Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KABUPATEN DELI SERDANG

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS HAMPARAN PERAK
Jalan Perintis Kemerdekaan (Jalan Besar Hamparan Perak)
KodePos - 20374
Email: puskhp@yahoo.co.id

PEDOMAN KEAMANAN
LINGKUNGAN FISIK
BAB I

A. Latar belakang
Keamanan adalah kebutuhan dasar manusia yang merupakan prioritas kedua
berdasarkan kebutuhan fisioligis dalam hirarki Maslow yang harus terpunuhi selama
hidupnya,sebab dengan terpenuhinya rasa aman setiap individu dapat berkarya dengan
optimal dalam hidupnya.
Keamana lingkungan fisik Puskesmas merupakan keadaan terciptanya kondisi yang
aman untuk seluruh penghuni Puskesmas,baik staf/pegawai Puskesmas,pasien maupun
pengunjung dari keadaan yang dapat menimbulkan bahaya,kerusakan,kecelakaan.
B. Tujuan
Tujuan keamanan lingkungan fisik Puskesmas ialah untuk mengelola resiko di
lingkungan dimana pasien dirawat dan staf bekerja
C. Sasaran
Sasaran dari panduan ini adalah seluruh staf Puskesmas,pasien serta pengunjung
puskesmas
D. Ruang lingkup
Ruang lingkup dari panduan keamanan lingkungan fisik puskesmas ini meliputi
perencanaan,pelaksanaan,pendidikan dan pelatihan petugas,pemantauan,dan evaluasi.
E. Batasan operasional
Keamanan lingkungan fisik puskesmas,meliputi :
1. Keselamatan dan keamanan
- Keselamatan adalah suatu keadaan tertentu dimana gedung,halaman/ground,
dan peralatan tidak menimbulkan bahaya atau resiko bagi pasien,staf dan
pengunjung.
- Kemanan adalah proteksi dari kehilangan,pengrusakan dan kerusakan,atau
akses serta penggunaan oleh mereka yang tidak berwenang.
2. Keamana dari bahan berbahaya,yang meliputi : penanganan,penyimpanan,dan
penggunaaan bahan berbahaya lainnya harus dikendalikan dan limbah bahan
berbahaya di buang secara aman.
3. Keamanan dari keadaan emergensi ( darurat ) yaitu tanggapan terhadap
wabah,bencana,dan keadaan emergensi direncanakan dan efektif.
4. Keamanan dari bahaya kebakaran yaitu perlindungan penghuni dan properti
puskesmas dari kebakaran dan asap.
5. Perlindungan dan resiko kegagalan operasi sistem utilitas,yaitu listrik dan air.

BAB II
A. Kualisifikasi sumber daya manusia
Semua
Fisik puskesmas,penanggunng jawab program ini ialah masing – masing petugas yang
memiliki.
Petugas program yang terlibat meliputi : penanggung jawab keamanan
(sekuriti),penanggung jawab kebersihan (cleaning service),penanggung jawab kesehatan
lingkungan,serta penanggung jawab pemeliharaan barang.
1. Sekuriti (Satpam )
Sekuriti puskesmas merupakan penanggungn jawab keamanan lingkungan fisik
puskesmas.satpam puskesmas memiliki pendidikan terakhir SMA.
Adapun tugas pokok satpam adalah menyelanggarakan keamanan dan ketertiban di
lingkungan/kawasan kerja khususnya pengamanan fisik fungsi satpam adalah segala
usaha kegiatan melindungi dan mengamankan lingkungan puskesmas dari setiap
gangguan keamanan dan ketertiban serta pelanggaran hukum dari luar maupun dari
dalam.
sedangkan peranan satpam sebagai berikut :
1. Sebagai unsur pembantu pimpinan dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban
2. Sebagai unsur pembantu POLRI dalam hal penegakan hukum di area tugasnya
2. Penanggung jawab kebersihan (cleaning service)
Cleaning service merupakan petugas yang bertanggung jawab terhadap kebersihan
lingkungan puskesmas baikk dalam dalam ruangan maupun di luar ruangan.puskesmas
manipahoi memiliki 1 orang petugas cleaning service,antara lain :
1. Melakukan pembersihan dalam ruangan,yang meliputi :
- Menyapu dan mengepel sebelum dan sesudah jam pelayanan
- Membersihkan debu pada setiap benda yang ada dalam ruangan dengan
menggunakan lap dan atau kemoceng
- Membuang sampah yang ada pada setiap ruangan
- Membersihkan kaca
- Membersihkan dinding ruangan dari sarang laba – laba
- Menganti gorden bila diperlukan
2. Melakukan pembersihan kamar mandi,yang meliputi :
- Menyikat lantai kamar mandi setiap ruangan
- Menguras bak mandi pada setiap kamar mandi setiap hari
- Membersihkan jamban kamar mandi setiap hari
3. Melakukan pembersihan halaman dan taman puskesmas
4. Menyiram bunga yang ada di puskemas.
3. Penanggung jawab kesehatan lingkungan
Penanggung jawab kesehatan llingkungan memiliki peran dalam pengendalian
terhadap bahan berbahaya (zat berbahaya) residu tindakan medis dan limbah yang ada
di puskesmas.
4. Penanggung jawab barang
Adalah seseorang yang menpunyai tugas menerima barang yang
masuk,menatausahakan dan mengelompokkan barang – barang yang ada di
puskesmas.adapun tupoksi dan tanggung jawab pengelola barang adalah :
- Membuat laporan tentang sarana/prasarana puskesmas setiap tahunnya
- Membuat laporan pemakaian bahan habis pakai setiap bulannya
- Menyusun rencana pemeliharaan alat,barang secara berkala
- Menyusun atau mengusulkan kalibrasi alat di puskesmas
- Menyusun SOP pengelolaan barang puskesmas
- Mengkoordinir pengisian kartu inventaris barang setiap bulan
- Merencanakan kebutuhan sarana dan prasarna puskesmas
5. Pramuhusada/recepsionist/pengelola informasi
Bagian informasi puskesmas merupakan inovasi puskesmas manimpahoi dalam
rangka menjemput,menyapa dan megarahkan tamu atau pengunjung/pasien
puskesmas manimpahoi dan mengarahkan sesuai dengan alur,prosedur pelayanan
puskesmas manimpahoi berdasarkan dengan keinginan atau kebutuhan pasien
B. Distribusi ketenagaan
1. Satpam/security
Pihak puskesmas manimpahoi telah mengusulkan permintaan untuk tenaga security 1
orang untuk puskesmas manimpahoi
2. Tenaga penanggung jawab kebersihan
Telah ada 1 orang
3. Petugas kesling puskesmas
Ada 2 orang
4. Petugas pengelola barang
Ada 1 orang

BAB III
STANDAR FASILITAS
Standar fasilitas terkait keamanan lingkungan fisik puskesmas adalah
1. Tersedia tempat untuk pengelola keamanan
2. Tersedia tempat sampah
3. Tersedia tempat pembuangan limbah puskesmas
4. Tersedia kelengkapan alat/bahan cleaning service
5. Tersedia alat pemadam kebakaran untuk mencegah ketika terjadi kebakaran di puskesmas
6. Tersedia alat dan bahan untuk informasi kepada masyarakat (bagian informasi)
BAB IV

TATALAKSANA KEAMANAN LINGKUNGAN FISIK

A. Lingkup kegiatan
Adapun lingkup kegiatan mengikuti upaya perencanaan,pelaksanaan,pendidikan dan
pelatihan petugas,pemantauan dan evaluasi terhadap keamanan lingkungan fisikhal ini
dilaksanakan supaya semua elemen yang terkait dengan keamanan lingkungan fisik baik
itu tatalaksana tentang keamanan,kebersihan,informasi serta pengelolaan terhadap
sampah dan bahan berbahaya/sampah/limbah yang ada dipuskesmas dapat teratasi dengan
baik dan dapat menciptakan iklim lingkungan kerja yang terkendali.
B. Metode
Berbagai metode yang di tempuh guna terciptanya keamanan lingkungan fisik yang
baik adalah pertemuan secara berkala dengan semua petugas yang terkait dengan
keamanan lingkungan fisik,ini dilakukan untuk membahas masalah – masalah apa yang
dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan/persiapan masing – masing kemudian hambatan
yang didapatkan itu kita elaborasi bersama dan dijadikan acuan untuk kegiatan atau
tindakan dalam pelaksanaan berikutnya.
Upaya yang lain untuk penigktan kapasitas petugas adalah diklat petugas
kesling,petugas pengelola barang dan lain – lainnya.
C. Langkah kegiatan
Perencanaan keamanan lingkungan fisik puskesmas dilakukan dengan prosedur
awalnya sukses dari semua kegiatan yang ada tentunya diawali dengan perencanaan yang
matang diantaranya merencanakan sumber daya manusiax (sdm) diantaranx tugas
keamanan minimal 1 orang,petugas cleaning service minimal 1 orang,pengelolah
terhadap kesehatan lingkungan puskesmas juga minimal 1 orang dan pengelolah barang
puskesmas minimal juga 1 orang,kemudian dalam pelaksanaan kegiatannya semua
penanggung jawab kegiatan tersebut harus mempunyai uraian tugas sebagai bijakan
dalam pelaksanaan tugas sehari – hari sehingga dalam melakukan kegiatannya mudah
untuk dilaksanakan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan.khusus untuk petugas
informasi atau pramu husada sedapat mungkin direncakan 2 orangminimal pengelolanya
karna diharapkan 1 orang yang menerima tamu/pengunjung puskesmas.1 orang yang
mengantar atau mengikuti pergerkan pasien sesuai dengan kebutuhan atas pelayanan
kesehatan yang dikehendaki sesuai dengan alur dan prosedur puskesmas manimpahoi.

BAB V
LOGISTIK
Segenap bahan/perlengkapan terhadap pelaksanaan kegiatan yang mendukung untuk
terciptanya lingkungan fisik puskesmas yang aman serta keselamatan para pegawai/staf beserta
pengunjung tidak terabaikan adalah Alat dan bahan yang tersedia untuk bahan informasi
pasien/pengunjung puskesmas seperti lembar tentang aturan puskesmas,ada kertas,pulpen dan
format yang tersedia untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan,tersedia tempat sampah yang
cukup untuk semua jenis sampah yang ada dipuskesmas,tersedia kelengkapan untuk pengelola
kebersihan puskesmas seperti sapu,pembersih lantai,slaber,kemoceng,lap,ember,dan alat
kebersihan lainya
Tersedia ATK alat /bahan habis pakai untuk pelaksanaan,kegiatan pengelola barang
puskesmas,seperti kertas,pulpen,komputer,print dan perangkat lainnya untuk pelaksanaan
kegiatan lainnya.

BAB VI
KESELAMATAN SASARAN KEGIATAN
Dalam pelaksanaan kegiatan terkait dengan keamanan dan keselamatan lingkungan,fisik
puskesmas untuk sasaran kegiatan menjadi salah satu pokok persolan yang perlu di
perhatikan,disini yang menjadi sasaran kegiatan adalah lingkungan puskesmas dengan berbagai
komitmenya yaitu para pegawai puskesmas yang ada,para masyarakat yang berkunjung ke
puskesmas,itulah tentunya menjadi fokus kegiatan kita,karna inilah point penting yang harus
mendapatkan rasa aman,nyaman dan terhindar dari gangguan pengrusakan terhadap keadaan
lingkungan puskesmas manimpahoi yang ada jadi intinya dengan tata kelola yang baik dari
semua petugas yang ada khususnya yang terkait dengan keamanan lingkungan fisik puskesmas
maka keselamatan pasien/pengunjung dan para pemberi pelayanan dipuskesmas keselamatannya
juga akan terjamin.

Anda mungkin juga menyukai