Anda di halaman 1dari 5

JAWABAN SOAL LATIHAN BAB 4

1. Pada akhir pemeriksaan, dalam suatu general audit, KAP akan memberikan
suatu laporan akuntan yang terdiri atas:
a. Lembaran opini, yang menyatakan tanggung jawab akuntan publik
b. Laporan keuangan yang merupakan tanggung jawab manajemen.
JAWABANNYA : BENAR
Karena bahwa pada akhir pemeriksaan, dalam suatu pemeriksaan umum
(general audit), KAP akan memberikan suatu laporan akuntan yang terdiri atas
lembaran opini, yang menyatakan tanggung jawab akuntan publik yang
memberikan pendapatnya terhadap keawajaran laporan keuangan yang
merupakan tanggung jawab manajemen.
(Halaman 108)

2. Tanggal laporan akuntan harus sama dengan tanggal selesainya pekerjaan


lapangan dan tanggal surat peryataan langganan, karena menunjukkan sampai
tanggal berapa akuntan bertanggung jawab untuk menjelaskan hal-hal penting
yang terjadi.
JAWABANNYA: BENAR
Karena tanggal laporan akuntan harus sama dengan tanggal selesainya
pekerjaan lapangan dan tanggal surat peryataan langganan, karena
menunjukkan sampai tanggal berapa akuntan bertanggung jawab untuk
menjelaskan hal-hal penting yang terjadi.
(Halaman 108)

3. Dalam hal tertentu, bisa saja laporan akuntan mempunyai dua tanggal (disebut
dual dating), yang pertama tanggal selesainya pemeriksaan lapangan, yang
kedua tanggal terjadinya peristiwa penting, misalnya kebakaran.
JAWABANNYA : BENAR
Karena jika sesudah tanggal selesainya pekerjaan lapangan (audit field work),
terjadi peristiwa penting yang jumlahnya materialdan mempunyai pengaruh
terhadap laporan keuangan yang diperiksa, dan saat itu laporan audit belum
dikeluarkan, auditor harus menjelaskan kejadian penting tersebut dalam
catatan atas laporan keuangan dan lembaran opini. Maka laporan akuntan
mempunyai dua tanggal (disebut dual dating), yang pertama tanggal
selesainya pemeriksaan lapangan, yang kedua tanggal terjadinya peristiwa
penting tersebut, misalnya kebakaran.
(Halaman 108)
4. Menurut NPA ada lima jenis pendapat akuntan, sedangkan menurut SPAP
(PSA 29) ada empat jenis pendapat akuntan.
JAWABANNYA : SALAH
Karena menurut Standar Profesional Akuntan Publik per 31 Maret 2011 (PSA
29 SA Seksi 508), ada lima jenis pendapat akuntan, yaitu:
1. Pendapat wajar tanpa pengecualian (Unqualified opinion)
2. Pendapat wajar tanpa pengecualian dengan bahasa penjelasan yang
ditambahkan dalam laporan audit bentuk baku (Unqualified opinion with
explanatory language)
3. Pendapat wajar dengan pengecualian (Qualified opinion)
4. Pendapat tidak wajar (Adverse opinion)
5. Pernyataan tidak memberikan pendapat (Disclaimer opinion)

5. Pendapat wajar tanpa pengecualian diberikan jika auditor telah mengumpulkan


bahan-bahan pembuktian yang cukup serta tidak menemukan adanya
kesalahan material atau penyimpangan dari SAK/ETAP/IFRS.
JAWABANNYA : BENAR
Karena auditor akan menyatakan pendapat wajar tanpa pengecualian yaitu jika
laporan keuangan disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,
posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, dan arus kas suatu entitas
sesuai dengan SAK/ETAP/IFRS.

6. Dalam pelaksanaan audit, auditor tidak diperbolehkan klien untuk mengirim


konfirmasi kepada 5 pelanggan yang saldo piutangnya material. Namun dari
pemeriksaan subsequent collection ternyata kelima pelanggan tersebut sudah
melunasi piutang tersebut di periode sesudah tanggal laporan posisi keuangan
(neraca). Dalam hal ini auditor harus memberikan qualified opinion karena
adanya pembatasan ruang lingkup pemeriksaan.
JAWABANNYA : BENAR
Karena auditor dapat memberikan pendapat wajar dengan pengecualian atau
qualified opinion pada saat auditor meyakini kondisi yang material tapi
lingkup audit sang auditor dibatasi baik oleh klien maupun oleh kondisi yang
ada, yang mencegah auditor untuk melaksanakan proses audit secara lengkap.
7. Pendapat wajar tanpa pengecualian dengan bahasa penjelasan yang
ditambahkan dalam laporan audit bentuk baku, merupakan jenis unqualified
opinion, dan diberikan jika terdapat keadaan tertentu yang mengharuskan
auditor menambah paragraf penjelasan dalam laporan audit.
JAWABANNYA :SALAH
Pendapat wajar tanpa pengecualian (unqualified opinion with explanatory
language) merupakan jenis pendapat yang berbeda dengan unqualified
opinion karena kondisi yang dihadapi berbeda.

8. Keadaan tersebut di No. 7 meliputi, antara lain :


o Laporan keuangan dipengaruhi oleh ketidakpastian peristiwa masa yang
akan datang, yang hasilnya belum dapat diperkirakan pada tanggal laporan
audit.
o Di antara dua periode akuntansi terdapat suatu perubahan material dalam
penggunaan standar akuntansi atau dalam metde penerapannya.
JAWABANNYA : BENAR
Karena pada pendapat wajar tanpa pengecualian, terdapat kondisi di antara dua
periode akuntansi terdapat suatu perubahan material dalam penggunaan
standar akuntansi atau dalam metde penerapannya. Sehingga harus
menggunakan bahasa penjelasan yang ditambahkan.
9. Pendapat wajar dengan pengecualian dinyatakan bilamana auditor yakin, atas
dasar auditnya, bahwa laporan keuangan berisi penyimpangan dari
SAK/ETAP/IFRS, yang dampaknya tidak material, dan ia berkesimpulan
untuk tidak menyatakan pendapat tidak wajar.
JAWABANNYA : SALAH
Karena auditor harus menyatakan pendapat wajar dengan pengecualian ketika:
 Auditor, setelah memperoleh bukti audit cukup tepat, menyimpulkan bahwa
kesalahan penyajian, baik secara individual maupun secara agregasi, adalah
material, tetapi tidak pervasif, terhadap laporan keuangan; atau
 Auditor tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat yang
mendasari opini, tetapi auditor menyimpulkan bahwa kemungkinan dampak
kesalahan penyajian yang tidak terdektesi terhadap laporan keuangan, jika
ada, dapat bersifat material, tetapi tidak pervasif.
(Halaman 116)

10. Suatu pendapat tidak wajar menyatakan bahwa laporan keuangan tidak
menyajikan secara wajar posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan sesuai
dengan SAK/ETAP/IFRS
JAWABANNYA : BENAR
Karena auditor harus menyatakan suatu opini tidak wajar ketika auditor,
setelah memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat, menyimpulkan bahwa
kesalahan penyajian, baik secara individual maupun secara agregasi, adalah
material dan pervasif terhadap laporan keuangan
(Halaman 116)
11. Apabila auditor menyatakan pendapat tidak wajar, ia tidak perlu menjelaskan
dalam paragraf terpisah, semua alasan yang mendukung pendapat tidak wajar.
JAWABANNYA : BENAR
Karena apabila auditor menyatakan pendapat tidak wajar, ia harus menjelaskan
dalam paragraph terpisah sebelum paragraph pendapat dalam laporannya
semua alasan yang mendukung pendapat tidak wajar tersebut dan dampak
utama hal yang menyebabkan pemberian pendapat tidak wajar terhadap posisi
keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas dan arus kas, jika secara praktis
untuk dilaksanakan. Jika dampak tersebut tidak dapat ditentukan secara
beralasan, laporan audit harus menyatakan hal itu.
(Halaman 116 )

12. Pernyataan tidak memberikan pendapat cocok diberikan jika auditor, karena
adanya pembatasan terhadap lingkup auditnya, tidak dapat melaksanakan audit
yang cukup untuk memungkinkannya memberikan pendapat atas laporan
keuangan.
JAWABANNYA : BENAR
Karena pernyataan tidak memberikan pendapat cocok diberikan jika auditor
tidak melaksanakan audit yang lingkupnya memadai untuk memungkinkannya
memberikan pendapat atas laporan keuangan, maka auditor harus
menunjukkan dalam paragraph terpisah semua alasan substantive yang
mendukung pernyataannya tersebut. Ia harus menyatakan bahwa lingkup
auditnya tidak memadai untuk menyatakan pendapat atas laporankeuangan.
(Halaman 116 )

13. Jika auditor yakin, berdasarkan auditnya, terdapat penyimpangan material dari
SAK/ETAP/IFRS, ia dapat memberikan disclaimer opinion.
JAWABANNYA : SALAH
Karenaauditor tidak boleh menyatakan pendapat ketika auditor tidak dapat
memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat yang mendasari opini, dan
auditor menyimpulkan bahwa kemungkinan dampak kesalahan penyajian yang
tidak terdeteksi terhadap laporan keuangan, jika ada, dapat bersifat material
dan pervasif.
(Halaman 116)
14. Untuk menandatangani laporan audit, bisa saja auditor menggunakan stempel
tanda tangan.
JAWABANNYA : SALAH
Karena auditor harusnya menggunakan tanda tangan aslinya dalam
menandatangani laporan audit.
(Halaman 111)
15. Walaupun laporan keuangan yang diaudit adalah tanggung jawab manajemen,
namun dalam audit report,yang terdiri atas pendapat akuntan dan laporan
keuangan, semuanya harus diketik di dalam kop surat kantor akuntan publik.
JAWABANNYA : SALAH
Karena bagian dari laporan auditor ini menjelaskan tanggung jawab pihak-
pihak dalam organisasi yang bertanggung jawab atas penyusunan laporan
keuangan. Laporan auditor tidak perlu merujuk secara khusus pada
“manajemen,’’ tetapi harus menggunakan istilah yang tepat dalam konteks
kerangka hukum dalam yurisdiksi tertentu. Dalam beberapa yurisdiksi,
pengacuan yang tepat dapat menggunakan “pihak yang bertanggung jawab
atas tata kelola”
(Halaman 110)