Anda di halaman 1dari 4

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat apa saja tugas siswa yang masuk ke dalam struktur organisasi

kelas.

1. Ketua Kelas
o Pemimpin siswa yang ada di dalam kelas termasuk seksi yang ada di bawahnya.
o Dapat memberikan instruksi pada strukur orgnisasi di bawahnya.
o Menjadi pemimpin untuk rapat-rapat di kelas.
o Bertanggung jawab akan seluruh siswa yang berada di dalam kelas.
2. Wakil Ketua Kelas
o Ikut serta bersama-sama dan bertanggung jawab dengan ketua kelas akan keberlangsungan organisasi.
o Wakil ketua kelas akan menjadi orang pertama yang memberikan ide dan masukan kepada ketua kelas terkait kemajuan organisasi kelas.
o Menjadi pengganti ketua kelas apabila ketua kelas berhalangan hadir.
3. Sekretaris
o Ikut mendampingi dan menghadiri rapat bersama-sama dengan ketua kelas termasuk aktif memberikan masukan yang membangun pada ketua
kelas.
o Mencatat notulensi rapat dan membagikan hasil rapat pada pihak yeng berkepentingan.
o Aktif menyiapkan surat menyurat dan administrasi kelas.
4. Bendahara
o Memberikan laporan keuangan pada ketua kelas baik itu bulanan, pertengahan tahun, dan tahunan.
o Memberikan pertimbangan pada ketua kelas terkait pemasukan dan pengeluaran keuangan kelas.
o Membuat tanda bukti baik uang masuk dan uang yang dikeluarkan untuk keperluan kelas.
5. Seksi Bidang Pendidikan
o Membuat jadwal pelajaran yang sudah disetujui dan menginformasikannya pada mading kelas.
o Mengajak siswa untuk belajar bersama di luar jam kelas dan membantu siswa lainnya yang kemampuan belajarnya masih kurang.
6. Seksi Bidang Kerohanian
o Mengajak siswa untuk aktif melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing. Contohnya untuk siswa beragama islam maka
seksi bidang kerohanian bertanggung jawab untuk mengajak teman-temannya untuk melaksanakan shalat berjamaah, melaksanakan shalat
dhuha, shalat di awal waktu, dan lain-lain.
o Ikut melaksanakan acara-acara besar keagamaan di dalam kelas.
o Memimpin doa saat akan belajar dan saat akan pulang dari kelas.
7. Seksi Bidang Kebersihan
o Mengajak siswa lainnya untuk menjaga kebersihan kelas baik di dalam maupun di luar kelas. Contohnya dengan membuang sampah pada
tempatnya, melarang siswa untuk melakukan corat-coret yang akan merusak keindahan kelas, membuat himbauan untuk menjaga kebersihan.
o Membuat jadwal piket dan memberikan pengarahan pada siswa agar aktif melaksankan piket sesuai dengan jadwalnya masing-masing.
o Bertanggung jawab untuk kebersihan dan kenyamanan kelas sebagai ruang untuk belajar yang bersih dan nyaman.

Setiap anak yang masuk ke dalam struktur organisasi kelas haruslah orang-orang yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Kemampuan
yang dimiliki setiap anak akan memberikan sumbangan terbaik untuk kemajuan organisasi.
Tidak hanya itu diharapkan dengan adanya organisasi kelas ini akan membuat setiap anak di dalam kelas bisa menjadi lebih aktif. Dengan
aktifnya anak-anak ikut organisasi akan lebih membuat kehidupannya semakin terarah untuk hal-hal yang baik.

Kini untuk organisasi kelas mulai dari tingkat SMP sudah aktif berorganisasi meski pada tingkat SMP biasanya siswa masih dalam proses
belajar. Ketua kelas harus lebih aktif agar setiap siswa bisa lebih mengetahui tugasnya masing-masing. Siswa bisa menjalankan tugas sesuai
dengan arahan dan bimbingan dari ketua kelas.

Pada tingkat SMU/SMK siswa yang sudah beranjak remaja bisa menjadi lebih aktif sehingga dengan adanya organisasi kelas bisa lebih
membentuk siswa menjadi lebih mandiri. Keinginan untuk mencari jati diri dan mendapatkan pengakuan bisa menjadi modal untuk menjadi
pemimpin dengan cara aktif berorganisasi. Adapun organisasi yang biasa diikuti adalah:

1. Olahraga
2. Paskibra
3. Kerohanian
4. Pramuka
5. Kesenian
6. Kesehatan, dan lain-lain
Diharapkan keaktifan siswa dalam mengikuti organisasi sehingga ini bisa membentuk mental dan jati diri setiap anak menjadi lebih dewasa dari
segi pemikiran. Tentunya ini akan menjadi manfaat yang besar bagi si anak di masa mendatang. Dengan begitu, anak pun akan menerapkam hal
tersebut ketika mulai terjun ke masyarakat.

Demikianlah contoh struktur organisasi kelas yang bisa Anda buat sebagai rujukan saat akan membuat struktur organisasi kelas. Dengan adanya
struktur yang jelas diharapkan setiap siswa sudah lebih mengerti akan tugasnya masing-masing sehingga organisasi bisa berjalan dengan baik.

Keberhasilan suatu organisasi tidak terletak hanya pada satu orang. Semua itu hanya bisa dicapai apabila semua elemen baik siswa maupun guru
bisa bersama-sama saling mendukung demi mencapai tujuan bersama.