Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN PASANGKAYU

DINAS KESEHATAN
UPT PUSKESMAS LARIANG
JL.Sultan Hasanuddin Desa Parabu Kec. Lariang Kode Pos 91571
Email : pkmlariang@gmail.com

KERANGKA ACUAN KEGIATAN


SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT

A. PENDAHULUAN
Tantangan yang dihadapi Indonesia dengan masalah air minum, hygiene dan
sanitasi sangat besar. Masyarakat masih didominasi oleh penyakit berbasis lingkungan
khususnya penyakit dibawa oleh air (water borne diseases), seperti DBD, Diare,
kecacingan dan polio. Penyebab utama tingginya penyakit-penyakit tersebut adalah
perilaku yang belum bersih dan sehat, terutama masih banyakmasyarakat yang buang air
besar di tempat terbuka (open defication), seperti dikebun, sungai dan sebagainya.

B. LATAR BELAKANG
Akses sanitasi masyarakat Indonesia masih rendah. Untuk meningkatkan akses
sanitasi masyarakat makan dilaksanakan kgiata STBM. Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat adalah pendekatan untuk merubah perilaku hygiene dan sanitasi
melaluipemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuandalam rangka percepatan
peningkatan akses terhadapsanitasi dasar di Indonesia ( keputusan Menteri kesehatan
republic Indonesia nomor 852/Menkes/SK/X/2008 tentang Strategi Nasional Sanitasi Total
Berbasis Masyarakat). STBM menekankan kepada 5 (lima) Pilar perubahan perilaku
hygiene yaitu:
1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS)
2. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
3. Pengelolaan Air minum Rumah Tangga (PAM RT)
4. Pengelolaan Sampah
5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga
Upaya-upaya peningkatan cakupan jamban yang telah di lakukan bertahun-tahun
melalui berbagai proyek dan pendekatan, tetapi belum memberikan hasil yang signifikan
dengan besarnya biaya yang telah dikeluarkan. Tolak ukur yang digunakan dalam
pelaksanaan program-program adalah peningkatan jumlah jamban yang dibangun. Namun
demikian, pada kenyataannya belum mampu menurunkan prevalensi penyakit berbasis
lingkungan, karena banyak masyarakat yang tetap buang air besar di tempat terbuka.
Kementerian kesehatan khususnya Direktorat penyehatan Lingkungan
mengembangkan teknik pendekatan perilaku hidup bersih dan sehat, yaitu dengan
pendekatan community Led Total Sanitation (CLTS) atau istilah lain adalah Sanitasi Total
Berbasis Masyarakat (STBM). Pendekatan CLTS ini menitikberatkan kepada fasilitasi atas
suatu proses untuk menyemangatiserta memberdayakan masyarakat setempat untuk
tidak buang air besar di tempat terbukaserta membangun serta menggunakan jamban
atas kemauan sendiri tanpa subsididari luar. Melalui pendekatan CLTS anggota
masyarakat diajak menganilsa masalah sekaligus mencari solusinya sendiri.

C. TUJUAN
a. Tujuan Umum
Meningkatnya jumlah Desa yang melakukan Sanitasi total berbasis Masyarakat di
Wilayah kerja UPT Puskesmas Lariang.
b. Tujuan Khusus
meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perubahan perilaku hygiene sanitasi
lingkungan terutama dalam hal buang air besar pada tempatnya.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Pemicuan STBM
2. pendampingan STBM Di desa
3. Jumlah Jamban yang terbangun hasil pemicuan (Monitoring)
4. Jumah Desa odf (Verifikasi Desa)

E. CARA PELAKSNAAN KEGIATAN


STBM dilaksanakan diawali dengan mencari wilayah dengan akses sanitasi
rendah melalui survey dan mengambil data sanitasi dasar puskesmas
1. Rapat persiapan pemicuan
2. Pemicuan
3. Monitoring
4. Evaluasi

F. SASARAN
Desa atau masyarakat dengan akses sanitasi rendah

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Bulan
No Nama sarana
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Rapat Persiapan Pemicuan
2 Pemicuan
3 Monitoring
4 Evaluasi
Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas Sanitasi UPT Puskesmas Lariang dan juga
masyarakat di pedesaan.

H. EVALUASI ELAKSANAAN KEGAITAN DAN PELAPORAN


Evaluasi dilakukan oleh penanggung jawab program dan penanggung jawab UKM
terhadap ketepatan pelaksanaan kegaiatn. Hasil evaluasi disusun pada tiap akhir kegiatan
dilaporkan setelah pelaksanaan kegaiatn kepada kepala puskesmas
I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
Petugas harus membuat laporan kepada Penanggung Jawab UKM dan Kepada
Kepala Puskesmas setelah pelaksanaan kegiatan. Petugas harus melakukan evaluasi
keseluruhan kegiatan pada setiap tahapan kegiatan dan melaporkannya.

Parabu, 2 Januari 2019


Kepala UPT Puskesmas Lariang

PUTU SUASTIKA, SKM


Pangkat : Penata Tk 1
Nip:197602111995031001