Anda di halaman 1dari 8

41

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah kuantitatif (non-eksperimen). Jenis penelitian

kuantitatif adalah penelitian dengan memperoleh data yang berbentuk angka atau

kualitatif yang diangkakan (Notoadmodjo, 2012).

3.2 Waktu dan Tempat penelitian

Penelitian ini telah dilaksanakan di RSUD Dr. A DADI TJOKRODIPO

BANDAR LAMPUNG bulan januari

3.3 Rancangan / Desain penelitian

Rancangan dalam penelitian ini menggunakan desain Survei Analitik

dengan pendekatan cross sectional yaitu desain penelitian yang bertujuan untuk

mencari hubungan antara faktor resiko dengan efek pengamatan atau observasi

antar variabel dilakukan secara bersamaan (Notoatdmojo, 2012). Desain cross

sectional dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui Hubungan peran

educator perawat dalam discharger plenning dengan motivasi pasien rawat inap

untuk kontrol di RSUD Dr. A DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG

TAHUN 2018
42

3.4 Subjek Penelitian


41
3.4.1 Populasi

Populasi adalah keseluruhan dari suatu variabel yang menyangkut

masalah yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pasien

rawat inap di RSUD Dr. A DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG

3.4.2 Sampel

Sampel adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan obyek yang

diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi. Sampel pada penelitian

ini mengguanakan purposive sampling yaitu pasien rawat inap di RSUD

Dr. A DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG. Penentuan sampel

menggunakan besaran persentase pada setiap angkatan Notoatmodjo

(2010), dengan rumus :

n= f x 100%
N

Kriteria inkulsi pada penelitian adalah :

a. Seluruh pasien rawat inap


b. Pasien rawat inap
c. Bersedia dijadikan responden.

3.5 Teknik sampling

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan purposive

sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan keseluruhan populasi

(Notoadmodjo, 2010).
43

3.6 Variabel Penelitian

Variabel adalah sesuatu yang digunakan sebagai ciri, sifat atau ukuran

yang dimiliki atau didapatkan oleh satuan penelitian tentang suatu konsep

pengertian tertentu (Notoatmodjo, 2012). Variabel penelitian yang digunakan

dalam penelitian ini yaitu variabel bebas (independent) yaitu educator dan

discharger planning. Variabel terikat (dependent) pasien rawat inap.

3.7 Definisi Operasional

Definisi operasional adalah batasan pada variable-variabel yang diamati

atau diteliti untuk mengarahkan kepada pengukuran terhadap variabel yang

bersangkutan serta pengembapngan instrument (Notoatmodjo, 2012).

Tabel 3.1 Definisi Operasional

Variabel Definisi Oprasional Alat ukur Cara ukur Hasil ukur Skala
ukur
(Independe Motivasi belajar Lembar Mengisi 1= Baik (≥ 40) Ordi
n) merupakan salah kusioner kuisioner nal
Motivasi satu faktor yang 0= Tidak Baik(<40)
belajar turut menentukan
keefektifan dalam
pembelajaran.
Uno (2011)

Sikap Sikap adalah Lembar Observasi 1= Baik (≥ 30) Ordin


merupakan reaksi Kuisioner responden al
atau respon 0= Tidak Baik(<30)
seseorang yang
masih tertutup
terhadap suatu
stimulus atau objek Notoatmodjo
(2003)
44

(Dependen Pengungkapan hasil Data Melihat 1 = Baik (IPK 2,76-


) belajar meliputi Rekap rekap nilai 4,00)
Indek seluruh ranah Nilai
Prestasi psikologis yang
Komulatif berubah sebagai 0= Tidak Baik (IPK
akibat dari 2,00-2,75)
pengalaman dan
proses belajar siswa (Standar Kampus
Universitas
Malahayati)

3.8 Instrumen Penelitian

Instrument penelitian adalah alat-alat yang digunakan untuk pengumpulan

data (Notoatmodjo, 2012).

3.8. 1 Kuisioner Motivasi

Kuisioner motivasi merupakan kuisioner untuk melihat seberapa besar

motivasi seseorang untuk menjalankan tugas dan perannya. Dalam

penelitian ini penelitian menggunakan kuisioner motivasi untuk melihat

peran educator perawat, jika motivasinya baik, bagaimana dengan peran

educator perawat tersebut, dan begitu sebaliknya. Jumlah kuisioner

adalah 20 soal dengan pilihan jawaban Tidak Setuju (TS), Setuju (S),

Sangat Setuju (SS), dan pemberian skor Tidak Setuju = 1, Setuju = 2,

Sangat Setuju = 3, dengan rentang skor 20-60.

dengan judul “Hubungan peran educator perawat dalam discharger

plenning dengan motivasi pasien rawat inap untuk kontrol di RSUD Dr.

A DADI TJOKRODIPO BANDAR LAMPUNG TAHUN 2018”.


45

Namun pada pada kedua penelitian diatas tidak menyertakan uji

validitas dan reliabilitas, sehingga peneliti akan melakukan uji validitas

terhadap Pasien rawat inap di RSUD Dr. A DADI TJOKRODIPO

3.8.2 Kuisioner peran educator perawat

Kuesioner yang digunakan menggunakan dua pilihan yaitu Ya dan Tidak, untuk
pernyataan

favorable jika memilih jawaban Ya mendapatkan skor 2 dan jawaban Tidak


Mendapatkan

skor 1, sedangkan untuk pernyataan unfavorable jika memilih Ya mendapatkan


skor 1 dan

jawaban Tidak Mendapatkan skor 2. Jumlah pernyataan ada 21, total nilai
minimal yang

dapat didapatkan responden sebanyak 21 dan total nilai maksimal yang dapat
didapatkan

responden sebanyak 42

3.9 Teknik Pengumpulan Data

Adapun dalam pengumpulan data, digunakan alat pengumpulan data

sebagai berikut :

3.9.1 Observasi

Observasi adalah pengamatan atau pencatatan secara langsung ke objek

penelitian dengan sistematika fenomena-fenomena yang diselidiki dalam arti


46

luas.Observasi sebenarnya merupakan pengamatan yang dilakukan baik secara

langsung maupun tidak langsung.

3.9.2 Dokumentasi

Digunakan untuk memperoleh data responden yang mengalami phelbitis

3.10 Pengolahan Data

Pengolahan data dengan melaluo 4 tahap (Hastono, 2010), yaitu:

3.10.1 Editing

Kegiatan untuk melakukan pengecekan isian jawaban responden apakah sudah

lengkap, jelas dan relevan

3.10.2 Coding

Merupakan kegiatan merubah data berbentuk huruf menjadi data

berbentuk angka/bilangan. Untuk mempermudahkan pada saat analisis data dan

juga mempercepat pada saat entry data.

3.9.3 Processing

Proses pengentryan data dari kuesioner ke program computer agar dapat

dianalisis.

3.9.4 Cleaning

Kegiatan pengecekan kembali data yang dientri ke dalam komputer tidak

terdapat kesalahan.
47

3.10 Analisis Data

Data yang terkumpul dalam penelitian ini dianalisa secara:

3.10.1 Analisa Univariat

Analisa univariat bertujuan unuk menjelaskan atau mendeskipsikan

karakteristik setiap variabel penelitian.Bentuk analisis univariat tergantung dari

jenis datanya. Untuk data numerik digunakan nilai mean atau rara-rata dan

median (Notoatmodjo, 2012). Data yang terkumpul dalam penelitian ini akan

diolah dengan menggunakan komputer.

Dengan rumus :

f
P  x 100%
N

Keterangan :

P = Persentase

f = Jumlah pertanyaan yang dijawab benar oleh responden

N = Jumlah skor maksimal dari seluruh pertanyaan bilangan tetap

(Arikunto,2010).

3.10.2 Analisa Bivariat

Analisa bivariat dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya Hubungan

Motivasi Belajar Mahasiswa Dan Sikap Mahasiswa Terhadap Indeks Prestasi

Semester di PSIK Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2017.

Rumus yang digunakan analisis uji chi square. Berdasarkan hasil perhitungan

statistik dapat dilihat kemaknaan hubungan antara dua variabel, yaitu:


48

(fij – Eij)2
Σ
Dengan rumus : X2p= ij Eij
a. Jika nilai sig (nilai p-value< 0,05) maka disimpulkan Ha diterima dan Ho

ditolak yang artinya ada hubungan bermakna (signifikan) antara variabel

independent dengan variabel dependent.


b. Jika nilai sig (nilai p-value> 0,05) maka disimpulkan Ho diterima dan Ha

ditolak yang artinya tidak ada hubungan bermakna (signifikan) antara

variabel independent dengan variabel dependent.


c. Odd Ratio (OR)
Hasil uji Chi-Square hanya dapat menyimpulkan ada atau tidaknya

perbedaan proporsi antar kelompok atau dengan kata lain hanya dapat

menyimpulkan ada atau tidaknya hubungan dua variabel katagorik.

Dengan demikian uji Chi-Square tidak dapat dapat menjelaskan derajat

hubungan, dalam hal ini uji Chi-Square tidak dapat mengetahui

kelompok mana yang memiliki resiko lebih besar dibandingkan

kelompok yang lain. Nilai OR merupakan nilai ekstimasi untuk

terjadinya outcome sebagai pengaruh adanya variabel independen,

perubahan satu unit variabel independen akan menyebabkan perubahan

sebesar nilai OR pada variabel independen. Ekstimasi confidence (CI)

OR ditetapkan pada tingkat kepercayaan 95%. Interpestasi Odd Ratio

adalah sebagai berikut :


OR = 1 : artinya tidak ada hubungan
Or < 1 : artinya tidak ada efek proteksi atau perlindungan
OR > 1 : artinya sebagai faktor resiko