Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH PEMANFAATAN ENZIM DALAM PEMBUATAN OBAT

“ ENZIM PAPAIN DARI GETAH PEPAYA “

(Carica papaya. L)

Oleh

NAMA : DEWI SULISTIAWATI

NIM : 1201130

KELAS : STIFA B

SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI

MAKASSAR

2014
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, semakin

banyak pula karya cipta yang dihasilkan manusia. Tidak terlepas

dalam dunia kesehatan yang menyangkut pengetahuan tentang medis

maupun dalam kefarmasian. Banyak perkembangan dalam dunia

farmasi dalam pemanfaatan bahan alam maupun sintetik untuk

dijadikan sebuah produk.

Akhir-akhir ini banyak produk yang kita konsumsi yang

pembuatannya berasal dari proses kimia. Produk yang berupa bahan

pangan seperti gula dihasilkan dari hidrolisis enzim. Enzim sangat

berperan penting dalam hal ini. Sebelum dikenalnya teknologi modern,

pemanfaatan enzim sudah dilakukan dengan tidak sengaja. Misalnya

pada proses pembuatan minuman beralkohol maupun keju.

Dalam farmasi beberapa enzim dapat digunakan sebagai bahan

obat. Contohnya enzim papain yang digunakan sebagai obat gastritis,

obat cacing, penurun kadar kolesterol, maupun asam urat.


Begitu banyaknya manfaat enzim papain dalam kehidupan

sehingga perlu bagi mahasiswa farmasi untuk mengetahui lebih dalam

lagi tentang enzim papain ini.


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

 PEPAYA SEBAGAI SUMBER PAPAIN

Papain terkandung dalam getah tanaman papaya.

Selain akar dan biji seluruh bagian tanaman

mengandung papain.namun,umumnya papain diproduksi

dari getah buah pepeya yang masih hijau.getah buah

pepaya lebih baik dibanding dari batang atau daunnya

karena jumlahnya cukup banyak dan daya

emzimatikanya cukup tinggi.

Pepaya sebagai penghasil enzim papain yang

berkemampuan memecahkan molekul protein, dewasa

ini menjadi suatu produk yang sangat bermanfaat bagi

kehidupan manusia, baik dalam rumah tangga maupun

dalam industri

Papain merupakan enzim proteolitik pada getah

pepaya, baik batang, daun dan buahnya. Selain bagian

tersebut, akarnya pun mengandung getah, tetapi

umlahnya sangat sedikit sehingga tidak baik diolah untuk


diambil papainnya. Kualitas getah sangat menentukan

daya pecah molekul protein. Kuat lemahnya daya

pemecah molekul protein tersebut tergantung bagian

tanaman asal getah tersebut. Getah buah lebih kuat

dayanya jika dibandingkan batang dan daun.

Sedangkan cara memproduksi enzim papain

sangatlah mudah. Bahan baku yang perlu dipersiapkan

adalah getah papaya. Dan sedangkan bahan

pembantunya yaitu air dan sulfat.

Cara pengambilan getah papaya tersebut yaitu

dilakukan pada buah papaya yang sudah berumur 2.5-3

bulan. Dan waktu yang untuk melakukan penyedapan

adalah sekitar pukul 05.30-08.00 wib atau pukul17.30-

18.30 wib.

Sedangkan cara pengolahan getah papaya

tersebut agar menjadi enzim papain kasar maka harus

dikerjakan dengan 2 cara, yaitu :

1. Pengeringan dengan sinar matahari, pengeringan ini

hanya mengandalkan sinar matahari.

2. Pengeringan dengan pengering kabinet, pengeringan ini

menggunakan alat listrik yang berbentuk kabinet.


 MANFAAT ENZIM PAPAIN

a. Sebagai pelunak daging

Papain sebagai pelunak daging (meat tenderizer)

banyak diperdagangkan dalam kemasan kecil sesuai

kebutuhan rumah tangga.biasanya sebelum

dikemas,papain ini sudah di campur dengan bahan

lain seperti : gula dan garam agar

kandungan papainnya tidak terlalu kuat.

b. Penghidrolisis protein

Daya memecahkan molekul protein yang dimiliki

papain dapat diintensikan lebih jauh menjadi kegiatan

hidrolisis protein. Namun, kegiatan ini dapat

berlangsung kalau pH,suhu,kemurnian,dan

konsentrasi papain berada pada kondisi yang tepat.

Hal ini sering digunakan pada pembuatan pepton dan

asam-asam amino. Pepton dan asam amino

diperlukan pada penelitian mikrobiologi dan industry,

biasanya harga produk semacam itu sangat mahal.

c. Pelembut kulit
Pada industri penyamakan kulit, papain sering di

gunakan untuk melembutkan kulit. Kulit yang lembut

dapat dibuat sarung tangan, jaket, bahkan kaus kaki.

Di negara beriklim dingin, pakaian dari kulit lebih

banyak di pilih dibanding dari bahan plastik atau serat

sintesis karena dapat memberikan rasa hangat,

nyaman, dan lebih kuat.

d. Anti dingin

Papain sangat berperan dalam industri bir yang setiap

tahun meningkat rata rata 5%. Bir merupakan hasil

permentasi atau paragian kecambah gandum atau

barley.bahan tersebut mengandung senyawa folifenol

protein yang akan terlarut dalam bir hasil fermentasi.

Namun kalau distribusi dan penyimpanannya

berlangsung cukup lama atau suasana sekitarnya

dingin karna iklim atu sengaja didinginkan maka

senyawa tersebut akan terpisah dan mengendap

yaitu berupa dispersi padatan yang sangat halus

melayang di seluruh cairan bir. Endapan ini tampak

seperti kabut putih sehingga dapat mengurangi mutu

dan selera dari bir tersebut dengan penambahan

papain saat akan di botolkan, senyawa protein


tersebut akan tetap terlarut atau stabil walaupun

suasananya dingin atau disimpan cukup lama. Itulah

sebabnya papain sering disebut sebagai obat anti

dingin atau stabiliser.

e. Bahan obat

Papain dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam

preparat farmasi seperti untuk obat gangguan

pencernaan protein, serta obat cacing. Berhubungan

dengan pembedahan, papain pun digunakan sebagai

obat pengendali inflamasi.

f. Bahan kosmetik

Papain dapat juga digunakan sebagai bahan aktif

dalam pembuatan krim pembersih kulit, terutama kulit

muka. Ini disebabkan papain dapat melarutkan sel-sel

mati yang melekat pada kulit dan sukar terlepas

dengan cara fisik. Noda atau flek pada muka dapat

dikikis oleh papain sehingga menjadi halus. Selain itu

papain juga sering dijadikan bahan aktif dalam

pembuatan pasta gigi. Karena dapat membersihkan

sisa protein yang melekat pada gigi. Sisa protein ini

sering menimbulkan bau busuk bila terlalu lama

dibiarkan.
BAB III

PEMBAHASAN

Kebanyakan orang selama ini mengenal buah papaya sebagai

makanan pelangkap saja, paling jauh orang mengenal getah papaya untuk

pelunak daging. Padahal batang, daun, dan buah papaya mengandung getah

berwarna putih yang mengandung enzim pemecah protein atau proteolitik

dan populer dengan sebutan papain. Enzim ini banyak digunakan dalam

berbagai kegiatan industry, seperti industry farmasi sebahai bahan obat,

kosmetik, tekstil, penyamakan kulit dan lainnya.

Kandungan utama getah papaya adalh enzim protease (pengurai

protein yaitu papain dan kimopapain). Kadar papain dan kimopapain dalam

papaya muda berturut-turut10% dan 45%. Kedua enzim ini mempunyai

kemampuan untuk menguraikan ikatan-ikatan dalam molekul protein

sehingga protein terurai menjadi polipeptida dan dipeptida.

Di antara getah batang, daun, dan buah, getah yang berasal dari buahlah

yang paling berkualitas. Papain dari batang dan daun hanya memiliki aktivitas

proteolitik sekitar 200 MCU/gram sementara buahnya jauh lebih banyak,

sekitar 400 MCU/gram.

Ada tiga kategori papain yang dibutuhkan khususnya di luar negeri,

yakni papain kasar (crude papain), papain bersih (refined papain), dan papain
murni (pure papain). Ada beberapa keuntungan dari penggunaan enzim

papain ini, yakni tidak bersifat toksik, tidak ada reaksi efek samping, tidak ada

perubahan tekanan, suhu, dan pH yang drastis, dan pada konsentrasi rendah

sudah bisa berfungsi dengan baik.

Papain sangat banyak digunakan sebagai bahan aktif dalam preparat

farmasi seperti obat gangguan pencernaan, dyspepsia, dan obat cacing.

Dalam rangka pembedahan papain bisa digunakan sebagai obat pengendali

edema dan inflamasi.

Enzim lain yang dihasilkan oleh papaya yaitu enzim pectin. Di industry

farmasi, pectin digunakan sebagai emulsifier bagi preparat cair dan sirup.

Obat diare pada anak-anak, obat penawar racun logam, bahan penurun daya

racun, dan meningkatkan daya larut obat sulfa, memperpanjang kerja

hormone dan antibiotika, bahan pelapis perban yang berguna untuk

menyerap kotoran dan jaringan yang rusak, serta bahan kosmetik, oral, atau

injeksi untuk mencegah pendarahan.


BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Setelah kita meninjau dan membahas tentang getah papaya yang

mengandung enzim papain maka dpat ditarik kesimpulan bahwa,

getah papaya yang mengandung enzim proteolitik ini memiliki

banyak manfaat khususnya dalam industry farmasi. Karena enzim

ini djadikan sebagai bahan aktif pembuatan berbagai obat, dan

sediaan farmasi lainnya.

B. Saran

1. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang enzim pada getah

papaya ini membuat sebagian orang hanya mengabaikannya.

Oleh karena itu, perlu pengembangan tentang getah papaya ini.

2. Sebaiknya dalam industry farmasi, kita bisa memanfaatkan

getah papaya ini sebagai bahan aktif dalam pembuatan obat,

karena potensi bahan alam yang kita miliki begitu banyak.


DAFTAR PUSTAKA

1. Dudung Muhidin, Agroindustri Papain dan Pektin, Penerbit Penebar


Swadaya 1999.

2. Muchtar Lutfi, Prof. DR. Et. Al, Buku Panduan Penulisan Makalah
dan Skripsi PKIP UNRI Pekanbaru 1984.