Anda di halaman 1dari 7

Nama : Racha Andryansah

NIM : 20160102151

Latihan Soal Bab II : MK : Manajemen Strategik

1. Jelaskan arti pentingnya pengamatan lingkungan atau environmental scanning bagi


perusahaan ?
2. Jelaskan faktor-faktor eksternal jauh atau faktor ekonomi yang memberikan dampak
pada eksistensi perusahaan ?
3. Jelaskan faktor-faktor strategik dilingkungan industri yang paling dominan
mempengaruhi daya saing perusahaan ? Penjelasan dengan contoh

Jawab :

1. Jawab :
ENVIRONMENTAL SCANNING

Teknik ini merupakan proses pengumpulan informasi tentang berbagai peristiwa dan
hubungannya dengan lingkungan eksternal dan internal perusahaan. Dengan cara scanning,
perusahaan diharapkan mampu mengindentifikasikan tanda-tanda dini perubahan potensial.
Informasi ini bermanfaat untuk membantu manajemen memutuskan arah masa depan
organisasi.
Fahey dan Narayanan (dalam Morrison, 1992) berpendapat bahwa environmental
scanning yang efektif seharusnya dapat membantu pembuat keputusan mengetahui perubahan
potensial yang terjadi di lingkungan eksternal mereka. Environmental scanning menyediakan
penyelidikan strategik yang berguna dalam pemilihan keputusan strategi. Konsekuensi dari
aktivitas ini adalah bertambahnya pemahaman akan dampak dari perubahan terhadap
organisasi, membantu meramalkan, dan membawa harapan perubahan yang baik dalam
pembuatan keputusan.
Dari berbagai literatur yang ada, pada umumnya sebuah organisasi melakukan
environmental scanning dengan tujuan untuk :
 Memahami perubahan kekuatan lingkungan, sehingga mereka mampu menempatkan diri
dalam persaingan masa mendatang.
 Menghindari keterkejutan, identifikasi peluang dan ancaman, mencapai keunggulan
kompetitif dan mengembangkan perencanaan jangka pendek maupun jangka panjang.
 Untuk meningkatkan kesadaran para manajer tentang kemampuan potensial yang
berpengaruh penting pada lingkungan industrinya dan mengidentifikasi ada tidaknya
peluang dan ancaman di sekitar lingkungan.
 Untuk menghindari keterkejutan strategi dan menjamin kesehatan jangka panjang
perusahaan.
Bentuk-bentuk environmental scanning, yaitu :
1. Irreguler Scanning Systems
Penekanan system ini adalah untuk mengatasi krisis jangka pendek dan kurang
memperhatikan masa depan.
2. Reguler Scanning Systems
Sistem ini menjalankan analisis regular atas lingkungan yang signifikan.Biasanya
berjadwal persemester.
3. Continuous Scanning Systems
Sistem ini secara konstan memonitor berbagai komponen lingkungan.Sifatnya on-
going activity yang dijalankan tidak untuk sementara melainkan terus menerus oleh
bagian atau bidang tertentu.
2. Jawab :
LINGKUNGAN EKSTERNAL PERUSAHAAN
Lingkungan eksternal sendiri dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian besar lagi
yakni lingkungan yang sifatnya umum dan lingkungan industri. Berikut uraian mengenai
kedua hal tersebut.
1) Lingkungan umum
Lingkungan umum adalah suatu lingkungan dalam lingkungan eksternal organisasi
yang menyusun faktor-faktor yang memiliki ruang lingkup luas dan faktor-faktor tersebut
pada dasarnya berada di luar dan terlepas dari operasi perusahaan.
Lingkungan ini hanya memiliki sedikit dampak implikasi langsung bagi pengaturan suatu
organisasi. Namun tetap mampu mempengaruhi kebijakan strategi dari organisasi
perusahaan. Faktor-faktor lingkungan umum dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
a) Faktor Ekonomi
Faktor ekonomi ini meliputi pertumbuhan ekonomi suatu Negara dan hal-hal yang
berkaitan dengan ekonomi secara makro seperti : inflasi, kebijakan pemerintah, dan lain-lain.
Namun pada kenyataannya factor ini akan berkembang dan berimbas kepada ekonomi mikro
yang lebih spesifik, seperti :
• Para pesaing perusahaan sejenis atau sering disebut perusahaan Kompetitor
• Langganan (Costumers)
• Pasar tenaga kerja, organisasi memerlukan karyawan dengan bermacam-macam
keterampilan
• Lembaga Keuangan
• Supplies (Pemasok bahan baku)
• Perwakilan pemerintah, hubungan organisasi dengan perwakilan pemerintah dengan
kompleks
Melihat uraian tersebut, maka factor ekonomi suatu Negara secara global juga akan
mempengaruhi kebijakan perusahaan dalam menentukan arah dan langkah perusahaan.
b) Faktor Sosial dan Politik
Perkembangan strata social kemasyarakatan disuatu daerah akan mempengaruhi
organisasi perusahaan. Perkembangan politik Negara yang secara tidak langsung akan
mempengaruhi perkembangan ekonomi merupakan factor yang tidak dapat dipandang
sebelah mata. Organisasi perusahaan akan cenderung mengikuti perkembangan social politik
yang terjadi guna antisipasi terhadap berlangsungnya stabilitas dan kebijakan di dalam
organisasi perusahaan
c) Faktor Peraturan dan Undang-undang (Faktor Hukum)
Kepastian hukum di dalam suatu Negara merupakan moment yang sangat
mempengaruhi pelaku pasar. Kebijakan Negara yang dituangkan dalam Peraturan Perundang-
Undangan secara tidak langsung akan menentukan arah strategi perusahaan. Kepastian
hukum merupakan factor yang tidak bisa ditawar dan pasti akan sangat mempengaruhi
sebuah perusahaan.
d) Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga akan memberikan perubahan
terhadap kebijakan perusahaan. Efisiensi pada saat melakukan produksi dan distribusi juga
sangat dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Semakin
berkembangannya hal ini maka secara tidak langsung akan menuntut management
perusahaan untuk memilih yang terbaik bagi kepentingan perusahaan.
e) Faktor Demografi
Faktor tempat dan situasi alam juga tentunya tidak bisa dipisahkan. Kondisi alam dan
tata letak perusahaan yang berkaitan dengan alam akan membutuhkan kebijakan yang harus
sesuai guna menanggulangi ancaman yang berasal dari lingkungan dan alam.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa lingkungan umum tersebut adalah sekumpulan elemen-
elemen dalam masyarakat yang lebih luas yang mempengaruhi suatu industri dan perusahaan-
perusahaan yang ada di dalamnya.
2) Lingkungan Industri
Lingkungan industri adalah serangkaian faktor-faktor yang merupakan ancaman dari
pelaku bisnis baru, supplier, pembeli, produk pengganti, dan intensitas persaingan di antara
para pesaing yang secara langsung mempengaruhi perusahaan.
Secara singkat, dapat disimpulkan bahwa Lingkungan industri adalah tingkatan dari
lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen-komponen yang secara
normal memiliki dampak yang relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasional
perusahaan.
Kekuatan-kekuatan yang mempengaruhi persaingan industri sebagai berikut :
a) Ancaman Masuknya Pendatang Baru
b) Tingkat Rivalitas Di Antara Para Pesaing yang ada
c) Tekanan dari Produk Pengganti
d) Kekuatan Tawar Menawar Pembeli (Substitusi)
e) Kekuatan Tawar Menawar Pemasok
Analisis lingkungan eksternal bertujuan untuk mengetahui ancaman dan peluang. Ancaman
adalah suatu kondisi dalam lingkungan umum yang dapat menghambat usaha-usaha
perusahaan untuk mencapai daya saing strategis. Sedangkan peluang adalah kondisi dalam
lingkungan umum yang dapat membantu perusahaan mencapai daya saing strategis.
Proses yang dilakukan secara kontiniu untuk melakukan analisis lingkungan eksternal adalah
dengan melakukan beberapa cara yaitu :
1. Pemindaian (scanning)
Melalui pemindaian perusahaan mengidentifikasi tanda-tanda awal dari perubahan
potensial dalam lingkungan umum, dan mendeteksi perubahan-perubahan yang sedang.
terjadi. Pemindaian lingkungan merupakan hal penting dan menentukan bagi perusahaan-
perusahaan yang bersaing dalam lingkungan yang sangat tidak stabil. Dengan cara ini maka
perusahaan dapat meramalkan potensi pasar kedepannya, kaitannya terhadap penetapan target
perusahaan terhadap penjualan sebuah produk.
2. Pengawasan (monitoring)
Melalui pengawasan perusahaan mendeteksi perubahan dan trend-trend lingkungan
melalui pengawasan yang berkelanjutan. Kritikal bagi pengawasan yang berhasil adalah
kemampuan untuk mendeteksi makna dalam peristiwa-peristiwa lingkungan yang berbeda.
3. Peramalan (forecasting)
Pada peramalan, analis mengembangkan proyek-proyek yang layak tentang apa yang
mungkin terjadi, dan seberapa cepat, perubahan-perubahan dan trend-trend itu dideteksi
melalui pemindaian dan pengawasan.
4. Penilaian (assessing)
Tujuan penilaian adalah untuk menentukan waktu dan signifikansi efek-efek dari perubahan-
perubahan dan trend-trend lingkungan terhadap manajemen strategis suatu perusahaan.
Selangkah lebih maju tujuan penilaian adalah untuk menspesifikasi implikasi pemahaman
tersebut pada organisasi. Tanpa penilaian perusahaan dibiarkan dengan data-data yang
menarik, tapi tidak diketahui relevansi kompetitiifnya.

3. Jawab :

Lingkungan Industri.

Lingkungan umum adalah tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang


menghasilkan komponen-komponen yang secara normal memiliki implikasi yang
relatif lebih spesifik dan langsung terhadap operasionalisasi perusahaan.

Menurut Michael E.Porter dalam konteks Competitive Strategy, perumusan strategi


bersaing bertujuan menghubungkan perusahan dengan lingkungannya, yang dalam hal ini
diartikan sebagai analisis lingkungan industri tempat perusahan tersebut bersaing. Dengan
kata lain, analisis lingkungan industri jauh lebih penting dan lebih menentukan aturan
persaingan dibadingkan dengan analisis lingkungan umum karena kekuatan lingkungan
umum dalam memengaruhi persaingan bersifat secara relatif. Artinya, jika terjadi perubahan
dalam lingkungan umum, seperti faktor ekonomi, sosial, politik, dan hukum, teknologi dan
demografi, yang terkenah pengaruh akibat perubahan adalah industri yang bersangkutan.
Dengan demikian, jika terjadi perubahan pada lingkungan umum, kunci keberhasilannya
terletak pada kemampuan yang berlainan dari masing-masing perusahaan untuk
menanggulangi implikasi perubahan tersebut.

Jika pengertian lingkungan dipersempit menjadi lingkungan industri, intensitas


persaingan dalam suatu industri bukanlah masalah kebetulan atau nasib buruk. Sebaliknya,
persaingan dalam suatu industri berakar dari struktur ekonomi yang mendasarinya dan
berjalan di luar perilaku-perilaku pesaing yang ada. Jika disederhanakan, keadaan persaingan
dalam suatu industri bergantung pada lima kekuatan persaingan pokok sebagaimana
dijabarkan dalam gambar . Gabungan kelima kekuatan inilah yang sebenarnya menentukan
potensi laba yang diukur dalam bentuk hasil laba atas modal yang telah diinvestasikan dalam
jangka panjang.

Lima kekuatan persaingan berupa masuknya pendatang baru, ancaman produk


pengganti, kekuatan tawar-menawar pembeli, kekuatan tawar-menawar pemasok, dan
persaingan konvensional di antara para pesaing yang ada merefleksikan kenyataan bahwa
persaingan dalam suatu industri tidak hanya terbatas pada pemain konvensional yang ada.
Pelanggan, pemasok, produk pengganti, dan pendatang baru potensial merupakan pesaing
bagi perusahan-perusahan dalam industri. Persaingan dalam arti yang lebih luas ini disebut
extended rivalry, sebuah pengertian persaingan yang diperluas.

Kelima kekuatan persaingan di atas secara bersama-sama menentukan intensitas


persaingan dan kemampulabaan dalam industri. Dalam hal ini, kekuatan yang paling besar
akan sangat menentukan dan menjadi sesuatu yang sangat penting dari sudut pandang
perumusan strategi. Untuk tidak terjebak dalam mereduksi pengertian pesaing dalam
pengertian sempit dan konvensional, mungkin ada baiknya jika diberikan ilustrasi dalam
realitas yang ada saat ini.

Contoh tentang luasnya pengertian pesaing di Indonesia adalah CD Rom Magazine


adalah majalah dalam bentuk CD Rom dengan kapasitas yang sama dengan 22 ensiklopedia
tebal. Majalah ini rencananya terbit secara berkala dan isinya serupa dengan majalah lain.
Misalnya, ada acara televisi, tetapi juga memuat preview acara pada tanggal dan jam tertentu,
termasuk film seri atau sinetron yang akan dimainkan.

Karena adanya teknologi multimedia yang dipakai, preview tersebut berbentuk


gambar hidup berwarna yang disertai suara. Begitu juga dengan daftar lagu top hit yang dapat
dicoba. Majalah CD Rom ini berarti juga bisa menghasilkan virtual shopping. Jadi,
pemiliknya dapat berjalan-jalan secara virtual/ke toko-toko yang diinginkan secara “hidup”,
yaitu masuk ke toko dan memeriksa semua barang yang diperagakan secara teliti. Dengan
memainkan mouse dapat dipilih salah satu barang dan dijungkirbalikan semaunya.

Nah, kalau sudah begini siapa sesungguhnya saingan majalah CD Rom ini? Tentu saja
banyak. Ada majalah konvensional, toko eceran, taksi bahkan pesawat terbang! Dengan
adanya CD Rom Magazine, kita tidak perlu lagi ke pusat pertokoan secara fisik untuk
berbelanja di sana. CD Rom Magazine menyajikan peta Jakarta yang dapat menjadi petunjuk
jalan dari suatu tempat ke tempat lain,. Jadi, CD Rom ini juga menjadi saingan peta
konvensional. Mungkin dengan kasus-kasus ini menjadi semakin jelaslah bahwa Hasan
Soejono yang suatu waktu menjadi direktur Sempati mewanti-wanti untuk mewaspadai sektor
telekomunikasi sebagai saingan industri penerbangan di masa depan.