Anda di halaman 1dari 14

HYPNOBIRTHING

Hypnobirthing adalah istilah yang terbentuk dari kata hypnosis dan


birthing. Kata hypnosis sendiri berarti hipnotis atau pemberian sugesti dan
komunikasi intens pada alam bawah sadar manusia sedangkan birthing
berarti melahirkan atau proses kelahiran.
Hypnobirthing sendiri diberikan pada wanita hamil pada masa-masa
menjelang persalinan. Secara teknis hypnobirthing atau terapi hipnotis
persalinan umumnya dilakukan oleh ahli hipnoterapi atau psikolog karena
hypnobirthing berhubungan erat dengan menyeimbangkan antara kondisi
psikis dan mental serta kondisi fisik pada wanita hamil itu sendiri.
A. Manfaat Tujuan Cara Melakukan Hypnobirthing
Ibu hamil yang mengikuti program hypnobirthing akan merasakan
manfaat sebagai berikut :

1
1. Mengurangi rasa mual, muntah, pusing di trimester pertama (usia
kehamilan 1-13 minggu).
2. Meningkatkan kadar endokrin dalam tubuh sehingga mengurangi
rasa nyeri pada saat kontraksi dan saat melahirkan.
3. Mengurangi resiko komplikasi dalam persalinan, mempercepat
pemulihan pasca melahirkan.
4. Membantu kondisi janin terlepas dari kondisi terlilit tali pusat.
5. Menghilangkan keletihan yang berlebih.
6. Memperlancar ASI
7. Membuat proses persalinan alami jadi sesuatu yang indah dan tidak
traumatis.
B. Tips Kiat Menghadapi Kehamilan Persalinan Dengan Tenang
Berikut beberapa cara kiat serta tips dalam menjalani proses kehamilan
dan persalinan yang dilakukan oleh para ibu hamil antara lain adalah
sebagai berikut :
1. Mengonsumsi makanan dan minuman sehat.
2. Melakukan aktifitas olahraga ringan.
3. Mengisi masa-masa kehamilan dengan aktivitas yang
menyenangkan dan tentu dukungan keluarga dan berdoa agar
kehamilan tetap sehat dan proses persalinan berjalan dengan lancar.
4. Percaya diri bahwa persalinan akan dapat berjalan baik, dan sakit
menjadi suatu yang menyenangkan. Hal itu memperlancar proses
persalinan. Sugestikan bahwa hamil itu indah dan persalinan itu
mengalami sakit yang nikmat.
5. Hypnobirthing dapat membantu ibu mengurangi rasa sakit
menjelang dan selama proses persalinan. Sugesti positif menjelang

2
persalinan dapat membantu si ibu merasa damai sehingga rasa sakit
dapat berkurang.
6. Hypnobirthing dapat meminimalisir penyebab depresi dan stress
menjelang persalinan. Ketakutan akan proses persalinan normal
membuat wanita hamil cenderung mudah depresi dan stress.
Kondisi ini tentunya bisa membahayakan baik si ibu maupun si
bayi. Inilah yang dimaksud dengan bahaya stres depresi ibu hamil
pada janin.
7. Depresi dapat menaikkan tekanan darah dan mempercepat degup
jantung. Dengan adanya hypnobirthing wanita hamil dapat lebih
rileks dan nyaman karena dapat mengontrol emosi dan tekanan
darah dengan baik.
8. Hypnobirthing dapat meningkatkan energi. Selama proses
persalinan, seorang wanita membutuhkan energi yang sangat besar.
Proses mengejan membutuhkan energi yang banyak. Hypnobirthing
dapat membantu memberi sugesti positif yang bisa meningkatkan
rasa percaya diri yang cenderung meningkatkan energi.

3
YOGA IBU HAMIL

Yoga adalah sistem kesehatan menyeluruh yang hadir dari abad masa
lalu dan menjadi karunia di dunia modern kini. Tak hanya menciptakan
kesehatan fisik, berlatih yoga juga dapat menghadirkan ketenangan pikiran
dan ketentraman batin. Lebih dari sekedar aktivitas olahraga biasa, yoga
merupakan gaya hidup sehat yang dapat menyeimbangkan fisik, mental,
dan spiritual saat menjalani kehidupan modern yang serba tidak seimbang.
Berlatih yoga dapat menjadi kebiasaan baik yang dapat menetralkan
berbagai ketidaknyamanan fisik, mental, emosi, dan mengembalikannya
pada keseimbangan, selaras dengan alam.
Prenatal yoga merupakan olah raga yang dikhususkan bagi para ibu
hamil. Yang mana gerakan yang disuguhkan dalam prenatal yoga ini jauh
lebih sederhana dan lebih mudah untuk di praktekan yang disesuaikan
dengan kondisi ibu hamil dibandingkan dengan gerakan yoga pada
umumnya.

4
A. Manfaat Yoga pada Ibu Hamil
1. Menjaga keseimbangan hormon.
2. Mengurangi morning sickness.
3. Mengurangi keluhan sembelit.
4. Mencegah atau mengelola diabetes gestational.
5. Lepaskan stres dan meningkatkan kemampuan untuk bersantai.
6. Meningkatkan stamina, fisik dan fleksibilitas.
7. Meningkatkan konsentrasi dan kontrol diri
8. Mengintensifkan toleransi terhadap rasa sakit.
9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah untuk sakit saat
hamil
10. Meningkatkan sirkulasi darah.
11. Melepaskan racun
12. Meningkatkan fungsi organ secara keseluruhan.
13. Membantu membangun pandangan yang lebih positif untuk hidup.
14. Memberikan rasa keseimbangan dan harmoni internal, mencegah
perubahan suasana hati.
15. Membantu menggunakan postur yang lebih baik selama kehamilan
dan memperbaiki kelemahan postural.
16. Meremajakan otot-otot kaki, menguatkan lutut, pergelangan kaki
dan paha.
17. Meredakan gejala linu panggul, khas kehamilan karena tekanan
bayi
B. Petunjuk Umum Berlatih Yoga untuk Kehamilan
1. Hindari perut penuh sebelum berlatih Yoga, jangan makan terlalu
dekat jaraknya dengan kelas yoga.

5
2. Yoga sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari atau petang karena
ini adalah saat yang paling mudah untuk memusatkan pikiran
3. Minum air sesering mungkin sebelum, selama dan sesudah berlatih
yoga
4. Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman, hindari pakaian yang
terlalu ketat, karena ini akan menghalangi tubuh untuk bernafas dan
membuat Anda tidak nyaman
5. Lakukan semampu Anda, bila lelah beristirahatlah dalam postur-
postur beristirahat yoga
6. Berhentilah berlatih apabila Anda kurang fit atau mengalami
kondisi di bawah ini:
a) Pengurangan gerakan janin
b) Tekanan darah Naik (lebih dari 140 kali/menit)
c) Terus menerus mual dan muntah
d) Timbuk kontraksi rahim dengan interval yang lebih sering
(kurang dari 20 menit sekali)
e) Bleeding (perdarahan) per vagina
f) Pecah ketuban
g) Nyeri persendian, dada dan kepala
h) Bengkak pada pergelangan kaki
C. Kontraindikasi Yoga dalam kehamilan
a. Preeklamsia
b. Placenta Previa (plasenta menutupi jalan lahir)
c. Cervix Incompetent (kondisi dimana mulut rahim mengalami
pembukaan dan penipisan sebelum waktunya)
d. Hipertensi

6
e. Riwayat perdarahan/ keguguran berulang pada kehamilan
sebelumnya
D. Hal-hal yang Harus di Perhatikan pada Ibu Hamil yang Hendak
Melakukan Yoga
a. Ibu hamil dilarang melakukan asanas yoga (postur yoga) yang
menekan perut atau menelungkup
b. Ibu hamil dilarang melakukan asanas yoga (postur yoga) yang terlalu
dalam memuntir tulang punggung (deep twist)
c. Ibu hamil dilarang melakukan asanas yoga (postur yoga) yang
membalikkan posisi tubuh (inverse) karena akan menimbulkan
pemampatan udara dan resiko terlepasnya plasenta
d. Ibu hamil dilarang melakukan tehnik khumbaka (menahan nafas)
karena akan menghentikan asupan oksigen ke janin
e. Ibu hamil dilarang melakukan posisi jongkok penuh apabila
mengalami varises
f. Ibu hamil dilarang melakukan asanas yoga (postur yoga) terlentang
setelah melewati usia kehamilan lebih dari 16 minggu.
g. Lakukan yoga pada pagi hari sekitar pukul 06.00-10.00 WIB atau
pada pukul 15.00-18.00 WIB.

Gerakan yoga yang dapat dilakukan ibu setiap hari :


1. Pernafasan
Nafas perut/pernafsan dalam menjadikan dasar seni pernafasan karena
nafas perut akan memaksimalkan pasokan oksigen masuk ke paru-paru
dan memaksimalkan udara kotor dan racun keluar terpompa dari paru-
paru.

7
Cara melakukan :
Letakkan kedua tangan di atas perut, sambil duduk atau berbaring, saat
mengambil nafas melalui hidung rasakan perut mengembang seperti
balon yang ditiup dan ketika menghembuskan nafasa melalui hidung si
balon mengembpis. Rasakan gerakan perut dengan kedua belah tangan.

2. Tadasana

Manfaat :
a) Mengurangi kram saat malam hari

8
b) Mengkoreksi kurva tulang belakang
c) Menyeimbangkan kembali panggul, otot penyangga panggul dan
Rahim untuk mengurangi keluhan kehamilan, menyeimbangkan
kembali panggul
d) Menguatkan otot-otot pada kaki
e) Meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan, memperbaiki
postur dan menciptakan ruang dalam tubuh.

3. Tadasana Urdvha Hastasana

Manfaat :
a) Menguatkan kaki
b) Memanjangkan sisi kanan dan kiri tubuh sehingga memberikan
banyak ruang untuk perut dan dada pada ibu hamil
c) Memanjangkan tulang belakang sehingga mengurangi keluhan sakit
punggung
d) Mengurangi stress dan kecemasan
e) Membantu menyeimbangkan postur tubuh
f) Membantu menghilangkan keluhan linu panggul

9
4. Ardha Uttanasana

Manfaat :
a) Menguatkan otot punggung secara intensif
b) Mengurangi rasa sakit di punggung dan pinggang
c) Membantu menyeimbangkan ligament Rahim
d) Memberikan ruang pada Rahim dan janin
e) Membantu membuka dada

10
5. Table pose

Manfaat :
a) Menyeimbangkan otot Rahim dan otot perut
b) Membagi beban berat badan
c) Membantu bayi posisi tidak optimal

6. Cat cow pose

Manfaat :
a) Merilekskan tulang belakang
b) Mengurangi rasa tidak nyaman di tulang belakang
c) Mengurangi tekanan bayi ke tulang belakang
d) Mengoptimalkan posisi bayi
e) Membantu menyeimbangkan panggul, otot penyangga Rahim dan
Rahim.

11
7. Adho mukha virasana (Child pose)

Manfaat :
a) Merilekskan tubuh
b) Pose istirahat
c) Membuka pintu atas panggul
d) Mengurangi tekanan pada tulang belakang sehingga menyamankan
tulang belakang

8. Sukhasana

Manfaat :
a) Memberikan rasa rileks
b) Meningkatkan kelenturan pinggul secara eksternal

12
Manfaat :
a) Membuka pinggul
b) Meredakan nyeri punggung bawah, kelelahan, stress dan kecemasan
c) Menenangkan pikiran
d) Menurunkan denyut jantung

9. Savasana

Manfaat :
a) Memberikan rileks
b) Membantu tubuh mempersiapkan meditasi dan keheningan pikiran
c) Membuat kemampuan tidur dengan cara lebih baik
d) Tidur menjadi lebih nyenyak

13
DAFTAR PUSTAKA

Brayshaw, Eileen. 2011. Senam Hamil dan Nifas. Jakarta : EGC.


Modul Prenatal Gentle Yoga
Neil, Wendy Rose. 2009. Panduan Lengkap Perawatan Kehamilan. Jakarta :
Dian Rakyat.
Varney, Helen, dkk. 2010. Buku Asuhan kebidanan. Jakarta : EGC.

14