Anda di halaman 1dari 15

Rhodeo discolor

Bentuk morfologi daun tumbuhan Rhoeo discolor umumnya


berbentuk menyerupai pedang. Pada daun tumbuhan Rhoeo discolor banyak
sekali jaringan – jaringan yang terdapat di dalamnya dan memiliki fungsi yang
berbeda – beda. Pada pengamatan daun tumbuhan Rhoeo discolor menggunakan
mikroskop cahaya kita dapat melihat struktur jaringan yang menyusun
daun Rhoeo discolor dengan lebih jelas, diantaranya :

a. Kultikula
b. Epidermis Atas
c. Jaringan Parenkim
d. Jaringan Pengangkut
e. Epidermis Bawah
f. Stomata
g. Guard Sel
1. Struktur jaringan yang menyusun daun, diantaranya :
 Kultikula adalah lapisan pelindung lilin pada sisi atas daun, hal ini membantu
tanaman menahan air.
 Epidermis Atas (botani: epidermis bawah daun) ini terdiri dari sel-sel epidermal
jelas hanya lapisan tebal sel tunggal. Sel-sel ini rapat, dan berperan dalam
perlindungan dari dunia luar. sel epidermal berisi salah satu dari prekursor (cutin)
untuk kultikula. Sel-sel epidermal juga bertanggung jawab untuk bagian struktur
pada tanaman mengalami modifikasi menjadi trikoma atau rambut halus
,spinaduri, bulu akar, dll.
 Di bawah epidermis terdapat jaringan Parenkim Palisade selmesofil. Jaringan ini
rapat membentuk pagar / tiang didalamnya terdapat klorofil (sel-sel hijau daun),
yang didalamnya berisi kloroplas untuk fotosintesis dengan menyerap sinar
matahari, dan mengubah air dan CO2menjadi gula.
 Jaringan Parenkim spons adalah sekelompok sel yang longgar tanpa bentuk
digunakan untuk pertukaran gas.
 Jaringan pengangkut yang terkandung di dalam lapisan mesofil berupa Xilem
adalah pembuluh pengangkut air dan mineral berupa nutrisi yang dibawa dari
akar ke daun. Floem adalah saluran transportasi yang berisi hasil fotosintesis yang
dibuat oleh fotosintesis yang terjadi di daun.
 Epidermis bawah (botani: Abaxial epidermis) berisi 2 jenis sel, dan sel penjaga
stomata:
 Stomata adalah pori antara sepasang sel penjaga yang memungkinkan tanaman
untuk bernapas. Daun perlu CO2 (karbondioksida) untuk fotosintesis, dan
membuat O2 (oksigen).
 Guard Sel adalah sel-sel berbentuk kacang yang mengontrol stomata. Mereka
mengandung kloroplas, sehingga mereka bisa melakukan fotosintesis membuat
gula, tugas mereka adalah untuk mengetahui berapajumlah air yang
diperlukandalam proses danmenutup stomata untuk menghentikan transpirasi.
2. Fotosintesis berlangsung pada jaringan parenkim palisade.
3. Karena jaringan parenkim palisade memiliki atau mengandung kloroplas yang
sangat banyak.

Kesimpulan :
Kesimpulan dari data diatas adalah daun tumbuhan memiliki banyak sekali
jaringan – jaringan yang terdapat di dalamnya dan memiliki fungsi yang berbeda –
beda pula. Salah satu contohnya pada pengamatan daun tumbuhan Rhoeo
discolor dengan menggunakan mikroskop cahaya. Kita dapat melihat struktur
jaringan yang menyusun daun tumbuhan Rhoeo discolor dengan lebih jelas.

Daun Rhoeo discolor memiliki struktur dan fungsi jaringan berdasarkan bentuk
dan peran sel penyusunnya, yaitu sebagai berikut :
a. Kultikula adalah lapisan pelindung lilin pada sisi atas daun, hal ini
membantu tanaman menahan air.
b. Epidermis Atas (botani: epidermis bawah daun) ini terdiri dari sel-sel
epidermal jelas hanya lapisan tebal sel tunggal. Sel-sel ini rapat, dan
berperan dalam perlindungan dari dunia luar. sel epidermal berisi salah satu
dari prekursor (cutin) untuk kultikula. Sel-sel epidermal juga bertanggung
jawab untuk bagian struktur pada tanaman mengalami modifikasi menjadi
trikoma atau rambut halus ,spinaduri, bulu akar, dll.
c. Di bawah epidermis terdapat jaringan Parenkim Palisade selmesofil.
Jaringan ini rapat membentuk pagar / tiang didalamnya terdapat klorofil
(sel-sel hijau daun), yang didalamnya berisi kloroplas untuk fotosintesis
dengan menyerap sinar matahari, dan mengubah air dan CO2menjadi gula.
d. Jaringan Parenkim spons adalah sekelompok sel yang longgar tanpa
bentuk digunakan untuk pertukaran gas.
e. Jaringan pengangkut yang terkandung di dalam lapisan mesofil
berupa Xilem adalah pembuluh pengangkut air dan mineral berupa nutrisi
yang dibawa dari akar ke daun. Floem adalah saluran transportasi yang
berisi hasil fotosintesis yang dibuat oleh fotosintesis yang terjadi di daun.
f. Epidermis bawah (botani: Abaxial epidermis) berisi 2 jenis sel, dan sel
penjaga stomata:
g. Stomata adalah pori antara sepasang sel penjaga yang memungkinkan
tanaman untuk bernapas. Daun perlu CO2 (karbondioksida) untuk
fotosintesis, dan membuat O2 (oksigen).
h. Karena dalam tanaman sebagian besar terdiri dari air, dalam rangka
pengambilan CO2 maka tanaman harus menggantikannya kelyngkungan
dengan uap air dari dalam daun, ini disebut transpirasi / evaporasi.
i. Guard Sel adalah sel-sel berbentuk kacang yang mengontrol stomata.
Mereka mengandung kloroplas, sehingga mereka bisa melakukan
fotosintesis membuat gula, tugas mereka adalah untuk mengetahui
berapajumlah air yang diperlukandalam proses danmenutup stomata untuk
menghentikan transpirasi.
Hydrillia
Batang eceng gondok

Eceng gondok

penampang melintang daun padi


akar jagung
Anatomi daun jagung

batang jagung
daun jagung

sayatan melintang daun jagung


morfologi katak hijau
kangkung darat

https://docplayer.info/docs-images/71/65333970/images/4-0.jpg
Akar pada pdi
Akar pada jagung

Batang jagung
v

Anda mungkin juga menyukai