Anda di halaman 1dari 1

Aglutinin Vi adalah antibodi yang dibuat karena rangsangan dari antigen Vi yang

berasal dari simpai kuman.


Dari ketiga aglutinin tersebut hanya aglutinin O dan H yang ditentukan titernya untuk
diagnosis. Makin tinggi titernya, makin besar kemungkinan pasien menderita demam tifoid.
Pada infeksi yang aktif, titer Uji Widal akan meningkat pada pemeriksaan ulang yang
dilakukan selang paling sedikit 5 hari. Pembentukan aglutinin terjadi pada akhir mingu
pertama demam, kemudian meningkat secara cepat dan mencapai puncak pada minggu
keempat, dan tetap tinggi selama beberapa minggu. Pada fase akut mula-mula timbul
aglutinin O, kemudian diikuti oleh agglutinin H, pada orang yang sembuh aglutinin O masih
tetap dijumpai setelah 4-6 bulan, sedangkan agglutinin H menetap lebih lama antara 9-12
bulan. Oleh karena itu uji widal bukan untuk menetukan kesembuhan penyakit.

1. Kultur Gall (Gall Culture).