Anda di halaman 1dari 3

TUGAS TUTORIAL KE-2

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

Nama Mata Kuliah : Akuntansi Keuangan Lanjutan 2


Kode Mata Kuliah : EKSI 4311
Jumlah sks : 3
Nama Pengembang : Hijroini Fajaryati, SE, M. Ak
Nama Penelaah : Ratna Marta Dhewi, MAcc, Ak
Status Pengembangan : Baru/Revisi*
Tahun Pengembangan : 2019.1
Edisi Ke- : 2

Sumber
Skor
No Tugas Tutorial Tugas
Maksimal
Tutorial
1 Jelaskan menurut Saudara dengan menggunakan pemahaman dan bahasa 25 Modul 5/ KB 1
Saudara sendiri atas kelebihan dan kekurangan transaksi Hedging di
Indonesia!

2 Pada tanggal 1 Desember 2018, 5 Desember 2018 dan 15 Januari 2019, PT. 35 Modul 5/ KB 2
Anton yang beradai di Indonesia membelisejumlahsediaandariRizki. Inc
yang berlokasi di Luar Negeri sebesar USD 150.000, USD 75.000, dan
USD 50.000. Semuapembelianiniakandilunasi oleh PT. Anton pada tanggal
31 Januari 2019. Nilai tukar Rupiah terhadapdolarsebagaiberikut

Tanggal Nilai Tukar


1 Desember 2018 Rp. 14.000
31 Desember 2018 Rp. 14.300
31 Januari 2019 Rp. 14.200

Buatlah Jurnal yang diperlukan berikaitan dengan transaksi penjualan di


atas hingga pada saat pelunasannya.

3 Pada tanggal 1 Januari 2019 dan 1 Februari 2019, PT. Anton memesan 40 Modul 6/ KB 2
sejumlah barang dagangan kepada Rizki. Inc untuk diberikan pada Februari
dan Maret 2019, dengan harga USD 100.000 dan USD 150.000. Spot Rate
pada tanggal 1 Januari 2019 adalah Rp. 13.900 sedangkan pada tangal 1
Februari adalah Rp. 14.050. Untukmenghindarifluktuasinilaitukar mata
uang asing di pasar valas, PT. Rizkimenandatanganikontrakforward 60-hari
denganspekulatoruntukmelindunginilaiutangnya. Nilai tukardolar Anton
adalah :
1 Januari 28 Februari 31 Maret
2019 2019 2019
Spot Rate Rp. 13.900 Rp. 14.100 Rp. 13.980
Kontrakforward 60-hari Rp. 13.500 Rp. 13.800 Rp. 14.200
Buatlah Jurnal pada pembukuan PT. Rizkiuntuktransaki-transaksi terkait
selama bulan Januari hingga Maret 2019
* coret yang tidak sesuai
Nama : Rini Munte
NIM : 020948793

Jawaban
1. Ada tiga keuntungan hedging.
Pertama, nilai tukar rupiah akan terkendali. Musababnya, Bank Indonesia lebih mudah
untuk menyediakan valuta asing. Dengan adanya hedging, perusahaan tak perlu lagi
membeli di pasar valas.
Keuntungan kedua, mudahnya penyediaan valas menyebabkan banyak biaya yang bisa
dihemat.
Ketiga, Terjaganya nilai tukar dan penghematan biaya, akan mengurangi defisit anggaran.

2. Jurnal yang berkaitan dengan transaksi penjualan hingga pada saat pelunasannya
1 Desember 2018
Sediaan Rp. 2.100.000.000
Utang Usaha Rp. 2.100.000.000

5 Desember 2018
Sediaan Rp. 1.050.000.000
Utang Usaha Rp. 1.050.000.000

31 Desember 2018
Rugi nilai tukar Rp. 67.500.000
Utang Usaha Rp. 67.500.000
15 Januari 2019
Sediaan Rp. 710.000.000
Utang Usaha Rp. 710.000.000
31 Januari 2019
Utang Usaha Rp. 3.877.500.000
Untung Nilai Tukar Rp. 27.500.000
Kas Rp. 3.905.000.000
3. Jurnal :
1 Januari 2019
Piutang kontrak Rp. 1.350.000.000
Utang kontrak Rp. 1.350.000.000
1 Februari 2019
Piutang kontrak Rp. 2.025.000.000
Utang kontrak Rp. 2.025.000.000
28 Februari 2019
Kas Rp. 1.410.000.000
Penjualan Rp. 1.410.000.000
Utang kontrak Rp. 1.350.000.000
Rugi Nilai Tukar Rp. 20.000.000
Kas Rp. 1.370.000.000

Kas Rp. 1.350.000.000


Piutang kontrak Rp. 1.350.000.000

Penjualan Rp. 20.000.000


Rugi nilai tukar Rp. 20.000.000
31 Maret 2019
Kas Rp. 2.097.000.000
Penjualan Rp. 2.097.000.000
Utang kontrak Rp. 2.025.000.000
Untung Nilai Tukar Rp. 18.000.000
Kas Rp. 2.043.000.000

Kas Rp. 2.025.000.000


Piutang kontrak Rp. 2.025.000.000

Penjualan Rp. 18.000.000


Untung nilai tukar Rp.18.000.000