Anda di halaman 1dari 2

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KARYA HUSADA SEMARANG

Skripsi 2019

Perbedaan Pemberian Kompres Hangat Kering Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore


Pada Siswi SMP Al Ishlah Semarang

ABSTRAK

Latar Belakang : Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak ke masa dewasa.
Remaja dikenal sebagai suatu tahap perkembangan fisik ketika alat kelamin manusia
mencapai kematangan. Dismenore banyak dialami wanita yang menstruasi, tetapi banyak
dari mereka yang sering mengabaikan dismenore tanpa melakukan tindakan penanganan
yang tepat. Kompres hangat dapat dilakukan dengan menempelkan kantong karet yang
diisi air hangat atau handuk yang telah direndam di dalam air hangat ke bagian tubuh
yang nyeri, dengan diikuti latihan pergerakan atau pemijatan.
Tujuan penelitian : Untuk mengetahui Perbedaan Pemberian Kompres Hangat Kering
Terhadap Tingkat Nyeri Dismenore Pada Siswi SMP Al Ishlah Semarang.
Metode Penelitian : jenis desain penelitian quasi exsperimental dengan rancangan one
group pretest-postest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi SMP Al Ishlah
Semarang kelas VIII dan IX dengan jumlah 98 orang siswi.
Hasil penelitian: Skala nyeri dismenore sebelum diberikan kompres hangat kering
mempunyai rata-rata skala nyeri 6.437 sebelum diberikan kompres hangat kering
mempunyai rata-rata skala nyeri 3.625. Ada Pengaruh pemberian kompres hangat kering
terhadap penurunan skala nyeri dismenore pada siswi kelas VIII dan IX
Kata Kunci : kompres hangat kering, tingkat nyeri dismenore
Daftar Pustaka : 35 (2009-2015)

*Mahasiswa S1 Keperawatan STIKES Karya Husada


**Dosen STIKES Karya Husada
UNDERGRADUATE NURSING STUDY PROGRAM
KARYA HUSADA HEALTH AND SCIENCE COLLEGE SEMARANG

Thesis 2019

The Difference in Giving Dry Warm Compress to the Level of Dysmenorrhea Pain
in Al Ishlah Middle School Semarang Students

ABSTRACT

Background: Teenage is a transition from children to adulthood. Teenagers are known as


a stage of physical development when the human genitals reach maturity. Dysmenorrhea
is experienced by many women who menstruate, but many of them often ignore
dysmenorrhea without taking proper treatment. Warm compresses can be done by
attaching a rubber bag filled with warm water or a towel that has been soaked in warm
water to a painful part of the body, followed by movement or massage exercises. The
purpose of this study: To determine the difference in the provision of dry warm
compresses on the level of dysmenorrhea pain in Al Ishlah Middle School Semarang
students. Methods: a type of quasi-experimental research design with one group pretest-
posttest design. The population in this study was Al Ishlah Middle School Semarang class
VIII and IX students with a total of 98 students. Results: The dysmenorrhea pain scale
before being given a dry warm compress had an average pain scale of 6,737 before being
given a dry warm compress had an average pain scale of 3,625. There is an effect of
giving a dry warm compress to the decrease in the pain scale of dysmenorrhea in class
VIII and IX students

Keywords: dry warm compress, the level of dysmenorrhea pain


Bibliography: 35 (2009-2015)

*Researcher (Student of Karya Husada Health And Science College Semarang)


**Adviser (Lecturer of Karya Husada Health And Science College Semarang)