Anda di halaman 1dari 42

FOTO JURNALISTIK

Oleh : Andri Mediansyah


Defenisi dan Karakter foto
Jurnalistik
Menurut Prof Cliff Edom dari
Universitas Missouri AS :

Adalah paduan words (kata-


kata) dan pictures (gambar).
Editor foto Life Magazine 1937-
1950 Wilson Hicks :
Kombinasi dari kata dan gambar yang
menghasilkan satu kesatuan
komunikasi saat ada kesamaan antara
latar belakang pendidikan dan sosial
pembacanya.
Menurut Frank P Hoy dari sekolah
Juranlistik dan Telekomunikasi
Walter Cronkite Universitas
Arizona dalam bukunya
Photojournalism visual approach,
ada delapan karakter foto
jurnalistik :
1. Foto jurnalistik adalah komunikasi
melalui foto.
2. Media foto jurnalistik adalah media
cetak dan media internet.
3. Kegiatan foto jurnalistik adalah
kegiatan melaporkan berita.
4. Foto jurnalistik adalah paduan dari
foto dan teks foto.
5. Foto jurnalistik mengacu pada
manusia, subjek sekaligus pembaca.
6. Foto jurnalistik adalah komunikasi
dengan orang banyak.
7. Foto jurnalistik merupakan hasil
kerja editor foto.
8. Tujuan foto jurnalistik adalah
memenuhi kebutuhan mutlak
penyampaian informasi kepada
sesama, sesuai amandemen
kebebasan berbicara dan kebebasan
pers.
Anatomi Foto Jurnalistik
1. Foto: Bentuk visual atau gambar dari sebuah objek yang dijadikan
pendukung berita atau berita tersendiri.

2. Nama Fotografer: nama orang yang melakukan pemotretan atau foto


yang harus dicantumkan pada sisi kanan bawah dari foto, baik menempel
dalam foto atau dari luar foto.

3. Keterangan foto atau caption foto: foto yang diberi keterangan atau
caption pada sisi bawah atau samping. Caption berisi: keterangan siap atau
apa yang ada dalam foto, dimana tempatnya, kapan waktu pemotretan
dan bagaimana keadaan isi foto tersebut: ditulis secara ringkas :
mengarahkan pembaca untuk membaca berita atau artikel yang dalam
media tersebut. Pada prinsipnya, memberi keterangan foto sama dengan
membuat lead dengan memperhatikan unsur 5W
Foto Berita dan Features
Foto berita dan foto features
merupakan foto jurnalistik,
perbedaannya foto berita segera
disiarkan, sedangkan foto
features bisa ditunda kapan saja.
Foto berita bertema politik,
kriminal, olahraga dan ekonomi
yang selalu update infonya.
KAPAL NELAYAN ASING – Panglima Komando Armada I, Laksamana Madya Yudo Margono meninjau tiga kapal nelayan asal Vietnam di
Dermaga Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Tanjungpinang, Sabtu (23/3/2019). Ketiga kapal nelayan asal Vietnam itu ditangkap Jajaran
Koarmada I saat sedang melakukan pencurian ikan di Perairan Utara Natuna, , Rabu (20/3/2019) lalu. (Foto: Andri Mediansyah)
Foto feature umumnya bertema
masalah ringan yang menghibur
dan mudah dicerna. Foto feature
lebih kepada foto human interest.
Foto berita dan foto features bisa
ditampilkan single dan foto seri
yang disertai teks.
MENAMPUNG AIR – Warga Pulau Penyengat, Tanjungpinang, menampung air dari sumur umum warga, 30 Juli 2018 lalu. Musim kering yang
berlangsung sepanjang Januari hingga April 2019 mengakibatkan sebagian besar warga Tanjungpinang mengalami kesulitan mendapatkan air
bersih, terlebih warga yang mengandalkan sumur. Musim kering telah mengakibatkan sumur milik warga kekeringan. (Foto: Andri
Mediansyah)
Foto Tunggal dan Foto Seri
Wilson Hicks, editor foto Life
Magazine mengatakan : unit
dasar foto jurnalistik adalah foto
tunggal dengan teks yang
menyertainya yang disebut single
picture. Foto tunggal bisa berdiri
sendiri, bisa pula menyertai
suatu berita atau features.
Foto tunggal yang berdiri sendiri
banyak disiarkan kantor berita,
sedangkan foto tunggal yang
menyertai berita atau features
banyak disiarkan di koran dan
majalah sebagaimana foto tunggal.
Foto Seri
Foto seri atau foto esai adalah
foto-foto yang terdiri atas lebih
dari satu foto tetapi memiliki
satu tema.
Foto seri biasanya ada di koran-
koran minggu atau majalah.
Foto seri pembuatannya cukup
lama, fotografer menjelaskan
peristiwa dalam beberapa foto.
Gerald D. Hurley and Angus
McDougall dalam bukunya
berjudul Visual Impact in Print,
menyebutkan bahwa foto esai
lebih mengutamakan penyampaian
argumentasi daripada narasi.
Mereka Yang Tak Ingin Putus Sekolah Karena Sampan
Narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi naranarasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasisi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasinarasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi narasi narasi
narasi narasi narasi narasi narasi
Jenis-Jenis Foto Jurnalistik
Badan Foto Jurnalistik Dunia atau
World Press Photo Foundation
membagi foto jurnalistik sebagai
berikut:
1. Spot News Photo
Foto spot adalah foto yang dibuat
dari peristiwa yang tidak terjadwal
atau tidak terduga. Misal foto
kecelakaan, kebakaran, perang,
ledakan bom.
Foto spot harus segera disiarkan.
Keberuntungan dalam posisi dan
keberanian dalam foto.
2. General News Photo
Adalah foto yang diabadikan dari
peristiwa yang terjadwal, rutin
dan biasa.
3. People In The News
Merupakan foto tentang orang atau masyarakat
dalam suatu berita. Yang ditampilkan adalah sosok
atau pribadi orang yang menjadi pokok berita
tersebut. Tokoh dalam foto bisa merupakan tokoh
penting atau populer, namun bisa juga tokoh yang
tidak penting atau biasa saja, yang kemudian
menjadi populer setelah foto tersebut
dipublikasikan.
4. Contemporary Issue :
Adalah foto yang berkaitan dengan isu
terkini yang menjadi persoalan dihadapi
oleh banyak orang.
5. Daily Life

Merupakan foto yang menampilkan kehidupan


sehari-hari manusia dipandang dari segi
kemanusiawiannya (human interest)
6. Potraits
Umumnya berupa foto yang menampilkan
wajah seseorang secara close up dan
“mejeng”. Ditampilkan karena terdapat
kekhasan atau hal yang menarik pada
wajah tersebut
7. Sport Photo
Ialah foto yang dibuat dari peristiwa
olahraga.
8. Art and Entertainment
Adalah foto yang dibuat dari peristiwa seni
dan budaya.
9. Nature
Adalah foto-foto tentang kehidupan sosial
masyarakat serta lingkungan hidupnya.
Teks Foto
Teks foto adalah kalimat yang menjelaskan foto tersebut. Teks
foto diperlukan untuk melengkapi suatu foto.
Syarat-syarat teks foto (sesuai dengan LKBN Antara):

1. Teks foto harus dibuat minimal dua kalimat.


2. Kalimat pertama menjelaskan gambar, kalimat kedua dan
seterusnya menjelaskan data yang di miliki.
3. Teks foto harus mengandung minimal unsur 5W + 1H, Who,
What, Where, When, Why + How.
4. Teks foto dibuat dengan kalimat aktif sederhana.
5. Teks foto diawali dengan keterangan tempat foto di siarkan, lalu
tanggal penyiaran dan judul, serta diakhiri dengan tahun foto
disiarkan serta nama pembuat dan editor foto.
TERIMAKASIH