Anda di halaman 1dari 2

Jenis-jenis sasaran organisasi :

Dalam suatu organisasi biasanya terdapat berbagai jenis sasaran. Salah satu
penggolongannya adalah dengan membedakan sebagai berikut :
1. Sasaran Resmi (official goal)
Sasaran resmi adalah kondisi yang secara resmi dinyatakan ingin dicapai oleh organisasi.
Sasaran ini menggambarkan secara resmi kegiatan yang akan dilakukan oleh organisasi,
alasan pembentukan organisasi, dan nilai-nilai atau falsafah yang mendasari berdirinya
organisasi. Sasaran resmi biasanya berbentuk tertulis, dan dijumpai pada akta pendirian
organisasi maupun sering dinyatakan lisan dalam pidato pimpinan organisasi, terutama yang
ditujukan kepada pihak luar organisasi. Jika diperhatikan sasaran resmi biasanya bersifat
abstrak dan tidak terlalu tegas. Nilai-nilai atau falsafah yang dianut maupun dinyatakan,
biasanya muncul dalam bentuk yang tidak spesifik dan tidak terukur. Sasaran resmi berguna
untuk mendapatkan pengakuan bagi organisasi karena tertulis secara resmi ataupun sering
kali dinyatakan dalam pidato-pidato resmi sehingga dapat dinilai oleh pihak luar organisasi.
2. Sasaran yang sebenarnya diinginkan (operative goal)
Sasaran yang sebenarnya diinginkan, merupakan tujuan atau sasaran aktual yang dalam
praktik diikuti oleh organisasi. Sasaran aktual menunjukkan mengenai apa yang sebenarnya
diinginkan untuk dicapai oleh organisasi, tanpa memperhatikan mengenai apa yang
dinyatakan sebagai sasaran resmi. Tujuan dari sasaran aktual biasanya menggambarkan
tujuan ataupun sasaran jangka pendek, dan sering kali berbeda dari arah yang ditunjukkan
oleh sasaran resmi. Apabila sasaran dapat diartikan sebagai keadaan yang ingin dicapai
dalam jangka waktu yang lebih pendek daripada tujuan maka tujuan atau sasaran aktual dapat
dinyatakan sebagai sasaran aktual saja. Terdapat beberapa contoh sasaran aktual, yaitu
sebagai berikut :
- Sasaran lingkungan (environmental goal), kondisi dimana organisasi mampu memuaskan
orang ataupun organisasi lain di lingkungannya, atau dapat dinyatakan bahwa organisasi
mendapat pengakuan dari lingkungannya.
- Sasaran output (output goal), menunjukkan bentuk dan banyaknya output yang akan
dihasilkan oganisasi.
- Sasaran sistem (system goal), berhubungan dengan pemeliharaan atau perawatan
organisasi sendiri.
- Sasaran produk (product goal), menggambarkan karateristik produk ataupun jasa yang akan
diberikan kepada konsumen.
- Sasaran bagian (sub-unit goal), menggambarkan sasaran dari suatu bagian atau satuan
kerja. Merupakan alat untuk mencapai sasaran sistem/output organisasi.

2. Pendekatan sumber (System resource approach) mengukur efektivitas melalui


keberhasilan organisasi dalam mendapatkan berbagai macam input yang dibutuhkan.
Pendekatan ini didasarkan pada teori mengenai keterbukaan suatu organisasi terhadap
lingkungannya. Keberhasilan mendapatkan berbagai jenis sumber merupakan kriteria yang
digunakan untuk mengukur efektivitas organisasi. Adapun pendekatan sumber
mempergunakan beberapa dimensi berikut :
1. Kemampuan organisasi dalam memanfaatkan lingkungan untuk mendapatakan
berbagai jenis sumber yang sifatnya langka dan mahal.
2. Kemampuan para pengambil keputusan dalam organisasi untuk menginterprestasikan
sifat sifat lingkungan secara tepat.
3. Kemampuan organisasi untuk menghasilkan output tertentu dengan menggunakan
sumber sumber yang berhasil diperoleh.
4. Kemampuan organisasi dalam memelihara kegiatan operasionalnya sehari hari.
5. Kemampuan organisasi untuk bereaksi dan menyesuaikan diri terhadap perubahan
lingkungan.

Sumber : BMP EKMA4157 Modul 3.9-11; 3.23-24