Anda di halaman 1dari 6

Lembar Kerja Praktikum Analisis Farmasi 2019

LEMBAR KERJA PRAKTIKUM


Konsultasi Konsultasi Konsultasi Konsultasi Nilai
Penilaian Pre-test
ke-1 *)
ke-2 *)
ke-3 *)
ke-4 *) Laporan Akhir

 Pemahaman teori Lulus / Gagal Lulus / Gagal Lulus / Gagal Lulus / Gagal

 Kesesuaian skema kerja Lulus / Gagal Lulus / Gagal Lulus / Gagal Lulus / Gagal
 Kesesuaian form data pengamatan Lulus / Gagal Lulus / Gagal Lulus / Gagal Lulus / Gagal
Nilai Pre-test 100 90 80 60
Keterangan : *) lingkari salah satu pilihan yang sesuai
** )lingkari salah satu nilai terakhir waktu konsultasi

ANALISIS VITAMIN C DALAM SEDIAAN SIRUP BECEFORT


DENGAN METODE IODIMETRI

KELOMPOK A1-2
NAMA NIM
AGNES YULIASARI I1C016011
RANI RAHMATUL MELATI I1C016013
INDRIANA JULIAWATI I1C016015
MELATI BELA. A. I1C016017

DOSEN JAGA PRAKTIKUM : Rehana, M. Si. Apt

LABORATORIUM KIMIA FARMASI


JURUSAN FARMASI
FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
2019

Page 1 of 6
Lembar Kerja Praktikum Analisis Farmasi 2019

I. SKEMA
1. Skema kerja iodometri
 Pembuatan larutan amilum (Kanji)
Ditimbang 1 gram kanji

Dimasukkan ke dalam gelas beker

Dilarutkan kedalam 100 ml air panas

Didinginkan

Larutan kanji

 Pembuatan larutan standar Iodium 0,1N


Ditimbang 9 gram kristal KI

Dilarutkan dalam 25 ml air

Diaduk hingga homogen

Ditambahkan 3,5 gram kristal I2


sedikit demi sedikit sampai
semuanya larut

Ditambahkan 1 tetes HCl

Diaduk hingga homogen

Dipindahkan ke dalam labu ukur 250 ml

Ditambahkan air hingga tanda batas

Larutan Iodium 0,1 N

Page 2 of 6
Lembar Kerja Praktikum Analisis Farmasi 2019

 Pembakuan larutan I2dengan arsen trioksida

Ditimbang 50 mg arsen trioksida

Dilarutkan dalam 6,3 ml NaOH 0,1 N,


dihangatkan jika perlu

Diencerkan dalam 13,3 ml air

Ditambahkan 2 tetes indikator jingga metil

Ditambahkan HCl encer hingga warna kuning


berubah menjadi merah muda

Ditambahkan 0,67 gram Natrium bikarbonat

Diencerkan dalam 16,6 ml air

Ditambahkan 1 ml kanji

Ditambahkan larutan iodium dari buret hingga


terjadi warna biru mantap

 Pembuatan larutan H2SO4 2 N


Larutan H2SO4 10%

Diambil sebanyak 13,33 ml

Diencerkan dengan akuades hingga 25 ml

Dikocok sampai homogen

Larutan H2SO4 2 N

Page 3 of 6
Lembar Kerja Praktikum Analisis Farmasi 2019

 Penetapan kadar Vitamin C dalam larutan dengan larutan Iodium standar

Diambil 5 mL larutan sampel

Dilarutkan dalam campuran 100 ml air

Ditambahkan 25 ml larutan H2SO4 2 N

Ditambahkan 3 ml larutan kanji

Dititrasi dengan larutan Iodum 0,1 N


hingga berwarna biru

Page 4 of 6
Lembar Kerja Praktikum Analisis Farmasi 2019

II. FORM DATA PENGAMATAN


1. Data Penimbangan

Nama Zat Wadah (gram) Wadah+Zat (gram) Hasil (gram)


I2
Arsen Trioksida

2. Pembakuan Larutan I2 0,1 N dengan larutan standar Arsen trioksida

Titrat Indikator Nama Volume Titran (ml) Normalitas Warna


Titran
1 2 3 Sebelum Setelah
Titrasi Titrasi
Arsen Kanji Larutan
trioksida Iodin
0,1 N
 Keterangan : 1 ml iodium 0,1 N setara dengan 4,946 mg arsen trioksida
 Perhitungan :
Normalitas I2 = Mg As2O3 x 0,1 N
4,946 x ml I2

3. Data titrasi Vitamin C

Titrat Indikator Nama Volume Titran (ml) Normalitas Warna


Titran 1 2 3 Sebelum Setelah
Titrasi Titrasi
Vitamin C Kanji Larutan
Iodin
0,1 N
 Keterangan : 1 ml iodium 0,1 N setara dengan 8,806 mg asam askorbat

4. Perhitungan kadar Vitamin C


Replikasi Kadar (%) Kadar Rata-Rata (%)
1 𝑚𝑙 I2 𝑥 𝑁 𝐼2 𝑥 8,806 𝑚𝑔 𝑥 5 𝑚𝑙 Kadar rata-rata (%) =
Kadar (%) = x 100 %
0,1 𝑁 𝑥 100 𝑚𝑔 𝐾1+𝐾2+𝐾3
2 𝑚𝑙 𝐼2 𝑥 𝑁 𝐼2 𝑥 8,806 𝑚𝑔 𝑥 5 𝑚𝑙 3
Kadar (%) = x 100 %
0,1 𝑁 𝑥 100 𝑚𝑔
3 𝑚𝑙 𝐼2 𝑥 𝑁 𝐼2 𝑥 8,806 𝑚𝑔 𝑥 5 𝑚𝑙
Kadar (%) = x 100 %
0,1 𝑁 𝑥 100 𝑚𝑔

Page 5 of 6
Lembar Kerja Praktikum Analisis Farmasi 2019

Pembahasan

Kesimpulan

Referensi

Page 6 of 6