Anda di halaman 1dari 10

PERCOBAAN BENTUK MEDAN MAGNET

A. TUJUAN
Menunjukan bentuk medan magnet sebuah magnet batang dengan serbuk-
serbuk besi.

B. LANDASAN TEORI
Magnet atau magnit adalah suatu obyek yang mempunyai suatu medan
magnet. Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang
berarti batu Magnesian. Magnesia adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada
masa lalu yang kini bernama Manisa (sekarang berada di wilayah Turki) di mana
terkandung batu magnet yang ditemukan sejak zaman dulu di wilayah tersebut.
Pada saat ini, suatu magnet adalah suatu materi yang mempunyai suatu
medan magnet. Materi tersebut bisa dalam berwujud magnet tetap atau magnet
tidak tetap. Magnet yang sekarang ini ada hampir semuanya adalah magnet buatan.
Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub utara (north/ N) dan kutub selatan
(south/ S). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut
akan tetap memiliki dua kutub.
Magnet dapat menarik benda lain. Beberapa benda bahkan tertarik lebih
kuat dari yang lain, yaitu bahan logam. Namun tidak semua logam mempunyai
daya tarik yang sama terhadap magnet. Besi dan baja adalah dua contoh materi
yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet. Sedangkan oksigen cair
adalah contoh materi yang mempunyai daya tarik yang rendah oleh magnet.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Magnet)

C. ALAT DAN BAHAN


1. Karton putih 1 lembar / kertas putih.
2. Magnet batang 1 buah.
3. Serbuk-serbuk besi secukupnya.
D. CARA KERJA
1. Letakan sebuah magnet batang di atas meja
2. Peganglah selembar kertas karton putih di atas meja tersebut.
3. Taburkan serbuk besi secara merata di atas karton, kemudian ketuklah karton itu
secara perlahan beberapa kali.
4. Amatilah dan gambarkan pola-pola yang dibentuk serbuk-serbuk besi itu.
5. Dari hasil pengamatan anda buatlah kesimpulan tentang medan magnet.

E. DATA PENGAMATAN

A B

F. PEMBAHASAN
1. Gambar A menunjukan bahwa :
Garis Fluks Magnet yaitu gaya pada magnet yang tidak terlihat yang arahnya
meninggalkan kutub utara menuju kutub selatan kemudian kembali ke kutub
utara melalui magnet.
2. Gambar B menunjukan pola yang dibuat oleh serbuk besi setelah magnet
diletakan diatas serbuk besi
3. Gambar C menunjukan bahwa apa bila kutub N (utara) didekatkan ke kutub S
(selatan) maka akan tarik menarik, begitu juga sebaliknya. Apa bila kutub N di
(utara) dekatkan ke kutub N (utara) maka akan tolak-menolak dan apabila kutub
S (selatan) di dekatkan ke kutub S (selatan) akan tolak menolak.

G. PERTANYAAN DAN JAWABAN


1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan medan magnet?
Jawab :
Medan magnet adalah daerah yang masih merasakan adanya gaya magnet.
2. Apakah sebuah magnet selalu memiliki kutub utara dan kutub selatan?
Jelaskan!
Jawab :
Setiap magnet mempunyai satu kutub selatan dan satu kutub utara. Apabila
kutub yang sama didekatkan akan tolak-menolak, begitu juga sebaliknya
apabila kutub berlainan didekatkan akan tarik-menarik.
3. Jelaskan 3 macam aturan untuk melukis garis-garis medan magnetik
Jawab : .
1. Garis-garis medan magnet tidak pernah memotong satu sama lain.
2. Garis-garis medan magnet selalu keluar dari kutub utara dan memasuki
kutub selatan dan membentuk kurva tertutup.
3. Jika garis-garis medan magnet di daerah tertentu rapat, maka medan
magnetis pada daerah itu kuat, demikian sebaliknya jika garis-garis medan
magnet renggang, maka medan magnetis di daerah itu lemah.

H. KESIMPULAN
Setelah melakukan percobaan, dapat disimpulkan bahwa kutub magnet
yang berbeda apabila didekatkan akan tarik menarik, apabila kutub yang sama di
dekatkan akan tolak menolak. Magnet kutub utara akan selalu tertarik ke magnet
kutub selatan.