Anda di halaman 1dari 2

Alat dan Bahan

1. Pemeriksaan Bilirubin Urine Cara Harrison


 Tabung reaksi
 Kertas saring
 Pipet Pasteur
 BaCl2 10%
 Reagen Fouchet, dengan komposisi :
o Trichloro asetic acid (TCA) 25 g
o Aquadest ad 100 ml
o Larutan Feri clorida 10 ml (10g FeCl3 dalam 100 ml aquadest)
2. Pemeriksaan Urobilin Urine Cara Schlezinger
 Tabung reaksi
 kertas saring
 kertas karbon
 reagen Schlezinger yang terdiri dari :
o Suspensi jenuh zinc asetat dalam alkohol (reagen schlezinger)
o Ammonia liquidum
o Tincture iodii sipirit 1%
3. Pemeriksaan Urobilinogen Urine Cara Ehrlich
 Tabung reaksi
 Reagen Ehrlich (paradimethyl aminobenzaldehyde 2% dalam HCl
50%)

Prinsip

1. Pemeriksaan Bilirubin Urine Cara Harrison


Bilirubin dapat mereduksi feri klorida menjadi senyawa yang berwarna
hijau. Sebelumnya bilirubin diabsorpsikan pada endapan BaCl2 dalam urine.
2. Pemeriksaan Urobilin Urine Cara Schlezinger
Urobilin + Zinc Asetat dalam alkohol → fluoresensi warna hijau.
3. Pemeriksaan Urobilinogen Urine Cara Ehrlich
Urobilinogen + paradimethyl aminobenzaldhyde dalam HCl → warna
merah.

Cara kerja

1. Pemeriksaan Bilirubin Urine Cara Harrison


a. Ambil 3 ml urine dan campur dengan larutan BaCl2 10% dengan volume
yang sama banyak.
b. Kemudian saring endapan yang terbentuk
c. Filtratnya disimpan untuk percobaan urobilin
d. Residu pada kertas saring kemudian ditetesi dengan reagen Founchet 1-
2 tetes dan perhatikan perubahan warna yang terjadi.
2. Pemeriksaan Urobilin Urine Cara Schlezinger
a. Ambil filtrate dari reaksi Harrison sebanyak 3 ml
b. Tambahkan reagen Schlezinger dalam jumlah yang sama
c. Kemudian tetesi dengan 1-2 tetes ammonia
d. Homogenkan, lalu saring sampai jernih
e. Filtrate yang diperoleh amati dengan sinar tidak langsung dalam kotak
urobilin atau menggunakan kertas karbon.
3. Pemeriksaan Urobilinogen Urine Cara Ehrlich
a. Ambil sebanyak 5 ml urine, masukkan ke dalam sebuah tabung reaksi
b. Tambahkan 10-12 tetes reagen Ehrlich
c. Homogenkan, tunggu selama 5 menit.