Anda di halaman 1dari 3

Nama Peserta: dr Agnes

Nama Wahana: RSUD MM Dunda Limboto


Topik: Asma bronkiale persisten sedang
Tanggal (Kasus): 18-05-2016
Nama Pasien: Ny. S
Tanggal Presentasi: Nama Pendamping: dr Femi Hasan
Tempat Presentasi:
Obyektif Presentasi:
 Keilmuan  Keterampilan  Penyegaran  Tinjauan Pustaka
 Diagnostik  Manajemen  Masalah  Istimewa
 Neonatus  Bayi  Anak  Remaja  Dewasa  Lansia  Bumil
 Deskripsi: sesak (+) Batuk (-). Riwayat konsumsi ventolin setiap sesak (+). Serangan
malam hampir setiap hari. Aktivitas pasien sangat terbatas, serangan dapat timbul walau
pasien sedang beristirahat.
 Tujuan: Mengetahui penatalaksanaan dan klasifikasi asma bronkiale
Bahan Bahasan:  Tinjauan Pustaka  Riset  Kasus  Audit
Cara Membahas:  Diskusi  Presentasi dan Diskusi  Email  Pos
Data Pasien Ny. S
Nama Klinik: IGD Telpon: Terdaftar Sejak:04-05-2016
Data Utama dan Bahan Diskusi
1. Diagnosis / Gambaran Klinis
sesak dialami 1 SMRS. Batuk (-), Nyeri dada (-). Pasien sejak 6 tahun yang lalu
menggunakan ventolin jika timbul sesak. Sejak kehamilan 5 bulan pasien hampir tiap hari
merasa sesak. Dalam 1 hari pasien menggunakan ventolin sebanyak ± 5 x, serangan malam
hampir setiap hari. Aktivitas pasien sangat terbatas, serangan dapat timbul walau pasien
sedang beristirahat.

2. Riwayat Pengobatan : -
3. Riwayat Kesehatan / Penyakit
DM (-), Jantung (-), Hipertensi (-), Asma (+), Riwayat alergi (+) terhadap debu
4. Riwayat Keluarga
Ibu pasien memiliki riwayat asma
5. Riwayat Pekerjaan
Pasien belum bekerja
6. Lain-lain:
Pasien saat ini sedang hamil untuk pertama kali, usia kehamilan 8 bulan.
Hasil Pembelajaran
1. Diagnosa dan klasifikasi asma bronkiale
2. Penanganan asma bronkiale pada pasien tersebut
Daftar Pustaka :
1. Udoyo, Aru W. dkk. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III, Jakarta : Pusat
Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia, 2007.
2. Mansjoer, Arif dkk. Kapita Selekta Kedokteran Jilid 1, Jakarta : Media Aesculapius
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2001.
3. McPhee, Stephen J. Current Medical Diagnosis & Treatment, New York : McGraw-
Hill Companies, 2010.

1
1. Subyektif : sesak dialami 1 hari SMRS. Batuk (-), Nyeri dada (-). Pasien sejak 6 tahun
yang lalu menggunakan ventolin jika timbul sesak. Sejak kehamilan 5 bulan pasien hampir
tiap hari merasa sesak. Dalam 1 hari pasien menggunakan ventolin sebanyak ± 5 x,
serangan malam hampir setiap hari. Aktivitas pasien sangat terbatas, serangan dapat timbul
walau pasien sedang beristirahat.

2. Obyektif :
KU : TSS, Kes : E4 V5 M6
TD = 120/80 mmHg
Nadi= 110x/m regular
RR= 28 x / m, SpO2 94%
Temp = 37,2°C
Paru :
Inspeksi : simetris statis dan dinamis
Palpasi : benjolan (-), fremitus kiri dan kanan sama
Perkusi : sonor di kedua lapang paru
Auskultasi : vesikuler, rhonki -/-, wheezing +/+

3. Assessment : Dari gejala pasien yaitu sesak disertai wheezing pada pemeriksaan
fisik, dan sesak yang dialami hampir setiap hari serta serangan yang dapat timbul
saat pasien istirahat, dari faktor resiko yaitu riwayat atopi dari keluarga, dapat
disimpulkan bahwa pasien terkena asma bronkiale
Berdasarkan kriteria asma bronkiale persisten sedang yaitu gejala setiap hari atau
>1x seminggu, gejala dapat mengganggu aktivitas dan tidur, serta membutuhkan
bronkodilator hampir setiap hari.
4. Plan :
Tindakan pada pasien ini :
Oksigen 3-4 liter/menit
IVFD NaCl 0,9 % : Dekstrose 5 %  1:1 20tpm
Aminofilin 1 ampul drips/ 500cc NaCl 0,9%
Nebu : combivent +bisolvon / 6jam
Oral : metilprednisolon 3 x 4 mg tab
Seretide discus 3 x II puff

Edukasi : Dilakukan kepada pasien agar menghindari faktor pencetus asma

2
Pendamping

Dr. Femi Hasan dr. Agnes

Anda mungkin juga menyukai