Anda di halaman 1dari 3

Review Jurnal

Tekhnik Aseptik Antiseptik Petugas Kamar Operasi Dengan Risiko Infeksi


Luka Operasi Pada Pasien Bedah Mayor

A. Latar Belakang
1. Latar belakang pemilihan jurnal
Latar belakang jurnal yaitu untuk mengetahui tekhnik aseptik antiseptik
petugas kamar operasi dengan resiko infeksi luka operasi pada pasien
bedah mayor
2. Latar belakang penelitian dalam jurnal
Untuk mengetahui hubungan tekhnik aseptik antiseptik petugas kamar
operasi dengan risiko infeksi luka operasi pada pasien bedah mayor
RSUD Ngudi Waluyo Wlingi
B. Tujuan
1. Tujuan Review Jurnal
Tujuan review jurnal yaitu untuk meningkatkan kesterilisasian petugas
kamar operasi dengan menggunakan tekhnik aseptik dengan antiseptik
2. Tujuan penelitian dalam jurnal
Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui hubungan tekhnik aseptik
antiseptik petugas kamar operasi dengan risiko infeksi luka operasi pada
pasien bedah mayor RSUD Ngudi Waluyo Wlingi
C. Metode
Penelitian ini dilaksanakan di kamar operasi RSUD Ngudi Waluyo
Wling. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi
korelasi, dengan jenis penelitian observasional analitik, serta menggunakan
metode eksplanatori untuk menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang
di teliti serta hubungan satu variabel dengan yanag lain. Populasi penelitian
ini adalah tindakan tekhnik aseptik-antiseptik yang dilakukan oleh tim
bedah di RSUD Ngudi Waluyo. Yaitu terdiri dari 6 tim (bedah umum,
bedah obgyn, bedah ortopedi, bedah mata, bedah THT). Dimana 1 tim
terdiri dari operator, asisten operator, perawat instrumen, perawat anastesi,
dokter anastesi, sirkelur. Jumlah operator 8 orang, asisten operator 5 orang,
perawat instrumen 7 orang, perawat sirkuler 6 orang, dan perawat RR 3
orang.
Tekhnik pengambilan sampel dilakukan dengan cara quota sampling.
Pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu 30 responden yang terdiri dari
pasien bedah mayor dan tindakan aseptik-antiseptik petugas kamar operasi.
D. Hasil
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan tekhnik aseptik antiseptik
petugas kamar operasi dengan resiko infeksi luka operasi pada pasien bedah
mayor di RSUD Ngudi Waluyo Wilingi.
E. Analisis jurnal
1. Kelebihan
Kelebihan dari tekhnik aseptik dengan antiseptik ini adalah untuk
meminimalkan resiko terjadinya infeksi pada petugas maupun pasien di
kamar operasi.
2. Kekurangan
Kekurangan penelitian dalam jurnal ini yaitu tidak dilakukannya
pengawasan terkait standar operasional prosedur terhadap implementasi
teknik aseptik dengan antiseptik sehingga dapat menyebabkan risiko
terjadinya infeksi pada pasien maupun petugas dikamar operasi
F. Aplikasi di rumah sakit
Aplikasi di lakukan di kamar operasi untuk meminimalkan resiko terjadinya
infeksi pada petugas maupun pasien.
G. Hambatan dan solusi aplikasi jurnal

Tindakan tekhnik aseptik antiseptik sebagian besar sudah dilakukan sesuai


standart operasional prosedur, tetapi masih ada faktor lain yang
mempengaruhi terjadimya resiko infeksi luka operasi, misalnya penyakit
hormonal, satutus nutrisi, dan tekhnik perawatan luka post operatif. Solusi
untuk aplikasi jurnal ini diharapakan petugas lebih memperhatikan tindakan
tekhnik aseptik dengan antiseptik sesuai standar operasional prosedur di
kamar operasi.
H. Kesimpulan
Penelitian dalam jurnal ini di aplikasikan di kamar operasi pada pasien
maupun petugas. Untuk meminimalkan kesterilisasian dan mencegah
terjadinya resiko infeksi luka operasi