Anda di halaman 1dari 4

B.

III Diskriminasi Kekuatan Rangsangan (Hukum Weber-Fechner)


Kemampuan untuk membedakan kekuatan rangsangan rasa-rasa, pada umumnya tergantung
pada kekautan mutlak dari rangsangan tersebut, tetapi pada perbedaan relatifnya.
1. Tutuplah mata pribandus dan letakkan tangannya diatas meja dengan telapak tangannya ke
atas.
2. Letakkan anak timbangan 5g diatas telapak tangan probandus
3. Tambahkan setiap kali suatu beban sampai probandus dapat dengan tepat membedakan
penambahan berat. Catat berat beban yang dapat dirasakan tersebut.
4. Ulangi langkah 1-3 sebanyak tiga kali
5. Lakukan langkah 1-4 untuk beban 10gram, 50 gram, 100 gram

Berat beban yang Dirasakan (g)


Berat beban awal (g)
I II III χ
10 10 50 10 23,33333
50 50 50 50 50
100 200 50 100 116,6667
200 200 200 200 200

HUBUNGAN BESARNYA STIMULUS


RANGSANGAN VS PERSEPSI RANGSANGAN
250
BERAT BEBAN YAN DIRASAKAN (G)

200

150

100

50

0
0 50 100 150 200 250
BERAT BEBAN AWAL (G)
B. IV Kemampuan Diskriminasi
Dalam melakukan praktikum ini seringkali timbul kesukaran karena yang dipakai adalah orang orang
yang sehat dan normal kemampuan diskriminasinya. Oleh sebab itu sebaiknya dilakukan
perbandingan kemampuan diskriminasi antara jari tangan, telapak tangan, lengan bawah, dan kuduk
Kemampuan Diskriminasi Kekasaran
1. Tutuplah mata probandus dan letakan tangannya diatas meja dengan telapak tangannya
keatas.
2. Mintalah probandus untuk meraba kertas penggosok dengan ujung jarinya
3. Mintalah probandus untuk menyebutkan derajat kekasaran kertas penggosok tersebut
4. Catat hasil pengamatan pada probandus. Berikan tanda B bila jawaban probandus benar dan
berikan tanda S bila jawaban Probandus salah.
5. Ulangi langkah 1-4 sebanyak tiga kali
6. Lakukan langkah 1-5 pada bagian telapak tangan, lengan bawah, dan kuduk
Tabel Pengamatan Diskriminasi Kekasaran
Jari Tangan Telapak tangan Lengan Bawah Kuduk
No. Kekasaran kertas gosok
I II III I II III I II III I II III
1 00 (paling halus) S B S B B B B B B B B B
2 1 (halus) S B B S B S B B S B B B
3 2 (sederhana kasar) S B B S B S S S B S B B
4 3 (kasar) B B B B B B B S B S S B
Total Jawaban Benar 8 8 8 9

Kemampuan Dikriminasi Ukuran


1. Tutuplah mata probandus dan letakkan tangannya diatas meja dengan telapak tangannya ke
atas.
2. Tekanlah pada jari tangan probandus uang koin dengan berbagai macam ukuran.
3. Mintalah probandus untuk menyebutkan jenis koin tersebut.
4. Catat hasil pengamatan pada probandus. Berikan tanda B bila jawaban probandus benar dan
berikan tanda S bila jawaban Probandus salah.
5. Ulangi langkah 1-4 sebanyak tiga kali
6. Lakukan langkah 1-5 pada bagian telapak tangan, lengan bawah dan kuduk.
Tabel Pengamatan Diskriminasi Ukuran
Jari Tangan Telapak tangan Lengan Bawah Kuduk
No. Jenis dan diameter koin
I II III I II III I II III I II III
1 Koin Rp. 25 S B S B S B B B S S S B
2 Koin Rp. 50 B B S S B B S B B S S S
3 Koin Rp. 100 S S S S B S B S S S S S
4 Koin Rp. 200 S B B S B B B S S S B S
5 Koin Rp. 500 B B B B B B B S B S S B
6 Koin Rp. 1000 S B S B S S B S S S S S

Kemampuan Diskriminasi Bentuk


1. Tutuplah mata probandus dan letakkan tangannya diatas meja dengan telapak tangannya ke
atas.
2. Mintalah probandus untuk meraba benda percobaan dengan ujung jarinya.
3. Mintalah probandus untuk menyebutkan bentuk benda tersebut (bola, balok, kubus, limas segi
empat.)
4. Catat hasil pengamatan pada probandus. Berikan tanda B bila jawaban probandus benar dan
berikan tanda S bila jawaban probandus salah
5. Ulangi langkah 1-4 sebanyak tiga kali
6. Lakukan langkah 1-5 pada bagian telapak tangan, lengan bawah, dan kuduk.
Tabel Pengamatan Diskriminasi Bentuk
Jari Tangan Telapak tangan Lengan Bawah Kuduk
No. Bentuk benda
I II III I II III I II III I II III
1 Tabung B B B B B B B B S S S B
2 Balok B B B B B B S S S S S B
3 Kubus S S B B B B B B S S S S
4 Lima Segi Empat B B B B B B B B B B S B
Total Jawaban Benar 10 12 7 4
Soal Soal
A.I Paleosensibilitas
1. Pada percobaan dengan alcohol pada kulit mula mula timbul perasaan dingin dahulu kemudian
disusul dengan perasaan panas. Jelaskan mengapa
2. Apakah rasa rasa panas atau dingin itu dirasakan terus menerus? Jelaskan mengapa demikian!
A. II Reaksi-Reaksi pada kulit
1. Di daerah manakah dari tubuh masing masing rasa itu yang terpadat? Jelaskan mengapa
demikian
B. I Lokalisasi Rasa tekan
1. Apakah ada perbedaan antara titik tekan dan titik tunjuk? Jelaskan mengapa demikian!
2. Di daerah manakah dari tubuh yang memiliki jarak titik tekan dan titik tunjuk paling kecil dan
paling besar? Jelaskan mengan demikian!
B.II Diskriminasi Rasa tekan
Adakah perbedaan diskriminasi bila ujung ujung jangka ditekankan secara stimultan dan suksesif?
Jelaskan mengapa demikian!
B. III Diskriminasi Kekuatan Rangsangan
1. Bagaimanakah bunyi hokum Weber-Fechner
2. Apakah hokum tersebut sesuai dengan hasil percobaan tersebut di atas!
B. IV Kemampuan Diskriminasi
1. Bagaimanakah kemampuan diskriminasi kekasaran, ukuran, dan bentuk masing masing pada jari
tangan, telapak tangan, lengan bawah, dan kuduk
2. Bagian manakah yang paling sensitive dalam diskriminasi kekasaran, ukuran dan bentuk? Mengapa
demikian?
C. Rasa Nyeri Kulit dan Otot
1. Apakah ada perbedaan lama penyinaran saat probandus dialihkan perhatiannya atau saat kondisi
kulit probandus hiperemia? Mengapa demikian