Anda di halaman 1dari 14

Drama Rakyat Melayu Riau

PUTRI PANDAN BERDURI


4/14/2015

SEKOLAH DASAR MENENGAH PERTAMA

NEGERI 6 PEKANBARU

TAHUN AJARAN 2014 / 2015


Drama Rakyat Melayu Riau

1. Batin Legoi Oleh Refly Asda


2. Saliamah Oleh Atharika Nurafalah
3. Pandan berduri Oleh Putri Melinia
4. Ilalang Wangsa Oleh Ariiqah Mutia Khansa
5. Julela Oleh Said Muhammad Sadam
6. Jenang Perkasa Oleh Gilang Putra Perdana
7. Migat Oleh T.Muhammad Hafiz
8. Inang Beti Oleh Tiwi Nedi Amelia
9. Inang fitri Oleh Jessica Ratri Yudhistira
10. inang Prima Oleh Nadya Isni Safitri
11. Penduduk Oleh M.Affit Mulana
12. Pengawal Jenang Perkasa Oleh Alfa Rizal Sapta Pratama
13. Pengawal Julela Oleh Restu Abdi Pangestu
14. Penasehat Kerajaan Bintan Oleh Farel Agung Nugraha
15. Narator Oleh Naomi Chiata Febrina

Sinopsis Cerita :

Pandan berduri ditemukan oleh Batin Legoi saat masih bayi Disemak-semak dekat
pantai,namanya sendri disarankan oleh Ibu tiri nya Sailamah yang sangat tidak menyukai Pandan
Berduri karena takut Ilalang Wangsa putri nya akan terabaikan oleh Batin Legoi.

Suatu hari saat berada di pasar Pandan bertemu dengan Jenang Perkasa pangeran kerajaan
Migat yang terasingkan dari kerajaan sejak kakak nya Julela menjadi Raja.Mereka langsung jatuh
cinta , namun disisi lain Ilalang Wangsa juga mencintai Jenang Perkasa.Karena cinta nya Ilalang
Wangsa mencoba menyakiti Pandan.Apakah yang akan terjadi selanjutnya...?Apa kah niat jahat
Ilalang akan tercapai..?atau Cinta pandan dan jenang akan bersatu..?Bagai mana kelanjutan
ceritanya?Saksikan drama kami....

CEKIDOT

KELOMPOK 2 1
Drama Rakyat Melayu Riau

Naskah Drama Putri Pandan Berduri

Alkisah pada zaman dahulu kala, di Pulau Bintan berdiam sekumpulan orang sampan atau
orang suku laut.Mereka dipimpin oleh seorang batin yang gagah perkasa.Batin Lagoi nama nya.Untuk
masuk kawasan Batin Lagoi tersebut , harus melalui sebuah betung yang ditumbuhi semak belukar
yang rimbun.

Pada suatu hari , Batin Lagoi berjalan santai menyusuri pantai dan tiba-tiba dikejutkan ole
suara tangisan bayi dari arah semak-semak pandan.Dipenuhi rasa takut ia menerobos semak pandan
dengan hati-hati.Tak berapa lama , didapati nya seorang bayi perempuan tergeletak beralaskan daun
disemak belukar tersebut.

Batin Lagoi : “Anak siapa gerangan?Mengapa disisni?Orang tuanye kemane?

(kebingungan)

Setelah menengok sekeliling nya , Batin Lagoi tidak melihat tanda-tand aorang
disekitarnya.Karena rasa kasihan , timbullah keinginan untuk mengangkat bayi itu sebagai
anak.Dengan hati-hati diangkat dan dibawa nya anak itu pulang.Bayi itu kemudian diberi nama
PUTRI PANDAN BERDURI.

Batin Lagoi : (sambil sembunyi sembunyi masuk kedalam rumah)

Sailamah : “Kenape kau ni bnag,apa yang engkau bawa?Kenspe tingkah engkau

aneh macam tu?,tak patut lah”

Batin Lagoi : “Mah sini lah kau abang nak cakap sama engkau

(sambil menuju kekamar)

Sailamah : (Berlari kedalam kamar)“ade apa ni bangn sebenarnye?apa yang sebenarnya

nak abang ceritakan sama aku ni?”

Batin Lagoi : (sambil mengeluarkan bayi)“ni lah yang abang nak cakap sama engkau”

Sailamah : (Terkejut dan marah)“HAH!! . Anak siape ni bang?!engkau selingkuh ye ,

aku tak endak anak haram ni berade dirumah kite , buang saje dia . Dasar
semua laki-laki same je!”

Batin Lagoi : “Apelah engkau cakap ni, tenang lah dulu biar abang engkau ni

jelaskan tadi pas abang jalan dipantai , abng tengok bayi ni menangis
disemak pandan berduri.Tak kasian kah kau liatnye?Jadi abang putuskan
untuk merawat anak ni bersame”

Sailamah : “Ape?!!!. Dah gile kau kah bang?” (Dengan suara tinggi)

Batin Legoi : “Sudahlah ini sudah menjadi keputusan ku,dan kau sebagai istri ku

patuhi lah keputusan ku ini.Paham Engkau??”

Sailamah : “Terserah engkau lah bang,poko nye sampai kapaan pun tak nak ,

KELOMPOK 2 2
Drama Rakyat Melayu Riau

anak haram abang ni tinggal dirumah aku , bagaiman anasib anakmu yang
satu lagi si Putri Ilalang Wangsa? , nak kau kemanekan dia ha? (Dengan
Kesal dia keluar dari kamar)

Batin Legoi : “Menggelengkan kepla ssambil mengambil bayi dan berkata)”hem...

tengok kelakuan emak baru kau tu , macem buntalaan kentut , asyik


nakmarah sahaje kerjanye,jangan engkau contoh ye , nanti kalau engkau
contoh kau ikut kenttut.Hem..skrang aku naka beri kau nama (bingung) inang
sahaje lah .... Hahaha...(Tertawa)”

Sailamah : “Kenape tak kau beri dia name Pandan Berduri sahaje , die kan

engkau temukan di pandan berduri , HAHAHA...”(meeledek)

Batin Legoi : “Eh betul juga pandai kau ye.hmmm “PUTRI PANDAN BERDURI”

abang suke name tu hahaha,Makasih ye(sambil melihat sibayi)nah sekarang


name engkau putri pandan berduri”

Waktu terus berjalan .Putri Pnadan berduri tumbuh menjadi gadis yang sanagt cantik.Tutur
Bahasa dan sopaan santun nya mencerminkan sifat seorang putri raja.Kecantikan dan keelkan
perangai putri pandan berduri mengundang decak kagum para pemuda di Pulau Bintan

Pandan Berduri : (Sedang bercengkraman dengan para inang)

Ilalang Wangsa : (Sambil berteriak dari dalam kamar) Pandan ..... Sini Kau...

Pandan Berduri : “Iye tunggu sekejap “(bergegas menuju kamar Ilalang Wangsa)

Inang Fitri : “ish apelah putri Ilalang Wangsa ni , asyik nah suruh Putri Pandan berduri

saje,Pdahal kan die punya dayang yang siap melayani die”

Inang Beti : “Ntah Lah akupun bimbangn.Kasian aku tengok putri kite”

Inang Fitri : “Dahlah Jom kita masuk”

Situasi Di Kamar Putri Ilalang Wangsa

Ilalang Wangsa : “ish lame kli kau ni , berbuat ape kau diluar hah??(sambil menjewer)

Pandan Berduri : “(Maringis) “Maaf aku tadi...”

Ilalang Wangsa : “ah sudah lah sekarang engkau ikut aku kepasar,jom kita pergi...”

Situasi di Tempat Lain

Magat : (Duduk disebuat kursi) “baiklah anak ku kalian suadah dewase

semuanye,ayah ingin salah satu diantara kalian yang menggantikna ayah


sebagai Migat”

Julela : “Baiklah ayah , aku saje” (sambil membusungkan dada)”aku kan abang..

manekan mungkinsi Jenang perkasa ni bisa menjadi seorang pemimpin


,manekan lah dia mungkin bisa , hanya aku seorang je yang bisa mengemban
tuga tu”

KELOMPOK 2 3
Drama Rakyat Melayu Riau

Migat : “Baiklah jika begitu”(menatap jenang perkasa)”bagaimana menurut kau

jenang perkasa apekah engkau setuju jika abng engkau yang menjai migat
menggantikna ayah?”

Jenang Perkasa : “Jika itu yang terbaik , aku tak pe ayah”(Hanya menatap lalu tertunduk dia

sambil beranjak pergi dari dalam istana)

Migat : “Baiklah , esok akan menjadi hari penyerahan tahta ku kepade Putra

Sulungku Julela”

Keesokan harinya...Tiba lah saat penyerhan gelar kepada Julela

Penyerahan tahta itu mengakibatkan julela menjadi sombong dan semakin menekan jenang perkasa

Julela : “aku senag telah menjadi seoran raje , dan apabila kau tidak , mengikuti

semua aturan yang telah abang ni buat , kau silahkan sahaje angkat kaki dari
negeri ni”(menyombongkan diri)

Jenang Perkasa : “Baiklah kalau itu yang abang nak , aku kan pergi dari negeri ini”(berajlaan

dengan tegas keluar)

Dengan keputusan yang ia ambil tersebut , dia pun berlayar di dalaam pelayarannya tersebut ia
banyak mendapatkna rintangan hingga pada akhiirnya ia sampai disuratu pulang yang bernama pulau
bintan .

Jenang Perkasa : “(Bangun dari pingsan sambil kebingungan )”dimanekah aku ni , almak haus

kali rasanye , aku harus mencari air sekaligus tempat untuk berteduh”(sambil
terus berjalan hingga samapi disebuat pasar)”Hah itu ade sebuat
warung”(berjalan menuju kearah warung tersebut)

Lalu tiba-tiba lewat lah putri ilalang wangsa dan pandan berduri yang endak pergi kepasar

Penduduk : “suit..suit..(bersiul) elok betulah gadis tu , macem bidadari turun dari langit
sahaje”

Ilalang Wangsa : “makasih lah bang, aku ni memang cantik sangat”

Penduduk : “iyelah cantik tapi bukan kau lah , yang dibelakang kau tu”(sambil tertawa)

Ilalang Wangsa : “iiih(marah) kenapa selalu kau , kaua , kau dan engkau (terusmengomel

tampa menghirauykan jalan hingga menabrak seorang pedagang)

GUBRAKkkkk.....

Ilalang Wangsa : “aduh macem nikua , taruh dimane mata kau tu hah,pandan bantulah aku
ni(sambil merengek)

Mendengar kehebohan tersebut menrik perhtian jennag perkasa

Jenang Perkasa : “ade ape tu (bergumam,dan berlai kearah keumunan tu) biar saya bentu

KELOMPOK 2 4
Drama Rakyat Melayu Riau

(sambil menatap putri pandan berduri dengan penuh perasaan.Lalu besuara


kecil)’Aduhai cantik sangat gadis ni”(dan tnpan sengaja tangan nya
memegang tangan putri pandan berduri)

Ilalang wangsa : “Hei”(dengan nada keras)”pandan cepat lah kau tolong aku!”

Pandan Berduri : “eh iye”(sambil mentap senyum kearah Jenang Perkasa)

Jenang Perkasa : (Kemudian jenang perkasa memlasan senyum itu dan berlalri kearah panda

dan ilalang wangsa)”Hei kalian berdue tunggu..”

Pandan Berduri : (menoleh kebelkang)”Oh tuan ade ape gerangan?Oh iye yang tadi saya

ucapkan terima kasih”

Jenang Perkasa : “oh iye , same same . Ngomong – ngomong kalian penduduk sisni keh?dan

apakah kalia bersaudare?”

Pandan Berduri : “Oh iye kami penduduk sini”

Ilalang Wangsa : (langsung menyambar danmendorong pandan berduri)”Tapi Kmi ni bukan

bersaudara,dia ni hany pembantu aku sahaje lah”

Jenang Perkasa : “Oh begitu keh?”

Pandan Berduri : “Baiklah tuan kami dah sampai dirumah , tuan nak mampir keh?”

Jenang Perkasa : “Tak usah ramah-ramah sangat lah , jom kite masuk”(mendorong pandan ke

dalam rumah)

Pandan Berduri : “saya permisi dulu lah tuan”(berjalan ke dalam rumah)

Jenang Perkasa : “Hei , tunggu name engkau siape?”(mentap pandan berduri)

Pandan Berduri : “Pandan Berduri “(dengan nada pelan)

Ilalang Wangsa : “Hei kata kau engkau masuk , iihh kenape selalu diam terus , hem kenapelah

abang ni aku kan ade disini dahlah tak usah abang tengok tengok pandan tu”

Jenang Perkasa : (Sambil Terus menatap pandan berduri)”baikalh kalau begitu abang pulang

dulu lah ye”

Ilalang Wangsa : “Oh iyelah bang , dan sampai jumpe lagi”

Jenang Perkasa : (sambil berjalan mundur tiba-tiba GUBRakk) Aduh..

Ilalang Wangsa : (Berlari kedalam rumah dan tertawa malu)

Tak disangka ternyata Jenang tidak langsung pulang,ia mengendap-endap kekamar pandan berduri

Jenang Prkasa : (berbisik)pandan , pandan

KELOMPOK 2 5
Drama Rakyat Melayu Riau

Pandan Berduri : “Hah?kenape tuan ada disini , apa yang tuan lakukan?”

Jenang Perkasa : “hemm , aku kesini nak ketemu kau lagi lah dek”

Pandan Berduri : “Oh iye ke bang?”

Jenang Perkasa : “Hemm macam mane ya dek , sejak pertama kita berjumpa , hati abang ni

terasa berdebar-debar lah dek , rasa ingin dekat terus dengan engkau”

Pandan Berduri : “ah abang ni bise saja”

Jenang Perkasa : “dek taukah kau , pagi ni sanagt cerah sekali lah seperti abng melihat

kecerahan di wajah adek ni”

Pandan Berduri : (senyum sumringah)

Lalu terdengar suara sangan keras dari luar

Saliamah : “Pandan kesini kau..!”

Pandan Berduri : “Hah?(terkejut dan panik)eh abng aku duluan ye”

Jenang Perkasa : “Oh iye lah”

Pandan Berduri : “Eh tunggu bang , name abng siapa?”

Jenang Perkasa : “Jenang .. Jenang Perkasa”

Pandan Berduri : “oh iya dah..”

Saliamah : “Pandan...(marah besar) telinga kau tuli ye , kau tak dengar aku pangggil dari

dari?!(berdiri dan menjewer pandan) ih dasar budak ni”

Pandan Berduri : “Aduh mak , sakit mak”

Saliamah : “cepat kau ke dapur , masak sane , sebentar lagi bapak engkau pulang”

Pandan Berduri : “Iye mak”(menuju kearah dapur)

KEESOKAN HARINYA

Semenjak pertemun itu hubungan antara jenang perkasa dan pandan berduri semakin erat,dan
kedekatan jenang perkasa pun tidak semata hanya kepada pandan berduri tapi juga kepada keluarga
terutama ayah pandan berduri,yang sanagt terkesan dnegan keramahan dan kesopanan pjenang
perkasa.Namun Ilalang wangsa selalu saja mencari kesalahn Pandan Berduri

Jenang Perkasa : “Permisi pak cik , mak cik”

Batin Legoi : “iya sebentar(sambil keluar)nak cari siape?”

Jenang Perkasa : “Ehh...”

Ilalang Wangsa : “Cari aku lah ayah (menyambar)iye kan bang?jom kita pergi kepasar”

KELOMPOK 2 6
Drama Rakyat Melayu Riau

Jenang Perkasa : “oh maaf lah yee , abng kesini bukan cari engkau , tapi nak cari pandan

berduri”

Inang Prima : “Oh maaf tuan putri pandan berduri sedang tidak dapat di gnggu lah , dia

sedang lulran , dari pade tuan menunggu lame,hendak nye tuan pergi bersame
putri Ilalang Wangsa saje lah”

Batin Legoi : “Iye ke , bukannya tadi...”(bingung)

Batin Legoi : “hem iyelah ayah , kasian lah die , die kan sedang belulur...”

Batin Lagoi : “oh iye lah”

Tiba-tiba terdengar suara dari luar

Pandan Berduri : “ayah ni lah tongkat ye”(mengulurkan sambil tercengang)

Batin Legoi : “loh kate ilalang wangsa kau luluran”

Pandan Berduri : “tak lah ayah”

Batin Legoi : “oh baguslah macam tu,ni ade kawan engkau nak ajak pergi ke pasar,jom lah
pergi”

Pandan Berduri : (menerima dengan gembira)”oh abang jenang perkasa , oh iyalah panan pergi
dulu”

Ilalang Wangsa : “ish kau ni pandan”(mengehntakkan kaki dan mauk kedalam rumah)

Inang Prima : “eh putri tunggu lah”(megikuti dari belakang”

Dalam Perjalanan Ke pasar

Pandan Berduri : “kenape abang menjemput aku kerumah?padahal aku kan bisa ke pasar
sendiri”

Jenang Perkasa : “Tak pelah dek , abang nak ingin tengok engkau cepat”

Pandan Berduri : “aku tak enak hati dengan orang kat rumah”

Jenang Perkasa : “Tak pelah dek , sekalian abng silaturahmi dengan keluarga adek”

Setelah mereka selesai belanja mereka pun pulang

Jenang Perkasa : “sini abang bawakan belanjaan nya dek”

Pandan Berduri : “oh ye bang terima kasih”

Jenang Perkasa : “Untuk adek pandan apa yang tak nak abang lakukan”

Sesampainya ditengah jalan mereka duduk beristirahat

Pandan Berduri : “Bang macemane kalau kita berehat sejenak”

KELOMPOK 2 7
Drama Rakyat Melayu Riau

Jenang Perkasa : “Yok lah , Jom duduk kat sini”

Pandan Berduri : “iye bang”

Jenang Perkasa : “Dek kita ke toko bunga yok”

Pandan Berduri : “Nak Buat ape?beli bungan untuk siape?”

Jenang Perkasa : “beli bibit cinta untuk ditanam di hati mu”

Pandan Berduri : “Hemm...abang bise saje ye buat pandan tersenyum”

Jenang Perkasa : “dek , kopi itu pahit kan?”(sambil menunjk kearah orang yang sedang minum

kopi)”tapi jika minum kopi tu sambil tegok wajah adek yang jelita ni , kopi tu
pasti kan lah akan manis sangat”

Pandan Berduri : (terseyum sumringah)

Jenang Perkasa : “abang tak berani tengok mata engkau!”

Pandan Berduri : (BINGUNG)

Jenang Perkasa : “karna gara-gara mata engkau yang indah tulah abang jadi jatuh cinta sama
engkau”

Pndan Berduri : (Tertawa)

Tengah asyik tertawa terdengarlah suara keras dari belakang

Ilalang Wangsa : “PANDAN.....!”(Berteriak)

Inang Beti : “itu disana putri pandan berduri”

Inang Fitri : “tapi kami mohon dengan sangat , jangan putri ape apekan putri pandan

berduri”

Ilalang Wangsa : “alah , emang nye kalau aku ape ape kan dia , kau bisa buat ape?”

Inang Fitri : “Tolong jangan sakiti putri pandan,die kan saudari putri Ilalang Wangsa”

Ilalang Wangsa : “ape?saudari aku?tak lah , die kan hanya nak yang dipungut oleh ayah saat

die masih bayi.Ah dahlah jangan kau bedebat dengan aku,minggir”

Mendengar keributan itu pandan dan jenang menoleh kebelakang

Pandan Berduri : (Dengan ketakutan berdiri)

Ilalang Wangsa : (berjalan menuju pandan berduri)”asyik kau ye, berdue-duean dengan abang

jenang.Kau tau aku cemburu sangat,kalau kau terus berdua-duaan dengan bng
jenang.Kau tau kan aku sangat mencitain bang jenang , tapi kau rebut dia dari
aku.Dan kau bang”(menunjuk ke arah jenang perkasa)”aku sangat mencintai

KELOMPOK 2 8
Drama Rakyat Melayu Riau

kau,tapi kenapa engkau tak pernah melihat ku?kau selalu melihat pandan
berduri si anak pungut ni”

Inang Beti : “Putri Ilalang Wangsa!,ape yang telah engkau katakan?”

Pandan Berduri : (terkejut dan menangis mendengar perkataan Ilalang Wangsa)

Inang Fitri : “tuan putri pandan berduri jangan dengarkan ape kate putri Ilalang wangsa

Tu,engkau tetap putri bungs kerajaan Bintan yang agung ni”

Jenang perkasa : “aku tak tau kalau mulut mu tak seindah wajah mu Ilalang Wangsa,kau telah

menyakiti hati orang yang aku cintai ,aku tak pernah tau tentang perasaan
yang engkau letak pada ku , tapi aku tau kalau pandan sangat
menyayangimu.Kenape engkau tega berkata macam tu!”

Pandan Berduri : (Mendekati dan memegang tangan Ilalang Wangsa)

Ilalang Wangsa : “Kau pandan! Sebab kerna engka lah bang jenang memarahiku!Tengok saje

aku akan balas engkau aku akan membuat mu merase kan ape yang aku
rasekan”(berlari pulang dan menangis)

Para Inang serta Jenang Perkasa dan Pandan Berduri Berlali mengejar Ilalang Wangsa

DI KERAJAAN JULELA

Kerajaan Migat semakin buruk keadaan nya dibawah pimpinan julela.Julea mendengar berita jikalau
adikya telah sukses di negeri Bintan.Terbesit di benak Julela untuk menyusul adiknya dan hendak
mengambil apa yang teelah dimiliki adiknya itu.Karena Keirian itu ia menyusul yang berlayar
bersama pengawal setianya ke pulau bintan.

Julela : “Aku tak terima , ade ape dengan istana ni , kacau sangat!”

Pengawal Julela : “Sabar baginda , mungkin hal ni bukan keberuntungan bagi kerajean kite”

Julela : “Ape yang kurang , zaman ayah perintah istana ni semua nya aman tekendali,

tapi sekarang ni ada ape!?”

Pengawal Julela : “Tuanku , ada kaba burung yang telah tesebar luas diistana “

Julela : “Kabar ape kah itu?cept katakan!”

Pengawal Julela : “Tuan Jenang Perkasa telah menjadi saudagar tersohor di negeri Bintan , dan

ia juge dekat dengan putri tercantik di kerajaan bintan”

Julela : “Ape?!! Aku tak terime , dia aku usir agar melarat , dan memohon bukannya

menjadi sukses.Aku tak peduli kta susul dia ke kerajean bintan tu”

Pengawal Julela : “Baik Tuan ku”

Julela dan pengawalnya tiba di pulau bintan.Ia melihat Pandan Berduri dan Ilalang Wangsa serta para
inang sedang dalam perjalanan pulang dar pasar menuju istana”

Julela : “Elok nian gadis tu “

KELOMPOK 2 9
Drama Rakyat Melayu Riau

Pengawal Julela : “mereke tulah putri kerajaan bintan ni tuanku , salah satu diantara merek ada

kekasih Tuan jenang perkasa”

Julela : “Mari kite ikuti die orang”

Julela mengikuti Ilalang Wangsa dan Pandan Berduri . melihat kecantikan pandan berduri julela pun
jatuh hati.Sementara itu , perlakuan kasar Ilalanng Wangsa kepada pandan berduri pun menjadi tiada
tara.Ia memperlakukan Pandan seperti dayang .

Pada hari itu....

Ilalang Wangsa : “Pandan , kau cuci semua pakaian mahal aku ni , jangan ade yang tak bersih

jangan pula koyak , aku tak nak pakaian ni engkau rusakkan , cukup hati ku
saje yang kau sakiti”

Pandan Berduri : (tersenyum hangat)”Jika emncuci ini akan membuat mu senang aku akan

melakukannya”

Inang Prima : “Tuan putri , engkau jangan jadi orang baik sangat , semakin mudah putri

Ilalang wangsa ku ni tindas engkau ,HAHA”

Inang Fitri : “Ape hak kau bicara macam tu pade Putr kerajaan , kau hanyalah dyang , tak

de beda dengan pelayan”

Inang Beti : “Sudah Fitri , tak usah urus prima tu , jom lah kite bantu putri kite ni”

Ilalang Wangsa : “Aku suruh Pnadan je , bukan kalian serta juge!Kalian ikut aku ke atas !dan

kau pandan sebelum senja pakaian tu sudah harus kering dan bersih”

Pandan Berduri : “Baiklah Ilalang Wangsa”

Saat Ilalang Wangsa Berbalik , ia tersadar kalau ada yang sedang mengawasi dari balik semak.Namu
ia berpura-pura tidak tau dan terus jalan

Ilalang wangsa : “Baikla para inang kalian boleh pergi , tapi kalau sampai au tengk kalian
orang bantu pandan , aku akan buat perhitungan same kalian orang , paham!?”

Inang Beti&Fitri: “Baik tuan putri”

Setelah para inang pergi , Ilalang Wangsa dan Inang Prima menujuk ke semak-semak dan mendapati
Julela yang sedan mengintip Pandan Berduri mencuci

Ilalang Wangsa : “Hei”(menepuk pundak julela)”apa yang abang liattu?oh...pandan berduri”

Julela : “Kau tau die ke?”

Ilalang Wangsa : “iye aku tau , die tu saudari tiri aku lah.Abang suke dengan die ke?”

Julela : “iye, dia begitu elok”

Ilalang Wangsa : (jengkel) ihh , selalu saje die..

Julela : “kenape dek?”

KELOMPOK 2 10
Drama Rakyat Melayu Riau

Ilalang Wangsa : “Macem man kalau aku bantu abnag dekatin dia?”

Julela : “Engkau bise ke bantu aku?”

Ilalang Wngsa : “Iye,tapi dengan satu syarat.”(berbisik )”abang culik die”

Julela : “mengape harus menculik?tak bise keh dengan cara yang wajar ?”

Ilalang wangsa : “die akan ditunang kan dengan bang jenang , jika itu terjadi bahkan dewa

langit pun tak bise memisahkannye.Jika abng culik dia,aku akan meminta
ayah untuk menunangkn ku dengan Bang jenang , dan menikah dengan nya ,
dengan begitu mereka tak bise bersatu,dan abng bise daptkan die”

Julela : “Iye juge “

Ilalang Wangsa : “Esok aku akan perkenal kan abang dengan die ,

Julela : “Baiklah kalau begitu”

KEESOKAN HARI NYA...

Ilalang Wangsa : “Pandan sini kau sekejap”

Pandan Berduri : “iye ade ape?”

Ilalang Wangsa : “Aku nak perkealkan ka kawan aku , die ni raja kerajaan seberang”

Pndan Berduri : “Perkenalkan saye Pandan Berduri”

Julela : “Nama mu indah , seindah wajah mu”

Pandan Berduri : “Oh terima kasih lah tuan”

Julela : “Aku jatuh cinte dengan kecantiakan engkau”

Pandan Berduri : “Cinte bukan lah karna fisk tuan , cinte karna hati buka keterpaksaan”

Julela : “haha .. kau sangat bijak , aku semakin suke”

Ilalang wangsa : “baiklah aku pergi dulu mak dah panggil aku tu”

Illang wangsa meninggal kan mereka , dan julela membawa pandan ke semak.Disemak itu telah
menunggu 2 pengawal yang siap menculik Pndan

Pandan Berduri : (terkejut)”hei siape kau orang!lepas kan saye , lepaskan , tolong !! tolong!!”

Pandan di bekap dan pingsan

Julela : “Maaf kan abng , abang lakukan ni karna abang cinte dengan engkau , dan

ingin jenang terpuruk”

Sementara itu....

Ilalang Wangsa : “Ayah aku cinte sangat dengan bng jenang , tolong lah jodoh kan kami ayah”

Batin Lagoi : “Ape maksud engkau , jenang itu kekasih adikmu”

Ilalang Wangsa : “Dari kami kecil sampai sekarang , ayah selalu mengutamakan pandan ,

KELOMPOK 2 11
Drama Rakyat Melayu Riau

semua yang apandan inginkan ayah penuhi , tapi aku?jika mak tak de aku tak
kanpernah dapt apa-apa”

Penasehat : “maafkan saye , tuan ku yang dikatakan putri ilalang benar , lagi pule putri

pandan tak dpat menikah jika ptri iallang tidak menikah”

Batin Legoi : “aku paham , tapi apakah pandan akan rela?”

Ilalang Wangsa : “die pernah cakap jik itu membuat ku bahagia maka ia akan senang , apelagi

yang buat ayah bimbang?”

Batin Lagoi : “Bailah kalao begitu,panggil lah jenang menghadap ku”

Jenang dipanggil ke istana dan ...

Jenang perkasa : “Maaf tuanku , aku hanya cinte dengan dek pandan , dan kalaupun harus
menunggu aku akan menunggu . aku tak ingin berpisah jika bukan mat atau pandan sendiri yang
meminta?

Ilalang Wangsa : “Pandan akan setuju , dia sayang sama ku”

Jenang Perkasa : “baikalah jika begitu , biar kan aku mendengar nya dari bibir pandan
langsung”

Ilalang wangsa tersentak , dia bingung dan tak tau apa yang haru dilakukan.Mendengar pertnyatan
jenang batin legoi pun meminta ianng menjempt pandan

Batin Legoi : “Baiklah kau orang jemput pandan kemari”

Inang Fitri : “maaf tuanku , kami tak dapat temukan putri di bilik nye ataupun diseluruh
istana”

Inang Beti : “Saye nampak putri terakhir kali bersame putri ilalang wangsa tuanku”

Batin Legoi : “Ape?!!pandan menghilang?Ilalang dimane pandan?!”

Jenang perkasa : “saye akan mencarinya tuanku”

Jenang mencari kepelosok negri , dan pada saat dipinggir pantai ia melihat bunga baju milih pandan
berduri.Ia yakin bahwa pandan diculik dan dibawa kabur ke negeri sberang

Pengawal JP : “Tuan ku , sebaiknya kita siapkan kapal dn kembali ke negeri seberanng


untuk mencri putri pandan berduri”

Jenang Perkasa : “kau benar , kta harus pergi”

Pengawal JP : “Saye akan siapkan semua perlengkapan”

Jenang perkasa berlayar untuk mencari pandan berduri dan ilalang wangsa tampak cemas diruanganya

Sementara itu...

Pandan berduri : “lepaskan saye, apa yang nak engkau buat!lepaskan saye!”

Julela : “aku cinte engkau paham tu?!

Jenang lalu datang , dan terlibat perkelahian dengan julela , perkelahian itu dimengkan oleh jenang ,
lalu pandan pun dibawa berlayar pulang kembali Ke bintan ,Wajah nya masih terlihat syok berat.

KELOMPOK 2 12
Drama Rakyat Melayu Riau

Jenang perkasa : “Maaf kan abang tak bise jaga engkau”

Pandan Berduri : “Tak apa bng , yan penting aku sudah selamat”

Diistana Bintan..

Ilalang Wangsa : “Maaf kan kebodohan ku ayah , aku berjanji tak akan mengulangnya”

Saliamah : “maaf kan lah putri mu bang,dia anak muda yang dimabuk cinta dan telah

dibutakan oleh perasaanyanya”

Batin legoi : “hanya pandan yang dapat menjawab , kau seharusnya meminta maaf kepada

pandan , dan memohon ampun padanya”

Tanpa diketahui pandan berasa didepan pintu rumah nya , dengan pandangan keewa mendengar
semuanya

Pandan berduri : “aku telah memaafkan kamu iallang , tapi tidak ingin melihat wajah mu lagi

pergilah dari hadapan ku”

Penasehat : “sebaiknya , putri ilalanng dikirimkan ke pulau jawa dan menerma pelajaran

agar ia dapat belajar dari kesalahannya”

Sailamah : “baiklah lah jika begitu aku akan ikut dengan putri ku “

Batin Legoi : “Jika itu yang terbaik maka aku akan mengirim kalian berdua ke pulau jawa

dan kaian dapat kembali stela merenungi dosa kalian”

Sejak saat itu kerajaan Migat jatuh dan kalah dlam perang.Putri pandan berduri hidup bahagia di
kerajaan bintan bersama ayah juga kekasih hatinya.

TAMAT....

KELOMPOK 2 13