Anda di halaman 1dari 2

Keluhan utama : tampak bibir merah, pecah-pecah dan timbul keropeng

Riwayat penyakit sekarang:


Tampak bibir merah, pecah dan timbul keropeng sejak 5 hr sebelum
dikonsulkan.

Pada awal nya 7 hari sebelum dikonsulkan pasien mengeluh ada nya demam
disertai timbul diare, kemudian keluarga membawa berobat ke bidan dan di beri
obat puyer dan obat botol isi serbuk (cefadroxil), pasien tdk mengetahui nama
obat tsb dan menurut ibu pasien, keluhan tdk membaik.
Kemudian 5 hari sebelum dikonsulkan krna keluhan tdk kunjung membaik,
pasien di bawa kembali ke bidan dan mendapatkan obat berupa obat puyer dan
obat botol isi serbuk (thiamphenicol) serta sirup warna pink (kaolin-pectin).
Saat itu demam msh tetap dirasakan dan bibir mulai berwarna merah terang.
4 hari sebelum dikonsulkan pasien kemudian di bawa ke dokter anak, dilakukan
cek laboratorium dan di beri beberapa obat.
3hari sebelum dikonsulkan, bibir pasien msh terlihat merah, tampak kering dan
menurut ibu nya saking kering nya saat pasien menggerakan bibir hingga
mengeluarkan darah disertai timbul nya keropeng berwarna kecoklatan pada
keesokan hari nya. Tdk nampak ada nya luka/lecet/plentingan isi air sebelum
nya. Sariawan, bercak merah pada badan disangkal, keluhan mata berair
maupun nyeri bak/bab juga disangkal.
1 hr sebelum dikonsulkan, pasien di bawa ke IGD RKZ kemudian pada siang hari
nya dirujuk ke RSSA dengan diagnosa kawasaki disease oleh dokter spesialis
anak.
Saat ini menurut keluarga pasien keluhan bibir lebih baik dr sbelum nya, demam
terkadang msh dirasakan dan menurun jika minum obat panas, anak belum bisa
bicara atau mengeluh sakit hanya pasien terkadang rewel, makan dan minum
baik, keluhan buang air kecil dalam batas normal, untuk buang air besar sedikit
encer, ada nya bercak merah di badan, telapak tangan maupun telapak kaki
disangkal. Makan dan minum masih bisa tetapi berkurang dibandingkan
biasanya. Tidak didapatkan adanya luka atau lecet di daerah kelamin. Mata tidak
merah dan tidak mengeluarkan kotoran mata. Ada nya sesak, batuk maupun
pilek juga disangkal.
Riwayat vaksinasi sebelum nya disangkal

Riwayat penyakit dahulu


Belum pernah menderita penyakit yg serupa sebelum nya. Riwayat alergi
obat/makanan disangkal.

Riwayat atopi; bersin2(-), biduran(-), asma(-)

Riwayat penyakit keluarga


Tdk ada anggota keluarga yg mengalami penyakit serupa.
Riwayat penyakit plenting isi cairan pada keluarga juga disangkal

Riwayat pengobatan
7 hari sebelum dikonsulkan pasien mengeluh ada nya demam disertai timbul
diare, kemudian keluarga membawa berobat ke bidan dan di beri obat puyer dan
obat botol isi serbuk (cefadroxil) dan keluhan tdk membaik. Menurut keluarga
pasien, pasien belum pernah minum obat tersebut.

5 hari sebelum dikonsulkan krna keluhan tdk kunjung membaik pasien di bawa
kembali ke bidan dan mendapatkan obat berupa obat puyer dan obat botol isi
serbuk (thiamphenicol) serta sirup warna pink (kaolin-pectin). Pasien juga
mengatakan bahwa belum pernah minum obat tersebut

4 hari sebelum dikonsulkan pasien kemudian di bawa ke dr anak, dilakukan cek


laboratorium dan di beri beberapa obat berupa cefixime, likurmin dan sanmol.
obat dari bidan sebelum nya kemudian dihentikan oleh ibu pasien.

2 hari sebelum dikonsulkan pasien di bawa ke IGD RKZ, saat di igd pasien
dipasang infus dan diberi obat penurun panas kemudian pada siang hari nya
dirujuk ke RSSA dgn diagnosa kawasaki disease oleh dokter spesialis anak.

Riwayat kelahiran dan tumbuh kembang


Pasien lahir cukup bulan, secara SC karena letak sungsang, bb lahir 3,4kg lgsg
menangis, ASI hingga umur 3 bulan, saat ini sdh tdk minum ASI diganti sufor,
riwayat imunisasi lengkap kecuali campak.

Beri Nilai