Anda di halaman 1dari 7

Makalah bahan tambahan pada minuman sari kacang hijau

A. LATAR BELAKANG

1. Kacang Hijau

Kacang Hijau (Phaseolusvulgaris), termasuk kacang kacangan yang yang mudah diperoleh dan sudah
banyak dikonsumsi oleh masyarakat di indonesia. Kacang hijau merupakan sumber protein, kalori &
vitamin & mineral. Produk olahan kacang hijau umumnya dikonsumsi langsung setelah diolah,
misalnya bubur kacang hijau, es kacang hijau, sebagai isian makanan misalnya isian onde onde, kue
phia, dll. Selain itu produk olahan kacang hijau dalam bentuk kering misalnya untuk bahan baku biskuit,
cereal makanan bayi & anak anak. Salah satu produk alternatif lainnya bisa diolah sebagai minuman
siap saji yang umumnya disebut sebagai sari kacang hijau.

Sari kacang hijau merupakan cairan yang berasal dari extract kacang hijau. Sari kacang hijau
merupakan sumber protein yang sangat baik, karena bahan bakunya dikenal sebagai sumber protein
nabati yang bermutu baik. Rasanya yang enak dan khasiatnya yang sangat baik untuk kesehatan,
membuka peluang bisnis yang menguntungkan, karena kita tidak kesulitan untuk memasarkannya.

2. Pemaamfaatan sari kacang hijau

Dilihat dari komposisinya, minuman kacang hijau dalam kemasan karton aseptik tidak terlalu
berbeda dengan bubur kacang hijau, yakni terdiri dari air, kacang hijau, gula merah dan jahe.
Perbedaannya adalah, kacang hijau yang digunakan adalah hasil ekstraksi. Proses pengolahan
minuman sari kacang hijau dimulai dari proses ekstraksi. Hasil ekstraksi kemudian dicampurkan
dengan bahan lainnya. Untuk membunuh mikroba patogen, dilakukan proses sterilisasi UHT (Ultra
High Temperature). Penggunaan suhu yang tinggi dalam waktu yang singkat
meminimalkan terjadinya kerusakan dan perubahan flavor pada produk.
Kemudian produk tersebut dimasukkan kedalam kemasan karton aseptik melalui proses yang aseptik
pula.

Untuk menghasilkan sari minuman kacang hijau yang lezat, diperlukan formulasi yang tepat dari
bahan-bahan penyusunnya dengan didukung proses dan teknologi yang tepat pula. Penggunaan
kemasan karton aseptik memberikan keuntungan tersendiri. Selain menjamin keamanan, juga dapat
meningkatkan shelf life produk (mencapai 10 bulan), sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih
luas tanpa membutuhkan bantuan lemari pendingin (selama produk belum dibuka). Dengan teknologi
canggih dan modern tersebut, minuman tradisional kacang hijau bergizi untuk menunjang kehidupan
sehat, kini dapat dinikmati dengan lebih mudah dan cepat oleh konsumen.

Pengembangan kacang hijau tidak terbatas pada produk minuman. Kacang hijau memiliki
kandungan karbohidrat sekitar 58%. Sifat fungsional patinya dapat digunakan untuk dijadikan tepung
untuk berbagai produk pangan. Salah satunya adalah soun yang dibuat dengan cara ekstrusi.
Nutrisi Penting
Kacang hijau atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae alias polong-polongan.
Kandungan proteinnya cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain; kalsium dan
fosfor yang sangat diperlukan tubuh. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak
jenuh, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan.

Protein Tinggi
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-
kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering
dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat.
Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein, dan
karena kacang hijau kaya akan protein maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan
terwujud.

Kalsium dan fosfor


Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.

Lemak Rendah
Sangat baik bagi orang yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah
dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan/minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak
mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak
jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak
jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Vitamin B1 (tiamin)

Untuk pertumbuhan. Pada awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri. Selanjutnya dibuktikan
bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1
dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi
pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1,
seperti kacang hijau, hambatan pertumbuhanpun dapat diperbaiki.

Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan.


Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian
mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus
dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi
sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.

Sumber energi
Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk
diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah
karbohidrat.

Memaksimalkan kerja syaraf


Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan
syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang
makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah
tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal ini mirip dengan tanda-
tanda orang stress.
Vitamin B2 (riboflavin)

Membantu penyerapan protein di dalam tubuh


Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh.
Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi
lebih efisien.

Tidak kalah dengan kacangnya, kecambahnya juga memiliki manfaat seperti:

Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan
mencegah penyebaran sel kanker.

Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.

Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis
(basa).

Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda
hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.
B. PEMBAHASAN

Dalam pembuatan minuman sari kacang hijau, pada komposisinya kita bisa melihat minuman sari
kacang hijau ini tidak memakai pemanis buatan seperti sakarin atau aspartame. Tetapi dalam produk
ini hanya memakai pemanis alami yaitu gula merah. Selain itu gula merah juga dipakai sebagai
pewarna dari minuman sari kacang hijamu ini, tidak menggunakan pewarna buatan. Jadi minuman
sari kacang hijau aman dikonsumsi karena dalam pengolahannya banyak menggunakan bahan-bahan
alami, untuk tidak mengurangi nilai gizi pada produk.

Untuk pengawasan mutu dari minuman sari kacang hijau,pada pembuatanya dilakukan dengan mesin-
mesin modern dan tentu sanitasi atau sterilisasinya pada pembuatanya juga sangat diperhatikan.
Pengemasan dilakukan secara teliti, karena faktor kerusakan pada produk sangat berpengaruh pada
kemasan.

Minuman sari kacang hijau dikemas dalam karton dengabn lapisan 6 aseptik, ke enam lapisan ini
terdiri dari lapisan polyethylene, plastic allumunium foil dan kertas untuk melndungi dari sinar ultra
violet, udara dan bakterii yang mungkin akan mengkontamnasi produk. Minuman sari kacang hijau
baik disimpan di tempat dengan suhu sejuk, meskipun tampa diletakan pada lemari pendiingi. Batas
maksimum penyimpanan yaitu 10 bulan, tempat penyimpanan sebaiknya ditempat yang kering, bersih
dan sejuk.

1. Ingrediien

2. Komposisi

Ø Air

Ø Gula merah

Ø Kacang hijau

Ø Jahe

Ø Pemantab nabati

3. Nilai gizi

Ø Energi total : 160 kkal

Ø Energi dari lemak : 10 kkal

Ø Lemak total : 1 gram / 2%

Ø Protein : 2 gram / 3%

Ø Karbohidrat total : 34 gram / 11%

Ø Natrium : 55 mg / 2%
Ø Gula : 26 gram

Ø Vitamin B1 : 160%

Ø Vitamin B2 : 110%

2. Ingredien utama

Kacang hijau, sebagai bahan utama dalam pembuatan sari kacang hijau, yang kaya akan gizi, bagi
pertumbuhan, dan juga sebagai antibiotik pada tubuh.

Air sebagai bahan pelaru untuk melarutkan bahan tambahan yang lain

Gula merah sebagai pemanis yang digunakan dan juga sebagai pewarna

Jahe sebagai penambah cita rasa dan juga memberikan aroma yang khas pada minuman sari kacang
hijau

3. Nutritional food additives

Vitamin B1

Sumber : beras merah, kuning telur, ikan, kacang-kacangan dan gandum

Manfaatnya :

memperlancar metabolisme

memperlancar sirkulasi darah

mengoptimalkan aktivitas kognitif dan fungsi otak

mencegah terjadinya kerusakan syaraf

memulihkan gangguan syaraf pusat dan tepi

Nama senyawa Kimia : Riboflavin, Laktoflavin. ( C17 H22 O6 N4 )


Sumber : Ragi, telur, hati, daging, ginjal, otak, dan jantung

Fungsi Vitamin B2:

– Metabolisme gula dan protein

– Rangsang saraf mata


– Pertumbuhan

– Pemeliharaan jaringan kulit sekitar mulut

– Merupakan enzim pada oksidasi dalam sel

– Menghasilkan energi dalam sel

Bila kekurangan Vitamin B2:

– Keilosis (luka pada sudut mulut)

– Katarak (lensa mata menjadi keruh)

– Pertumbuhan terhenti

– Peradangan pada kornea mata sehingga pandangan kabur

Fungsi Asam Folat dalam Tubuh

§ Asam folat dianggap sebagai nutrisi penting karena tidak dapat dibuat oleh tubuh manusia. Hal ini
diperlukan oleh tubuh untuk proses penting. Asam folat membantu tubuh untuk membuat dan
memelihara DNA dan RNA, yang merupakan blok bangunan dari segala kehidupan. Kami memerlukan
asam folat untuk benar membentuk sel-sel darah merah dan bagi tubuh kita untuk memetabolisme
protein untuk energi. Asam folat dan vitamin B yang lain telah ditunjukkan untuk melawan penyakit
kardiovaskular dan untuk membantu mencegah Alzheimerâ , osteoporosis, kanker dan membantu
untuk menstabilkan kesehatan mental.

4. Kategori pangan

Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika.
Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam
kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau
di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum,
setelah kedelai dan kacang tanah.

Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan
sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-
onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di
kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup
lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi
semacam bubur. Tepungbiji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan
dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah
menjadi mi yang dikenal sebagai soun.