliputi :
1. Fisika ( Physics )
Suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari benda tak hidup atau mati dari aspek wujud
dengan perubahan – perubahan yang bersifat sementara. Fisika secara klasik dibagi dalam
mekanika, panas, bumi, cahaya, gelombang, listrik, magnet dan teknik mekanika, teknik sipil,
teknik listrik, dan termasuk dalam lingkup besar ilmu bumi dan antariksa.
2. Kimia ( Chemistry )
Suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan tidak hidup dari aspek
susunan materi dan perubahan – perubahan yang bersifat tetap. Kimia secara garis besar dibagi
menjadi kimia anorganik dan kimia organic. Kedua bagian itu pada dasarnya membahas dasar
keseluruhan, kemudian diikuti analisis kualitatif dan kuantitatif.
3. Biologi ( Biological Science )
Ilmu pengetahuan yang mempelajari makhluk hidup dan gejala – gejalanya. Biologi
dibagi atas cabang – cabang antara lain :
a. Botani
Adalah suatu cabang biologi yang mempelajari tentang seluk beluk tentang tumbuhan.
Botani merupakan salah satu bidang kajian dalambiologi yang mengkhususkan diri dalam
mempelajari seluruh aspek biologitumbuh-tumbuhan. Dengan demikian, dalam botani
dipelajari semua disiplin ilmu biologi untuk mempelajari pertumbuhan, reproduksi,
metabolisme, perkembangan, interaksi dengan komponen biotik dan komponen abiotik, serta
evolusi tumbuhan. Orang yang menekuni bidang botani disebut sebagai botanis.
b. Zoologi
Adalah cabang biologi yang mempelajari struktur, fungsi, perilaku, serta evolusi
hewan. Ilmu ini antara lain meliputi anatomi perbandingan, psikologi hewan, biologi
molekular, etologi, ekologi perilaku, biologi evolusioner, taksonomi, dan paleontologi. Kajian
ilmiah zoologi dimulai sejak sekitar abad ke-16.
c. Morfologi
Adalah suatu studi tentang struktur luar atau bentuk luar makhluk hidup. Morfologi
dipakai oleh berbagai cabang ilmu. Secara harfiah, morfologi berarti 'pengetahuan tentang
bentuk' (morphos). Berikut beberapa ilmu yang menggunakan nama morfologi:
· Morfologi (linguistik), ilmu tentang morfem-morfem dalam bahasa.
- · Morfologi (biologi), ilmu tentang bentuk organisme, terutama hewandan tumbuhan dan
mencakup bagian-bagiannya.
· Geomorfologi, ilmu tentang batuan dan bentuk luar bumi.
d. Anatomi
Adalah suatu studi tentang struktur – dalam atau bentuk – dalam makhluk hidup.
Anatomi (berasal dari bahasa Yunani ἀνατομία anatomia, dari ἀνατέμνειν anatemnein, yang
berarti memotong) adalah cabang daribiologi yang berhubungan dengan struktur dan organisasi
dari makhluk hidup. Terdapat juga anatomi hewan atau zootomi dan anatomi tumbuhan atau
fitotomi. Beberapa cabang ilmu anatomi adalah anatomi perbandingan,histologi, dan anatomi
manusia.
e. Fisiologi
Adalah suatu studi tentang fungsi bagian tubuh atau organ makhluk hidup. Fisiologi
adalah turunan biologi yang mempelajari bagaimanakehidupan berfungsi secara fisik dan
kimiawi. Istilah ini dibentuk dari kataYunani Kuno φύσις, physis, "asal-usul" atau "hakikat",
dan λογία, logia, "kajian". Fisiologi menggunakan berbagai metode ilmiah untuk mempelajari
biomolekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, dan organisme secara keseluruhan menjalankan
fungsi fisik dan kimiawinya untuk mendukung kehidupan.
f. Sitologi ( Biologi Sel )
Adalah suatu studi tentang sel secara mendalam meliputi struktur molekuler dan lain –
lain. Biologi sel (juga disebut sitologi, dari bahasa Yunani kytos, "wadah") adalah ilmu yang
mempelajari sel. Hal yang dipelajari dalam biologi sel mencakup sifat-sifat fisiologis sel seperti
struktur dan organel yang terdapat di dalam sel, lingkungan dan antaraksi sel, daur hidup sel,
pembelahan sel dan fungsi sel (fisiologi), hinggakematian sel. Hal-hal tersebut dipelajari baik
pada skala mikroskopikmaupun skala molekular, dan sel biologi meneliti baik organisme bersel
tunggal seperti bakteri maupun sel-sel terspesialisasi di dalam organisme multisel seperti
manusia.
Menurut Abdullah Aly dan Eny Rahma dalam bukunya Ilmu Alamiah Dasar, bahwa
ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar ( IAD ) adalah sebagai berikut :
1). Alam semesta dan tata surya
2). Bumi
3). Asal mula kehidupan bumi
Sedangkan, H. Abu Ahmadi dan A. Supatmo mengelompokkan ruang lingkup Ilmu Alamiah
Dasar ( IAD ) kedalam lima pokok bahasan sebagai berikut :
1) Kelahiran alam semesta
2) Masalah tata surya
3) Bumi
4) Asal mula kehidupan bumi
5) Perkembangan variabilitas makhluk hidup.
Menurut pendapat dari dua penelitian diatas dapat diambil pembahasan sebagai berikut :
1). Alam Semesta dan Tata Surya
Mengenal Alam Semesta
Alam semesta adalah ruang dimana didalamnya terdapat kehidupan biotik maupun
abiotik serta segala macam peristiwa alam yang dapat diungkapkan maupun yang belum dapat
diungkapkan oleh manusia.
Teori terbentuknya alam semesta
a) Teori Ledakan
Karena adanya suatu massa dan berat jenis yang sangat besar, meledak dengan hebat
karena adanya reaksi inti. Massa itu kemudian berserakan mengembang dengan sangat
cepatnya menjauhi pusat ledakan.
b) Teori Ekspansi dan Kontraksi Teori
Teori berlandas pikiran bahwa ada suatu siklus dan alam semesta, yaitu “masa
ekspansi” dan “masa kontraksi” diduga bahwa siklus ini berlangsung dalam waktu 30.000
tahun.
Tata Surya
Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut
matahari dan semua objek yang mengelilinginya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah
planet (merkurius, venus, bumi, mars, yupiter, saturnus, Uranus, neptunus ) yang sudah
diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet – planet kerdil / katai ( Pluto, Ceres,
Huamea, Makemake, eris ). 173 satelit – satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan
benda langit ( meteor, asteroid, komet ) lainnya.
Hipotesis tentang terbentuknya tata surya :
a) Hipotesis Nebula
Hipotesis nebula pertama kali dikemukakan oleh Immanuel Kant ( 1724-1804 ) pada
tahun 1775. Kemudian hipotesis ini disempurnakan oleh Pierre Marquis De Laplace pada tahun
1796. Oleh karena itu, hipotesis ini lebih dikenal dengan hipotesis nebula Kant-Laplace. Pada
tahap awal tata surya masih berupa kabut raksasa. Kabut ini terbentuk dari debu, es, dan gas
yang disebut nebula. Unsur gas sebagian besar berupa hidrogen. Karena gaya gravitasi yang
dimilikinya, kabut itu menyusut dan berputar dengan arah tertentu. Akibatnya, suhu kabut
memanas dan akhirnya menjadi bintang raksasa yang disebut matahari. Matahari raksasa terus
menyusut dan perputarannya semakin cepat. Akibat gaya gravitasi, gas – gas tersebut memadat
seiring dengan penurunan suhunya dan membentuk planet dalam. Dengan cara yang sama,
planet luar juga terbentuk.
b) Hipotesis Planetesimal
Hipotesis planetesimal pertama kali dikemukakan oleh Thomas C. Chamberlain dan
Forest R Moulton pada tahun 1900. Hipotesis planetesimal mengatakan bahwa tata surya
terbentuk akibat adanya bintang lain yang hampir menabarak matahari.
c) Teori Tidal
Teori tidal ( Jeans dan Harold ) mengatakan bahwa tata surya terbentuk dari dua buah
matahari yang bergerak mendekat. Lalu, terjadi peristiwa tarik menarik yang menyebabkan
percikan – percikan dari matahari tersebut. Percikan – percikan ( tidal ) inilah yang menjadi
planet dan benda-benda angkasa lainnya.
d) Hipotesis Kondensasi
Hipotesis kondensasi mulanya dikemukakan oleh astronom belanda yang bernama G.
P. Kuiper ( 1905 – 1973 ) pada tahun 1950 menjelaskan bahwa tata surya terbentuk dari bola
kabut raksasa yang berputar berbentuk cakram raksasa.
e) Hipotesis Bintang Kembar
Hipotesis bintang kembar awalnya dikemukakan oleh Fred Hoyle ( 1915 – 2001 ) pada
tahun 1956. Hipotesis mengemukakan bahwa tata surya kita berupa dua bintang yang hampir
sama ukurannya dan berdekatan yang salah satunya meledak meninggalkan serpihan – serpihan
kecil. Serpihan itu akan terperangkap oleh gravitasi bintang yang tidak meledak dan mulai
mengelilinginya.

BAB III : IPA DAN PERKEMBANGAN KONSEP TEKNOLOGI


Hubungan antara IPA dan teknologi dapat dikategorikan dalam dua bentuk yakni
hubungan langsung dan hubungan tidak langsung. Hubungan tidak langsung terjadi mulai kira-
kira sekitar abad ke-13 sampai pertengahan abad ke-19. Sedangkan sebelum itu teknologi
dikembangkan berdasarkan kaidah-kaidah yang diperoleh dari pengalaman, bukan dari
penemuan-penemuan IPA. Pada tahap ini teknologi dapat dikatakan berdiri sendiri, tidak atas
dasar prinsip-prinsip yang lebih dahulu dikembangkan oleh IPA misalnya dalam teknologi
arsitektur piramida-piramida di mesir, kuil-kuil di Mesopotamia dsb.
Perkembangan selanjutnya memperlihatkan bahwa konsep-konsep IPA yang
menunjang teknologi yang bersangkutan dikaji secara mendalam. Hubungan antara IPA dan
teknologi pada abad ke-20 ditandai dengan perkembangan teknologi modern. Pada abad ini
kebanyakan industri kimia memproduksi plastik dan bahan-bahan polimer lainnya dari
petrolium dan gas alam. Hal ini dimungkinkan karena pengetahuan struktur materi dapat
membantu memahami sifat-sifat mekanik dan listrik magnet bahan-bahan. Sebagai contoh,
polimer dapat membantu dalam teknologi struktural, keramik dapat menunjang dalam
teknologi energi yaitu sebagai bahan yang tahan panas.
Hasil Penemuan Ipa Dalam Konsep Teknologi Modern
Dalam bidang ilmu fisika, dijelaskan bahwa semua yang ada di alam semesta ini adalah
sebagai materi dan energi. Materi didefinisikan segala sesuatu yang mempunyai massa dan
menempati ruang. Adapun yang dimaksud energi adalah sesuatu yang dikandung oleh materi.
Dengan konsep dasar materi dan energi inilah hasil-hasil penemuan IPA dalam teknologi
modern dapat dinikmati, diantaranya adalah sebagai berikut.
· Pembangunan tenaga listrik
· Mesin-mesin
· Komputer
· Nuklir
· komuniksi
Penerapan Hasil Penemuan Ipa Dalam Konsep Teknologi
Dimuka telah dibicarakan bahwa IPA mempunyai peranan penting dalam perkembangan
teknologi. Tetapi dalam berbagai masalah teknologi terdapat unsur yang tidak dijumpai dalam
IPA yaitu masalah pengambilan keputusan. Masalah seperti ini dijumpai dalam perencanaan-
perencanaan atau pembuatan suatu desain dalam pengambilan suatu keputusan disertakan pula
berbagai persyaratan yang mengandung 4 unsur, yaitu :
a. Model, adalah suatu penggambaran permasalahan secara kuantitatif. Model dapat
digunakan sebagai petunjuk bagi usaha-usaha penelitian atau penyelesaian suatu
masalah. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam menilai suatu model. Pertama,
realisme menyangkut seberapa jauh model matematis itu bila diterjemahkan kedalam
kata-kata. Kedua, ketetapan, yakni kemampuan model itu diramalkan perubahan-
perubahan yang bakal terjadi. Ketiga, generalitas, yakni seberapa jauh model itu dapat
digunakan dalam situasi yang berbeda.
b. Persyaratan atau criteria, adalah persyaratan yang menggambarkan tujuan atau sasaran
dalam pengambilan keputusan misalnya untuk membuat desain pesawat dipilih daya
angkut yang besar dan kecepatan yang tinggi.
c. Kendala atau pembatasan, adalah faktor-faktor yang harus diperhitungkan dalam desain
atau pengambilan keputusan.
d. Optimasi, adalah mencapai solusi yang terbaik, bila masalah tersebut telah dirumuskan
dalam bentuk model dengan memperhatikan sarana dan perhitungan kendala. Contoh,
dalam masalah transportasi industri perencanaan dalam desain dsb.
Perbandingan Ipa Dan Teknologi Di Berbagai Negara Dalam Perspektif Sejarah
Perkembangan teknologi sebagaimana kita lihat dalam sejarah mendorong kemajuan
dan kekuatan suatu bangsa. Dewasa ini ada Negara yang tidak mempunyai kekayan sumber
daya alam sendiri tetapi teknologi nya kuat sehingga mempunyai ekonomi yang kuat dan
disegani Negara lain. Contohnya Jepang.
Sejarah perkembangan IPA menunjukkan 4 tahap dengan 4 loncatan yang berbeda.
Setiap loncatan membuka era baru yang erat pula hubungannya dengan alam pikiran dimasa
itu. Keempat loncatan tersebut yaitu :
1. Revolusi pertama
Revolusi pertama membuka era baru bagi penelitian mendalam mengenai gaya
gravitasi dan penelitian mengenai dinamika gerakan benda-benda. Hasil-hasil yang dicapai
dalam era ini adalah suatu pembuktian bahwa sifat alam dapat dilukiskan dalam arti kata
diletakkan dalam suatu deskripsi yang jelas dan pasti. Oleh karena itu, dapat diramalkan secara
amat teliti gerak-gerik benda angkasa, peredaran bintang, munculnya komet dan sebagainya.
Sebagaimana diketahui, era ini dirintis oleh Isaac Newton. Perkembangan selanjutnya
menghadirkan nama-nama seperti Bernoullis dan Laplace. Namun demikian, betapa pun
besarnya hasil-hasil yang dicapai oleh para sarjana, era ini mulai kehilangan momentum
menjelang abad ke-19.
Hasil-hasil yang dicapai dalam era ini ialah suatu pembuktian bahwa sifat alam dapat
diletakkan dalam suatu diskripsi yang jelas dan pasti oleh karena itu dapat diramalkan secara
teliti seperti gerak-gerik benda angkasa, peredaran bintang, munculnya komet dsb.
2. Revolusi kedua
Era ini lebih memusatkan pada sifat-sifat kelistrikan dan kemagnetan benda sebagai
keseluruhan dan juga mengenal sifat-sifat radiasi. Dalam hal ini pengetahuan memungkinkan
telekomunikasi modern sebagai yang kita kenal kini.Perkembangan ilmu pengetahuan di era
ini dipelopori sarjana-sarjana seperti Faraday, sedangkan deskripsi teoritis mengenai
kemagnetan dan kelistrikan dikembangkan oleh Maxwell.
3. Revolusi ketiga
Era yang dibuka untuk revolusi kedua belum lagi mengendor lajunya, tetapi dunia fisika
telah mulai merintis pula ke arah pembukaan era baru yang dibawakan oleh revolusi ketiga.
Era ini dimulai pada abad ke 20 dengan ditemukannya sifat kuantum cahaya oleh Maxplan. Era
ini membawa revolusi secara menyeluruh dan pemikiran manusia tentang permasalahan ahli
teknologi dari suatu negara ke negara lain.
Perpindahan teknologi dari satu Negara ke Negara lain berlangsung dalam kegiatan
yang disengaja atau direncanakan. Pemindahan teknologi ini meliputi teknologi yang telah
terpilih dan yang tepat pada tahapan jangka waktu yang tertentu.
Pemindahan teknologi dapat dilaksanakan melalui beberapa jalur atau saluran seperti:
4. Revolusi keempat
Revolusi fisika keempat dimulai tahun 1983 dengan ditemukannya suatu tipa materi
baru yang disebut partikel Anderson. Dulu diperkirakan atom merupakan benda kecil yang
tidak mungkin dipecah-pecah lagi. Kini dengan dipelopori penemuan Anderson dengan
pertolongan perlatan-peralatan besar siklotron, aselerator dan sebagainya menjelang akhir
dasawarsa 50-an tidak kurang dari 30 partikel baru ditemukan. Hal ini pada dasarnya sangat
mengejutkan karena membuat manusia bertanya apa yang mungkin dan apa yang tidak
mungkin.
Perkembangan Ipa Dan Teknologi Terhadap Kehidupan Manusia
Setelah teknologi menempuh pertentangan amat pesat masa lalu hingga menyilaukan
mata manusia, kini benar-benar orang mulai mempersoalkan akibat-akibat yang dibawa
teknologi pada peradaban manusia secara keseluruhan. Pada hakikatnya hal tersebut tidak lain
daripada menempatkan teknologi dalam fungsi sosial yang wajar. Apabila hal ini bisa
dilakukan, teknologi dapat memberikan harapan yang cerah, oleh karena itu teknologi harus
dapat merintis jalan ke arah pengadaan pangan, sandan dan penyediaan pemukiman manusia
tanpa merusak tata lingkungan.
a. Usaha pengadaan pangan
1) Mengembangkan tanah-tanah produktif
2) Penyediaan pangan baru
b. Sereal berprotein tinggi
Menurut John Axtell dan Rameshwar Singh dari Universitas Purdue pada tahun 1973
telah mengemumkan penemuan dua jenis sorgum berlisin tinggi. Setelah memeriksa 9.000
jenis sorgum dari seluruh dunia, para peneliti menemukan dua keturunan yang tak begitu
dikenal dari ethopia (ethiopia adalah tanah leluhur sorgum) yang mengandung protein sepertiga
lebih banyak dan lisin dua kali lebih banyak daripada jenis sorgum yang biasa ditanam orang.
c. Membuat pangan baru
Berkat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang sudah ada produk yang
dijual di pasaran bebas yaitu sejenis minuman yang dipelopori pembuatannya oleh vitasoy yang
dibuat di Hongkong sejak 30 tahun yang lalu.
d. Protein sel tunggal
Dewasa ini kemungkinan yang paling banyak dibicarakan untuk menambah persediaan
pangan penyangkut penggunaan organisme mikro sel tunggal, terutama jenis ragi tertentu
untuk mengubah turunan minyak bumi atau sampah organik menjadi bentuk-bentuk protein
yang dapat dimakan.
e. Pembuatan produk daging tiruan
Cara lain untuk mengganti protein hewani dengan protein nabati adalah dengan produk
peternakan imitasi, yang sesungguhnya berasal dari tumbuh-tumbuhan. Perkembangan teknik
untuk memintal protein soya menjadi serabut yang prosesnya hampir sama dengan pemintalan
benang tekstik sintetis.
f. Penyediaan papan (pemukiman) tanpa merusak lingkungan
Berkat kemajuan IPA dan teknologi eksplorasi daratan untuk pemukiman sudah sangat
lazim. Dibidang pemukiman telah dikembangkan teknik-teknik pemukiman untuk
menggunakan tempat seefisien mungkin. Untuk kepentingan tersebut dikembangkan sistem
rumah susun sampai dengan rumah-rumah berkontruksi tahan gempa dan sebagainya.
g. Penyediaan sandang
Bahan sandang utama mula-mula diambil dan dibuat dari serat alam yang berasal dari
tumbuh-tumbuhan, baik yang diperoleh dari buah, dahan, daun atau akarnya misalnya kapas,
katun, serat nanas, serabut kelapa dsb.
h. IPA dan teknologi dalam peningkatan kesehatan
Berkat kemajuan IPA dan teknologi dengan ditemukannya mikroskop, sinar x,
antibiotik, obat bius, transpalantasi, vaksinasi dibidang kedokteran dan pengobatan dalam
upaya meningkatkan kesehatan. Penemuan dalam bidang ini telah membebaskan manusia dari
bahaya penyebaran wabah penyakit yang mengerikan seperti cacar, pes, malaria, tbc dsb.
i. IPA dan Teknologi dalam penyediaan energy
Masalah pokok dunia dimasa mendatang adalah keterbatasan sumber-sumber daya
alam dan salah satu diantaranya adalah keterbatasan daya energi. Sumber daya energi yang
paling tua mungkin diperoleh dari kayu bakar masih digunakan batu bara, minyak dan gas bumi
yang semakin lama semakin menyusut jumlahnya sedangkan sumber daya air untuk pengadaan
tenaga hidrolistik tidak mencukupi untuk menyediakan energi mendukung penduduk yang
jumlahnya kian meningkat.
j. IPA dan teknologi dalam perkembangan teknologi
Teknologi dalam tahap ini mengutamkan asas efesiensi secara sungguh-sungguh
sehingga menghemat bahan bakar. Perkembangan teknologi ini menjurus pada pemanfaatan
bahan-bahan hidrokarbon untuk membuat protein dan sebagai bahan bakar industri petrokimia.
Sehingga sekarang ini kemungkinan besar reaktor fungsion telah dapat beroperasi sehingga
kekurangan energi dapat diatasi.
BAB IV : DAMPAK PERKEMBANGAN IPA DAN TEKNOLOGI TERHADAP
KEHIDUPAN SOSIAL
A. Dampak IPA dan Teknologi Terhadap Kebutuhan Pokok
Dampak atau efek dari ilmu alamiah dan teknologi yang telah dikembangkan manusia
dalam rangka memenuhi kebutuhan sehingga lebih mudah dan menyenangkan dapat bersifat
negatif karena menimbulkan akibat sampingan. Akibat negatif itu apabila dibiarkan akan
membawa malapetaka. Oleh karena itu, manusia setelah mengetahui beberapa hasil ilmu
alamiah dan teknologi, mencoba mengatasi juga dengan ilmu alamiah dan teknologi baru.
Berikut dibahas dampak sehubungan dengan kebutuhan pokok antaralain:
1. Sandang
Adapun jenis-jenis produksi yang menggunakan teknologi tradisional antaralain:
- Pembuatan kain tenun tradisional
- Pembuatan tahu tempe
- Pembuatan kerupuk
- Pembuatan sapu
- Pembuatan makanan tradisional.
Sedangkan jenis-jenis produksi masa kini dengan menggunakan teknologi modern antara
lain adalah:
- Makanan dalam kemasan, misalnya ikan sarden, sosis, kornet dan mie instan
- Minuman dalam kemasan, misalnya, susu, jus buah, sirop, dan minuman ringan
- Kain buatan pabrik
- Barang-barang elektronik
- Mainan anak-anak, misalnya: mobil-mobilan, boneka, dan sepeda.
2. Papan
Kini telah tercipta banyak pembangunan – pembangunan rumah mewah, gedung –
gedung pencakar langit dengan apartemennya, perumahan modern, rumah susun, dsb. Untuk
mencapai puncaknya, orang tidak perlu lagi meniti tangga langkah demi langkah, tetapi cukup
menekan tombol dan beberapa detik kemudian sampai kelantai 60 dan seterusnya. Uraian
diatas menunjukkan dampak positip ilmu alamiah dan teknologi dalam bidang papan.
3. Pangan (makanan)
Alfred champagnat dari societe francaise des petroles BP di prancis telah berhasil
memperoleh protein yang dapat dimakan dari bahanbaku: minyak bumi, prinsipnya ialah
dengan membubuhkan pupuk dan udara kepada bahanbaku tersebut yang selanjutnya dapat
ditumbuhi ragi yang merupakan lebih kurang 50%bprotein yang dapat dimakan. N.W.Pirie dari
rothamsted experimental station di Inggris telah mengembangkan suatu proses untuk
mengkonsentrasikan protein dari hijau pepohonan biasa yang pada umumnya pengandung 3%
protein.
Dampak Positif Dalam Upaya Pemenuhan Kebutuhan Manusia
1) Perkembangan IPA Dan Teknologi Dapat Mendatangkan Kemakmuran Materi
Adanya perkembangan IPA dan teknologi timbullah cabang ilmu pengetahuan baru antara lain:
a. Penggunaan teknik kimia, orang dapat mendirikan industri kimia dasar yang dapat
menghasilkan bahan-bahan dasar untuk keperluan industri lain seperti asam sulfat, asam
nitrat, asam klorida, asam cuka dan lain-lain.
b. Pengunaan teknik nuklir, orang dapat membuat reaktor nuklir yang dapat menghasilkan
zat-zat radio aktif, di mana zat-zat ini dapat dimanfaatkan untuk maksud-maksud damai.
c. Penggunaan teknik mekanik, dengan ilmu tersebut manusia dapat membuat dasain dan
pembuatan bermacam-macam mesin, dari instrumen yang sangat halus sampai
Lokomotif dan mesin-mesin yang sangat kompleks.
d. Penggunaan teknik penerbangan telah demikian pesat, dari pesawat terbang yang
sederhana sampai pesawat terbang mutakhir atau pesawat ruang angkasa dapat dibuat
oleh para ahli.
2) Perkembangan IPA dan teknologi dapat mendatangkan kemudahan hidup.
Misalnya antara lain:
a. Dengan teknik modern orang dapat mengendalikan aliran air sungai, dengan membuat
bendungan, saluran primair dan saluran sekunder, dari pengaturan air tersebut petani
mendapatkan kemudahan dalam memperoleh air. Selain untuk pertanian bendungan
dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik, sehingga masyarakat mendapatkan
kemudahan memperoleh energy.
b. Dengan teknik modern telah dapat dibuat bermacam-macam alat yang dapat meringankan
pekerjaan seseorang. Misalnya dengan adanya kalkulator mempermudah orang
menghitung, adanya mesin cuci, kompor gas/listrik, kulkas, dan alat rumah tangga
elektronik yang lain mempermudah ibu-ibu rumah tangga dalam melaksanakan tugasnya.
c. Dengan teknik modern dapat dibuat bermacam-macam media pendidikan seperti OHP,
slide, film strip, TV, tape recorder dan lain-lain yang dapat mempermudah para pendidik
dalam melaksanakan tugasnya.
d. Dengan teknik modern dapat di buat bermacam-macam alat transportasi (kapal terbang,
kapal laut, alat transportasi darat) dan sarana komunikasi seperti pesawat telepon,
telegram, satelit, radio, TV, CB dan lain-lain. Alat-alat tersebut mempermudah berbagai
bidang kegiatan, baik yang bersifat dinas/pemerintah maupun swasta. Dan masih banyak
lagi contoh lain usaha yang dapat dilakukan oleh manusia dengan bermanfaatkan
perkembangan IPA dan teknologi untuk mendapatkan kemudahan.
Dampak Negatif Yang Menyulitkan Pengendalian Diri
1. Dampak Positif Dalam Upaya Pemenuhan Kebutuhan Manusia
a) Perkembangan IPA dan Teknologi dapat mendatangkan kemakmuran materi sehingga
timbullah cabang ilmu pengetahuan baru antara lain : teknik moderen yang terdiri dari teknik
penerbangan,teknik kimia,teknik sipil,teknik nucleur,teknik listrik,teknik mekanik.
- teknologi hutan
- teknologi gedung
- matalurgi
- teknologi transportasi dll.
b) Perkembangan IPA dan Teknologi dapat mendatangkan kemudahan hidup :
-Dapat mengendalikan aliran air sungai,dengan membuat bendungan, saluran primer dan
saluran sekunder.
-Dapat dibuat bermacam-macam media pendidikan seperti OHP,Slide,Film strip,TV dll,
yang dapat mempermudah para pendidik dalam melaksanakan tugasnya.
-Dapat membuat bermacam-macam alat transportasi
2. Dampak Negatif Yang Menyulitkan Pengendalian Diri
(a). Kurang adanya hubungan yang serasi antara sistem produksi,sistem ekonomi, dan sistem
ekologi sehingga dalam memproduksi hanya berpedoman pada system ekonomi, tanpa
memperhatikan system ekologi.
(b). Usaha manusia menaklukan alam melalui sains dan teknologi yang semula bertujuan untuk
menyejahterakan kehidupan manusia, membuat kehidupan dibumi semakin nyaman, ternyata
mengakibatkan pemusatan kekuasaan terhadap alam pada sejumlah kecil manusia dibumi.
(c). Saling curiga antara kelompok-kelompok mengakibatkan masing-masing kelompok /
negara berusaha mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan kurang menguntungkan
dirinya. Hingga saat ini menumpuklah beraneka ragam senjata pemusnah yang
3. Dampak Terhadap Pendayagunaan Sumber Daya Alam
1). Dampak Positif Tentang Keberhasilan Manusia
1. Pemanfaatan Pengembangan IPA dan teknologi Dapat untuk Menaikan Kuantitas suatu
Produksi, Misalnya : Dibidang Pertanian dan dibidang industri.
2. Pengembangan IPA dan Teknologi Dapat Menaikan Kualitas/Mutu Produksi.
Contoh :
- Pada pengolahan minyak bumi, yang semula kita mengenal bensin, sekarang kita mengenal
premium dimana premium dikatakan lebih baik karena mempunyai nilai oktan yang lebih
tinggi sehingga tidak mudah cepat merussak alat atau mesin yang menggunakan bahan bakar
tersebut.
3. Pengolahan Sumber Daya Alam Yang effektif dan Effisien Dapat Menambah Ragam
Produksi.
2) Dampak negative meningkatkan Keborosan menimbulkan pencemaran dan Limbah.
Timbulnya pencemaran lingkungan. Pencemaran (polusi) ialah adanya suatu organisme atau
unsure lain kedalam suatu sumber daya misalnya :
Air, udara atau tanah, dalam kadar yang mengganggu kegunaan sumber daya itu. Hal
ini sebagian besar karena kurang kesadaran kurang tanggung jawabnya para pemakai teknologi
tersebut.
Polusi suara dapat menyababkan :
- Ketulian
- Kelelahan jasmani
- Kelelahan rohani
Sumber daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia,
sumber daya alam hayati, sumber daya alam non hayati dan sumber buatan.
Kalau dikelompokkan pada dasarnya sumber daya alam dapat dibagi menjadi :
a. Sumber daya manusia, dimana tercakup kuantitas, kualitas pengetahuan keterampilandan
kebudayaannya juga sarana dan lembaga suadaya masyarakat.
b. Sumber daya fisik (sumber daya alam dan buatan), dapat di bedakan :
- sumber alam hayati,yang terdiri dari flora dan fauna.
- sumber alam non hayati, meliputi tanah, air, udara, mineral.
- sumber daya strategis, iklim, energi matahari.
Dampak Terhadap Transportasi dan Komunikasi
1) Dampak positif dalam rangka keberhasilan manusia
Perkembangan IPA dan teknologi telah dapat merubah system transportasi dan Komonikasi
dalam kehidupan manusia yaitu :
a. Untuk transportasi di darat.
b. Untuk tranportasi laut.
c. Untuk transportasi udara.
d. Untuk komunikasi.
Dampak negatif
a. Pencemaran suara (kebisingan) dan pencemaran udara, yang dapat mengakibatkan kontruksi
alatnya maupun karena ulah orang-orang yang kurang bertanggung jawab dalam menggunakan
alat-alat tersebut.
b. Untuk mengurangi pencemaran udara akibat pembakaran tidak sempurna,dalam tempat
pembakaran dipasang pengubah katalitik seperti platina. Tetapi tidak dapat digunakan untuk
besi bertimbal, sebab timbale ini dapat meracuni platina. Untuk itu, untuk menaikan angka
oktana dapat di tambahkan : Benzena, fenol, t-butil alcohol, butil metileter, sebagai pengganti
T E L ( tetra etillead )
c. Adanya perubahan alam yang tidak estetis Asap yang di keluarkan oleh kendaraan bermotor
akan bercampur dengan debu / abu yang berterbangan di udara, hal ini akan merangsang
terbentuknya oksigen nitrogen di udara, sehingga terbentuklah awan / kabut kecoklatan. Kabut
kecoklatan ini akan mengganggu pandangan bagi orang-orang yang ingin menikmati ke
indahan alam. Segala kenyaman yang di nikmati manusia yang memanfaatkan transportasi
akan di ikuti dampak negatifnya.
Dampak Terhadap Peningkatan Kesehatan
1. Dampak Positif dalam Upaya Manusia Memberatkan Penyakit Menular
a. Perkembangan IPA dan Teknologi dapat meningkatkan Ilmu dan Fasilitas Di bidang
Kedokteran, salah satunya yaitu :
Pelayanan baru hasil kemajuan IPA dan Teknologi, contoh :
1. Pencangkokan jantung
2. pencucian darah
3. penggantian kornea mata
4. pemasangan alat pacu jantung
b. Perkembangan IPA dan Teknologi Dapat Meningkatkan Teknologi Obat – obatan Kemajuan
c. Perkembangan IPA dan Teknologi Dapat Untuk Memberantas Penyakit Menular.
Dampak Terhadap Sumber Daya Manusia
1) Dampak Positif
a. Perkembangan IPA dan Teknologi dapat membuka lapangan pekerjaan baru, dimana
sumber daya manusia dapat berperan,baik tenanga maupun fikiran.
b. Perkembangan IPA dan Teknologi dapat menaikan kualitas sumber daya manusia
(keterampilan dan kecerdasan manusia).
2) Dampak Negatif
Pemanfaatan perkembangan IPA dan Teknologi yang tidak / kurang tepat bagi kondisi
masyarakatnya tidak menambahkan lapangan pekerjaan, tetapi justru sebaliknya, dapat
mempersempit lapangan pekerjaan.

BAB V : IPA ,TEKNOLOGI DAN KELANGSUNGAN HIDUP


Usaha Mencari Sumber Daya Alam Non Konvensional
a. Energi Matahari
Matahari merupakan sumber energi yang tak habishabisnya. Adapun pilihan perubahan
antara energi ini adalah mengubah energi cahaya menjadi energi listrik atau energi panas.
Perubahan energi cahaya menjadi energi listrik dilakukan dengan memasang fotosel yang
dikenai cahaya.Fotosel adalah sel pembangkit listrik. Sedang listrik itu sendiri adalah aliran
electron, sehingga sel ini harus mempunyai sifat menghasilkan electron bila dikenai cahaya.
Sel semacam ini serupa dengan transistor jenis n-p.
b. energi panas bumi
Energi panas bumi disebut juga energi GEOTHERMAL yang dimanfaatkan sekarang
ini adalah panas bumi yang berasal dari magma. Magma adalah bantuan cairan / panas yang
terdapat didalam / kerak bumi. Karena pengaruh geseran kerak bumi / karena tekanan, magma
dapat merembes kepermukaan bumi dan di sebut lava. Lava inilah yang membentuk gunung-
gunung di permukaan bumi.
c. energi angin
Angin adalah udara yang bergerak.Pergerakan udara itu disebabkan oleh perbedaan
suhu. Perbedaan suhu di sebabkan oleh perbedaan daya serap panas di permukaan bumi. Jadi,
selama matahari masih memancarkan sinarnya ke bumi dan bumi terdapat daratan dan lautan,
maka akan terjadi perbedaan suhu dan menyebabkan terjadinya angin.
d. energi pasang surut
Adalah bentuk energi alami yang terdapat di bumi yang tidak bersumber dari cahaya
matahari. Energi pasang surut itu bersumber dari tenaga yang ditimbulkan oleh gaya tarik
anatara bumi dengan bulan. Daerah pasang surut yaitu di daerah pantai,di pasang dam /
bendungan.
e. energi biogas
Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh bakteri pengurai melalui proses pembusukan /
penguraian dari sisa sisa jasad hidup misalnya sampah pertanian.
f. energi biomassa
Adalah segala jasad hidup yang dalam kaitannya dengan pengganti,biomassa yang
dapat digunakan ialah yang berupa sampahsampah organic misalnya sisa-sisa produksi
pertanian.
g. energi zat radioaktif
Zat radioaktif dapat memancarkan sinar (alpha) yang bermuatan listrik positif, sinar B
(beta) yang bermuatan listrik negative, dan sinar J (gamma) yang tidak bermuatan listrik.
Bidang Biologi di kalangan masyarakat ilmiah sejak beberapa tahun yang lalu ramai
dibicarakan tentang Jentera Genetika yang dimungkinkan dengan ditemukanya “recombinant
DNA”.
Umumnya di akui dalam bidang biologi adanya 3 azaz pokok yaitu :
a. Teori evaluasi bersarkan seleksi alam
b. Teori yang mengajarkan bahwa semua organisme di bangun atas sel-sel
c. Teori khromosom dari kebakaan yaitu bahwa fungsi khromosom adalah pengendali
kebakaan.
3. perluasan ruang hidup dan perluasan informatika
a. Model
- Realisme, menyangkut seberapa jauh model matematik itu bila diterjemahkan ke dalam
kata-kata benar-benar dengan konsep yang diwakilinya.
- Ketepatan, yakni kemampuan model itu meramaikan perubahanperubahan yang bakal
Terjadi
- generalitas,yakni seberapa jauh model itu dapat di gunakan dalam situasi yang berbeda.
b. Kriteria dalah persyaratan yang menggambarkan tujuan atau sasaran dalam pengambilan
keputusan. Contoh : untuk membuat disain pesawat dipilih daya angkutnya yang besar,
kecepatan yang tinggi atau aksi radiusnya yang besar.
c. Kendala / pembatasan dalah factor-faktor yang harus di perhitungkan dalam disain atau
pengambilan keputusan.
d. Optimasi Adalah mencari solusi yang terbaik, bila masalah tersebut telah dirumuskan dalam
bentuk model dengan memperhatikan sasaran dan memperhitungkan kendala.
4. upaya manusia untuk mendapatkan sumber hidup baru
a) Bahan-bahan polimer, adalah rantai molekul yang panjang dapat diperoleh dari molekul-
molekul yang pendek dengan suatu proses polimerisasi.
b) Bahan-bahan campuran,adalah bahan-bahan yang memiliki sifat-sifat metal dan diberi
sekurang-kurangnya dua elemen.
c) Bahan-bahan listrik dan magnit, adalah suatu bahan yang mempunyai tahanan besar pada
emperature rendah sedangkan pada temperature tinggi ia dapat menghantar arus.

5. upaya manusia mencari data data di luar bumi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
a. Cara menaikannya
1. Roket di tembakan terlebih dahulu dengan mempergunakan bahan bakar oksigen yang
cair dan bensin
2. Segera setelah bahan bakar roket pertama habis dan akan terlepas maka roket kedua mulai
menyala.
3. Pancar-pancar gas yang ada pada tubuh roket pada bagian yang ketiga akan memberikan
suatu gerakan pada putaran padanya.
b. Bentuk-bentuk lintasan satelit buatan diruang angkasa.
Yang dimaksud dengan ruang angkasa adalah dimana tempat ruang udara dari pada
atmosfer bumi berakhir. Makin jauh kita ke atas dari permukaan bumi, udaranya makin tipis.
c. Situasi yang akan saudara alami apabila mengarungi ruang angkasa dengan
mempergunakan satelit buatan.
d. Manfaat satelit buatan
Dapat melihat bumi seperti tampak dari suatu jarak yang dapat melihat ke angkasa raya
seolah olah kita sendiri berada disana.
BAB III
ANALISIS

3.1 Analisis Kelebihan dan Kekurangan Buku


a. Kelebihan Buku I
1. Bahasa yang digunakan sangatlah ilmiah dan mudah dimengerti, ini bagus untuk mahasiswa
untuk menambah wawasan dalam penggunaan bahasa keilmiahan.
2. Pada buku cover depannya bagus memiliki keterkaitan gambar dan warna yang bagus,
dimana buku ini menjelaskan tentang IPTEK. Buku ini baik bagi saya karena saya adalah calon
pendidik.
3. Dalam buku ini dijabarkan dan membahas tentang Ilmu Alamiah Dasar atau IPTEK.
Sehingga pembaca mengetahui apa saja yang termasuk dalam pembahasan tersebut.
4. Buku ini memiliki alur yang saling berkaitan satu sama lain, sehingga tidak membuat saya
bingung dalam memahami hal hal yang disampaikan dari buku ini, buku ini menjelaskan
dengan detail. Apa yang disampaikan pun seimbang.
5. Isi materi dan pembahasannya lumayan luas, sehingga para mahasiswa tidak harus mencari
referensi lagi di buku lain dan sudah ada uji pemahan pada setiap bab.
6. Terdapat ringkasan yang mempermudah pembaca melihat inti dari bab tersebut dan adanya
latihan soal pada setiap bab.

b. Kelebihan Buku II
1. Cover buku bagus, memiliki warna cerah.
2. Bahasa yang digunakan dalam penulisan buku ini cukup umum dan menggunakan bahasa
yang tidak baku sehingga dengan bahasa yang komunikatif memudahkan mahasiswa dalam
memahami isi buku.
3. Buku pembanding sama halnya dengan buku pertama karena menjelaskan secara rinci
tentang ilmu alamiah dasar atau IPTEK.
4. Buku ini banyak menjelaskan dan menjabarkan mengenai teori IPTEK sekaligus
implementasinya atau penerapan dalam kehidupan manusia sehingga memperjelas isi dari buku
tersebut.

c. Kekurangan Buku I
1. Harga buku yang lumayan mahal, tetapi sesuai dengan kualitas bukunya, sehingga
dipertimbangkan untuk dimiliki oleh semua orang khususnya kalangan ekonomi menengah ke
bawah.
2. Isinya hanya tulisan tanpa adanya gambar dan warna, sehingga kurang dapat menarik minat
mahasiswa untuk membacanya.
3. Tidak memiliki banyak warna dalam bukunya. Hanya ada warna hitam dan putih.
4. Dalam penjelasan disetiap sub bab dibuku ini hanya menjelaskan menggunakan sistem
paragraph baru sehingga jika pembaca tidak teliti bisa melewatkan informasi penting tersebut.
Seharusnya ditulis dalam bentuk point.
5. Tidak adanya menjabarkan secara detail tentang biodata dari penulis.

d. Kekurangan Buku II
1.Tidak memiliki banyak warna dalam bukunya hanya ada warna hitam dan putih.
2. Dalam penjelasan disetiap sub bab dibuku ini hanya menjelaskan menggunakan sistem
paragraph sehingga pembaca bisa tidak teliti dan seharusnya ditulis dalam bentuk point.
3. Pada buku II, tidak terdapat rangkuman dan uji pemahan dalam buku tersebut.

3.2 Perbandingan Buku I , dan Buku II


Dari yang saya baca mengenai 2 buku “Ilmu Alamiah Dasar” karya Drs. Hudson
Sidabutar, M.Si dan karya Drs. H. Abu Ahmadi, saya dapat membandingkan kedua buku
ini sebagai berikut:

i. Dari segi cover : Buku utama dan buku pembandingnya memiliki cover menurut saya bagus,
karena berwarna cerah, tetapi tidak memiliki simbol yang spesipik atau gambaran dari definisi
judulnya.

ii. Dari segi isi : Buku I cukup baik dan mudah dipahami. Berisikan materi tentang ilmu
alamiah dasar.Pada setiap bab adanya dilampirkan uji pemahaman materi dari bab tersebut.
Dengan demikian hal itu dapat melatih kita untuk mengerti dengan jelas dan singkat serta
mudah dimengerti dan dapat menguji kemampuan mahasiswa dalam memahami isi materi.
Serta tidak adanya biodata penulisnya.Sedangkan Buku II memiliki menjelaskan tentang ilmu
aliah dasar dan hanya menggunakan paragraph.

iii. Dari segi kerapian : Buku pertama dan buku pembanding sangat rapi.

iv. Dari segi harga : Kedua buku memiliki harga lumayan mahal, namun buku pertama dan
kedua harganya sebanding dengan kualitas dan ketebalan bukunya.

v. Dari segi referensi : Buku pertama dan kedua memiliki referensi yang cukup banyak dan
sebagian sumbernya dari luar negeri.
BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Mata kuliah ilmu alamiah dasar adalah mata kuliah umum interdisipliner yang diajarkan
di pemburuan tinggi dengan tujuan agar mahasiswa unggul secara intelektual, anggun secara
moral, kompeten menguasai Iptek, serta memiliki komitmen tinggi untuk berbagai peran sosial,
dan secara aktif dan kreatif melaksanakan peran dan tanggung jawab nya dalam berkehidupan
bermasyarakat.

Adanya perkembangan Iptek dan dalam rangka menyongsong pasar bebas setiap orang
harus mempunyai wawasan tentang ilmu, termasuk ilmu alamiah sehingga setiap orang
terutama bagi mahasiswa dan masyarakat umum mempunyai suatu Wawasan yang
komprehensif tentang ilmu alamiah. IAD membawa kita memahami tentang fenomena alam
yang wajib diketahui oleh manusia tentang dasar dasar ilmu pengetahuan alam dan teknologi
serta dampaknya bagi keberlangsungan hidup manusia.

4.2 Saran

Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan
dalam makalah CBR ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena
terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan
judul makalah ini. Penulis banyak berharap kepada dosen dan para pembaca sudi memberikan
kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan untuk
penulisan makalah di kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada
khususnya juga bagi para pembaca pada umumnya.
DAFTAR PUSTAKA

Sidabutar, Hudson. 2015. Ilmu Alamiah Dasar. Medan: Unimed Press.

Drs. H. Abu Ahmadi, Ir. A. Supatmo. 2011. Ilmu Alamiah Dasar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.