Anda di halaman 1dari 7

TELAAH JURNAL

Influence of Therapy of Authorization on Quality of Sleep and Anxiety in Elderly in UPT


PSTW Blitar in Tulungagung

DI SUSUN OLEH :

Nor Yeni Rahayu


1811102412060

PROGRAM PROFESI NERS


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR
TAHUN 2018

TELAAH JURNAL KEPERAWATAN


I. DESKRIPSI UMUM :
No. Item :
1. Judul Jurnal :
Influence of Therapy of Authorization on Quality of
Sleep and Anxiety in Elderly in UPT PSTW Blitar in
Tulungagung
2. Penulis Jurnal :
Dwi Retnowati
3. Nama Jurnal/dipublikasikan oleh :
The 2nd Joint International Conferences |
http://proceeding.tenjic.org/jic2 | ISBN: 978-602-
5842-03-0
4. Penelaah/review jurnal : Nor Yeni Rahayu

5. Sistematika Penulisan :
Penulisan judul jurnal sudah ditebalkan (BOLD),
dan sudah terdapat nama dan background penulis
jurnal dibawah judul jurnal. Mengunakan jenis
tulisan Times New Roman dengan size 11. Judul
jurnal tidak melebihi 25 kata. Abstrak
menggunakan penebalan IMRAD yaitu
pendahuluan, metode, hasil, dan diskusi. Kata
kunci yang digunakan sesuai dengan standar (4
keywords)..
6. Referensi Daftar Pustaka :
Terdapat 33 referensi daftar pustaka, dengan teori
terlama yaitu tahun 2005 dan terbaru tahun 2017.
Terdapat 12 sumber buku dan 6 sumber jurnal.

DESKRIPSI CONTENT :
1. Abtrak :
Abstrak menggunakan pedoman IMRAD yang
lengkap yaitu pendahuluan atau latar belakang,
metode, tujuan, hasil dan kesimpulan. Jumlah
kata dalam abstrak memenuhi standar yaitu
sebanyak 345 kata. Abtrak disusun secara rapi
dan mudah dimengerti.
2. Pendahuluan :
a. Apa masalah penelitian ?
Lansia sering mengalami berbagai keluhan yang
salah satunya memasuki proses tidur. Tidur tidak
nyenyak dan mudah bangun, jika bangun sulit
tidur lagi, bangun pagi, lemas setelah bangun
tidur di pagi hari. Kurang tidur yang lama atau
kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu
kesehatan fisik dan psikologis. Salah satu
masalah yang dialami lansia adalah kecemasan.
Kecemasan adalah kekhawatiran yang tidak pasti
yang tersebar di alam dan dikaitkan dengan
perasaan ketidakpastian dan ketidakberdayaan.
Salah satu masalah kesehatan mental yang
dihadapi oleh lansia sehubungan dengan
psikologi adalah kecemasan.
b. Seberapa besar masalah tersebut ?
Dari 80 populasi yang ada di panti social di
dapatkan hasil 30 responden secara
keseluruhan mengalami kualitas tidur yang
buruk sebanyak 100%.
c. Dampak masalah bila tidak diatasi ?
Kurang tidur yang lama atau kualitas tidur yang buruk
dapat mengganggu kesehatan fisik dan psikologis.
Kualitas tidur yang buruk selain berdampak pada
kesehatan tubuh dapat berdampak pada
kesehatan paikologis yaitu kecemasan. Sehingga
apabila masalah ini tidak di tangani akan
meningkatkan resiko kecemasan dan kualitas
tidur yang buruk pada lansia.
d. Bagaimana kesenjangan yang terjadi? Bandingkan antara masalah yang
ada/kenyataan dengan harapan/target?
Dari 80 orang lansia dan di ambil 30 respondent
setelah di berikan kusioner sebelum di berikan
tindakan dihasilkan 30 orang memiliki kualitas
tidur yang buruk yaitu sebanyak 100%. Hal ini
menandakan sebagian besar lansia mengalami
gangguan dalam proses tidurnya. Harapan dalam
penelitian ini dengan di terapkannya terapi
okupasi ini dapat meningkatkan kualitas tidur
lansia dan menurunkan kecemasan lansia.
e. Berdasarkan masalah penelitian apa tujuan dan hipotesis yang di
tetapkan?
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh terapi terapi menjahit pada
kualitas tidur, tetapi juga untuk mengidentifikasi
variabel perancu tingkat kecemasan lansia di
UPT Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) di
Tulungagung.
3. Metode :
a. Desain penelitian ?
Penelitian ini merupakan penelitian quasi
experiment dengan desain One-Group Pre-Post
Test.
b. Populasi dan sampel ?
Populasi dalam penelitian ini adalah Populasi
penelitian ini adalah 80 responden, dengan
purposive sampling diperoleh 30 responden lansia
yang mengalami gangguan kualitas tidur dan
kecemasan buruk.
c. Pengukuran stsu pengambilan data ?
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kuesioner PSQI dan menggunakan skala
HARS. Statistik uji yang digunakan adalah
Willcoxon Sign Rank Test dengan (α = 0,5). Untuk
variabel skala, untuk mengukur kecemasan pada
lansia digunakan Skala HARS dengan kriteria
jawaban, jika tidak ada gejala sama sekali = 0,
salah satu gejala yang ada = 1, setengah gejala =
2, bobot lebih dari setengah gejala = 3, sangat
berat / semua gejala ada = 4. Selanjutnya untuk
menentukan tingkat kecemasan digunakan skala
interval. <6 = tidak ada kecemasan, 7-14 =
kecemasan ringan, 15-27 = kecemasan sedang,>
27 = Uji statistik yang digunakan adalah uji Paired
t.
d. Analisa data ?
Statistik uji yang digunakan adalah Willcoxon
Sign Rank Test dengan (α = 0,5) dan uji statistik
yang digunakan adalah uji Paired t.
4. Hasil Penelitian :
Uji statistik pada penelitian ini menunjukkan
bahwa pengaruh terapi okupasi terhadap kualitas
tidur lansia di UPT Panti Sosial Tresna Werdha
(PSTW) Blitar di Tulungagung, seperti
ditunjukkan oleh 0,000 dengan α = 0,05 sehingga
H0 ditolak dan H1 diterima.

5. Diskusi :
a. Interprestasi peneliti terhadap hasil penelitian ?
Peneliti membuat interprestasi secara rasional di
setiap rincian pembahasan kulitas tidur dan
kecemasan lansia dengan di dukung oleh jurnal
pendukung. Lansia yang menghabiskan siang hari
untuk tidur akan membuat lansia di malam hari
sering terbangun, sehingga kualitas tidur lansai
buruk di malam hari, kurangnya aktivitas lansia di
waktu senggang mengakibatkan lansia
menghabiskan waktu luangnya dengan tidur.
Sehingga hasil penelitian sesuai dengan teori dan
jurnal pendukung.

b. Nilai kepentingan hasil penelitin ?


Terapi okupasi di siang hari dapat
meningkatkan kulitas tidur dan menurunkan
kecemasan lansia..

c. Aplikasi hasil penelitian ?


Hasil penelitian ini dapat di aplikasikan di seluruh
Panti Sosial untuk Lansia. Dikarenakan cara yang
dilakukan dan alat yang di perlukan sangat
sederhana sehingga sangat memungkinkan untuk
di aplikasikan di seluruh panti social.
6. Implikasi Keperawatan :
Dampak dari hasil penelitian ini ialah perawat
dapat melakukan penkes kepada lansia dan
pengurus wisma untuk memberikan terapi okupasi
sehingga lansia dapat meningkatkan kulitas
tidurnya.
II. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN :
1. Kelebihan :
Kelebihan pada jurnal ini peneliti banyak sekali
menjelaskan mengenai penelitiannya. Dimana peneliti
menjelaskan secara rinci mengenai penelitian yang di
lakukan, jurnal ini sangat mudah di pahami. Hasl
penelitian ini dapat di terapkan di Indonesia tepatnya di
setiap panti sosial dan kawasan masyarakat luas.
2. Kekurangan :
Kekurangan dalam jurnal ini ialah peneliti tidak
menyebutkan secara rinci cara kegiatan okupasi ini
seperti apa.