Anda di halaman 1dari 5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Identitas
Nama Sekolah : SMP Negeri 4 Tanjungpinang
Mata Pelajaran : IPA
Satuan Pendidikan : SMP
Kelas/Semester : XI/2
Alokasi Waktu : 1 x 20 menit
I. Standar Kompetensi
1. Menjelaskan struktur dan fungsi indera kulit, kelainan dan penyakit kulit

II. Kompetensi Dasar


1.3 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang terjadi
pada sistem ekskresi kulit

III. Indikator
1. Memjelaskan struktur kulit sebagai alat ekskresi
2. Menjelaskan fungsi kulit sebagai alat ekskresi
3. Menjelaskan proses dan kelainan yang terjadi pada sistem ekskresi kulit

IV. Tujuan Pembelajaran


Setelah mempelajari materi ini siswa diharapkan mampu:
1. Siswa mampu menjelaskan struktur kulit sebagai alat ekskresi
2. Siswa mampu menjelaskan fungsi kulit
3. Siswa mampu menjelaskan proses dan kelainan yang terjadi pada sistem ekskresi kulit

V. Materi Pembelajaran
Kulit
Kulit merupakan bagian terluar tubuh. Jadi, kulit berfungsi untuk melindungi tubuh dari
kerusakan fisik seperti gesekan, panas, atau zat kimia. Kulit juga menjaga tubuh agar tidak banyak
kehilangan air, yaitu dengan mengatur suhu tubuh. Selain itu, kulit juga selalu menerima
rangsangan mekanis dari luar tubuh. Hal ini yang menyebabkan kulit selalu memperbarui sel-
selnya karena setiap hari jutaan sel-sel kulit rusak. Selain hal-hal di atas, kulit mempunyai peranan
penting dalam mengekskresikan zat-zat dalam bentuk keringat.
Kulit manusia terbagi menjadi 3 lapisan, yaitu kulit ari (epidermis), kulit jangat (dermis), dan
jaringan ikat bawah kulit.
1). Epidermis (kulit ari)
Lapisan kulit yang paling luar disebut epidermis. Lapisan ini sangat tipis. Kulit ari terdiri
dari dua lapisan, yaitu sebagai berikut:
a. Lapisan tanduk
Lapisan ini tidak mengandung pembuluh darah dan seraut saraf karena merupakan sel-sel mati
yang selalu mengelupas, tidak memiliki inti, dan mengandung zat keratin. Karena tidak
mengandung pembuluh darah, maka lapisan ini tidak akan mengeluarkan darah saat
mengelupasan.
b. Lapisan malpighi
Lapisan malpighi merupakan lapisan yang terdapat di bawah lapisan tanduk. Berbeda dengan
lapisan tanduk, lapisan malpighi justru selalu membelah diri. Pada lapisan malpighi terdapat
melanin, yaitu pigmen yang menentukan warna kulit dan melindungi sel dari kerusakan yang
disebabkan oleh sinar matahari. Jika kulit terlalu banyak terkena sinar matahari maka produksi
melanin akan meningkat dan kulit menjadi gelap. Jika seseorang tidak memiliki pigmen pada
lapisan malpighinya maka orang tersebut dinamakan albino.
Pada permukaan kulit ari terdapat pori-pori yang merupakan muara kelenjar minyak.
Melalui pori-pori inilah keringat diekskresikan. Kulit ari biasanya ditumbuhi rambut, kecuali kulit
ari yang ada di telapak tangan dan kaki. Kulit ari pada telapak tangan dan kaki terdiri atas 4 lapisan,
yaitu:
a). Stratum korneum
b). Stratum granulosum
c). Stratum lusidum
d). Stratum germinalis
2). Dermis (kulit jangat)
Dermis merupakan lapisan kulit yang berada di bawah lapisan epidermis. Dibandingkan
epidermis, lapisan dermis lebih tebal. Antara lapisan dermis dan epidermis dilapisi dengan
membran basalis. Lapisan dermis terdapat beberapa jaringan, yaitu sebagai berikut:
a). Pembuluh kapiler, berfungsi untuk menyampaikan nutrisi pada akar rambut dan sel kulit.
b). Kelenjar keringat (glandula sudorifera), berfungsi untuk menghasilkan keringat.
c). Kelenjar minyak (glandula sebaceae), berfungsi untuk menghasilkan minyak agar kulit
dan rambut tidak kering.
d). Pembuluh darah, berfungsi untuk mengedarkan darah ke semua sel atau jaringan
termasuk akar rambut.
e). Ujung-ujung saraf, yaitu ujung saraf perasa dan peraba, saraf rasa nyeri, saraf rasa panas,
dan saraf rasa sentuhan.
f). Kantong rambut, memiliki akar dan batang rambut serta kelenjar minyak rambut. Pada
saat dingin dan rasa takut, rambut yang ada di tubuh kita terasa berdiri. Hal ini
disebabkan karena didekat akar rambut terdapat otot polos yang berfungsi menegakkan
rambut.
g). Kumpulan saraf rasa nyeri, saraf rasa panas, saraf rasa dingin, dan saraf sentuhan

3). Jaringan ikat bawah kulit


Lapisan ini berada di bawah dermis. Pembatas jaringan ikat bawah kulit dengan dermis adalah
mulainya terdapat sel lemak. Lemak berfungsi untuk melindungi tubuh terhadap benturan, penahan
suhu tubuh, dan sumber energi.

Fungsi Kulit
1. Sebagai alat ekskresi yang mengeluarkan zat sisa berupa keringat
2. Sebagai alat indera
3. Sebagai pengatur suhu tubuh
4. Sebagai tempat pembentuka vitamin D
5. Sebagai pelindung
6. Sebagai tempat penyimpanan
Kelainan pada kulit
Beberapa kelainan yang terjadi pada kulit, antara lain sebagai berikut:
1). Jerawat
Merupakan gangguan pada kulit yang disebabkan oleh aktivitas kelenjar lemak yang
berlebihan, adanya gangguan pada proses pengelupasan kulit, serta adanya bakteri di permukaan
kulit.
2). Kanker kulit
Penyebab kanker kulit adalah kulit mendapat sinar matahari yang berlebihan. Biasanya kanker
kulit menyerang orang berkulit putih karena warna kulit tersebut lebih sensitif terkena sinar
matahari. Cara pencegahannya adalah dengan menghindari kontak dengan sinar matahari yang
terlalu banyak dan pemakaian tabir surya secara rutin.
3). Panu dan kurap
Merupakan gangguan pada kulit yang disebabkan oleh jamur. Jamur ini biasanya tumbuh di
daerah lipatan-lipatan kulit yang dipicu oleh kelembapan. Gejala yang tampak pada gangguan kulit
ini antara lain gatal-gatal bersisik, berwarna putih (panu) dan kemerahan (kurap).
4). Kusta
Merupakan kelainan pada kulit yang disebabkan oleh Micobacterium leprae. Gejalanya terdapat
benjol-benjol kecil berwarna merah muda atau ungu pada kulit. Benjolan ini dapat menyebar
secara berkelompok hingga sampai ke mata dan hidung serta menyebabkan pendarahan.

VI. Media dan Metode Pembelajaran


1. Media Pembelajaran
Alat Peraga Bentuk Kulit
2. Metode pembelajaran
Penjelasan
Tanya Jawab
Penugasan

VII. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran


1. Pendahuluan ( 3 menit )
a. Memberikan salam dan berdoa.
b. Mengondisikan kelas dan pembiasaan
c. Menyampaikan tujuan pembelajaran
b. Guru memperlihatkan contoh bentuk kulit
2. Kegiatan Inti ( 14 menit )
a. Eksplorasi
1. Guru meminta siswa untuk mengemukakan struktur dari kulit sebagai alat ekskresi
2. Melibatkan siswa mencari informassi yang luas tentang materi yang akan di pelajari
b. Elaborasi
1. Guru menjelaskan struktur dan fungsi kulit secara keseluruhan
2. Guru meminta siswa mendiskusikan kelainan yang terjadi pada kulit
3. Guru menjelaskan kembali kelainan yang terjadi pada kulit
4. Guru meminta siswa menyebutkan kembali struktur kulit dan menyruh beberapa siswa untuk
maju ke depan kelas

c. Konfirmasi
1. Menguatkan beberapa pendapat siswa mengenai sistem ekskresi kulit
2. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai hal yang tidak di mengerti yang
berkaitan dengan materi yang telah di jelaskan dan meluruskan kesalahan pemahaman.

3. Kegiatan Akhir / Penutup (3 Menit)


a. Guru dan siswa bersama – sama menyimpulkan materi yang telah di sampaikan
b. Guru menutup salam

c. Sumber dan Media Pembelajaran


Buku Biologi D.A Pratiwi dkk.2006.Biologi Untuk SMA kelas XI bab 7. Erlangga
Media : Bentuk Alat Peraga kulit