Anda di halaman 1dari 2

BAGAIMANA AKTIVITAS KROMOSOM SELAMA MEIOSIS 1 DAN 2?

SESI 1 : TUJUAN
1. Masalah : Bagaimana aktivitas kromosom selama meiosis I dan II di dalam anthera
bunga?
2. Tujuan : Pada pembelajaran ini Saya dan kelompok Saya akan mencoba mengamati
aktivitas kromosom selama meiosis I dan II di dalam anthera bunga.
3. Manfaat : Penyelidikan ini perlu dilakukan untuk dapat mengetahui dan memahami
perbedaan antara meisosis I dan meiosis II berdasarkan aktivitas kromosom.

SESI 2 : PENYELIDIKAN
Alat dan Bahan :
1. Laptop
2. Simulasi berupa gambar yang menunjukkan setiap tahapan meiosis I dan meiosis II
Cara-cara Penyelidikan :
1. Mengamati gambar-gambar yang menunjukkan setiap tahapan atau fase-fase.
2. Melakukan penganalisisan untuk menentukan tahapan atau fase-fase dari meiosis 1 dan
2 pada setiap gambar yang telah disediakan.

Alasan penyelidikan dilakukan dengan cara-cara di atas :

1. Mengetahui perbedaan antara meiosis I dan meiosis II berdasarkan aktivitas


kromosomnya
2. Menampilkan data yang telah diamati dan dikumpulkan ke dalam tabel pengamatan
3. Menarik kesimpulan dari data tersebut.

SESI 3 : ARGUMENTASI

1. Claim : Saya berpendapat bahwa pada meiosis I kromosom homolog berpisah dari
kromosom individual sedangkan pada meiosis II kromatid saudara memisah sehingga
kromosom terbagi dua untuk tiap sel.
2.Bukti Data:
Tabel 1. Hasil Pengamatan

3.Dasar Kebenaran
Warrants :
Saya setuju dengan claim yang sudah kami buat karena terbukti bahwa berdasarkan
penyelidikan yang telah kami lakukan pada proses meiosis I terjadi proses reduksi pada
kromosom, karena yang sudah terjadi merupakan proses pembagian pada kromosom yang
memiliki sifat homolog, sedangkan pada proses meiosis II merupakan pembelahan sel
secara mitosis, karena yang akan terjadi disini adalah tahapan pembagian pada kromatid
bersaudara yang akan menjadi kromosom.
Backing :
Menurut apa yang terdapat di buku Campbell jilid 1 (2008:277) meiosis I disebut
pembelahan reduksi (reductional division) karena mengurangi jumlah set kromosom
menjadi separuh untuk setiap sel-reduksi dari dua set (kondisi diploid) menjadi satu set
(kondisi haploid) kromosom, sedangkan meiosis II disebut pembelahan ekuasional
(equational division), kromatid-kromatid saudara memisah menghasilkan sel-sel anakan
haploid.