Anda di halaman 1dari 7

UNIVERSITAS INDONESIA

PETERSEN POTTERY

TUGAS KASUS
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Mata Kuliah
Akuntansi Manajemen dan Biaya Lanjutan

KELOMPOK 3 :

Arifatul Ilmi 1906330854


Aqmarina Ishmah Jatmika 1906417602

Dosen : Prof. Dr. Lindawati Gani, S.E., Ak., M.B.A., M.M., CA., FCMA., CGMA.,
CPA.

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI
JAKARTA
SEPTEMBER 2019
JUDUL KASUS : PETERSEN POTTERY

Petersen merupakan perusahaan pembuat keramik untuk peralatan kamar mandi seperti
wastafel, toilet, dan bathubs. Petersen dikenal dengan barang-barangnya yang berkualitas
bagus dan tahan lama. Petersen, yang awalnya hanya memiliki dua pengrajin pada tajin 1960
kini telah memiliki 20 pengrajin (potters). Pada tahun 1980, dengan semakin berkembanganya
bisnis, Petersen merasa perlu melakukan pengendalian terhadap biaya yang dikeluarkan.

Proses manufaktur keramik “sanitary ware” terdiri dari dua proses: “green” molding
dan glazing.

Green Molding Cycle Glazing Cycle

Drying 1 hari 1 hari


Firing 1 hari 1 hari
Cooling 2 hari 2 hari
Produk jadi kemudian dikirimkan ke berbagai outlet. Proses molding dan glazing
memerlukan pengrajin yang berpengalaman untuk memastikan kualitas produk selalu baik.
Pengerjaan harus dikerjakan tepat waktu karena keterlambatan dapat mengakibatkan
kemacetan pada proses produksi.

Sehingga Petersen berencana untuk menggunakan sistem biaya standar untuk mendapat
pengendalian biaya dan pengendalian atas proses produksi yang lebih baik. Berikut sistem
biaya standar untuk salah satu produk Petersen, yaitu toilet:

Bahan Baku
Raw Clay 25 lb @ $.95/lb $23.75
Glazing Mix 5 lb @ $.75/lb 3.75
Tenaga Kerja Langsung
Molding 1 jam @ $15/jam 15.00
Glazing .5 jam @ $15/jam 7.50
Biaya Overhead: Absorbed
@ $5 per Fixture 5.00
Total per Fixture $55.00
Analisis Operasi

Setelah menggunakan sistem biaya standar selama 6 bulan, Petersen menyadari bahwa
sistem ini kurang sesuai dengan hasil yang didapat. Berikut hasil produksi selama bulan juni
untuk 1145 toilet:

Bahan Baku dibeli


Clay 30,000 lb @ $.92/lb $27,600
Gaze 6,000 lb @ $.78/lb 4,680
Bahan Baku digunakan
Clay 28,900 lb @ $.92/lb 26,588
Glaze 5,900 lb @ $.78/lb 4,602
Tenaga Kerja Langsung
Molding 1,200 jam @ $15.25/jam 18,300
Glazing 600 jam @ $15.00/jam 9,000
Overhead 1145 unit $6,100
Biaya Variabel $2,300
Biaya Tetap $3,800

JAWABAN
1. Analyze the variances for the month using whatever format you like.

Direct Materials:
Price Variance
MPV = (AP-SP)AQ
Keterangan:
MPV = Materials Price Variance
AP = Actual Price per Unit
SP = Standard Price per Unit
AQ = Actual Quantity of Direct Material Used in Production

MPV Clay = ($0.92-$0.95)28,900 = $867 F


MPV Glaze = ($0.78-$0.75)5,900 = $177 U

Usage Variance
MUV = (AQ-SQ)SP
Keterangan:
MUV = Materials Usage Variance
AQ = Actual Quantity of Direct Material Used in Production
SQ = Standard Quantity of Input for Actual Quantity of Output
= Unit quantity standard x Actual Output
SP = Standard Price per Unit

SQ Clay = 25 x 1,145 = 28,625


MUV Clay = (28,900-28,625)$0.95 = $261.25 U
SQ Glaze = 5 x 1,145 = 5,725
MUV Glaze = (5,900-5,725)$0.75 = $131.25 U

Direct Labors:
Rate Variance
LRV = (AR-SR)AH
LRV = Labor Rate Variance
AR = Actual Rate per Unit
SR = Standard Rate per Unit
AH = Actual Hours of Direct Labor Used in Production

LRV Molding = ($15.25-$15)1,200 = $300 U


LRV Glazing = ($15-$15)600 =0

Efficiency Variance
LEV = (AH-SH)SR
Keterangan:
LEV = Labor Efficiency Variance
AH = Actual Hours of Direct Labor Used in Production
SH = Standard Rate of Input for Actual Quantity of Output
= Unit quantity standard x Actual Output
SR = Standard Rate per Unit

SH Molding = 1 x 1,145 = 1,145


LEV Molding = (1,200-1,145)$15 =$825 U
SH Glazing = 0.5 x 1,145 = 572.5
LEV Glazing = (600-572.5)$15 = 412.5 U

Variable Overhead:
Spending Variance
VOSP = (AVOR-SVOR)AH
Keterangan:
VOSP = Variable Overhead Spending Variance
AVOR = Actual Variable Overhead Rate
SVOR = Standard Variable Overhead Rate
AH = Actual Hours of Direct Labor Used in Production

VOSP Variable = [($2,300/1,145)-$1.94]1,145 = $78.7 U

Efficiency Variance
VOEV = (AH-SH)SVOR
Keterangan:
VOEV = Variable Overhead Efficiency Variance
AH = Actual Hours of Direct Labor Used in Production
SH = Standard Rate of Input for Actual Quantity of Output
SVOR = Standard Variable Overhead Rate

VOEV Variable = (1,145- 1,200)$1.94 = $106.7 F

Fixed Overhead:
Spending Variance
Fixed Overhead Spending Variance = Actual Fixed Overhead - Budget Fixed Overhead
= $3,800 - $3,672 = $128 U

2. What conclusions are suggested regarding cost performance for the month?

Untuk bahan baku clay, biaya aktual lebih rendah dibandingkan biaya standar yaitu $867
sehingga termasuk dalam favourable price variance. Namun ternyata untuk yang lain biaya
aktual lebih tinggi dibandingkan dengan biaya standarnya, sebagaimana dijelaskan di tabel:

Price Clay $867 F


Variance Glaze $177 U

Usage Clay $261.25 U


Variance Glaze $131.25 U

Rate Molding $300 U


Variance Glazing 0

Molding $825 U
Efficiency
Glazing $412.5 U
Variance
Variable Overhead $106.7 F

Spending Variable Overhead $78.7 U


Variance Fixed Overhead $128 U

3. What suggestion do you have for Mr. Petersen regarding his new standard cost system?

Beri Nilai