Anda di halaman 1dari 5

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL

TA. 2019 / 2020


PROGRAM STUDI KENOTARIATAN (MKn)

Mata Kuliah : Peraturan Lelang


Hari/Tanggal :
Waktu : 90 menit
Dosen : Dr. TINTIN SURTINI, SH., MH., MKn.
Sifat Ujian : Closed Book
Jumlah Soal : Essay 20 (dua puluh) soal
Catatan : Tulis Tangan

1. Sebutkan Manfaat Lelang?


Bagi penjual
1) Mengurangi rasa kecurigaan/tuduhan kolusi dari masyarakat atau dari pemilik
barang karena penjualannya dilakukan secara terbuka untuk umum, sehingga
masyarakat umum dapat mengontrol pelaksanaannya.
2) Menghindari adanya sengketa hukum
3) Penjualan lelang sangat efisien karena didahului dengan pengumuman,
sehingga peserta lelang dapat terkumpul pada saat hari lelang.
4) Penjual akan mendapatkan pembayaran yang cepat karena pembayaran dalam
lelang dilakukan secara tunai.
Bagi Pembeli :
1) Penjualan lelang didukung oleh dokumen yang sah karena sistem lelang
mengharuskan Pejabat Lelang meneliti lebih dahulu tentang keabsahan penjual
dan barang yang akan dijual (legalitas formal subjek dan objek lelang)
2) Dalam hal barang yang dibeli adalah barang tidak bergerak berupa tanah,
pembeli tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membuat akta
jual beli ke PPAT atau Notaris, tetapi dengan Risalah Lelang pembeli dapat
langsung ke Kantor Pertanahan setempat untuk balik nama. Hal tersebut
karena Risalah Lelang merupakan akta otentik dan statusnya sama dengan akta
notaris.

2. Pada pelaksanaan lelang, pejabat lelang memiliki kewenangan yang istimewa


yang disebut dengan kewenangan “monopolistik”, Jelaskan pengertian tersebut
secara terperinci?

3. Berikanlah sebuah definisi tentang Lelang?


Definisi siapakah yang sdr. kemukakan diatas itu?
Menurut Pasal 1 angka 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 27/PMK.06/2016
Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang (“PMK 27/2016”), lelang adalah
penjualan barang yang terbuka untuk umum dengan penawaran harga secara
tertulis dan/atau lisan yang semakin meningkat atau menurun untuk mencapai
harga tertinggi, yang didahului dengan Pengumuman Lelang.

4. Kegiatan Lelang sudah lama dikenal bangsa Indonesia. Dapatkah sdr. Menjelaskan
perkembangan lelang pada periode/masa penjajahan Pemerintah Belanda s/d
Kemerdekaan 1945
Kedatangan Vereenigde Oostindische Compagnie (Perserikatan Perusahaan Hindia
Timur) atau VOC yang didirikan pada tanggal 20 Maret 1602 adalah perusahaan Belanda
yang memiliki monopoli untuk aktivitas perdagangan di Asia. Pada tahun 1506 VOC
berhasil mendarat di Banten.

Lelang komoditas hasil perkebunan dan hasil bumi : Sistem lelang pertamakali
digunakan untuk komoditas Teh (dan hingga saat ini sistem lelang ini digunakan un tuk
penjualan teh di London). Lelang aset milik pejabat Belanda yang pindah.
VOC dibubarkan pada atahun 1798 karena kesulitan finansial setelah belanda diserang
oleh Napoleon. Selanjutnya wilayah koloni VOC di Hindia Timur diserahkan kepada
Kerajaan Belanda. Jabatan pemerintahan dan perusahaan-perusahaan Belanda di Hindia
Belanda dijabat oleh orang-orang Belanda. Bila terjadi perpindahan/mutasi pejabat
Belanda tersebut timbul masalah mengenai penjualan barang-barang milik pejabat yang
dimutasi tersebut. dibubarkan pad atahun 1798 karena kesulitan finansial setelah belanda
diserang oleh Napoleon. Selanjutnya wilayah koloni VOC di Hindia Timur diserahkan kepada
Kerajaan Belanda.Vendu Reglement lahir pada tahun 1908, dimana pada saat itu belum ada V
olksraad (DPR). Meskipun Vendu Reglement adalah peraturan setingkat Peraturan Pemerintah,
Tetapi Vendu Reglement merupakan peraturan lelang yang tertinggi hingga saat ini. Oleh karena
itu tidak salah jika VR disebut sebagai Undang-Undang Lelang. Proses yang hampir sama juga
dialami oleh HIR (Het Herziene Indonesisch Reglement/Reglemen Indonesia yang diperbaharui)
dimana peraturan ini dianggap sebagai “Undang-Undang” Hukum Acara di
pengadilan Indonesia hingga saat ini. Vendu Reglement diberlakukan untuk memperbesar
penerimaan dari sektor pajak lelang. Selain itu juga untuk melindungi kepentingan para Pejabat
Belanda yang pindah dari Hindia Belanda untuk menjual aset-asetnya.

5. Untuk menjual barang-barang hasil sita pajak dan putusan pengadilan, lembaga
manakah yang berwenang menangganinya? Tuliskan dasar hukum dan
prosedurnya berdasarkan peraturan yang berlaku.

6. Sebutkan Azas-azas lelang dan definisikan?


1. Azas Transparansi atau asas keterbukaan dalam pelelangan, artinya
setiap pelelangan harus didahului dengan pengumuman lelang dalam
bentuk media apapun, untuk menarik peserta lelang, kontrol sosial dan
perlindungan publik.
2. Azas Persaingan yaitu para peserta bersaing sampai tercapainya harga
tertinggi atau diatas harga limit, maka peserta tersebut lah yang akan
dinyatakan pemenang.
3. Azas Kepastian Pejabat Lelang harus membuat kepastian bahwa
penawar tertinggi dinyatakan sebagai pemenang
4. Azas Pertanggungjawaban artinya pelaksanaan lelang dapat
dipertanggungjawabkan karena Pemerintah melalui Pejabat Lelang
berperan mengawasi lelang dan membuat akta autentik (Risalah Lelang)
5. Azas Efisiensi karena lelang dilakukan pada suatu saat dan ditempat
yang ditentukan, diharapkan dapat diperoleh efisiensi biaya dan waktu.
7. Dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari ternyata pejabat lelang diawasi oleh
serangkaian Aparat Pengawas. Aparat Pengawas manakah itu, dan apakah fungsi
masing-masing Aparat Pengawas tersebut?
1) Pengawas Lelang adalah pejabat yang diberi kewenangan untuk
melakukan pengawasan dan pembinaan kepada Pejabat Lelang.
2) Direktur Jenderal yang dilakukan oleh Direktur terhadap pejabat Lelang
dan Kepala Kantor Wilayah untuk pejabat yang berada diwilayahnya:
melakukan pembiaan teknis dan yuridis, evaluasi, pemeriksaan dan
pemeriksaan tidak langsung, pemantauan lelang dan melaporkan
hasilnya kepada Direktur Jenderal.

8. Jelaskan mengapa seorang Notaris perlu menguasai dengan tepat batasan2 proses yang
berlangsung pada setiap fase lelang?
1) Karena Notaris dimungkinkan untuk menjadi Pebajat Lelang kelas II
2) Risalah lelang dapat terkait ddengan tugas Notaris dalam pembuatan perjanjian,
surat kuasa dan lain-lain.

9. Susunan risalah lelang telah ditentukan bentuknya seperti yang diatur


dalam pasal 37, 38 dan 39 Vendu Reglement (Staatblad No.189 Tahun 1908). Bila
menurut pasal 38 jabatan notaris sesuai akta notaris terdiri dari apa saja dan
jelaskan:
1. bagian kepala akta memuat : judul, nomor akta, jam, hari, tanggal, bulan,
dan tahun, dan nama lengkap dan tempat kedudukan notaris.
2. bagian badan akta memuat : nama lengkap, tanggal lahir,
kewarganegaraan, pekerjaan, jabatan, kedudukan, tempat tinggal para
penghadap dan/atauorang yang mereka wakili. Kewenangan mengenai
kedudukan bertindak menghadap, isi akta yang merupakan kehendak dan
keinginan dari pihak yang berkepentingan dan nama lengkap,tempat dan
tanggal lahir, serta pekerjaan, jabatan, kedudukan, dant tempat tinggal
tiap-tiap saksi pengenal.
3. bagian penutup akta memuat : uraian tentang pembacaan akta,
penandatanganan dan tempan penandatanganan atau penerjemahan akta
bila ada. Nama lengkap, ttl, pekerjaan, jabatan, kedudukan dan tempat
tinggal dari tiap-tiap saksi akta dan uraian tentang tidak adanya perubahan
yang dapat berupa penambahan, pencoretan atau penggantian.

10. Sebutkan Maksud dan Tujuan dilaksanakannya Pengumuman dalam lelang?


1) Agar diketahui masyarakat luas (upaya pengumpulan peminat dan
marketing )
2) Beri kesempatan verzet/bertahan dari pihak yang dirugikan

11. Sebutkan jenis-jenis lelang di Indonesia


1) Lelang eksekusi : pajak, harta pailit, pengadilan, gadai, barang temuan.
2) Lelan Noneksekusi wajib : Lelang barang milik negara/daerah, milik
BUMN/BUMD, aset Bank Indonesia
3) Lelang non eksekusi sukarela : barang-barang seni (lukisan, barang
antik) lelang ikan yang dijual secara langsung di Tempat Pelelangan
Ikan.

12. Walaupun berbeda, Lelang mempunyai hubungan yang erat dengan Pengadaan
barang dan jasa Pemerintah (PB/J). Kemukakan 5 perbedaan prinsip antara kedua
kegiatan diatas.
 Tender adalah pembelian/pengadaan barang, pembelian jasa
pemborongan sedangkan lelang adalah penjualan barang
 Tender tidak dipimpin oleh pejabat lelang
 Penawaran Tender hanya dilakukan tertulis, lelang tertulis dan lisan
 Dalam Tender, penjual banyak dan calon pembeli hanya satu, lelang
sebaliknya
 Tender dilakukan penunjukan secara langsung, sedangkan lelang
melalui penawaran umum.

13. Lelang terbagi dalam 3 fase utama , sebutkan ketiga fase tersebut :
 Pra Lelang : ttd kerjasama dan penerimaan dokumen, pengumuman
lelang
 Pelaksanaan lelang : hari, tempat, metode, pemenang lelang
 Purna lelang :

14. Dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari ternyata pejabat lelang diawasi oleh
serangkaian Aparat Pengawas. Aparat pengawas manakah itu, dan apakah fungsi
masing-masing aparat pengawas tersebut. (Udah)

15. Untuk menjual barang-barang hasil sita pajak dan putusan pengadilan, lembaga
manakah yang berwenang menangganinya? Tuliskan dasar hukum dan
prosedurnya berdasarkan peraturan yang berlaku. Sama kayak nomor 5 tapi
belum jawab

16. Sebutkan Dasar Hukum bagi Notaris yang ditetapkan dan diangkat menjadi
Pejabat Lelang Kelas II:
 Dasar hukumnya Pasal 2 dan Pasal 17 PMK 175/PMK.06/2010 Tentang
Pejabat Lelang Kelas II

17. Apa yang dimaksud dengan Hak Menikmati barang dalam lelang?
Hak menikmati dalam lelang adalah hak yang memberi wewenang untuk
menikmati atau memanfaatkan barang milik pihak lain dalam jangka waktu
tertentu dengan membayar sejumlah uang. (Pasal 3 Peraturan DJKN
No.5/KN/2018 Tentang tata cara permohonan dan dokumen persyaratan
lelang dengan objek berupa hak menikmati barang).

18. Dari sisi regulasi BMN/D (PP 27 tahun 2014) pemanfaatan BMN/D dilakukan
dengan 5 mekanisme, sebutkan?
 Pemanfaatan dengan sewa terhadap barang milik Negara/Daerah
 Pemanfaatan dengan Pinjam Pakai terhadap barang milik
Negara/Daerah
 Kerja sama pemanfaatan
 Bangun Guna Serah atau Bangun serah guna
 Kerjasama penyediaan infrastuktur

19. Berdasarkan Pasal 4 PMK No, 113/PMK.06/2019 tentang Balai Lelang, berapakah
minimal modal yang harus disetor untuk zona 1, zona 2 dan zona 3?
 Untuk zona 1 Rp. 10.000.000.000,00 ( sepuluh miliar rupiah)
(jabodetabek dan kabupatennya)
 Untuk zona 2 Rp. 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) Pulau
madura dan pulau jawa diluar zona I
 Zona 3 Rp. 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) diluar zona I dan
zona II

20. Buatlah contoh pengumuman lelang ( jenis lelang apa saja ) yang harus dimuat di

surat kabar?

Anda mungkin juga menyukai