Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KOTA SIBOLGA

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS AEK HABIL
Jalan Merpati No. 58 Kecamatan Sibolga
No. Telp. (0631) 23345

K E R A N G K A A C U A N K E G I ATA N
PENILAIAN KINERJA

A. PENDAHULUAN
Dalam mencapai derajat kesehatan yang optimal dibidang kesehatan pada saat
ini diupayakan melalui perbaikan mutu pelayanan di fasilitas. Puskesmas merupakan
fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bertanggung jawab dalam menyediakan
pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyelenggaraan upaya kesehatan
masyarakat. Upaya kesehatan masyarakat harus diselenggarakan secara berkualitas
adil dan merata, memuaskan seluruh masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya.
Kualitas dan kinerja dalam penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat akan
dicapai jika penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat tersebut dikelola dengan
baik sesuai dengan standar dan pedoman penyelenggaraan upaya kesehatan
masyarakat, dan peningkatan mutu dan kinerja yang menunjang
berkesinambungan .Penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat harus
memperhatikan standar struktur, standart proses penyelenggaraan dan standar hasil.
Indikato rkinerja upaya kesehatan masyarakat perlu ditetapkan , distandarkan dan
diukur secara periodik, dianalisis sebagai dasar untuk melakukan upaya perbaikan
mutu dan kinerja yang berkesinambungan. Penyelenggaraan Kesehatan salah
satunya dengan mengoptimalkan fungsi Puskesmas. Berdasarkan Keputusan
Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahnun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
yang menyatakan bahwa fungsi Puskesmas ada 2 yaitu Penyelenggaraan UKM
tingkat pertama di wilayah kerjanya, Penyelenggaraan UKP tingkat pertama
diwilayah kerjanya.
Puskesmas bertanggung jawab menyelenggarakan upaya kesehatan
perorangan dan upaya kesehatan masyarakat. Upaya kesehatan tersebut
dikelompokkan menjadi dua yakni Upaya kesehatan Masyarakat adalah upaya yang
ditetapkan berdasarkan komitmen nasional, regional dan global serta yang
mempunyai daya ungkit tinggi untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Upaya Kesehatan masyarakat esensial meliputi : Pelayanan promosi kesehatan,
Pelayanan kesehatan lingkungan, Pelayanan Kesehatan Ibu , Anak dan Keluarga
Berencana, Pelayanan Gizi, Pelayanan Pencegahan dan pengendalian Penyakit ,
Pelayanan Pengobatan. Upaya Kesehatan Pengembangan adalah upaya kesehatan
masyarakat yang kegiatannya memerlukan upaya yang sifatnya inovatif dan atau
bersifat ekstensifikasi dan intensifikasi pelayanan, disesuaikan dengan prioritas
masalah kesehatan, kekhususasn wilayah kerja dan potensi sumber daya yang
tersedia di masing masing puskesmas.
B. LATAR BELAKANG
Penilaian kinerja Puskesmas adalah suatu upaya untuk melakukan penilaian
hasil kerja / prestasi Puskesmas. Pelaksanaan penilaian dimulai dari tingkat
Puskesmas sebagai instrumen mawas diri karena setiap Puskesmas melakukan
penilaian kinerjanya secara mandiri, kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota
melakukan verifikasi hasilnya. Adapun aspek penilaian meliputi hasil pencapaian
cakupan dan manajemen kegiatan termasuk mutu pelayanan (khusus bagi
Puskesmas yang telah mengembangkan mutu pelayanan) atas perhitungan seluruh
Puskesmas. Berdasarkan hasil verifikasi, dinas kesehatan kabupaten / kota bersama
Puskesmas dapat menetapkan Puskesmas kedalam kelompok (I,II,III) sesuai dengan
pencapaian kinerjanya.Pada setiap kelompok tersebut, dinas kesehatan
kabupaten/kota dapat melakukan analisa tingkat kinerja puskesmas berdasarkan
rincian nilainya, sehingga urutan pencapian kinerjanya dapat diketahui, serta dapat
dilakukan pembinaan secara lebih mendalam dan terfokus.
Dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan dan pembinaan kesehatan
masyarakat telah di bangun puskesmas. Puskesmas adalah unit pelaksana teknis
dinas kesehatan kabupaten / kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan
pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja tertentu. Puskesmas berfungsi
sebagai :
1. Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan .
2. Pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
3. Pusat pelayanan kesehatan strata pertama.
Untuk menunjang pelaksanaan fungsi dan penyelenggaraan upayanya,
puskesmas dilengkapi dengan instrumen manajemen yang terdiri dari :
1. Perencanaan tingkat Puskesmas
2. Lokakarya Mini Puskesmas
3. Penilaian Kinerja Puskesmas Dan Manajemen Sumber Daya termasuk alat,
obat, keuangan dan Tenaga serta didukung dengan manajemen sistem
pencatatan dan pelaporan disebut sistem informasi manajemen Puskesmas
(SIMPUS) dan upaya peningkatan mutu pelayanan ( antara lain melalui
penerapan quality assurance ).
Mempertimbangkan rumusan pokok-pokok program dan program-program
unggulan sebagaimana disebutkan dalam Rencana Strategis Departemen
Kesehatan dan program spesifik daerah, maka area program yang akan menjadi
prioritas di suatu daerah, perlu dirumuskan secara spesifik oleh daerah sendiri
demikian pula strategi dalam pencapaian tujuannya, yang harus disesuaikan dengan
masalah, kebutuhan serta potensi setempat.
Puskesmas merupakan ujung tombak terdepan dalam pembangunan kesehatan,
mempunyai peran cukup besar dalam upaya mencapai pembangunan kesehatan.
Untuk mengetahui tingkat kinerja Puskesmas, perlu diadakan Penilaian Kinerja
Puskesmas.
C. TUJUAN
C.1 Tujuan Umum
Tercapainya tingkat kinerja puskesmas yang berkualitas secara optimal dalam
mendukung pencapaian tujuan pembangunan kesehatan kabupaten / kota..
.
C.2. Tujuan Khusus
1). Mendapatkan gambaran tingkat pencapaian hasil cakupan dan mutu kegiatan
serta manajemen puskesmas pada akhir tahun kegiatan.
2). Mengetahui tingkat kinerja puskesmas pada akhir tahun berdasarkan urutan
peringkat kategori kelompok puskesmas.
3). Mendapatkan informasi analisis kinerja puskesmas dan bahan masukan dalam
penyusunan rencana kegiatan puskesmas dan dinas kesehatan kabupaten/kota
untuk tahun yang akan datang.

D. KEGIATAN

1. Penetapan target puskesmas


2. pengumpulan data,
3. pengolahan data : Penilaian Cakupan Kegiatan Pelayanan Kesehatan,
Penilaian Kegiatan Manajemen Puskesmas, Penilaian mutu pelayanan
4. analisis hasil / masalah sampai dengan penyusunan laporan
5. Alternatif pemecahan masalah

E. SASARAN

1. Upaya kesehatan wajib


2. Upaya kesehatan pengembangan

F. METODE

Proses penyusunan perencanaan, pelaksanaan lokakarya mini, dan pelaksanaan


penilaian kinerja
Manajemen sumber daya termasuk manajemen alat, obat, keuangan, dll

G. JADWAL PELAKSANAAN

Pengumpulan data dilaksanakan dengan memasukkan data hasil kegiatan


puskesmas dalam 1 tahun ( Januari s.d Desember) dengan variabel dan sub variabel
yang terdapat dalam formulir penilaian kinerja puskesmas.
H. LANGKAH PELAKSANAAN PENILAIAN

No Kegiatan
I Pra Penilaian Kinerja Puskesmas
a Pemantuan hasil kegiatan secara periodik/ triwulan dan konsultasi ke
Kabupaten/Kota, dalam rangka mencapai target cakupan dan mutu
hasil kegiatan Puskesmas pada akhir tahun
II Penilaian Kinerja Puskesmas
a Pengumpulan data dan pengolahan data hasil kegiatan (dari data
bulanan/triwulan)
b Konsultasi ke/ pembinaan dan bimbingan dari Dinkes Kabupaten/Kota
c Memberikan laporan perhitungan kinerja Puskesmas kepada Dinkes
Kab/Kota, dan membahas terkait verifikasi data dan perhitungan
d Menerima
feedback
nilai akhir kinerja Puskesmas, serta koreksi perbaikan bila terjadi
kesalahan.

e Menyajikan hasil akhir perhitungan dalam bentuk grafik sarang laba-


laba, atau yang lain
III Pasca Penilaian Kinerja Puskesmas
Menganalisis masalah dan kendala, merumuskan pemecahan masalah,
rencana perbaikan sekaligus rencana usulan kegiatan tahun yang akan
dating
Mendapat informasi dari Kabupaten/kota tentang rencana anggaran
yang mungkin akan diterima tiap Puskesmas
Bersama tim perencanaan Puskesmas menyusun RPK untuk tahun
berjalan
Membahas rencana kegiatan terkait dengan lintas sektor terkait
Menyampaikan informasi sekaligus membagi tugas dan tanggung jawab
untuk kegiatan tahun yang akan dilaksanakan, dalam forum pertemuan
lokakarya tahunan Puskesmas
Menyelenggarakan pertemuan dengan lintas sektor untuk
mendiskusikan rencana kegiatan
Mempersiapkan seluruh pelayanan Puskesmas untuk melaksanakan
kegiatan-kegiatan

I. MONITORING, EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN

Evaluasi dlaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan , dan disusun


pelaporan tentang hasil hasil yang dicapai pada bulan tersebut.

J. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI KEGIATAN


Catatan harian pelaksanaan indikator mutu pengukuran kinerja dilakukan tiap
hari catatan audit internal dua kali dalam satu tahun.

Sibolga,
Koordinator Program UKM Mengetahui
Kepala Puskesmas Aek Habil

drg. Burhanuddin Panggabean dr. Ivonna Hasfika


NIP. .............................................. NIP. .....................................................