Anda di halaman 1dari 30

PERANAN LITERATUR ANAK DALAM MENUMBUHKAN

KREATIVITAS SISWA
DI TK AISYIYAH BUSTHANUL ATHFAL VII IMOGIRI
(Studi Kasus pada Anak Usia 5-7 Tahun)

PROPOSAL PENELITIAN
Proposal Ini di Ajukan Untuk Memenuhi Ujian Akhir Semester

Mata Kuliah Teknik Penulisan Semester Lima Kelas A

Dosen Pengampu : Afiati Handayu Diah Fitriani S.Pd, M.Pd

Runi Tri Mawarti


NIM. 12140053

PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN


FAKULTAS ADAB DAN ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2014

i
Marwiyah, S.Ag., SS., MLIS
Dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan
Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

NOTA DINAS
Hal: Proposal Skripsi
Sdr. Runi Tri Mawarti
Kepada Yth.
Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
UIN Sunan kalijaga Yogyakarta
Di Yogyakarta
Asalamu’alaikum Wr.Wb
Setelah membaca, megoreksi dan mengadakan perbaikan seperlunya maka
menurut kami bahwa proposal skripsi saudari:
Nama : Runi Tri Mawarti
NIM : 12140053
Jurusan : Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Fakultas : Adab dan Ilmu Budaya
Judul : “Peranan Literatur Anak dalam Menumbuhkan Kreativitas Siswa
di TK Aisyiyah Busthanul Athfal VII Imogiri (Studi Kasus Pada
Anak Usia 5-7 Tahun) “
Saya berpendapat bahwa proposal penelitian ini dapat diajukan sebagai
salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana dalam Ilmu Perpuatakaan
Fakultas Adab dan Ilmu Budaya Universitas Islam Negeri Suanan Kalijaga
Yogyakarta.
Berkenaan dengan hal tersebut, kami berharap agar mahasiswa yang
bersangkutan dapat dipanggil untuk mempertahankan skripsinya dalam sidang
munaqosyah. Atas perhatianya saya ucapkan banyak terimakasi.
Wassalamualaikum.Wb.Wb

Yogyakarta, 22 Oktober2013
Pembimbing

Marwiyah, S.Ag., SS., MLIS


NIP. 19690905 200003 2 001

ii
SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Runi Tri Mawarti

NIM : 12140053

Program studi : Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Menyatakan proposal dengan judul “Peranan Literatur Anak dalam

Menumbuhkan Kreativitas Siswa di TK Aisyiyah Busthanul Athfal VII Imogiri

(Studi Kasus Pada Anak Usia 5-7 Tahun) “ adalah hasil karya penulis sendiri

bukan jiplakan ataupun saduran dari karya orang lain, kecuali bagian yang telah

menjadi rujukan dan apabila dilain waktu terbukti ada penyimpangan dalam

penyusunan karya ini, maka tanggung jawab ada pada penulis.

Demikian surat ini dibuat dan dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Yogyakarta, 1 Desember 2014

6000

Runi Tri Mawarti

iii
PENGESAHAN

iv
MOTO

Creativity is a drug I can not live without


Cecil B. DeMille

Kereativ merupakan unsure terbesar meraih sukses.


jika kau tak mampu berusaha menjadi pintar


maka berusahalah menjadi orang kreative”
Runi tri mawarti

v
PERSEMBAHAN

Skripsi ini kupersembahkan untuk:

Kedua orang tuaku tercinta, terhormat dan termulia dalam sujud

sembahku

Alm mas ku yang sudah bahagia disana, yang selalu menjadi motivasi

untuk bangkit ketika aku mulai lelah menjalani hidupku

mbak ku yang selelu menyediakan tempat untuk mendengarkan dan

memberikan wejangan tentang masalah hidupku

sahabat-sahabatku yang selalu menemaniku dan membantu dengan

penuh kesabaran

Almamaterku, Fakultas Adab dan Ilmu budaya Universitas Islam

Negeri Sunan Kalijaga

vi
PERANAN LITERATUR ANAK DALAM MENUMBUHKAN
KREATIVITAS SISWA DI TK AISYIYAH BUSTHANUL
ATHFAL VII IMOGIRI

Runi Tri Mawarti


12140053

INTISARI

Dalam penelitaan ini, peneliti merumuskan satu permasalahan yaitu

bagimana perkembangan kreativitas siswa di TK Aisyiah Busthanul Athfal VII

Imogiri. Penelitian bertujuan untuk Mendiskripsian dan merumuskan apakah

literature anak mampu mengembangkan kreativitas anak di tinjau dari peranan

literature anak. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan

psikologis. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Dokumentasi,

observasi dan wawancara.

Kata Kunci : Literatur anak, kreativitas, motivasi

vii
THE ROLES OF CHILDREN LITERATURE THE IN
DEVELOPMENT OF THE CHILDREN CREATIVITY IN
AISYIYAH BUSTHANUL ATHFAL VII IMOGIRI

Runi Tri Mawarti


12140053

ABSTRACT

viii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan

kekuatan, kesempatan dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

proposal dengan judul “Peranan Literatur Anak dalam Menumbuhkan Kreativitas

Siswa di TK Aisyiyah Busthanul Athfal VII Imogiri (Studi Kasus Pada Anak Usia

5-7 Tahun) “ guna memperoleh gelar sarjana S1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas

Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan kalijaga.

Dalam proses penyusunan proposal ini, tidak terlepas dari bantuan,

dorongan dan bimbingan dari berbagai pihak. penulis. Untuk itu, penulis ucapkan

terimakasih kepada:

1. Dr.Hj.Siti Maryam, A.Ag selaku Dekan Fakultas Adab dan ilmu Budaya

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga .

2. Hj.Sri Rohyanti Zulaikha, S.Ag.,SIP.,M.Si Selaku ketua prodi Studi

Ilmu Perpustakaan yang selelu memberikan dukungan kepada penulis.

3. Marwiyah, S.Ag., SS., MLIS selaku pembimbing yang telah dengan

ikhlas meluangkan waktu disela-sela aktifitasnya untuk membantu,

membimbing,mengarahkan penulis dalam menyelesaikan proposal ini.

4. Afiati Handayu Diah Fitriani S.Pd, M.Pd selaku dosen pengampu mata

kuliah Teknik Penulisan yang telah memberikan banyak ilmu tentang

penulisan karya ilmiah.

ix
5. Mujinat selaku kepala di TK Aisyiyah Busthanul Athfal VII Imogiri

yang telah mengizinkan penulis untuk melakukan penelitian ditempet

tersebut.

6. Siswa-siswa TK Aisyiyah Busthanul Athfal VII yang bersedia menjadi

responden dalam penulis melakukan penelitian.

7. Teman-temanIPI A, B, C angkatan 2012 terimaksih atas motifasidan

kerjasamanya

8. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah

memberikan dukungan dan bantuan kepada penulis.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan skripsi ini masih jauh

dari kata sempurna. Ahir kata dengan segala kerendahan hati penulis akan

menerima kritik dan saran untuk perbaikan karya ini. Semoga karya ini dapat

memberikan manfaat bagi pembaca dan semua pihak yang membutuhkan.

Yogyakarta, 10 November 2014

Penulis

x
DAFTAR ISI

Halaman
JUDUL .................................................................................................................. i

NOTA DINAS ..................................................................................................... ii

SURAT PERNYATAAN...................................................................................... iii

PENGESAHAN .................................................................................................... iv

MOTO ................................................................................................................... v

PERSEMBAHAN ................................................................................................. vi

INTISARI.............................................................................................................. vii

ABSTRACT ........................................................................................................viii

KATA PENGANTAR. ......................................................................................... ix

DAFTAR ISI ......................................................................................................... xi

BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... 1

1.1 Latar belakang ................................................................................................. 1

1.2 Rumusan masalah............................................................................................ 3

1.3 Tujuan Penelitian ............................................................................................ 3

1.4 Manfaat Penelitian .......................................................................................... 4

1.5 Sistematika Pembahasan ................................................................................. 4

BAB II PEMBAHASAN ...................................................................................... 6

2.1 Tinjauan Pustaka ............................................................................................. 6

2.2 Landasan Teori ................................................................................................ 7

2.2.1 Pengertian Kreativitas Anak .................................................................. 7

xi
2.2.2 Ciri-ciri Kreativitas ................................................................................ 7

2.2.3 Pengertian Literatur Anak ...................................................................... 8

2.2.4 Peranan Literatur Anak ......................................................................... 8

BAB III METODE PENELITIAN........................................................................ 10

3.1 Jenis Penelitian ................................................................................................ 10

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian ......................................................................... 10

3.3 Subyek dan Obyek Penelitian ......................................................................... 10

3.4 Instrumen Penelitian........................................................................................ 11

3.5 Teknik Pengumpulan Data .............................................................................. 12

3.5.1 Wawancara ............................................................................................ 12

3.5.2 Observasi ............................................................................................... 13

3.5.3 Dokumentasi ......................................................................................... 13

3.6 Teknik Analisis Data ....................................................................................... 14

3.6.1 Reduksi Data ......................................................................................... 14

3.6.2 Penyajian Data ...................................................................................... 14

3.6.3 Penarikan Kesimpulan dan Verivikasi .................................................. 15

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 16

xii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dewasa ini tuntutan zaman semakin lama akan semakin berkembang,

perkembangan akan teknologi dan persaingan antar individu semakin meningkat.

Revolusi dibidang teknologi dan komunikasi ini ternyata telah meningkatkan

percepatan laju berbagai aspek kehidupan. Dampak yang paling nyata adalah pada

ekonomi dan bisnis. Derasnya arus informasi menjadikan kopentensi disegala

bidang antar negara sangat tajam. Setiap unsure pelaku bisnis dituntut untuk selalu

menciptakan inovasi dan produk baru yang secara pasti menuntut keterampilan

baru pada sumber daya manusianya. Oleh sebab itu dibutuhkan tenaga manusia

yang berkualitas dan potensial.

Perkembangan teknlogi tersebut menuntut manusia untuk mengaktualisasikan

potensi kreativitasnya sehingga memungkinkan manusia untuk meningkatkan

kualitas hidupnya. Dalam beberapa tahun terahir ini telah banyak pendidik

mengkhususkan diri untk mengurusi kreativitas anak, bahkan telah banyak artikel-

artikel dan tulisan lain yang yang ditulis tenteng kreativitas anak. Mereka di tuntut

untuk selalu mengembangkan kreativitasnya agar menemukan ide baru dalam

bidang tertentu agar tidak tergilas dengan teknologi yang semakin berkembang.

Sehingga peranan pendidikan kreativitas sangatlah dibutuhkan oleh masyarakat.

1
2

Dalam era seperti ini setiap individu dituntut untuk mengembangkan potensi

kreativitasnya agar mampu menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu

perkembangan kreativitas seharusnya dilakukan sejak dini, karena perkembangan

kreativitas berlangsung cepat saat anak memasuki usia TK. Pada usia itu mereka

akan menggunakan seluruh panca indra untuk mengembangkan diri, memuaskan

rasa ingin tahu, melakukan percobaan, serta melatih keberanian dan kesungguhan.

Menurut Asfandiyar (2012:19) Usia TK merupakan masa yang paling baik

untuk mengembangkan kreativitas anak, Karen pada masa itu kerja otak anak

berlangsung secara optimal. Kedua belah otaknya senantiasa bekerjasama dengan

baik. Itulah yang membedakan anak-anak dan dewasa. Walaupun setiap orang

memiliki bakat keatif yang dimiliki sejak lahir, namun kalau tidak dipupus sejak

TK bakat tersebut tidaklah akan berkembang. Bahkan bisa jadi bakat yang

sebenarnya ada tidak akan terwujudkan.

Dengan memasuki dunia pendidikan dapat di perkirakan bahwa kreativitas

anak akan semakin meningkat. Peran guru di sini sangatlah penting, hendaknya

anak diperbolehkan menjelajahi beberapa cara atau jalan untuk mencapai tujuan.

Jika anak tidak dengan sendirinya melihat macam-macam jalan yang menuntut

untuk kreative hendaknya guru mengarhkan sehingga ia dapat melihat adanya

macam-macam alternative strategi belajar.

Arahan yang diberikan guru seharusnya dapat meningkatkn motivasi siswa

untuk belajar kreative. Salah satu cara untuk mengarahkan anak ialah dengan

membaca. Dengan membaca anak-anak belajar banyak hal. Walaupun buku yang
3

dibaca bukan buku ilmiah, namun buku memberikan banyak manfaat pada anak.

Anak dapat merasakan hal- hal baru mengubah pola pikir, simpati, imajenasi.

Keadaan itulah yang memunuculkan beberapa pertanyaan yang muncul dari

peneliti, apakah memang benar buku anak mampu mengubah dan meningkatkan

kreativitas anak atau tidak dan hubungan membaca literetur anak tersebut dengan

peningkatan kreativitas anak.

Dengan latar belakng tersebut maka peneliti mengambil judul “Peranan Literatur

Anak dalam Menumbuhkan Kreativitas Siswa di TK Aisyiyah Busthanul Athfal

VII Imogiri”.

1.2 Rumusan Masalah

Dari latar belakang yang telah dikemukakan tersebut diatas, maka

permasalahan dalam penelitian ini dapat di rumuskan sebagai berikut:

1. Bagaimana proses perkembangan kreativitas anak terkait dengan peran

literature anak?

2. Apakah literature anak dapat menumbuhkan kreativitas siswa dan dampak

dari hal itu apakah dapat meningkatkan motivasi belajar siswa?

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian yang dilakukan oleh peneliti tentang peranan literature anak

dalam menumbuhkan kreativitas siswa TK Aisiyah bustanul atfal Yogyakarta

diantaranya adalah
4

1. Mendiskripsian dan merumuskan apakah literature anak mampu

mengembangkan kreativitas anak di tinjau dari peranan literature anak

2. Mengetahui apakah penggunaan literature anak dapat meningkatkan

kemampuan imajenasi dan kretatifitas anak

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat:

1. Manfaat Teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan informasi

dan pemikiran dalam mengembangkan ilmu perpustakaan.

2. Manfaat Praktis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendorong guru untuk

memanfaatkan berbagai literature anak untuk meningkatkan daya kreativitas

anak didiknya.

1.5 Sistematika Pembahasan

Sistematika pembahasan bertujuan untuk mempermudah penulis untuk

menunjukan rangkaian pembahasan secara sistematis sehinggga terlihat jelas

kerangka sekripsi yang diajukan.

Untuk mempermudah dalam penulisan skripsi ini, penulis akan menjelaskan

mengenai sistematika pembahasan sebagai berikut


5

BAB I Pendahuluan, pendahuluan dalam bab ini terdiri dari latar belakang

masalah, identifikasi masalah, fokus penelitian, rumusan masalah, tujuan

penelitian, manfaat penelitian serta sistematika pembahasan

BAB II Dalam bab ini berisi tinjauan pustaka dan landasan teori. Tinjauan

pustaka berisi hasil-hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya yang

memiliki kesamaan topic dengan penelitian ini. Sedangkan dalam landasan teori

memaparkan teori-teori yang berkaitan dengan peranan literature dalam

kreativitas anak.

BAB III Metode penelitian. Pada bab metode penelitian ini meliputi jenis

penelitian, tempat dan waktu penelitian, subyek dan obyek penelitian, sumber

data, instrument penelitian, teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data

BAB IV Dalam bab ini terdiri dari dua bagian, pertama berisi tentang

deskripsi obyek yang diteliti yaitu anak anak, kedua analisis tentang peranan

literature anak dalam menumbuhkan kreativitas siswa

BAB V Penutup pada bab terahir ini penulis mengemukakan kesimpulan dari

penelitian dan saran-saran


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

2.1 Tinjauan Pustaka

Penelitian tentang kreativitas dan literature anak ini tentu tidak jauh beda dari

penelitian yang sudah ada sebelumnya. Dalam penelitian ini penulis telah

melakukan penelusuran terhadap penelitian yang terdahulu yang berkaitan dengan

penelitian ini. Menurut hasil penelusuran yang peneliti lakukan terhadap beberapa

penelitian sejenis. Peneliti menemukan hasil penelitian sejenis yang dapat

digunakan sebagai pedoman dasar penelitian.

Penelitian yang dilakukan oleh anggi pratiwi yang berjudul “peranan literetur

anak dalam pengembangan kecerdasan emosional anak kelas 3 tidore sd budi

mulya dua yogyakarta”. Penelitian ini bersifat kuantitatif . Metode yang

digunakan adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil

penelitian menunjukan bahwa literatur anak memiliki peranan penting dalam

proses pengembangan kecerdasan emosional anak.

Penelitian ini berbeda dari penelitian yang dilakukan anggi pratiwi karena

yang membedakan dari penelitian ini terletak pada obyeknya. Dimana anggi

meneliti tentang emosional sedangkan penelitian ini meneliti tentang kreativitas

anak, Selain itu yang membedakan lainya adalah pada penelitian yang dilakukan

Anggi pratiwi informannya adalah anak yang berpendidikan sekolah dasar,

sedangkan penelitian ini informanya adalah anak-anak TK.

6
7

2.2 Landasan Teori

2.2.1 Pengertian Kreativitas Anak

Menurut Munandar (1985:49) kreativitas adalah kemampuan untuk

membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi atau unsure-unsur yang

ada. Biasanya orang mengartikan kreativitas sebagai daya cipta sebagai

kemempuan untuk menciptakan hal-hal baru. Sesungguhnya apa yang dicipyakan

itu tidak perlu hal-hal yang baru sama sekali, tetapi merupakan gabungan dari hal-

hal yang sudah ada sebelumnya

Seseorang disebut kreative jika melakukan pemecahan masalah aktivitas

melelui pendekatan yang berbeda dari biasa dilakukan leh orang lain. Sebagaian

besar orang mengatakan kreativitas adalah bakat yang dibawa sekjak lahir.

Ungkapan itu tidaklah sepenuhnya benar. Menurut Asfandiyar (2011:13)

Kreativitas merupakan hasil dari proses pembelajaran, pembiasaan dan

pengalaman yang dirangkum di otak. Kreativitas merupakan hasil kerja sama otak

kanan dan otak kiri menggabungkan kinerja imajenasi dan kondisi rill. Kreativitas

adalah 1% ide dan 99% aksi.

2.2.2 Ciri-ciri Kreativitas

Seseorang pada dasarnya memiliki bakat kreative dan kemempuan untuk

mengungkapkan diri menjadi kreative, meskipun satu sama lain memiliki kadar

yang berbeda. Menurut Munandar (2014: 36) Ciri yang mencerminkan

keperibadian kreativitas adalah memiliki daya


8

imajenasi yang kuat, mempunyai inisiatif, mempunyai minat yang luas, bebas

dalam berfikir, selalu ingin mendapat pengalaman baru, percaya pada diri sendiri,

penuh semangat, berani mengambil resiko,serta berani berpendapat dan

berkeyakinan.

2.2.3 Pengertian Literatur Anak

Literatur berasal dari bahasa latin yaitu literature, yang berarti huruf atau

letter. Literature awalnya diartikan sebagai kepustakaan, namun dalam

perkembangan selanjutnya literetur diartikan sebagai sebuah catatan dan rekaman

intelektual dan artistic manusia sejak dulu sampai sekarang (Lasa, 2009:191).

Literatur adalah suatu bentuk yang imajenatif dari sebuah kehidupan dan

pikiran yang diuraikan dalam bentuk dan stuktur suatu bahasa. Dimana suatu fiksi

dianggap sama dengan non fiksi, gambar sama dengan kata, sebuah genre yang

berbeda atau susunan symbol kerja untuk menghasilkan sebuah pengalaman yang

ekstentik dari penyabaran singkat mengenai literetur anak dapat disimpulkan

bahwa literature merupakan suatu rekaman pemikiran intelektual dan artistic

manusia yang imajenatif dari sebuah pikiran yang diuraikan dalam bentuk dan

struktur bahasa yang menghlkan sebuah estetika.

2.2.4 Peranan Literature Anak

Menurut Huck (2014:5). Pada umumnya, anak-anak memiliki ketertarikan

secara alami terhadap buku, hanya saja terkadang perlu mengingatkan kembali

diri bahwa sebuah buku bisa memberikan sesuatu yang lain yang lebih dari

sekedar hiburan. Karena itulah, bukan hal yang pantas jika meneukan anak untuk

menjadi tertrik terhadap buku atau literature lainya. Melalui buku anak-anak
9

mampu menciptakan dunianya sendiri. Karena mereka hidup di tengah-tengah

ketegangan, cinta, dan benci yang ada diantara kitar mereka seperti keluarga dan

tetangga skeitarnya. Kemudian disinilah diketahui peranan kecil dari literature

anak yang mana didalamnya terdapat sebuah imajenasi, pengalaman dan wawasan

(Huck,2014:5)

Literatur anak diakini memiliki peranan yang penting dalam peningkatan

kreativitas dalam proses menuju kedewasaaan. Kreativitas dibentuk lewat

lingkungan yang baik, luas,tingkah laku, dan sebagainya. Diantara hal-hal tersebut

salah satu yang termasuk didalamnya adalah literature anak diyakini mampu

menjadi salah satu sarana untuk menanam, memupuk, mengembangkan bahkan

melestarikan nilai-nilai yang baik dan berharga.


BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.

Metode kualitatif ini menyajikan hakikat hubungan antara peneliti dan informan

secara langsung. Pada penelitian ini peniliti memaparkan bagaimana peranan

literature anak dalam meningkatkan minat baca siswa.

Metode penelitian kualitatif menurut Sugiyono (2010 : 9) adalah metode

penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk

meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, peneliti sebagai instrument kunci,

teknik pengumpulan data yang dilakuakn secara triangulasi (gabungan), analisis

data bersifat induktif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari

pada generalisasi.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini mengambil lokasi di TK Aisyiyah Busthanul Athfal VII

Imogiri. Pemilihan lokasi tersebut karena kreativitas siswa di TK tersebut masih

rendah. Penelitian ini akan di mulai tenggal 1 Desember 2015 sampai 1 Januari

2016.

3.3 Subyek dan Obyek Penelitian

10
11

Tatang (1986:13) subjek penelitian adalah seseorang atau sesuatu yang

mengenainya ingin diperoleh keterangan. Dimana batasan subjek penelitian

sebagai benda, hal atau orang tempat data untuk variabel penelitian melekat, dan

yang dipermasalahkan. Dalam sebuah penelitian, subjek penelitian memiliki peran

yang sangat strategis karna pada subjek penelitian itulah data tentang variabel

penelitian yang akan diamati.

Objek penelitian adalah sifat keadaan dari suatu benda, orang, atau yang

menjadi pusat perhatian dan sasaran penelitian. Sifat keadaan dimaksud bisa

berupa sifat, kuantitas, dan kualitas yang bisa berupa perilaku, kegiatan, pendapat,

pandangan penilaian, sikap pro-kontra, simpati-antipati,keadaan batin, dan bisa

juga berupa proses.

Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa siswi TK Aesiyah

bustanul atfal yogyakarta sedangakan obyek penelitian ini adalah kreativitas siswa

di TK Aesiyah bustanul atfal Yogyakarta.

3.4 Instrumen Penelitian

Menurut Sugiono (2010:223) dalam penelitian kualitatif instrument utamanya

adalah peneliti itu sendiri yang berfungsi menetapkan focus penelitian, memilih

informan sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, menilai kualitas

data, menafsirkan data dan membuat kesimpulan atas semuanya.

Data dalam penelitan kualitatif tergantung pada validitas peneliti dalam

melakukan pengmatan dan eksplorasi langsung ke lokasi penelitian. Peneliti

merupakan pusat dan kunci data yang paling menentukan dalam penelitian
12

kualitatif. Sehingga dalam penelitian ini instrument utamanya adalah peneliti itu

sendiri.

3.5 Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian kualitatif perlu ditekankan tentang pentingnya kedekatan

terhadap orang-orang dan situasi penelitian agar peneliti memperoleh pemahaman

jelas tentang realitas dan kondisi kehidupan nyat Afifudin (2012:33). Teknik

pengumpulan data dalam penelitian ini adalah:

3.5.1 Wawancara

Wawancara (interview) adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan

dengan cara bertanya langsung kepada responden atau informan. Responden

adalah orang-orang sumber peneliti memperoleh informasi tentang

pendapat,pendirian dan keterangan lain mengenai diri orang yang diwawancarai.

Informan adalah orang-orang yang dijadikan sumber informasi oleh peneliti untuk

memperoleh keterangantentang orang lain suatu keadaan tertentu.

Sedangkan Wawancara menurut Afifudin (2012:131) adalah metode

pengambilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang yang

menjadi informan atau responden. Caranya adalah dengan bercakap-cakap secara

tatap muka.

Kriteria informan yang dipilih dalam proses wawancara ini adalah orang

yang terlibat langsung dalam menumbuhkan kreativitas anak di sekolah yaitu

guru, pustakawan di perpustakaan di tempat penelitian dan respondennya sendiri


13

yaitu siswa siswa Peranan Literatur Anak dalam Menumbuhkan Kreativitas Siswa

di TK Aisyiyah Busthanul Athfal VII Imogiri

3.5.2 Observasi

Observasi menurut Afifudin (2009:105) adalah pengamatan terhadap suatu

obyek yang diteliti beik secara langsung maupun tidak langsung untuk

memperoleh data yang harus dikumpulkan dalam penelitian. Secara langsung

adalah terjun kelapangan terlibat seluruh panca indra. Sedangkan secara tidak

langsung langsung adalah pengamatan yang dibantu melalui media visual

teleskop, handycamp.

Dalam penelitian ini peneliti melakukan observasi dengan cara langsung dan

tidak langsung. Yaitu peneliti melakukan apa yang dilakukan responden dan

sekaligus melihat langsung apa yang dilakukan responden.

3.5.3 Dokumentasi

Dokumentasi dari asal katanya dokumen yang artinya barang-barang

tertulis. Didalam pelaksanaanya metode dokumentasi peneliti menyelidiki benda-

benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, catatan

harian dan sebagainya (Arikunto, 2013:201).

Dokumen tepat digunakan sebagai pengumpul data apabila informasi yang

dikumpulkan bersumber dari dokumen: buku, surta kabar, majalah, laporan

kegiatan, notulen rapat, daftar nilai, kartu hasil study, transkrip, prasasti, dan yang

sejenisnya. Dokumen dalam arti luas meliputi juga foto, rekaman, video, disk,

artifact, dan monument.


14

3.6 Teknik Analisis Data

Analisis data menurut Afifudin (2012:145) adalah proses mengatur urutan

data, mengorganisasikanya ke dalam suatu pola, katagori, dan satuan uraian dasar

sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang

didasarkan pada data.

Prastowo (2011: 45) mengemukakan bahwa analisis data dalam penelitian

kualitatif dilakukan secara terus menerus dari awal hingga akhir penelitian ;

dengan induktif; dan mencari pola,model,tema serta teori. Dalam penelitian ini

terdapat tiga langkah dalam proses Analisis data, adapun tiga langkah tersebut

adalah proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan

veriviksi.

3.6.1 Reduksi Data

Data yang di peroleh dilapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu perlu

dicatat secara rinci dan teliti. Sehingga perlu segera dilakuakn analisis data

melalui reduksi daa.

Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal pokok, memfokuskan

pada hal-hal penting, di cari tema polanya. Dengan begitu data yang sudah

direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah peneliti

untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan pencarian bila di perlukan.

3.6.2 Penyajian Data

Setelah data direduksi, maka langkah selanjutnya adalah mendisplaykan

data. Kalau dalam penelitian kuantitatif penyajian data ini dapat dilakukan dengan

bentuk grafik, tabel, dan sejenisnya. Sedangkan dalam penelitian kualitatif


15

penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan

antar katagori, flowchat dan sejenisnya. Yang sering digunakan untuk penyajian

data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif.

3.6.3 Penarikan Kesimpulan dan Verivukasi

Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan

berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap

pengumpulan data berikutnya. Tetepi bila kesimpulan yang dikemukakan pada

tahap awal didukung dengan bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti

kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan

merupakan kesimpulan yang kredibel.


DAFTAR PUSTAKA

Afifudin. 2012. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka Setya

Amirin, Tatang .1986. Menyusun Rencana Penelitian. Jakarta : Rajawali

Asfandiyar, Andi Yudha.2012. Creative Parenting Today. Bandung: Mizan

Huck,S.Charlote. 2004. Children’s Literature: In the Elementary School. New


York: Mc Gill Hill Higher

Lasa, Hs.2009. Kamus Kepustakawanan Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Book


Publiser

Moehnilbab.1997. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Malang: Departemen


Pendidikan Dan Kebudayaan Institud Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Munandar, S.C. Utami.1985. Mengembangkan Bakat Dan Kreativitas Anak


Sekolah. Jakarta: Gramedia

Munandar, S.C. Utami.2004. Pengembangan Kreativitas Aba Berbakat. Jakarta:


Gramedia

Prasowo.2011. Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan


Penelitian.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media

Sugiono.2010. Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif R &D. Bandung: Alfabeta

16
Tatang, Amirin.1986.Menyusun Rencana penelitian. Jakarta : Rajawali

17