Anda di halaman 1dari 9

CRITICAL JOURNAL REVIEW

HIDROLOGI
Dosen Pengampu :

Oleh:

Elo Panjaitan (5163210014)

Olmar YaftoSitanggang (5163210043)

Binsar Pandapotan (5183510013)

PROGRAM STUDI D-3 TEKNIK SIPIL

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2019
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Critical Journal Review (CJR) dapat diartikan sebagai evaluasi terhadap suatu jurnal
yang di review. CJR bukan hanya merupakan laporan atau tulisan tentang isi jurnal, tetapi lebih
kepada evaluasi, seperti mengulas atau mereview, menginterpretasi serta menganalisis dan
bukan merupakan pembuktian benar atau salah sebuah jurnal. CJR lebih menitikberatkan pada
evaluasi kelebihan dan kelemahan sebuah jurnal.
Dengan CJR ini maka diharapkan penulis maupun pembaca mampu mengembangkan
mampu berpikir sistematis dan kritis, mengekspresikan pendapat dalam memandang suatu
jurnal yang akan di review, dan mengaplikasikan ilmu mereview untuk menjadi suatu sistem
yang terpadu dalam pengembangan keilmuan.

1.2 Tujuan Critical Jurnal Review


Tujuan dari critical book ini adalah antara lain :
a. Mengetahui identitas jurnal
b. Mengetahui perbedaan: Keunggulan dan Kelemahan antar jurnal
1.3 Manfaat Critical Jurnal Review
Manfaat dari critical jurnal report ini adalah antara lain :
a. Untuk memenuhi tugas mata kuliah pengembangan kurikulum Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia
b. Untuk menambah pengetahuan statistik guna memudahkan mengetahui perbedaan
keunggulan dan kelemahan hubungan antar elemen, originalitas temuan, kohesi dan
koherensi penelitian setiap jurnal.
BAB II

IDENTITAS JURNAL

2.1 Jurnal Pertama

Judul Model Hidrologi Produksi Air bulanan bagian:1 Kalibrasi dan


Analisis Kepekaan.

Volume dan Halaman Vol. 16 dan 7 Halaman


Tahun
Penulis Lukman Hidayat, Putu Sudira, Sahid Susanto
Reviewer Elo Panjaitan, Olmar Yafto Sitanggang, Binsar Pandapotan
Tanggal 25 Maret 2019
2.2 Jurnal kedua

Judul Aplikasi Model Hidrologi Mock untuk memprediksi


ketersediaan air setengah Bulanan.

Volume dan Halaman Vol 14 dan 8 Halaman


Tahun Januari 2001
Penulis Marten Luter Lano, Putu Sudira, Sahid Susanto.

Reviewer Elo Panjaitan, Olmar Yafto Sitanggang, Binsar Pandapotan


Tanggal 25 Maret 2019
BAB III

RINGKASAN ISI JURNAL

3.1 Jurnal pertama


BAB IV
KEUNGGULAN JURNAL

A. Kegayutan Antar Elemen


Elemen adalah bagian dari sesuatu yang dapat dibagikan berdasarkan urutannya
masing-masing yang melebihi dari satu sehingga dibagikan berdasarkan elemen
tertentu. Pada jurnal ini, kedua jurnal memiliki kelebihan dari segi elemennya yaitu

Jurnal Pertama :

Pada jurnal ini pembagian beberapa eleman memiliki kelebihan pada bagian
penjelasannya yaitu dimana penulis hanya memuat elemen-elemen yang singkat namun
saling berhubungan antara elemen yang satu dengan yang lainnya sehingga dapat
mem[ersingkat waktu membacanya oleh pembaca.

Jurnal Pembanding :

Pada jurnal ini pembagian beberapa elemen memiliki kelebihan pada bagian
penjelasannya yaitu dimana penulis selain memuat penjelasan yang cukup banyak pada
elemen-elemennya penulis juga memuat sebuah bagan atau gambar pada elemennya
sehingga dapat lebih memudahkan pembaca dalam memahaminya.

B. Originalitas Temuan
Pada jurnal yang telah saya review memiliki originalitas yang baik dimana
temuan-temuan pada jurnal tersebut belum pernah di dibuat sebelumnya dan
menggunakan data – data yang memang sudah dibuktikan sendiri oleh penulisnya.
Originalitas pada jurnal juga sangat membantu mahasiswa dalam rangka berfikir
kreatif dalam menciptakan ide-ide yang baru yang merupakan salah satu alternative
yang sangat bermanfaat, terutama dalam bidang rekayasa teknik sipil atau bangunan.

C. Kemutahiran Masalah
Dalam bagian keunggulan setiap Jurnal pada bagian Kemukhtahirannya,
masing-masing Jurnal tersebut memiliki kelebihannya masing-masing yaitu dimana
kedua jurnal tersebut sama-sama menggunakan gaya bahasa penulisan yang tidak rumit
untuk dapat dipahami bahkan cenderung mudah untuk dipahami sehingga
menambahkan nilai yang bagus pada jurnal tersebut dan membuat pembaca memiliki
tambahan wawasan mengenai hasil sebuah karya ilmiah atau penelitian.
5
D. Kohesi dan Koherensi Isi Penelitian
Untuk mengetahui kelebihan pada bagian ini sebaiknya kita harus memahami
dulu apa yang dimaksud dengan Kohesi dan Koherensi yaitu : Kohesi adalah hubungan
antarbagian dalam teks yang ditandai dengan penggunaan unsur bahasa. Konsep kohesi
pada dasarnya mengacu kepada hubungan bentuk, artinya unsur-unsur wacana (kata
atau kalimat) yang digunakan untuk menyusun suatu wacana memiliki keterkaitan
secara padu dan utuh (Mulyana, 2005:26) dan Koherensi adalah keterkaitan antara
bagian yang satu dengan bagian yang lainnya, sehingga kalimat memiliki kesatuan
makna yang utuh (Brown dan Yule dalam Mulyana, 2005:30). Pada kedua jurnal
tersebut Kohesi yang terdapat yaitu memiliki hubungan antarbagian dalam teks yang
ditandai dengan penggunaan unsur bahasa walaupun ada beberapa teks yang tidak
memiliki hubungan antarbagian.

6
BAB V

KELEMAHAN JURNAL

A. Kegayutan Antar Elemen


Pada Jurnal pembanding memiliki kelemahan pada bagian elemennya yaitu dimana
hubungan atarbagian elemen tidak berhubungan dimana ada elemen no.1 bermetode
sedangkan elemen no.2 bermodel, sehingga menyulitkan pembaca memahaminya.
Sedangkan pada Jurnal pertama memiliki kelemahan pada bagian elemennya yaitu
hubungan antarbagian elemen kurang berhubungan dibagian katanya yaitu elemen no 1,
2, 3, 4 memiliki kata untuk sebagai fungsi, sedangkan elemen no.5 memiliki kata bahan
sebagai tempatnya.

B. Originalitas Temuan
Untuk mengetahui kelebihan pada bagian ini sebaiknya kita harus memahami dulu apa
yang dimaksud Originalitas yaitu adalah suatu istilah yang dipergunakan untuk
menunjukkan keaslian ataupun keadaan sesuatu hal dengan beberapa bukti ataupun
wacana yang dapat dipertanggungjawabkan baik dengan bukti ataupun pengujian yang
dilakukan.
C. Kohesi dan Koherensi Isi Penelitian
Untuk mengetahui kelebihan pada bagian ini sebaiknya kita harus memahami
dulu apa yang dimaksud dengan Kohesi dan Koherensi yaitu : Kohesi adalah hubungan
antarbagian dalam teks yang ditandai dengan penggunaan unsur bahasa. Konsep
kohesi pada dasarnya mengacu kepada hubungan bentuk, artinya unsur-unsur wacana
(kata atau kalimat) yang digunakan untuk menyusun suatu wacana memiliki
keterkaitan secara padu dan utuh (Mulyana, 2005:26) dan Koherensi adalah
keterkaitan antara bagian yang satu dengan bagian yang lainnya, sehingga kalimat
memiliki kesatuan makna yang utuh (Brown dan Yule dalam Mulyana, 2005:30).

Pada jurnal pertama dan jurnal pembanding kohesinya terkadang tidak


memiliki hubungan antarbagian teks sehingga menyulitkan pembaca dalam
memahaminya, dan koherensi nya juga terkadang tidak memiliki keterkaitan antar
bagian yang satu dengan bagian yang lainya.

7
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Setelah Kami review, jurnal diatas menyajukan dan membahas ide-ide atau
inovasi yang merupakan suatu sarana alternative yang sangat membantu dan
bermanfaat dalam mengatasi berbagai macam permasalahan-permasalahan yang
terjadi pada dunia teknik

8
DAFTAR PUSTAKA

Lano Luter Martir, dkk. 2001. APLIKASI MODEL HIDROLOGI MOCK


UNTUK MEMPREDIKSI KETERSEDIAAN AIR SETENGAH BULANAN
(Studi Kasus Di DAS Tilong dan DAS Benain)/ Application of Mock
Hiydrologic Model to Predict the Halfmonthly Water Availability (Case
Study in Tilong and Benain Watersheds). Fakultas Pertanian & Fakultas
Teknologi Pertanian : Universitas Kristen Artha Wacana & Universitas
Gadjah Mada.

Hidayat Lukman, dkk. MODEL HIDROLOGI PRODUKSI AIR BULANAN


BAGIAN : 1 KALIBRASI DAN ANALISIS KEPEKAAN. Fakultas Pertanian:
Universitas Bengkulu & Fakultas Teknologi Pertanian: Universitas Gadjah
Mada.

www.tipspendidikan.site/2015/04/cara-menulis-daftar-pustaka-yang-
baik.html?m=1

https:id.m.wilkepedia.org/wiki/pembangunan_nasional_indonesia