Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH AGAMA DAN ETIKA

“IBADAH”

DOSEN PEMBIMBING :

NAJMUDDIN M. RASUL, Ph.D

DISUSUN OLEH :
NUR HALWIAH

1 FARMASI 2

19160076

UNIVERSITAS DHARMA ANDALAS

PRODI FARMASI

2019/2020
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat
dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah Pendidikan Agama Islam (PAI) ini dengan
baik.
Makalah Pendidikan Agama Islam (PAI) ini saya buat dengan mengambil judul
“Ibadah” yang membahas mengenai, tentang puasa, zakat, dan haji. Selain itu juga makalah ini
dibuat untuk memenuhi tugas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang telah diberikan dosen untuk
saya.
Besar harapan saya agar para pembaca boleh mengambil perhatian untuk membaca
makalah Pendidikan Agama Islam (PAI) ini sehingga materi yang ada didalamnya tidak hanya
menjadi sebuah materi saja melainkan menjadi jendela pengetahuan menuju masa depan yang
cerah.
Saya menyadari bahwa makalah Pendidikan Agama Islam (PAI) ini tidak luput dari
kekurangan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan. Semoga
makalah Pendidikan Agama Islam (PAI) yang saya susun ini dapat bermanfaat bagi
pembacanya. Untuk itu saya ucapkan terima kasih.

Padang, 15 Oktober 2019


Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Ibadah merupakan bentuk menyembahan manusia kepada Allah SWT. Dari
ibadah dapat dilihat seberapa bersyukurnya setiap hamba, manusia tidak dapat di
pisahkan dengan penciptanya. Di dunia manusia tidak hidup tanpa manusia yang lain.
Dengan penciptanya terdapat hubungan khusus yang kepada Allah dengan ibadah dan
dengan sesama manusia terdapat hubungan yang merupakan ibadah yang berbuat baik
dengan makhluk ciptaan Allah yang lainnya.
Semua perbuatan yang dengan di awali dengan niat ikhlas akan berbuah ibadah
yang di nilai oleh Allah dan ibadah tersebut akan menambah dekatnya makhluk dengan
khaliq, dalam sebuah sya’ir lagu disebutkan bahwa jika makhluk dekat maka khaliq
akan dekat dan sebaliknya, jika makhluk jauh maka khaliq pun akan jauh.
Ibadah yang hubungannya dengan Allah disebut dengan ibadah mahdhah dan
ibadah yang hubungan dengan sesama manusia ataupun makhluk ciptaan Allah disebut
ibadah ghairu mahdhah. Berbuat baik terhadap binatang atau tumbuhan pun merupakan
suatu ibadah.

1.2. Rumusan Masalah


o Apa yang dimaksud dengan puasa?
o Apa yang dimaksud dengan zakat?
o Apa yang dimaksud dengan haji?

1.3 Tujuan
o Untuk mengetahui apa itu puasa.
o Untuk mengetahui apa itu zakat.
o Untuk mengetahui apa itu haji.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Puasa

Puasa adalah suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala
sesuatu seperti makan, minum, perbuatan buruk maupun dari yang membatalkan puasa
mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat karena
Allah SWT, dengan syarat dan rukun tertentu.

1. Manfaat Puasa
o Puasa Membersihkan Racun (detoksifikasi)
o Puasa Mengistirahatkan Sistem Pencernaan
o Puasa Mengatasi Peradangan
o Puasa Mengurangi Gula Darah
o Puasa Membantu Mengatasi Kegemukan

2. Rukun Puasa
o Mempunyai keyakinan Islam atau beragama Islam
o Telah melalui masa baligh atau telah mencapai umur dewasa
o Mempunyai akal
o Sehat jasmani dan rohani
o Bukan seorang musafir atau sedang melakukan perjalanan jauh
o Suci dari haid dan nifas
o Mampu atau kuat melaksanakan ibadah puasa Ramadhan

B. Zakat
Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh pemeluk agama Islam
untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima, seperti fakir miskin dan
semacamnya, sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariah.

1. Macam – Macam Zakat


o Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dilakukan bagi para muslim menjelang
hari raya Idul Fitri atau pada bulan Ramadhan. Zakat fitrah dapat dibayar
yaitu setara dengan 3,5 liter (2,5 kilogram) makanan pokok dari daerah
yang bersangkutan. Makanan pokok di Indonesia adalah nasi, maka yang
dapat dijadikan sebagai zakat adalah berupa beras.
o Zakat maal (harta) adalah zakat penghasilan seperti hasil pertanian, hasil
pertambangan, hasil laut, hasil perniagaan, hasil ternak, harta temuan, emas
dan perak. Masing-masing jenis penghasilan memiliki perhitungannya
sendiri.

2. Manfaat Zakat
o Penyempurna Iman
o Bentuk Ketaatan
o Membantu Sesama
o Pembersih Diri
C. Haji
Haji menurut bahasa adalah menyengaja perbuatan, sedangkan menurut istilah
adalah menyengaja untuk berkunjung ke Baitullah dalam rangka melaksanakan sebuah
ibadah yang sudah ditentukan segala sesuatunya serta untuk mencari ridha Allah.
Hukum melakukan ibadah haji ini adalah wajib bagi siapapun, terutama bagi mereka
yang sudah mampu secara lahir maupun batin. Artinya ketika seorang muslim sudah
mampu untuk melaksanakan ibadah haji tersebut, hendaklah untuk menyegerakannya.

1. Syarat – Syarat Ibadah Haji


o Islam
o Baligh (masuk kategori dewasa baik lahir maupun batin)
o Berakal
o Mampu melaksanakannya
o Merdeka (tidak sedang dalam kuasa orang lain)
o Adapun untuk perempuan wajib didampingi mahramnya atau bersamaan
dengan perempuan lainnya yang disertai mahramnya.

2. Manfaat Ibadah Haji


Perintah melaksanakan Ibadah haji ini, tentu sangatlah bermanfaat bagi
seorang muslim. Manfaat tersebut diantaranya adalah:
o Semakin mendekatkan diri kepada Allah swt.
o Menjalin ukhuwah antara umat Islam dari berbagai penjuru dunia
o Beribadah sambil belajar sejarah nabi-nabi yang tercatat dalam al-Qur’an,
seperti kisah Nabi Adam dan Hawa, Nabi Ibrahim dan Ismail, mengenal
kegigihan Rasulullah saw., dalam mempertahankan agama Islam pada
zaman dahulu
o Mensyukuri atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah swt., kepada
kita semua
o Menumbuhkan semangat muslim yang lain untuk berusaha semaksimal
mungkin guna melaksanakan ibadah haji.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Puasa adalah suatu amalan ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari segala
sesuatu seperti makan, minum, perbuatan buruk maupun dari yang membatalkan puasa
mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari yang disertai dengan niat karena
Allah SWT. Manfaatnya puasa
o Membersihkan racun (detoksifikasi),
o Mengistirahatkan sistem pencernaan,
o Mengatasi peradangan,
o Mengurangi gula darah, dan manfaat lainnya.

Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh pemeluk agama Islam
untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima, seperti fakir miskin dan
semacamnya, sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariah. Manfaatnya :

o Penyempurna iman,
o Bentuk ketaatan,
o Membantu sesama,
o Pembersih diri

Haji adalah menyengaja untuk berkunjung ke Baitullah dalam rangka melaksanakan


sebuah ibadah yang sudah ditentukan segala sesuatunya serta untuk mencari ridha Allah.
Manfaatnya :

o Semakin mendekatkan diri kepada Allah swt.


o Menjalin ukhuwah antara umat Islam dari berbagai penjuru dunia
o Beribadah sambil belajar sejarah nabi-nabi yang tercatat dalam al-Qur’an,
seperti kisah Nabi Adam dan Hawa, Nabi Ibrahim dan Ismail, mengenal
kegigihan Rasulullah saw., dalam mempertahankan agama Islam pada zaman
dahulu
o Mensyukuri atas segala nikmat yang diberikan oleh Allah swt., kepada kita
semua
o Menumbuhkan semangat muslim yang lain untuk berusaha semaksimal
mungkin guna melaksanakan ibadah haji.

3.2 Saran
Penulis menyadari bahwa makalah diatas banyak sekali kesalahan dan jauh dari
kesempurnaan. Penulis akan memperbaiki makalah tersebut dengan berpedoman pada
banyak sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Maka dari itu penulis engharapkan
kritik dan saran mengenai pembahasan makalah dalam kesimpulan di atas.
DAFTAR PUSTAKA

Robingan, Munawar Khalil. 2011. Teladan Utama Pendidikan Agama Islam 3 : untuk Sekolah
Menengah Pertama Kelas IX. Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

Nugroho, Rizzaq Aynur.2019. Pengertian Puasa Ramadhan Syarat – Rukun – Rukun Hingga Hikmah
Puasa Ramadhan. Terdapat di,
https://www.liputan6.com/ramadan/read/3954514/pengertian-puasa-ramadhan-
syarat-rukun-hingga-hikmah-puasa-ramadhan