Anda di halaman 1dari 4

KONDISI FUNDAMENTAL BANK DANAMON TBK

DOSEN:DR SRI SURYANINGSUM .MSi,AK,CA

Disusun oleh:

Ana Muslimah 142170121

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

2019/2020
rasio fundamental yang sudah kita kenal (EAR, EDR, EER, ROA, dll), emiten perbankan
memiliki beberapa rasio fundamental lainnya yang penting untuk dilihat jika kita hendak
menilai kinerjanya. Pada dasarnya, ada tiga rasio yang harus diperhatikan yaitu Capital
Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), dan Non Performing Loan (NPL).
Oke, kita langsung saja bahas satu per satu. Kondisi fundamental suatu perusahaan dapat
diidentifikasi melalui analisis fundamental. Analisis fundamental yaitu teknik analisis
yang memperhitungkan beberapa faktor seperti persaingan usaha, kinerja perusahaan,
analisis ekonomi, analisis industri dan lainya. Analisis fundamental perusahaan biasanya
digunakan sebagai penentu seorang investor dalam berinvestasi apakah kondisi
perusahaan menunjukan sehat atau tidak sehigga dapat digunakan sebagai penentuan
strategi.

POSISI KEUANGAN
AKUN
2016 2017 2018
ASET
Kas 2.265.049 2.546.414 2.823.776
Giro pada Bank Indonesia 7.352.383 7.555.916 6.459.517
Giro pada Bank lain
a.pihak berelasi 200.882 221.082 112.282
b.pihak ketiga 1.567.514 1.810.940 1.274.899
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain 5.936.962 5.198.885 8.576.062
Cadangan Kerugian penurunan nilai
a.Pinjaman yang diberikan 91.609.918 94.045.506 101.650.553
b.efek-efek 17.389.913 16.059.662 9.148.760
c.piutang pembiayaan konsumen 25.061.766 26.080.060 28.262.631
d.piutang sewa pembiayaan 867.011 369.488 240.623
Obligasi pemerintah 0 296.028 0
piutang premi 231.109 252.967 0
Tagihan Derivatif 259.124 103.906 449.091
Aset reasuransi 724.479 697.170 0
Aset pajak Tangguhan 2.162.250 2.412.117 2.691.880
Aset tetap 2.505.583 2.287.700 1.902.608
Aset Tak berwujud 1.470.417 1.587.921 1.569.385
Aset lain-lain 2.369.574 3.699.414 3.182.213
LIABILITAS
Simpanan dari Nasabah 103.609.069 101.896.818 107.695.796
Simpanan dari Bank-Bank Lain 2.872.937 4.634.513 3.152.422
efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 0 10.434 248.145
pendapatan premi tangguhan 1.307.103 1.839.333 0
Hutang Akseptasi 1.873.379 1.486.051 1.679.215
utang obligasi 0 8.818.907 8.911.907
utang pajak 49.468 466.105 21.893
Liabilitas Lain-Lain
EKUITAS
Modal saham 5.901.122 5.901.122 5.901.122
tambahan modal disetor 7.250.109 7.256.324 7256324
Saldo Laba 24.678.560 25.381.570 28.307.177

LABA RUGI
AKUN
2016 2017 2018
PENDAPATAN
Pendapatan Bunga 18.453.678 19.882.973 20.172.187
Pendapatan Provisi dan Komisi 1.456.234 1.516.181 1474921
Pendapatan Operasional 53.405.670 5.110.441 5.158.037
BEBAN
Jumlah Beban 12.345.678 12.557.322 12.779.304
Beban tenaga kerja umu dan adsministrasi -2567839 -2826004 -2715040
Laba Sebelum Pajak -4.196.946 4.887.470 4.925.686
Laba Bersih -378.146 716.529 371.837

LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI


AKUN
2016 2017 2018
Tagihan Komitmen 84.907.568 8.450.884 11715542
Kewajiban Komitmen 6.405.706 7.088.629 9954972
Tagihan Kontinjensi 5.879.687 487.563 596806

Beban Operasional Lainnya Danamon berhasil mempertahankan keunggulan


operasionalnya di tahun 2018. Biaya umum dan administrasi Danamon turun menjadi
Rp2,71 triliun dibandingkan dengan Rp2,82 triliun tahun lalu. Cadangan kerugian
penurunan nilai Danamon juga membaik menjadi Rp3,26 triliun dibandingk an dengan
Rp3,51 triliun yang disebabkan oleh peningkatan kualitas aset.
Pendapatan Operasional Bersih Pendapatan operasional bersih Danamon bertumbuh
sebesar 0,9% menjadi Rp5,16 triliun dibandingkan dengan Rp5,11 triliun pada tahun
sebelumnya. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan pendapatan bunga bersih.
Pendapatan Bersih dari Operasi Lanjutan Laba bersih dari operasi lanjutan meningkat
sebesar 5,2% pada 2018 menjadi Rp3,57 triliun dibandingkan dengan Rp3,39 triliun
tahun lalu. Peningkatan ini sebagian besar disebabkan Peningkatan pendapatan atas
pinjaman yang diberikan dan kualitas aset yang didukung kemampuan Perseroan untuk
mengelola biaya operasional.
Pada bulan September 2018, Danamon mengumumkan divestasi PT Adira Insurance ke
Zurich. Maka dengan itu pendapatan dari Adira Insurance dibukukan di bawah laba bersih
atas dari kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Penghasilan bersih dari Adira
Insurance tercatat sebesar Rp536 miliar, naik 23,4% dibandingkan dengan tahun
sebelumnya.
Laba Sebelum Pajak Seiring naiknya pendapatan operasional bersih pada tahun 2018,
Danamon membukukan pertumbuhan laba sebelum pajak sebesar Rp4,11 triliun,
meningkat 7,3% dibandingkan dengan Rp3,83 triliun pada tahun sebelumnya.
Laba Bersih yang diatribusikan kepada pemegang ekuitas dari entitas induk Laba bersih
Danamon yang diatribusikan kepada entitas Induk, tumbuh sebesar 6,5% menjadi Rp3,92
triliun setelah menghitung beban pajak penghasilan pada tahun 2018. Laba per saham
Danamon mencapai Rp409 per saham (nilai penuh) meningkat dibandingkan dengan
Rp384 per saham (nilai penuh) pada 2017