Anda di halaman 1dari 3

Bab 1

Sifat Sistem Pengendalian Manajemen

Fokus utama buku inl adalah implementasi strategi.Secara khusus, buku ini menyajikan
pengetahuan, pandangan, dan keterampilan analisis yang berkaitan dengan bagaimana eksekutif
senior dari suatu perusahaan meráncang dan mengimple-mentasikan sistem manajemen yang
berkesinambungan untuk merencanakan dan mengendalikan kinerja perusahaan. Unsur-unsur
sistem pengendalian meliputi perencanaan strategis; pembuatan anggaran; alokasi sumber daya:
pengukuran, evaluasi, dan penghargaan atae kinerja; alokasi pusat tanggung jawab dan
penetapan harga transfer. Buku ini menggunakan konsep konsep dari strategi, perilaku
organisasi, sumber daya manusia, dan akuntansi manajemen.

Pengendalian manajemen merupakan keharusan dalam suatu organisasi yang


mempraktikkan desentralisasi. Salahı satu pandangan berargumentasi bahwa sistem
pengendalian manajemen harus sesuai dengan strategi perusahaan. Ini menyiratkan bahwa
strategi perlama kali dikembangkan melalui proses formal dan rasional, dan strategi ini
kemudian menentukan desain sistem manajemen perusahaan.

Pentingnya materi yang tercakup dalam buku ini diperoleh (dari kebenaran yang tidak
dapat disangkal lagi dan yang diterima secara luas yaitu bahwa lebih dan 9 persen perusahaan
(dan juga organisasi nirlaba) kandas di karang implementas mungkin strategi tersebut tidak
pernah ada atau mengalami distorsi, atau implementasinya ternyata jauh lebih mahal dan
memakan waktu lebih banyak dan apa yang diantisipasi. Tidak peduli betapa baiknya maksud
strategis tersebut tidak menjadi kenyataan hal tersebut adalah sia-sia. Sebaliknya,
perusahaanyang berkinerja tinggi berhasil dalam pelaksanaannya. Buku ini menyajikan konsep
kerangka, dan alat untuk membantu pembaca memperoleh "keunggulan pelaksanaan"

Perhatikan jatuhnya perusahaan-perusahaan seperti Tyco, Global Crossing WorldCom,


dan Enron Sebagian alasan dan kegagalan mereka adalah kelalaian dalam pengendalian.
Kompensasi CEO dan manajemen puncak perusahaan-perusahaan ini berkaitan erat dengan opsi
saham, sehingga para eksekutif tersebut termotivasi untuk memanipulasi keuangan guna
mempertahankan harga saham dalam jangka pendek
.

Bab ini dimulai dengan mengidentifikasi tigas istlah dalam judul buku ini : pengendalian,
manjemen, dan system. Bagian kedua dari bab ini akan membedakan fungsi pengendalian
manjemen yang merupakan fokus buku ini, dari dua fungsi lain yang juga melibatan perencanaan
dan pengendalian perumusan strategi dan pengendalian tugas. Bagian ketiga buku ini menyajikan
tinjauan singkat keseluruhan buku ini dan gamabaran singkat dari isi setiap bab.
Pengendalian
Suatu organisasi juga harus dikendalikan; yaitu, harus ada perangkat-perangkat untuk
memastikan bahwa tujuan strategis organisasi dapat tercapai. Akan tetapi, mengendalikan suatu
organisasi adalah jauh lebih rumit dibandingkan dengan mengemudikan sebuah mobil. Bagian
ini akan dimulai dengan menjelaskan proses pengendalian dalam sistem yang lebih sederhana
Elemen-elemen Sistem Pengendalian

Setiap sistem pengendalian sedikitnya memiliki empat elemen:

1. Pelacak (detector) atau sensor-suatu perangkat yang mengukur apa yang sesungguhnya terjadi
dalam proses yang sedang dikendalikan

2. Penilai (assessor) suatu perangkat yang menentukan signifikansi dari peristiwa aktual dengan
cara membandingkannya dengan beberapa standar atau ekspektasi dari apa yang seharusnya
terjadi.

3. Effector suatu perangkat (yang sering disebut dengan "umpan balik") yang mengubah
perilaku jika assessor mengindikasikan kebutuhan untuk melakukan hal tersebut.

4. Jaringan komunikasi-perangkat yang meneruskan informasi antara detector dan assessor dan
antara assessor dan effector.

Variasi-variasi dalam Pengendalian Manajemen (Bagian 3)

Bab-bab dalam Bagian 2 menjelaskan proses pengendalian manajemen yang sejenis. Dalam
Bagian 3 kita menggambarkan variasi dalam pola ini: pengendalian yang berbeda untuk strategi
berbeda (Bab 13), organisasi jasa (Bab 14), dan organisasi multinasional (Bab 15).

Bab terakhir (Bab 16) menjelaskan pengendalian manajemen proyek. Ini agak berbeda
dari pengendalian manajemen untuk operasi yang sedang berlangsung, yang telah menjadi fokus
hingga saat ini.
Suatu sistem merupakan cara tertentu untuk melaksanakan suatu atau serangkaian aktivitas.
Sistem yarng digunakan oleh manajemen untuk mengendalikan aktivitas suatu organisasi disebut
sistem pengendalian manajemen. Pengendalian manajemen adalah proses di mana seorang
manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk melaksánakan strategi organisasi.

Pengendalian manajemen difasilitasi oleh suatu sistem formal yang merupakan siklus
aktivitas yang terus berulang. Pengendalian manajemen adalah satu dari tiga fungsi perencanaan
dan pengendalian yang ada dalam hampir setia ganisasi. Dua di antaranya adalah formulasi
strategi, yaitu proses mengidentifkasikan ancaman dan kesempatan yang sebagian besar tidak
sistematis dan memutuskan suatu strategi baru sebagai wujud responnya,dan pengendalian tugas,
yaitu proses memastikan bahwa tugas tetentu dilaksanakan secara efekstif dan efisien.