Anda di halaman 1dari 14

PEDOMAN PENGORGANISASIAN

PELAYANAN GERIATRI

RSU MITRA PARAMEDIKA


JL. RAYA NGEMPLAK KEMASAN WIDODOMARTANI
NGEMPLAK, SLEMAN
YOGYAKARTA

i
KATA PENGANTAR

Rasa syukur yang tak terhingga kami panjatkan kepada Allah Yang Maha Esa, yang telah
membukakan pintu rahmat- Nya.Berkat bantuan dari berbagai pihak, pembuatan Panduan
Pelayanan Geriatri Di RSU Mitra Paramedika ini dapat diselesaikan. Untuk itu penyusun
menyampaikan terimakasih kepada yang terhormat dr. Ichsan Priyotomo selaku Direktur Rumah
Sakit Umum Mitra Paramedika.
Dalam meningkatkan kesehatan di Indonesia, khususnya pada usia geriatri di Rumah
Sakit Umum Mitra Paramedika agar terciptanya masyarakat yang sehat.
Penyusun menyadari bahwa penyusunan Panduan Pelayanan Geriatri di RSU Mitra
Paramedika ini masih jauh dari kesempurnaan.Oleh sebab itu penyusun mengharapkan saran dan
kritik yang bersifat membangun guna perbaikan penulisan laporan selanjutnya.Semoga dalam
Panduan Pelayanan Geriatri ini bermanfaat dan memberi sumbangan positif terhadap semua
pembaca.

Sleman, 01 Februari 2019

TIM GERIATRI

ii
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
SK DIREKTUR TENTANG PEDOMAN PENGORGANISASIAN iv
PELAYANAN GERIATRI
BAB I. DEFINISI 1
BAB II. RUANG LINGKUP 2
BAB III. TATA LAKSANA 4
BAB IVDOKMENTASI 16
BAB V PENUTUP 17

iii
PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MITRA PARAMEDIKA
TENTANG
PEDOMAN PENGORGANISASIAN PELAYANAN GERIATRI
DI RSU MITRA PARAMEDIKA
NOMOR : 001/PER-DIR/RSUMP/II/2019

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MITRA PARAMEDIKA

Menimbang :
a. bahwa rumah sakit umum mitra paramedika perlu untuk selalu meningkatkan
pelayanan kepada pelanggan melalui peningkatan mutu secara
berkesinambungan;
b. bahwa akreditasi rumah sakit merupakan salah satu instrumen peningkatan
mutu berkelanjutan dan kewajiban bagi rumah sakit sesuai ketentuan
pemerintah;
c. bahwa dalam pelaksanaan dan persiapan akreditasi diperlukan berbagai
pedoman.
Mengingat :
1. Undang - Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
2. Undang- Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
3. Undang- Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.
4. PERMENKES RI No 79 Tahun 2014 Tentang Penyelengaraan Pelayanan
Geriatri di Rumah Sakit
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KESATU : PEDOMAN PENGORGANISASIAN PELAYANAN GERIATRI DI
RSU MITRA PARAMEDIKA.
KEDUA : Pedoman Pengorganisasian Pelayanan Geriatri di RSU Mitra
Paramedika sebagaimana terlampir dalam surat keputusan ini
dimaksud dalam Diktum pertama harus dijadikan acuan dalam
memberikan pelayanan di Rumah Sakit Umum Mitra Paramedika.
KETIGA : Peraturan ini berlaku sejak ditetapkannya dan apabila dikemudian
hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

iv
Ditetapkan di:Sleman
Pada Tanggal: 01 Februari 2019
Direktur

dr. Ichsan Priyotomo


NIK : 8710.1302.042.1

v
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Indonesia menempatkan para lanjut usia(lansia) pada posisi yang dihormati, bukan
saja karena nilai-nilai budaya yang hidup dan berkembang di masyarakat, tetapi juga karena
lansia tergolong dalam kelompok yang rentan. Pelayanan tersebut khusus dalam rangka
perlindungan dan pemenuhan hak-hak mereka sebagaimana diatur dalam pasal 8 UU Nomor
9 Tahun 1999. Salah satu wujudnya adalah tersedianya fasilitas dan pelayanan khusus di
rumah sakit berupa kursi roda, dan fasilitas khusus berupa “ Pelayanan Geriatri”
Data menunjukkan, jumlah lansia di Indonesia, baik itu di pedesaan maupun di
perkotaan terus meningkat. Berdasarkan jenis kelaminnya, jumlah lansia perempuan ± 9,5
juta lebih banyak dibanding lansia laki-laki ± 8,2 juta.Penyebabnya adalah angka harapan
hidup perempuan lebih tinggi jika dibanding dengan angka harapan hidup laki-laki.
Keberhasilan pembangunan di bidang kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan program-
program terkait, berdampak pada menurunnya angka kelahiran dan meningkatnya usia
harapan hidup. Peningkatan usia lanjut sering disertai dengan meningkatnya berbagai
penyakit dan ketidakmampuan (disability), sehingga diperlukan perawatan dan pengobatan
dengan waktu yang cukup lama, sedangkan fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi lansia di
rumah sakit masih sangat kurang.

B. TUJUAN
Panduan Pelayanan Geriatri di susun agar ada standar pelayanan kesehatan bagi lansia yang
populasinya sudah semakin meningkat, yaitu:
1. Mempertahankan derajat kesehatan bagi para lansia pada taraf yang setinggi-tingginya,
sehingga terhindar dari penyakit atau gangguan kesehatan;
2. Memelihara kesehatan melalui aktifitas fisik dan mental;
3. Merangsang para petugas kesehatan (dokter, perawat) untuk dapat mengenal dan
menegakkan diagnosa yang tepat dan dini, bila dijumpai suatu kelainan;
4. Mencari upaya semaksimal mungkin, agar para lansia yang menderita penyakit atau
gangguan kesehatan, dapat mempertahankan kebebasan yang maksimal tanpa perlu suatu
pertolongan (memelihara kemandirian secara maksimal);
5. Bila lansia sudah sampai stadium terminal/penyakit atau gangguan kesehatan sudah tidak
dapat disembuhkan, ilmu ini mengajarkan untuk tetap memberikan bantuan yang
simpatik dan perawatan dengan penuh pengertian yang maksimal, sehingga kematiannya
berlangsung dengan tenang.

1
6. Memberdayakan kemandirian penderita dalam waktu lama dan mencegah disabilitas-
handicap di waktu mendatang. Sifat assesemen ini tidak sekedar multi-disiplin tetapi
juga interdisiplin dengan koordinasi serasi dan lintas pelayanan kesehatan.

C. SASARAN
Pedoman manajerial pelayanan geriatric dengan meningkatkan kualitas hidup, kualitas
pelayanan dan keselamatan pasien Geriatri di Rumah Sakit Umum Mitra Paramedika.

D. DASAR HUKUM
1. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor. 79 tahun 2014
a. Pasal 3
Pelayanan Geriatri dilaksanakan secara terpadu dengan pendekatan multidisiplin yang
bekerja secara interdisiplin
b. Pasal 5
2. Jenis pelayanan geriatric tingkat sederhana paling sedikit terdiri atas rawat jalan dan
kunjungan rumah (home care)
3. Undang- Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan
4. Undang- Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
5. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Upaya Peningkatan
Kesejahteraan Lanjut Usia.
6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 229/Menkes/SK/VII/2012 tentang Pedoman
Pelayanan Psikogeriatri.
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 56 tahun 2014 tentang klasifikasi dan perizinan
Rumah Sakit.

2
BAB II
VISI, MISI, DAN MOTTO
RUMAH SAKIT UMUM MITRA PARAMEDIKA

A. Visi
Menjadikan Rumah Sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan yang profesional dan
paripurna, dengan penuh kasih sayang kepada pasien dan keluarganya serta lebih
mengutamakan keselamatan pasien.

B. Misi
a. Menjadi Rumah Sakit yang terdepan sebagai mitra keluarga menuju sehat jasmani
dan rohani.
b. Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar secara terpadu, holistik,
dan profesional dengan biaya terjangkau.
c. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama masyarakat Ngemplak dan
sekitarnya
d. Bersama seluruh karyawan meningkatkan kualitas pelayanan ksehatan sehingga
tercapai kepuasan pelanggan sekaligus meningatkan kesejahteraan karyawan secara
adil dan merata sesuai dengan kemampuan.
C. Motto
Pendamping diwaktu sakit, sahabat di waktu sehat

3
BAB III
STRUKTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT

4
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI TIM GERIATRI

Direktur

Ketua Tim
dr. Ika Puspitasari

Keperawatan Keperawatan
Marginingsih AMD.KEP Adit AMD.KEP

Keterangan :
a. Ketua Tim Geriatri bertanggung jawab langsung kepada direktur utama.
b. Setiap anggota Tim Geriatri berdiri mandiri membuat laporan, melaksanakan
program kerja Geriatri di bagian/ unit masing-masing.

5
BAB V
URAIAN TUGAS JABATAN

A. Nama jabatan : Ketua Tim Geriatri


Persyaratan : Pendidikan
Dokter umum
Uraian Tugas : Melaksanakan fungsi perencanaan
- Merencanakan dan menyusun serta menetapkan sistematika
pelayanan di Klinik Geriatri
- Merencanakan dan membuat Program Kerja Tim Geriatri
- Merencanakan dan menyusun serta menetapkan sistematika
pengembangan dan pelatihan anggota Tim Geriatri
- Merencanakan dan menyusun serta menetapkan sistematika
anggaran Geriatri
- Melaksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Geriatri
di RSU. Mitra Paramedika
- Mengkoordinasi pelayanan Geriatri di unit kerja RS maupun
dengan pihak ekternal ( Dinas Kesehatan dan Institusi lainnya)
Wewenang :
- Meminta informasi dan memberikan pengarahan kepada
anggota
- Mengkoordinasikan, mengawasi, mengendalikan dan menilai
mutu kinerja anggota tim

B. Nama jabatan : Anggota Tim Geriatri


Persyaratan : D3 Keperawatan
Perawat
Uraian tugas :
- Menerima pasien dan mengkaji kebutuhan pasien secara
komprehensif
- Membuat tujuan dan rencana keperawatan
- Melaksanakan rencana yang telah dibuat selama memberikan
pelayanan
Wewenang :
- Melaksanakan pengkajian keperawatan terhadap status bio
psikososio-kultural dan spiritual
- Melaksanakan tindakan keperawatan dalam hal pasien Geriatri
sesuai SP

6
BAB VI
PENCATATAN, PELAPORAN, MONITORING DAN EVALUASI

Pencatatan dilakukan disetiap unit terkait seperti poliklinik, laboratorium,rekam medis


dan bangsal perawatan bila ada pasien Geriatri yang rawat inap. Pelaporan dilakukan setiap
triwulan. Pemantauan dan evaluasi merupakan salah satu fungsi manajemen untuk menilai
keberhasilan pelaksanaan program. Pemantauan dilaksanakan secara berkala. Evaluasi dilakukan
setelah suatu jarak waktu (interval) lebih lama, biasanya di setiap 6 bulan. Dengan evaluasi dapat
di nilai sejauh mana tujuan dan target yang ditetapkan sebelum nya tercapai. Hasil evaluasi
sangat berguna untuk kepentingan perencanaan program.

7
BAB VII
PERTEMUAN/ RAPAT

Rapat berkala Tim Geriatri RSU Mitra Paramedika terdiri dari :

A. Rapat Rutin
Diselenggarakan sekali dalam tiga bulan, dengan peserta anggota Tim.

B. Rapat Insidentil
Dilakukan sewaktu-waktu bila ada masalah atau sesuatu hal yang perlu dibahas dan
diselesaikan segera.

8
BAB VIII
PENUTUP

Pedoman Pengorganisasian Pelayanan Manajerial Geriatri di Rumah Sakit Umum Mitra


Paramedika ini disusun agar menjadi acuan dalam pengembangan kegiatan geriatric dan
pengembangan Akreditas Rumah Sakit yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan.
Pedoman ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan upaya meningkatkan mutu dan
kualitas pelayanan Rumah Sakit.