Anda di halaman 1dari 4

Gaya yang dibe,ikan oleh air pada dinding saluran sama besarnya namun berla wa~-

an a rah terhadap gaya-gaya F H dan F v yang ditunjukan pada Gambar C2 .9h . Jadt ,
gaya resultan pada dinding saluran ditunjukkan pada Gambar C2 .9c . Gaya ini beke1ja
melalu i titik O dengan sudut yang ditunjukkan.
Suatu pemeriksaan pada hasi] ini akan memmjukkan bahwa garis kerj a dari
gaya resultan melewati pusat dari saluran. Hal ini bukanlah hasil yang mengherankan
karena pada setiap titik di pennukaan bidang lengkung dari saluran, gaya elemen-
tal karena tekanan adalah tegak Jurus terhadap pennukaan dan pasti mela1ui pusat
saluran . Oleh karena itu resultan dari sistem gaya yang bersamaan (co ncurrent ) ini
pas ti juga melewati pusat bersama dari gaya-gaya elemental yang membentuk sistem
tesebut.

Pendekatan umum yang sama dapat juga digunakan untuk menentukan gay a
pada permukaan lengkung dari tangki-tangki tertutup bertekanan . Jika tangki -tangki
ini berisi gas, dibandingkan dengan gaya-gaya yang ditimbulkan oleh tekanan berat
gas biasanya diabaikan. Jadi, gaya-gaya (seperti F 1 dan F 2 pada Gambar 2.23b)
pada proyeksi horizontal dan vertikal dari permukaan lengkung yang ditinjau dapat
dinyatakan dengan mudah sebagai tekanan dalam dikali dengan luas bidang proyeksi
yang sesuai.

2.11 Gaya Apung, Mengapung, dan Kestabilan

2.11.1 Prinsip Archimedes


Jika sebuah benda diam terendam seluruhnya di dal am sebuah fluida , atau
Gaya fluida
mengapung sedemikian hingga hanya sebagian saj a yang terendam, gaya fluid a
resultan yang
resultan yang bekerja pada benda itu disebut gaya apung (buoyant force) . Sebuah
bekerja pada
sebuah benda yang gaya netto ke arah atas terjadi karena tekanan men ingkat dengan kedalam an dan
seluruhnya gaya-gaya tekan yang bekerja dari bawah lebih besar daripada gaya-gaya yang
te rendam atau bekerja dari atas. Gaya ini dapat ditentukan dengan pendekatan yang sama seperti
mengapung dalam yang digunakan pada bagian sebelumnya mengenai gaya-gaya pada permukaan
jluida disebut gaya lengkung. Tinj aulah sebuah benda berbentuk sembarang yang memiliki volume,
apung. ¥, yang terendam dalam sebuah fluida seperti diilustrasikan pada Gambar 2.24a .
Kita menyelubungi benda tersebut dalam sebuah kotak (para/el epipedu m) dan
menggambarkan sebuah diagram benda bebas pada kotak tersebut dengan benda
telah dipisahkan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.24b. Perhatikan hahwa
gaya-gaya F 1, F 2 , F3, dan F4 adalah gaya-gaya yang bekerja pada penn uk aan -
permukaan bidang dari kotak (untuk kemudahan , gaya-gaya pada arah-.r tidal-..
diperlihatkan), vJ,f,~ adalah berat dari volume fluida yang diarsir (kotak di kura ngi
86 ■ BRb 2 I S1a1d, ;1 I l11 1d,1 • l Jib~rik:H1 oleh benda pada fluida . Ga
. l . 11 g : 1y;1 y ,111 g d 1. YU, g
1>i·11d:tl . d:111 l-11 ; 11 :,_1._1 . -..c ,crli F1 dan F4 sama bcsar an sa mg rnenghil a aya.
1
·1·111 v • i,J-..il. · 1
1 1
· · · -~ )ah .L,larn ar· h
y :1ng J11111Jall aua,
ngb a - ~ - da
p : 1d.1 p1 · 1rlllll\.• • , J '
. ·111 J.;c-;cl1111h,111 g ,11
l
.
Uu
n ct,, <-tl) ,
,:1d1 ,,,·r., :1111 •1' · "Pa,
, I u". "I" k"" ·"."" ~;" Fn = F2 - F, - ,ff (2 ·21)I

.1,l-. :1 bl'r:11 _;c11i., dari l'luida konstan , maka


F - F 1 = y(h 2 - h 1)A
2

di nwna A ;1d.1lah lua:-. hiJa~g h_orizontal_Jari permukaan atas (atau bawah) k


dan P ·rs.111w:111 2.2 1 d:ipal d1tulls sebaga1
1
°tak
F = y(h - h 1)A - yl(h 2 - h 1) A - ¥]
8 2

Dcnga11 mcnycderhanakan persamaan di atas , kita mendapatkan persamaan


gaya apunt;. Untuk

/ F8 =rv / (2.22)

di mana y adalah berat jenjs dari fluid~ da~ ¥ adalah volume benda. Arah darj
urtc.,iw
gaya apung yang merupakan gaya dan fluida terhadap benda b~rlawanan arah
dengan yang ditunj ukkan dalam diagram benda bebas . Oleh karena ltu , gaya ap
mempunyai besar yang sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh beu~g
Lersebut dan mengarah vertikaJ ke atas . Hasil ini sering disebut sebagai pri n _a
Archimedes untuk mengh01mati Archimedes (287-2 I 2 SM) seorang ahli· m kns,p
' e anik

-11---------------~-------------------
~- ----- -~ ------ ----- ----·- -·
h1

h2 ... _I A I F8
Pusat

h
B massa dari
volume
yang
X dipindahkan
...
(d}
D
C
(a)

IA ----
-Y1 -►1 F1
◄- Y2 -► / t
t -- ..,. - , 8

F3--. ,~- ~, - I ~ F4 Fa
DI I
-- - --- c
t,
(b)
(c)

■ GAMBAR
mengapung.
2 . 2 4 Gaya apung pada benda-henda yang terendam dau
2.11 Gaya Apung, Mengapung dan Kestabilan ■ 87
Prinsip Archimedes dan matematika Yu . . , ..
_ • , • nani yang pertama kalt mengemukakan gaga~a n-gaga)an da~ar
menyatakan bahwa 0
yan° be, kaitan dengan hidrostatika.
gay(I apung Letak garis ker" · d· · .
memiliki besar · J<l an gaya apung dapat d1tentukan dengan menjumlahkan
momen 0oaya-gaya y· d' . kk
sama dengan herat • ( ang I tunJu an pada diagram benda bebas pada Gambar 2.24b
terhadap suatu sumbu ' dh .
jlllida yang h · yang memu a k<111 . M1 salnya, dengan menjumlahkan mom<.:n
ter adap sebuah su h t k I - . ..
dipindahkan oleh . m u ega urns terhadap permukaan kcrtas yang rnelalu1 t1t1k
D akan kita dapatkan
benda dan
mengarah 1•ertikal
ke atas. F13yr = F2y 1 - F 1y 1 - 'fl''Ji
dan denga n mensubstitusi berbagai gaya diperoleh

(2.23)

di mana ¥ T adalah volume total (h 2 - h1)A . Ruas kanan Persamaan 2.23 adalah
momen pertama dari volume yang dipindahkan .y terhadap bi dang x-z sehingga y
sama dengan koordinat y dari pusat massa volume .y . Dengan cara yang sam;
dapat ditunjukkan bahwa koordinat x dari gay a apung bertepatan dengan koordinat
x dari pusat massa tersebut. Jadi kha simpulkan bahwa gaya apung melewati pusat
massa dari volume yang dipindahkan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.24c.
Titik yang dilalui oleh gaya apung yang bekerja disebut pusat apung (center of
buoyancy).
Hasil yang sama juga berlaku pada benda-benda yang terapung di man a hanya
sebagian saja yang terendam, seperti diilustrasikan pada Gambar 2.24d. jika berat
jenis fluida di atas permukaan cairan sangat kecil dibandingkan dengan berat cairan
di mana benda tersebut mengapung. Karena tluida di atas permukaan biasanya
udara, untuk keperluan-keperluan praktis kondisi ini terpenuhi .
Dalam penurunan-penurunan perhitungan di atas, tluida diasumsikan memiliki
berat jenis yang konstan, y. Jika sebuah benda terendam dalam fluida di mana y
bervariasi menurut kedalaman, seperti pada tluida yang berlapis, besarnya gaya
apung tetap sama dengan berat dari tluida yang dipindahkan . Namun demikian.
gaya apung tersebut tidak melewati pusat massa tetapi akan melewati pusat gravitasi
V2.6 Hydrometer dari volume yang dipindahkan tersebut.

Pelampung bulat dengan diameter 1,5 1~ da~ berat 8.50 kN dijangkarkan pad~~asar
CoNTOH laut dengan seutas kabel seperti yang d1tun3ukkan pada Gambar C2. IOa Meskipun
biasanya pelampung tersebut terapung di permukaan laut, pada waktu-waktu tertentu
2.10
Bentangan tekanan
Alt laut - \

~
Kabel
~
L----- ■ GAMBAR C2 . 10
(b) (c)
(a)
Mu n s on , Br u co

Mr ;kr1 rnk,1 flu 1rl ; 1 / B riJ r.u R


Mun •,r,n n on;1 ld F Yn 1i nq Th norlo rn H O k 11 o; h 1
, 11 117 lJ :1 t1,1 ~; 1, l-lr11 1n .-1lih , Ru, h,ir "SO
11
W ib i H , urJ : ,n , C 1J 4 J;_1k: 1rt .1 E.r l , 11, ~J' I• ' 2 ll04
r, 1n 1 . c rn

..h, rJll l ri -, J, F un4 I. ,n1 o n t: 1l c:; n l flu 1cts m P.r: h . - ,ni c

l nd c k s
I S B N 9 7 9 - 7 4 1 39 1 8 (n o 11 1 lorirJk t1p )
ISB N 9 / 9 - 7 41 392- 6 (JI I 1)
IS B N 9 7 9 - 74 I 393 4 (JI I 2 )

1 M e k , 111 1k n flui d;, I Jue.Ju l


II Yu un g , Donnld r Il l O k 11 s h 1, Th e od ore H
532

Mekanika Fluida E t.11 ,- 1 K1:c111r.1t


/Jrt1< ·e R M1111so11
/Jonu /d F. Yn1111 g
l h<'o dn rl' /-I Ok 11 .1l11

./11d 11 I I\ 1/ 1 ·

Fundamentals of Fluid Mechanics Fou rth Edi ti on

c. r n_/;J :,,107 h_\ John \,V1ky & Son , Inc Tr:1 n" l~111on Cop y ri g h t" Cc) 2()(n by P en e rhit Er/u11 gg u . 1\\\ i ig hh
'
1
, ,_ L'Li \u tll ( 111 c d 11.111-., l: 111011 frnlll the E11gl1, h l:111 2- 11~1g c ed ition p11 hl1~ IH: d h y lo \111 W ik~ & 'lnn, Ii
'
H.ik 1c~1crn;1h ;1 11 tLtl ~11 11 B,1h.1 "" l11 do nc~ 1.1 pad; 1 l 'e11('r/nt f-.'110 11,i.;g u
hc rd :i-., ;11h.;111 pc1ja nj ian 1-c.., 111i lan gga l 11 Jun1 2001.

A lih Bo /1(/ so .
Dr. Ir. Harinaldi
Jr. Budiarso, M.Eng.
( /)r'J!i lll t' l 1t e ll T{'k 111k J ,/( 111 , Fo/, 11 //!1 \ '!'( /,; d l 11 11· e ,,i l//\ !1 1l !u111•,1 u)

Fc/11 0 1.

11. Wib! I L1 1d: 111 1 \.T

H uh. u i1 11 d1 , L'I d:m J iL1 1 -m 1l ok h B <1g i.1 n l\()duk, 1 Pc 11crh1t Ll'bt1);r :1


J cn;,;:. t n JYL1 c1nto"h G:'i . dc.: Qg<,11 111 c n::,i ,!.!u 11 <1k, 111 l1lltlll 'Time~ \l)

Sett i ng o lc h : Di v1:,,i Pert 1 Dcpartcm cn Sct1111 g

Pcf-ccnik.111 : PT. Gelora Aksara Pratam a

08 07 06 0.5 O..t <, 3 -t 3 2

/Jilar(lng ke ra.1· 111 e11!{ ulip, menj iplok, memj'oto/w pi utau 111e111perhu11_\'l1k dulo111 /J entu k U/JO JJtUI h1 11 k w /Jug, ,wi
atou kese/uruhan isi huku ini serta memperjualhelikan11yo Wll/JCI i-: , in ter111/is Jori Penerbit Erlan~gu.

CD HAK CIPTA DILINDUNGI OLEH UNDANG-UNDA N<;