Anda di halaman 1dari 29

CLINICAL CONFERENCE

•Kelompok diskusi kecil yang membahas beberapa aspek clinical practice


•Pembelajaran pemecahan masalah
•Memberikan peluang untuk peer review, discussion concern dan issue
•Pemecahan masalah dgn beberapa disiplin ilmu

Conference
•Merupakan sesi diskusi dan menjadi kesempatan yang ideal untuk menilai
kesiapan dan kemampuan mahasiswa, memperbaiki kemampuan problem
solving serta performance mahasiswa secara keseluruhan dari aspek skill,
knowledge dan attitude.
TIPE CONFERENCE

•Conference terdiri dari pre-conference dan post-conference.


•Pre-conference bertujuan untuk mengetahui kesiapan
knowledge mahasiswa sebelum memberikan asuhan
keperawatan pada klien kelolaan. Hal ini bisa dinilai dari
laporan pendahuluan yang dibuat mahasiswa.
•Post-conference bertujuan untuk menilai sejauh mana
kemampuan mahasiswa dalam memberikan asuhan
keperawatan terhadap klien kelolaannya. Hal ini bisa
dinilai dari laporan asuhan keperawatan dan follow-up
yang dibuat mahasiswa.
PRE CONFERENCE

•Mempersiapkan mahasiswa untuk pencapaian kompetensi


•Membantu mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah klien, rencana
keperawatan, dan hasil yang diharapkan
•Dapat dilakukan one to one atau in a group tergantung kebutuhan
pembelajaran, kecenderungan pembimbing, tempat praktik, dll
STRATEGI POSTCONFERNCE

•Bahasan Diskusi:
–Klien,
–Tempat praktik,
–Pengalaman Belajar
–Askeb
•Prinsip Diskusi:
–Memberi kesempatan mengutarakan pendapat
–Mengekpresikan perasaan
–Mengklarifikasi tindakan yang telah dilakukan
–Kesempatan mengusulkan perbaikan
CONCEPT MAP METHOD
Presentasi Kasus

Studi kasus merupakan metode yang


menggambarkan situasi klinik, perkembangan yang
terjadi pada pasien untuk di review atau dikritisi
oleh mahasiswa.
Mahasiswa akan mengaplikasikan konsep, dan teori
ke aplikasi praktis, mengidentifikasi masalah aktual
dan potensial, serta pemecahan masalahnya.
Melalui presentasi kasus mahasiswa dapat:
a. Mengidentifikasi masalah pasien dan issue-issue di keperawatan
b. Mengevaluasi keefektifan intervensi keperawatan dan lintas disiplin
c. Berbagi pengetahuan klinik kepada sesama mahasiswa dan mengidentifikasi adanya gap
pemahaman
d. Mendapatkan perspektif baru dalam perawatan
e. Mendapatkan pandangan lain untuk mencapai kebutuhan pasien
f. Berfikir kritis tentang perawatan yang mereka lakukan
g. Berdialog tentang perawatan pasien, perubahan di praktek keperawatan bersama teman dan
expert yang ada bersama mereka.
Format Penilaian

Penilaian Presenter
Kemampuan mempresentasikan overview kasus
Kemampuan mengidentifikasi data-data yang esensial dari masalah pasien
Kemampuan mengidentifikasi dan mendiskusikan mekanisme dasar dalam bentuk
pathway.
Kemampuan mengintegrasikan dan mengaplikasikan ilmu-ilmu dasar terhadap
kasus
Organisasi /efisiensi dalam penyampaian kasus
Performance mahasiswa: attitude, sistematik, dan skill komunikasi.
Penilaian peserta
Partisipasi selama diskusi
Tingkat persiapan pengetahuan/knowledge selama diskusi
Kemampuan mendiskusikan prinsip-prinsip dasar terhadap skill/kasus yang
didiskusikan
Performance mahasiswa: critical thinking, attitude, dan logical thinking dalam
penyampaian pendapat/pertanyaan.
Alur

ASKEP
MAHASISWA PASIEN PRESENTASI
catatan perkembangan KASUS
LAP PENDAHULUAN
PRESENTASI
JURNAL
presentasi

. Mempresentasikan Kasus kelolaan dalam tiga hari


-Presentasi review kasus
-Presentasi pathofisiologi kasus berdasarkan masalah keperawatan: Pathway
Konsep dan Pathway Pasien
-Askep hari pertama, kedua dan ketiga
-Menganalisis Pengkajian sampai evaluasi secara perhari
Analisa hasil lab/diagnostik/obat

Lab/Diagnostik Order Indikasi Normal Hasil Analisis/interp


/obat retasi

PERAN DAN FUNGSI NERS:


1.
2.
DST
PRESENTASI KASUS
Waktu (Hari/Tanggal/Jam) : …………….
Diagnosa/Problem : …………….
Bangsal : …………….
Presenter : …………….

N Nama Mhs NIM 1 2 3 4 5 6 7


O
1 Khoirun Nissa

1. Kemampuan mempresentasikan overview kasus


2. Kemampuan mengidentifikasi data yang esensial dari masalah pasien
3. Kemampuan mengidentifikasi dan mendiskusikan mekanisme dasar dalam bentuk
pathway
4. Kemampuan mengintegrasikan dan mengaplikasikan ilmu-ilmu dasar terhadap
kasus
5. Kemampuan penguasaan pengetahuan selama presentasi
6. Organisasi/efisiensi dalam proses penyampaian kasus
7. Performance mahasiswa: attitude, sistematik, dan skill komunikasi
FORMAT PENILAIAN LAPORAN KASUS

Skor
No Aspek yang dinilai Bobot 1 2 3 4 Ket
1. Pengkajian
Mengumpulkan data subyektif dan obyektif
Menuliskan jenis data secara lengkap
Melengkapi data penulisan 25
Mengumpulkan data penunjang
Menuliskan masalah keperawatan dan kolaborasi
2. Diagnosa keperawatan
Rumusan diagnosa benar 10
Diagnosa keperawatan sesuai kondisi klien
3. Perencanaan
Menganalisa data
Mempriotasikan masalah
Merumuskan masalah keperawatan
Menuliskan tupan dan tupen
Menuliskan kriteria evaluasi yang bisa diukur 30
Menguraikan tindakan untuk penyelesaian masalah keperawatan pasien bersifat
operasional
Menguraikan rasional tindakan
Pendokumentasian rencana asuhan keperawatan

4. Implementasi
Menggunakan komunikasi terapeutik
Melibatkan klien, keluarga, petugas dalam intervensi
Menggunakan alat secara efisien/sesuai kebutuhan
Memperhatikan kualitas alat (steril/bersih)
Langkah – langkah tindakan sesuai dengan prinsip, efektif & efisiensi 20
Melakukan kolaborasi dengan profesi lain
Pendokumentasian tindakan keperawatan

5. Evaluasi
Menuliskan evaluasi formatif (SOAP)
Menuliskan evaluasi sumatif 15
Mencatat di indeks/pendokumentasian
Total skor
Presentasi jurnal
Nursing Research Evidence Based Practice
Evidence Cumulative research not Single research
Research Critique
◦ Penilaian kelebihan dan kekurangan suatu penelitian
◦ Secara objektif mengidentifikasi kelebihan, kekurangan,
kebaikan dan kesalahan penelitian
Merupakan bagian dari tugas
Tujuan :
◦ Melatih mahasiswa dalam ketrampilan penilaian penelitian
◦ Melatih mahasiswa berfikir kritis
◦ Mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja
menerapkan evidence based practice
Tinggalkan kebiasaan menggunakan textbook untuk
mengambil keputusan klinik (burn your traditional
textbook) sebagian besar textbook umumnya
diperbaharui setelah 5 tahun

Mulailah menggunakan sumber-sumber evidence


yang terpercaya (invest in evidence database)
Tingkatan ebn
EBCR : Evidence based case report

a.Pendahuluan
- Membahas konsep teori sesuai kasus
b. Kasus atau skenario klinis
- Memberikan data detail tentang kasus yang diambil sampai muncul masalah
c. Rumusan masalah
- Merumuskan Masalah dengan PICO (Problem, Intervensi, Comparing,
Outcome)
d. Metode /strategi penelusuran bukti
- Teknik mencari jurnal dari web apa menggunakankan keyword sesuai PICO,
jumlah jurnal yang ditemukan dan diseleksi jurnal yang sesuai dengan data pasien
di langkah b.
e. Hasil penelusuran bukti/ telaah jurnal
- No Jurnal Validity Important Applicable
f. Diskusi : Mendiskusikan dengan cara membandingkan langkah b dengan e
g. Kesimpulan
h. Daftar pustaka
PICO
Dibuat Pertanyaan Masalah

Tentukan Key Word


Telusur Bukti
Melalu web jurnal yang dipilih mencari jurnal berdasarkan key word.
Batasi Tahun
Seleksi jurnal berdasarkan kriteria skenario
Telaah jurnal
LAPORAN DAN PRESENTASI

a.Pendahuluan
- Membahas konsep teori sesuai kasus
b. Kasus atau skenario klinis
- Memberikan data detail tentang kasus yang diambil sampai muncul masalah
c. Rumusan masalah
- Merumuskan Masalah dengan PICO (Problem, Intervensi, Comparing,
Outcome), Pertanyaan, Keyword.
d. Metode /strategi penelusuran bukti
- Teknik mencari jurnal dari web apa menggunakankan keyword sesuai PICO,
jumlah jurnal yang ditemukan dan diseleksi jurnal yang sesuai dengan data pasien
di langkah b.
e. Hasil penelusuran bukti/ telaah jurnal
- No Jurnal Validity Important Applicable
f. Diskusi : Mendiskusikan dengan cara membandingkan langkah b dengan e
g. Kesimpulan
h. Daftar pustaka
No Nama Mahasiswa NIM 1 2 3 4 5 6 Nilai akhir

1 Anida
Ket:
•Kemampuan mempresentasikan resume jurnal
•Kemampuan mengkorelasikan isi jurnal dengan
setting klinik/RS atau EBN
3.Kemampuan penguasaan pengetahuan selama
presentasi
4.Kemampuan melakukan analisa jurnal berdasarkan
referensi yang lain
5.Organisasi/efisiense dalam penyampaian analisa
jurnal
6.Performance mahasiswa: attitude, sistematik, skill
komunikasi
‘SEBAIK-BAIK ORANG ADALAH YANG
PALING BANYAK MANFAATNYA BAGI
ORANG LAIN’

ALHAMDULILLAHIROBBIL’ALAMIN