Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam hal ini, penulis ingin menjelaskan terlebih dahulu mengenai pengertian
Pasar Modal dan Uang, dimana setelah itu penulis akan membuat Analisa
prosepek produk pasar modal yang dalam hal ini saham. Pada salah satu
perusahaan besar di Indonesia yaitu PT. Mitra Adiperkasa.

Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen


keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi),
ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya. Pasar
modal merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain
(misalnya pemerintah), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan
demikian, pasar modal memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual
beli dan kegiatan terkait lainnya.

Instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal merupakan


instrumen jangka panjang (jangka waktu lebih dari 1 tahun) seperti saham,
obligasi, waran, right, reksa dana, dan berbagai instrumen derivatif seperti
option, futures, dan lain-lain.

Instrument keuangan (produk) yang diperdagangkan di Pasar Modal Indonesia:

 Saham
 Surat Utang (Obligasi)

 Reksa Dana

 Exchange Traded Fund (ETF)

 Derivatif

Page | 1
Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
mendefinisikan pasar modal sebagai “kegiatan yang bersangkutan dengan
Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan
dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan
dengan Efek”.

Pasar Modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena
pasar modal menjalankan dua fungsi, yaitu pertama sebagai sarana bagi
pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana
dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang diperoleh dari pasar modal dapat
digunakan untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan
lain-lain, kedua pasar modal menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi
pada instrument keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain-lain.
Dengan demikian, masyarakat dapat menempatkan dana yang dimilikinya sesuai
dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing-masing instrument.

Page | 2
1.2 Tujuan
Analisa mengenai perusahaan PT. Mitra Adiperkasa ini bertujuan untuk:

1. Untuk memberikan gambaran secara singkat mengenai Sejarah, dan


Strategi bisnis PT. Mitra Adiperkasa.
2. Untuk menjelaskan secara rinci mengenai Surat berharga yang ditawarkan
PT. Mitra Adiperkasa yang dalam hal ini penulis memilih membahas
SAHAM.
3. Untuk memberikan gambaran secara lengkap prospek keuntungan
membeli saham di PT. Mitra Adiperkasa, disamping itu juga memberikan
gambaran lengkap pertimbangan mengenai kerugian dalam membeli
saham PT. Mitra Adiperkasa.
4. Untuk memperkenalkan dan mengetahui produk apasaja yang
ditawarkan/dihasilkan PT. Mitra Adiperkasa dalam dunia bisnis Indonesia.

5. Untuk membandingkan mengenai keuntungan dan kerugian memiliki


saham PT. Mitra Adiperkasa dengan perusahaan lain yang sama – sama
menjual surat berharga yaitu SAHAM.

1.3 Rumusan Masalah

1. Bagaimana Latar belakang Profil perusahaan PT. Mitra Adi Perkasa Tbk.
(MAPI) ?

2. Produk apa yang ditawarkan oleh PT. Mitra Adi Perkasa Tbk. Dipasar
modal?

3. Apa saja Keuntungan dan Kerugian membeli surat berharga yang


ditawarkan PT. Mitra Adi Perkasa Tbk ?

4. Apa sajakah jenis produk yang dihasilkan PT. Mitra Adi Perkasa Tbk?

5. Apa saja Perbandingan antara PT. PT. Mitra Adi Perkasa Tbk dan PT. Ace
Hardware Indonesia dari segi surat berharga yang ditawarkan ?

Page | 3
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Profil Perusahaan

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) adalah perusahaan yang bergerak di


bidang ritel dan merupakan pemegang lisensi berbagai macam merek dagang
di Indonesia. MAP didirikan dengan akta No. 105 tanggal 23 Januari 1995
dari Julia Mensana, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah
mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan
Surat Keputusannya No. C2-9243.HT.01.01.TH.95 tanggal 31 Juli 1995 serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 80 tanggal 6
Oktober 1995.

 1995 – Tahun pendirian. Berawal dengan ritel produk Sports, sebelum


masuk k bisnis Fashion dan Lifestyle;

 1997 – Masuk ke bisnis Kids (mainan danprodukanak-anak);

 2001 – Masuk ke bisnis Food & Beverage dengan Starbucks Coffee.


Memulai operasi PabrikGarmenMAPdiGunungPutri,Bogor;

 2003 – Masuk ke dalam bisnis Department Stores;

 2004 – Penawaran Saham Perdana MAP (Terdaftar di Bursa Efek


Indonesia);

 2005 – Meraih penghargaan ‘Best Managed Company in Indonesia’


dari majalah Asiamoney;

 2007 – Meraih penghargaan ‘Best Managed Company in Indonesia’


dari majalah FinanceAsia;

Page | 4
 2011 – Meraih penghargaan ‘Top 40 Companies in Indonesia’ dari
majalah Forbes Indonesia;

 2012 – Meraih penghargaan ‘Most Admired Companies in Indonesia’


dari majalah Fortune Indonesia. Dinominasikan dalam ‘Best Capital
Award’ dari Bursa Efek Indonesia. Meraih penghargaan ‘#1 Retail
Company in Indonesia’ dari majalah SWA;

 2013 – Dinominasikan sebagai ‘Retailer of the Year (Emerging


Market)‘ Award - World Retail Congress;

 2014 – Meraih penghargaan ‘Most Powerful & Valuable Company in


Indonesia (sektor ritel)’ dari majalah Warta Ekonomi. Meraih
penghargaan ‘Corporate Social Responsibility’ dari majalah
FinanceAsia. Meraih penghargaan ‘Investor Relations’ dari majalah
FinanceAsia. Jalinan kemitraan strategis dengan Everstone untuk
Burger King dan Domino’s Pizza;

 2015 – Meraih penghargaan ‘Most Admired Companies in Indonesia’


(sektor ritel) dari majalah Warta Ekonomi. Jalinan kemitraan strategis
dengan CVC untuk Bisnis Active Perusahaan;

 2016 – Jalinan kemitraan strategis dengan General Atlantic untuk


Bisnis F&B (MBA). Peluncuran MAPEMALL.com. Peluncuran MAP
Club. Peluncuran MAP Retail School. Hadir di Vietnam (Gerai Zara
pertama di Ho Chi Minh)

 2017 – Penawaran Saham Perdana MBA (Bisnis F&B). Ekspansi


bisnis di Vietnam (Zara di Hanoi, Pull & Bear, Massimo Dutti dan
Stradivarius di Ho Chi Minh). Meraih ‘Best Mid-Cap Company’
di Indonesia (urutan ke-3)FinanceAsia. Meraih penghargaan
‘Best CEO’ dari Obsession Media Group. Meraih penghargaan ‘Most
Powerful Company’ (sektor ritel) dari majalah Warta Ekonomi.

Page | 5
Meraih penghargaan ‘Best CSR’ dari Padmamitra Award, dari
Pemerintah DKI Jakarta

 2018 – Penawaran Saham Perdana MAA (Bisnis Active). Meraih


penghargaan ‘Best CSR’ dari Padmamitra Award – tingkat Nasional,
dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Forum CSR Kessos
(untuk pencapaian CSR). Meraih penghargaan ‘Best in corporate
communication/PR’ dari grup majalah SWA.

Page | 6
Secara umum, kegiatan usaha MAP bergerak dalam bidang perdagangan,
sehingga dengan demikian kegiatan bisnis perusahaan akan bersinggungan
erat dengan aktivitas yang berkaitan dengan persediaan. Sistem perdagangan
dalam bisnis ritel seperti MAP adalah sistem konsinyasi kecuali untuk lini
bisnis food & beverage. Dalam menjalankan usahanya, MAP memiliki 67
anak perusahaan yang tidak hanya berada di Indonesia namun juga di
Singapura, Vietnam, Malaysia dan Thailand. Setiap anak perusahaan ini
memegang lisensi atas suatu merek atau toko tertentu seperti Zara yang
dipegang oleh PT Sarimode Fashindo Adiperkasa, B’Gosh oleh MAP Active
Thailand Ltd dan Starbucks oleh PT Sari Coffee Indonesia.

2.1.1 Filosofi Manajemen

Page | 7
Dalam menjalankan usahanya, manajemen MAP memiliki filosofi yang
dinamakan PEOPLE, yaitu:
People Centered Approach
Selalu mementingkan para pelanggan dan karyawan dalam setiap inti
pengambilan keputusan bisnis.
Empowerment
Memberdayakan karyawan dengan memberikan kewenangan karena MAP
percaya bahwa pendelegasian kekuasaan dan otonomi akan mendorong
kontribusi, tanggung jawab dan kewirausahaan. Kewirausahaan adalah
kunci dari bisnis ritel, dan faktor ini membantu karyawan untuk
mengembangkan rasa memiliki.
Originality
Mempelopori konsep-konsep dan ide-ide baru dalam seluruh usaha ritel dan
pemasaran.
Principles
Menjunjung tinggi prinsip-prinsip integritas dan kejujuran.
Loyalty
Membangun loyalitas karyawan dan pelanggan serta memiliki hubungan
jangka panjang dengan pemilik merek, mitra usaha, pemilik properti dan
pemasok.
Earnings
Berusaha meraih keuntungan berdasarkan nilai-nilai utama perusahaan.
Dalam filosofinya ini terlihat bahwa manajemen MAP sangat
mengedepankan hubungan yang baik dengan para stakeholder-nya yaitu
karyawan, pelanggan, pemilik merek, mitra usaha, pemilik properti dan
pemasok.

2.2 Informasi saham PT. Mitra Adiperkasa


2.2.1 Riwayat Pencatatan Saham
Perusahaan mencatatkan 1.660.000.000 lembar saham di Bursa Efek
Indonesia (BEI) pada tanggal 10 November 2004 dengan harga penawaran
perdana sebesar Rp 625,-per saham. Persetujuan pencatatan saham
berdasarkan surat dari Bursa Efek Indonesia No. S-1681/BEJ.PSJ/11-2004
tanggal 8 November 2004. Jumlah lembar saham Perusahaan sejak terdaftar

Page | 8
pada BursaEfek Indonesia hingga 31 Desember 2018 tidak mengalami
perubahan.

Perusahaan telah melaksanakan pemecahan saham (stock split) dari nilai


nominal per saham Rp 500,- menjadi Rp 50,- per saham per tanggal awal
perdagangan saham di pasar regular dan pasar negosiasi yaitu per tanggal 4
Juni 2018. Dengan pelaksanaan stock split tersebut diatas maka jumlahsaham
perseroan menjadi sebagai berikut:

Keterangan Sebelum Stock Split Sesudah Stock Split

Nilai Nominal per- Rp. 500,- Rp. 50,-


Saham

Modal Dasar Rp. 2.000.000.000.000,- Rp. 2.000.000.000.000,-


terbagi atas terbagi atas
4.000.000.000.000 40.000.000.000 Saham
Saham
Modal Rp. 2.000.000.000.000,- Rp. 830.000.000.000,-
ditempatkan/disetor terbagi atas terbagi atas Rp.
4.000.000.000.000 16.600.000.000 saham

2.2.2 Informasi Saham PT. Mitra Adiperkasa hingga 2018


 Dividen per lembar saham
- 2017 = Rp. 25,-
- 2018 = Rp. 40,-
 Jumlah Saham yang beredar
- 2017 = Rp. 1.660.000.000,-
- 2018 = Rp. 16.600.000.000,-
 Kapitalisasi Pasar
- 2017 = Rp. 10.292.000.000.000,-
- 2018 = Rp. 13.363.000.000.000,-
 Volume Perdagangan
- 2017 = Rp. 583.969.618,-
- 2018 = Rp. 2.835.771.813,-

Page | 9
2.3 Keuntungan dan Kerugian membeli Saham PT. Mitra Adiperkasa
2.3.1 Keuntungan membeli Saham PT. Mitra Adiperkasa
1. Jika dilihat dari kinerja perusahaan selama 2 Tahun terakhir, MAP
memiliki cukup banyak pencapaian yang mampu membuat para investor
tertarik menanamkan saham di MAPI, beberapa pencapaian tersebut
adalah :
 Tertinggi sepanjang sejarah Perusahaan ritel, MAPI pada Tahun 2018
memiliki pendapatan bersih Rp 18,9 trilyun
 Kenaikan 34% untuk EBIT selama 2 Tahun berturut - turut
 Kenaikan 26% untuk EBITDA selama 2 Tahun berturut - turut
 Tahun 2018 MAPI juga mengambil langkah yang cukup strategis
dengan melakukan Akuisisi beberapa merek ternama dunia yaitu :
LEGO, Clarks, Onitsuka Tiger & Astec.
 MAPI diawal tahun 2019 juga meluncurkan beberapa konsep baru
Fashion salah satunya : Typo, Calvin Klein Jeans & Tommy
 Pembukaan 58 gerai Starbucks (Akhir 2018: 376 gerai)
 Starbucks Indonesia memenangkan tender MRT untuk POT 7
(Stasiun Bundaran HI dan Cipete Raya)
 Kerja sama strategis dengan GoJek untuk Starbucks, Burger King
dan Domino’s Pizza
 Memenangkan penghargaan CSR tingkat Nasional untuk MAP
(Padmamitra Award 2018)
2. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) setelah pemecahan nilai saham (stock
split) dengan rasio 1:10. Dengan system stock split ini jumlah lembar

Page | 10
saham yang bisa dimiliki menjadi lebih banyak. Semua investor dari
semua jenis kalangan mampu memiliki saham MAPI. Yang secara tidak
langsung juga berdampak positif untuk membantu perusahaan tetap
likuid.
3. Data keuangan PT. MAPI sejak Q-1 2018 hingga Q-2 2019 selalu
konsisten dengan penghasilan rata – rata Rp. 4.822.914M
4. Brand dan merek yang dimiliki oleh MAPI merupakan brand yang
terkenal luas di kalangan public terutama di bidang fashion dan food &
Beverage sehingga memungkinkan tingkat pertumbuhaan akan semakin
meningkat tiap tahunnya dan hal ini akan diikuti dengan pembagian
saham yang akan meningkat kepada pemegang saham .
5. Pada tahun ini . MAPI akan membagikan saham sebesar Rp. 40 perlembar
saham dan hal ini menjadi nominal tertinggi dalam pembagian saham
yang dilakukan oleh MAPI.
6. Harga saham tergolong murah yaitu sebesar Rp. 845 per lembar saham
maka sangat memungkinkan untuk semua investor ataupun kalangan
masyarakat untuk dapat membeli dan memilki saham MAPI ini .
7. Hingga saat ini jumlah saham MAPI yang tersebar di public sebanyak
16.600.000.000 lembar saham sehingga sangat besar kemungkinan kita
bisa menjadi bagian dari investor MAPI .
8. Para pemegang saham di atas 50
9. MAPI juga menjadi market leader in Indonesia for branded lifestyle
retailing
10. Jumlah kapitalisasi pasar pada tahun 2018 sebesar Rp. 13.
363.000.000.000
11. Volume perdagangan dari tahun 2017 dan 2018 meningkat pesat dengan
nilai selisih sebesa 2.251.802.195 atau sekitar 5 kali lipat dari volume
perdagangan tahun 2017.
12. Sepanjang semester pertama selama 2019, MAPI mencatatkan pendapatan
Rp 10,01 triliun, naik 10,12% dari periode yang sama sama tahun
sebelumnya Rp 9,09 triliun. Penjualan berhasil terkerek karena adanya
momen libur panjang dan Lebaran. Namun, laba bersih perseroan justru
terpangkas 28,1% menjadi Rp 499,31 miliar dari tahun lalu Rp 389,71
miliar. Pencapaian ini bisa jadi keuntungan sendiri bagi para pemegang

Page | 11
saham mayoritas dan pemegang saham biasa dari segi deviden, dan
investasi jangka panjang, sedangkan ini dapat menjadi nilai dan daya tarik
tersendiri bagi para investor yang baru mau menanam saham di MAP
dengan image yang baik di pasar modal.
13. Tahun 2019 MAP juga kembali menawarkan hal yang menarik bagi para
pencinta MAP corp, yaitu DIGIMAP. digimap adalah Official Apple
Premium & Authorized Reseller di Indonesia, peritel gaya hidup terdepan
di Indonesia. Digimap menjual p roduk-produk Apple seperti iPhone,
iPad, Apple Watch dan jajaran komputer Mac. Jadi karena memang
produknya global brand, dan kerjasama dengan MAP, customer bisa
menggunakan MAP club, dapat poin kalau beli produk Apple di digimap,
terus poinnya bisa buat beli produk lain di MAP group. Bisa juga dengan
gift voucher dipakai untuk belanja produk apple, tapi juga bisa beli di
toko onlinenya. Hal ini merupakan keuntungan bagi para pemegang
saham MAP karena tidak perlu lagi takut akan kehilangan kepercayaan
masyarakat untuk menggunakan produk MAPI atau tingkat kejenuhan
masyarakat terhadap produk yang ditawarkan MAPI. Karena perputaran
pendapat akan terus berputar, orang yang berbelanja di salah satu produk
fashion MAPI misalnya dapat menukarkan point/ reward yang diberikan
produk fashion itu di gerai/produk MAPI lainnya seperti digimap, atau
lifestyle lainnya.

2.3.2 Kerugian membeli Saham PT. Mitra Adiperkasa

Page | 12
1. Sehubungan dengan ekspansi usaha yang dilakukan Perusahaan dengan
perluasan area dan penambahan gerai-gerai baru, tahun ini beban usaha
Perusahaan mengalami kenaikan sebesar 12% menjadi Rp 7,5 trilyun.
Kenaikan beban usaha yang utama berasal dari kenaikan beban sewa gerai,
beban gaji dan tunjangan, beban penyusutan, beban pemasaran dan
promosi serta royalty dan biaya technical assistance.
2. Beban keuangan Perusahaan mengalami kenaikan sebesar Rp 132,5 milyar
dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 403,6 milyar menjadi Rp
536,1 milyar. Hal ini disebabkan karena MAPI masih focus untuk
membuka gerai2 dan terus melakukan ekspansi sehingga sebagai investor
keuntungan dividen tidak bisa didapatkan rutin tiap tahun.

3. Jumlah penduduk Indonesia yang besar masih menjadi daya tarik bagi
peritel lokal untuk berekspansi maupun bagi peritel asing untuk masuk ke
Indonesia. Masuknya beberapa peritel asing ke Indonesia berpotensi
menjadi pesaing segmen usaha MAPI, sehingga terdapat risiko tergerusnya
pangsa pasar perusahaan.

4. Bisnis ritel amat tergantung pada daya beli masyarakat, apalagi jika
konsumen yang dituju merupakan segmen kelas menengah bawah yang
daya beli sangat mudah terpengaruh oleh laju inflasi.
Walaupun konsumen MAPI merupakan kelas menengah atas namun secara
tidak langsung perubahan tingkat inflasi dapat mempengaruhi tingkat
konsumsi pelanggan perusahaan yang pada akhirnya mempengaruhi
penjualan perusahaan.

5. Kegagalan penjualan ketika MAPI memutuskan untuk membeli merek


baru menjadi risiko kinerja keuangan karena Perusahaan akan terbebani
dengan biaya royalti yang besar, tanpa mampu menghasilkan penjualan.
Harvei Nichols merupakan salah satu contoh merek gagal yang coba
dikembangkan oleh MAPI di Indonesia. Yang akhirnya tutup. Hal ini
dapat mempengaruhi daya tarik investor untuk menanam saham bagi yang

Page | 13
baru ingin menanam saham dan sekaligus menjadi ancaman berkurangnya
jumlah deviden yang diterima oleh investor.

6. Perubahan selera atau kesukaan merek juga merupakan risiko sekaligus


tantangan bagi Mitra Adiperkasa. Pada sebagian produk yang ditawarkan
oleh Perusahaa merupakan produk yang sifatnya monopolistic, mudah
disubstitusi dengan merek lainnya. Kemampuan inovasi serta pemasaran
menjadi kunci agar Mitra Adiperkasa mampu mempertahankan penjualan
dan mempertahankan perputaran persediaan yang ada di gudang.

7. Persaingan Usaha Perusahaan terlibat dalam persaingan yang ketat dengan


perusahaan ritel lainnya. Jika kita tidak mampu membedakan diri dari
peritel lainnya secara positif, dapat berpengaruh pada hasil Perusahaan.
Untuk menghindari persaingan, MAPI perlu untuk membuat proposisi
nilai yang menarik melalui kombinasi yang cermat atas harga, penawaran
produk, kenyamanan, layanan pelanggan dan upaya pemasaran. MAPI
juga perlu terus berinvestasi dalam inovasi dan teknologi untuk
membangun kepuasan pelanggan dan loyalitas, memberikan alasan yang
tepat untuk berbelanja dengan MAP. Karena jika tidak maka ini dapat
beresiko kerugian yang besar bagi perusahaan juga para pemegang saham
mayoritas dari segi pendapatan

2.4 Jenis – Jenis Produk yang ditawarkan PT. Mitra Adiperkasa

Page | 14
Page | 15
Page | 16
Page | 17
2.5 Perbandingan Antara PT. MAPI dan PT. AHI dari jenis surat bergarga
yang ditawarkan

Page | 18
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________

Page | 19
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________

Page | 20
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
BAB III
Penutup
Kesimpulan

Berdiri pada tahun 1995, MAP mengalami pertumbuhan pesat selama bertahun-
tahun ditandai dengan peluncuran saham perdana Perusahaan pada bulan
November 2004. Kini, MAP adalah peritel gaya hidup terkemuka di Indonesia
dengan lebih dari 2.300 gerai ritel dan beragam portofolio yang mencakup sports,
fashion, department stores, kids, food & beverage serta produk-produk lifestyle.
Beberapa merek terkemuka yang dikelola oleh MAP termasuk Starbucks, Zara,
Marks & Spencer, H&M, SOGO, SEIBU, Oshkosh B’Gosh, Reebok, di antara
lainnya. Terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia, memiliki lebih dari 26.000
karyawan, MAP memenangkan penghargaan Most Admired Companies (Top 20)

Page | 21
dari Fortune Indonesia pada tahun 2012 dan Top 40 Companies dari Forbes
Indonesia pada tahun 2011. Selain dari bidang usaha ritel, MAP juga merupakan
distributor terkemuka untuk merek-merek sports, kids dan lifestyle.
MAP mengelola risiko dengan cara yang terstruktur, terkendali dan efektif.
Pendekatan manajemen risiko Perusahaan telah tertanam dalam kegiatan
operasional sehari-hari Perusahaan. Jaminan kepatuhan dan pemantauan internal
telah ditempatkan untuk menelaah pengaturan strategi risiko Perusahaan. Unit
Internal Audit Perusahaan memainkan peran penting dalam memastikan risiko
operasional dan eksekusi bisnis Perusahaan telah ditangani dan dikelola dengan
tepat.
Jika dilihat dari berbagai aspek yang menjadi dasar berkembang pesatnya
perusahaan MAP yang menjadi nomor 1 perusahaan ritel Indonesia dapat kita
simpulkan bahwa semua keberhasilan itu didapatkan MAP dengan memperhatikan
dan menanamkan beberapa hal berikut diperusahaannya :

Kode Etik
Menjunjung tinggi standar perilaku etis dan berbasis hukum sangatlah penting
bagi kesuksesan MAP. Seluruh karyawan Perusahaan diharapkan mematuhi
semua peraturan yang berlaku, serta peraturan internal yang dijabarkan dalam
Kode Etik Perusahaan. Kode Etik Perusahaan pertama kali diimplementasikan
pada tahun 2001, yang menetapkan standar dan ketentuan yang harus dipenuhi
oleh seluruh karyawan pada saat bekerja. Kode Etik Perusahaan juga berlaku
sebagai panduan untuk menjalankan bisnis, serta sebagai pijakan untuk
menetapkan keputuasan yang diambil setiap harinya dalam Perusahaan.
Budaya
menghormati dan peluang kerja yang setara MAP memiliki komitmen untuk
mempromosikan dan memelihara budaya saling menghormati serta memberikan
peluang kerja yang sama. Perusahaan tidak melakukan diskriminasi berdasarkan
jenis kelamin, agama, ras, kebangsaan atau suku, latar belakang budaya,
kelompok social, keterbatasan, status perkawinan, ataupun usia. Keputusan terkait

Page | 22
dengan perekrutan, promosi dan hal lainnya semata-mata berdasarkan kualifikasi
dan kelayakan karyawan.
Kerahasiaan Perusahaan
Seluruh karyawan MAP diharapkan untuk melindungi informasi sensitive dengan
menjaga kerahasiaan, agar dapat mencegah pengungkapan informasi yang tidak
pada tempatnya.
Keselamatan dan kesehatan lingkungan
Perusahaan melakukan upaya-upaya untuk memastikan lingkungan dan praktik
kerja yang aman, sehat dan stabil. Seluruh karyawan MAP diharapkan untuk
bertindak sesuai dengan peraturan keamanan, kesehatan dan lingkungan yang
berlaku.
Penggunaan aset Perusahaan
MAP menyediakan sarana yang dibutuhkan untuk karyawan melaksanakan
pekerjaan. Sarana tersebut merupakan milik Perusahaan dan tidak boleh
dipergunakan untuk kepentingan pribadi.
Integritas
Di Perusahaan,seluruh karyawan harus mengikuti peraturan dan praktik usaha
yang wajar. Karyawan bertindak sesuai standard kewajaran dan mengacu pada
standar tertinggi integritas dan transparansi. Perusahaan memiliki kebijakan anti
korupsi yang secara ditel diungkapkan di dalam Kode Etik Perusahaan. Karyawan
diharapkan untuk menghindari konflik kepentingan, dan selalu mengutamakan
kepentingan Perusahaan atas kepentingan pribadi dan bisnis lainnya.
Komitmen tanggung jawab terhadap lingkungan
Perusahan berkomitmen terhadap lingkungan dan mengambil langkah untuk
memperkuat komitmen melalui praktik-praktik lingkungan yang bertanggung
jawab.
Pegawai baru PT Mitra Adiperkasa Tbk akan mendapatkan program induksi Kode
Etik Perusahaan, serta sosialisasi kebijakan secara berkesinambungan dan
konsisten.

Page | 23
Daftar Pustaka
https://investasi.kontan.co.id/news/mitra-adiperkasa-mapi-bagi-dividen-simak-
jadwalnya-berikut. (diakses tanggal 12 Oktober 2019)

https://www.idx.co.id/perusahaan-tercatat/profil-perusahaan-tercatat/detail-
profile-perusahaan-tercatat/?kodeEmiten=MAPI. (diakses tanggal 11 Oktober
2019)

Bursahttps://www.idnfinancials.com/id/mapi/pt-mitra-adiperkasa-tbk/dividend Efek
Jakarta & Indonesia | Pasar Keuangan Indonesia (diakses tanggal 11 Oktober 2019)

https://id.investing.com/equities/mitra-adiperka-historical-data (diakses 11
Oktober 2019)

https://www.cnbcindonesia.com/market/20190801113535-17-89076/meski-
diserbu-e-commerce-laba-peritel-meroket-ini-jawaranya (diakses 11 Oktober
2019)

https://www.beritasatu.com/edukasi/295475-stock-split-apa-manfaatnya-bagi-
emiten-dan-investor.html (diakses 12 Oktober 2019)

https://www.map.co.id/id/press/page/3/ (diakses 10 Oktober 2019)

https://www.map.co.id/id/about-us/ (diakses 10 Oktober 2019)

Merderka Reporter. 5 Juli 2019.

Page | 24
https://www.merdeka.com/uang/resmi-ipo-anak-usaha-map-tawarkan-harga-
saham-rp-2100-per-lembar.html (diakses 9 Oktober 2019)

https://m.merdeka.com/mitra-adiperkasa/profil/ (diakses 10 Oktober 2019)

file:///D:/KULIAH/MAPI_Annual%20Report_2018.pdf (diakses 11 Oktober


2019)

http://duniaindustri.com/indonesia-company-investment-analysis-pt-mitra-
adiperkasa-tbk-mapi/ (diakses 12 Oktober 2019)

https://www.cnbcindonesia.com/market/20190405201252-19-64997/ini-lah-
negara-tujuan-ekspansi-mitra-adiperkasa (diakses 20 oktober 2019)

Rahman Fida Adi. 5 September 2019.


https://inet.detik.com/consumer/d-4695385/map-jadi-distributor-apple-di-
indonesia?_ga=2.60902255.216308431.1571644141-823105711.1571644141
(diakses 19 oktober 2019)

Sidiq Syahrizal. 06 September 2019.


https://www.cnbcindonesia.com/market/20190906182924-17-97731/jadi-pesaing-
ibox-cs-mitra-adiperkasa-jual-produk-apple (diakses 20 Oktober 2019)

https://www.map.co.id/map-kini-menawarkan-produk-apple-melalui-gerai-ritel-
digimap/ (diakses 19 oktober 2019)

https://ekonomi.kompas.com/read/2017/11/01/114652226/tutup-sejumlah-gerai-
ritel-kinerja-mitra-adiperkasa-justru-melonjak (diakses 17 oktober 2019)

Page | 25