Anda di halaman 1dari 23

BAB I

STATUS PENDERITA NEUROLOGI

1.1 IDENTIFIKASI
Nama : Ny. A
Umur : 80 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Jl. Pintu Besi RT 11 RW 02 Kertapati Kota Palembang
Agama : Islam
MRS Tanggal : 01 Februari 2016

1.2 ANAMNESA (Autoanamnesa dan Alloanamnesa)


Penderita dirawat di bangsal syaraf RSUD Palembang BARI karena
mengalami tidak bisa berjalan yang disebabkan kelemahan pada tungkai kanan
dan lengan kanan secara tiba-tiba yang disertai dengan penurunan kesadaran.
Sejak ± 4 jam sebelum masuk rumah sakit, saat penderita sedang
beristirahat, tiba-tiba penderita mengalami kelemahan pada tungkai kanan dan
lengan kanan yang disertai penurunan kesadaran. Saat serangan penderita tidak
merasa sakit kepala, mual dan muntah tidak ada, kejang tidak ada dan ada
gangguan rasa pada sisi yang lemah. Pada saat serangan penderita tidak mengeluh
jantung berdebar-debar dan tidak disertai sesak nafas. Kelemahan pada tungkai
kanan dan lengan kanan sama berat. Sehari-hari penderita menggunakan tangan
kanan. Penderita dapat mengungkapkan isi pikirannya, baik secara lisan, tulisan
maupun isyarat. Penderita dapat mengerti isi pikiran orang lain baik secara lisan,
tulisan, maupun isyarat. Mulut mengot tidak ada, bicara pelo tidak ada.
Riwayat darah tinggi ada, riwayat kencing manis disangkal, riwayat sakit
jantung disangkal, riwayat trauma disangkal dan riwayat alergi obat-obatan
disangkal.
Penderita mengalami keluhan seperti ini untuk pertama kalinya.

1
2

1.3 PEMERIKSAAN (Tanggal 02 Februari 2016 Pukul 13.00 wib)


Status Praesens Status Internus
Kesadaran : E3M6V1 Jantung : HR: 90 x/menit, gallop (-), murmur (-)
Gizi : Kurang Paru-paru : Vesikuler (-), wheezing (-), ronkhi (-)
Suhu Badan : 37,1ºC Hepar : Tidak teraba
Nadi : 80 x/m Lien : Tidak teraba
Pernapasan : 24 x/m Anggota Gerak : Akral hangat, edema (-)
TD : 140/90 mmHg Genitalia : Tidak diperiksa
Berat Badan : Belum diperiksa
Tinggi Badan : Belum diperiksa

Status Psikiatrikus
Sikap : Tidak Kooperatif Ekspresi Muka : Datar
Perhatian : Tidak Ada Kontak Psikis : Tidak Ada

Status Neurologikus
A. KEPALA
Bentuk : Brachiocephaly
Ukuran : Normocephaly
Simetris : Simetris

B. LEHER
Sikap : Wajar Deformitas : Tidak ada
Torticolis : Tidak ada Tumor : Tidak ada
Kaku kuduk : Tidak ada Pembuluh darah : Tidak melebar

C. SYARAF-SYARAF OTAK
N. Olfaktorius Kanan Kiri
Penciuman : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Anosmia : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
3

Hyposmia : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai


Parosmia : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai

N.Opticus Kanan Kiri


Visus : belum dapat dinilai belum dapat dinilai
Campus visi

- Anopsia : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai


- Hemianopsia : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Fundus Oculi
- Papil edema : Tidak diperiksa Tidak diperiksa
- Papil atrofi : Tidak diperiksa Tidak diperiksa
- Perdarahan retina : Tidak diperiksa Tidak diperiksa

Nn. Occulomotorius, Trochlearis dan Abducens


Kanan Kiri
Diplopia : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Celah mata : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Ptosis : tidak ada tidak ada
Sikap bola mata
- Strabismus : tidak ada tidak ada
- Exophtalmus : tidak ada tidak ada
- Enophtalmus : tidak ada tidak ada
- Deviation conjugae : tidak ada tidak ada
Gerakan bola mata : normal normal
Pupil
- Bentuk : Bulat Bulat
- Diameter : Ø 2 mm Ø 2 mm
- Isokor/anisokor : Isokor Isokor
- Midriasis/miosis : Pin Point Pin Point
4

- Refleks cahaya
- Langsung : Positif Positif
- Konsensuil : Positif Positif
- Akomodasi : Positif Positif
- Argyl Robertson : Negatif Negatif

N.Trigeminus
Kanan Kiri
Motorik
- Menggigit : Normal Normal
- Trismus : Tidak ada Tidak ada
- Refleks kornea : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Sensorik
- Dahi : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
- Pipi : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
- Dagu : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai

N.Facialis Kanan Kiri


Motorik
- Mengerutkan dahi : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Menutup mata : Positif Positif
- Menunjukkan gigi : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
- Lipatan nasolabialis : Datar Datar
- Bentuk Muka
• Istirahat : Simetris Simetris
• Berbicara/bersiul Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Sensorik
- 2/3 depan lidah : Tidak diperiksa Tidak diperiksa
Otonom
- Salivasi : Tidak ada kelainan Tidak ada kelainan
- Lakrimasi : Tidak ada kelainan Tidak ada kelainan
5

Chvostek’s sign : Tidak ada Tidak ada

N. Cochlearis Kanan Kiri


Suara bisikan : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Detik arloji : Belum dapat dinilai Belum dapat dinilai
Tes Weber : Tidak dilakukan pemeriksaan
Tes Rinne : Tidak dilakukan pemeriksaan

N. Glossopharingeus dan N. Vagus Kanan Kiri


Arcus pharingeus : Tidak diperiksa
Uvula : Tidak diperiksa
Gangguan menelan : Positif
Suara serak/sengau : Belum bisa dinilai
Denyut jantung : Reguler
Refleks
- Muntah : Tidak diperiksa
- Batuk : Tidak diperiksa
- Okulokardiak : Tidak diperiksa
- Sinus karotikus: Tidak diperiksa
Sensorik
- 1/3 belakang lidah : Tidak diperiksa

N. Accessorius Kanan Kiri


Mengangkat bahu : Belum bisa dinilai Belum bisa dinilai
Memutar kepala : Belum bisa dinilai Belum bisa dinilai

N. Hypoglossus Kanan Kiri


Menjulurkan lidah : Belum dapat dinilai
Fasikulasi : Belum dapat dinilai
Atrofi papil : Belum dapat dinilai
Disartria : Belum dapat dinilai
6

D. COLUMNA VERTEBRALIS
Kyphosis : Tidak diperiksa
Scoliosis : Tidak diperiksa
Lordosis : Tidak diperiksa
Gibbus : Tidak diperiksa
Deformitas : Tidak diperiksa
Tumor : Tidak diperiksa
Meningocele : Tidak diperiksa
Hematoma : Tidak diperiksa
Nyeri ketok : Tidak diperiksa

E. BADAN DAN ANGGOTA GERAK


FUNGSI MOTORIK
LENGAN Kanan Kiri
Gerakan : Kurang Cukup
Kekuatan : 1 4
Tonus : Hipotoni Hipotoni
Refleks fisiologis
- Biceps : Hiperefleks Normal
- Triceps: Hiperefleks Normal
- Periost radius : Hiperefleks Normal
- Periost ulna : Hiperefleks Normal
Refleks patologis
- Hoffman Tromner : Negatif Negatif
Trofik : Eutofik Eutofik
7

TUNGKAI Kanan Kiri


Gerakan : Kurang Cukup
Kekuatan : 1 4
Tonus : Hipotoni Hipotoni
Klonus : Negatif Negatif
- Paha : Negatif Negatif
- Kaki : Negatif Negatif
Refleks fisiologis
- KPR : Hiperefleks Normal
- APR : Hiperefleks Normal
Refleks patologis
- Babinsky : Positif Positif
- Chaddock : Positif Negatif
- Oppenheim : Positif Positif
- Gordon : Negatif Negatif
- Schaeffer : Negatif Negatif
- Rossolimo : Negatif Negatif
- Mendel Bechterew : Negatif Negatif
- Refleks kulit perut
- Atas : Normal
- Tengah : Normal
- Bawah : Normal
- Tropik : Tidak ada

SENSORIK
Tidak ada kelainan
8

F. GAMBAR

Gerakan : Kurang Gerakan : Kurang


Kekuatan : 1 Kekuatan : 1
Refleks fisiologis : Refleks fisiologis :
Hiperefleks Hiperefleks

Gerakan : Kurang Gerakan : Kurang


Kekuatan : 1 Kekuatan : 1
Refleks patologis : Refleks patologis :
Babinsky (+) Babinsky (+)
Chaddock (+) Chaddock (+)
Oppenheim (+) Oppenheim (+)
Gordon (-) Gordon (-)
Schaeffer (-) Schaeffer (-)
Rossolimo (-) Keterangan: Hemiparese dextra tipe spastik Rossolimo (-)
Mendel Bechterew Mendel Bechterew
(-) (-)

G. GEJALA RANGSANG MENINGEAL


Kanan Kiri
Kaku kuduk : Tidak ada
Kernig : Tidak ada Tidak ada
Lasseque : Tidak ada Tidak ada
Brudzinsky
- Neck : Tidak ada
- Cheek : Tidak ada
- Symphisis : Tidak ada
- Leg I : Tidak ada Tidak ada
- Leg II : Tidak ada Tidak ada
9

H. GAIT DAN KESEIMBANGAN


Gait Keseimbangan
Ataxia : Tidak diperiksa Romberg : Tidak diperiksa
Hemiplegic : Tidak diperiksa Dysmetri :
Scissor : Tidak diperiksa - Jari-jari : Tidak diperiksa
Propulsion : Tidak diperiksa - Jari hidung : Tidak diperiksa
Histeric : Tidak diperiksa - Tumit-tumit : Tidak diperiksa
Limping : Tidak diperiksa - Dysdiadochokinesia : Tidak diperiksa
Steppage : Tidak diperiksa - Trunk Ataxia : Tidak diperiksa
Astasia-abasia : Tidak diperiksa - Limb Ataxia : Tidak diperiksa

I. GERAKAN ABNORMAL
Tremor : Ada
Chorea : Tidak ada
Athetosis : Tidak ada
Ballismus : Tidak ada
Dystoni : Tidak ada
Myoclonic : Tidak ada

J. FUNGSI VEGETATIF
Miksi : Tidak ada kelainan
Defekasi : Tidak ada kelainan

K. FUNGSI LUHUR
Afasia motorik : Tidak ada
Afasia sensorik : Tidak ada
Afasia nominal : Tidak ada
Apraksia : Tidak ada
Agrafia : Tidak ada
Alexia : Tidak ada
10

1.4. PEMERIKSAAN LABORATORIUM


Darah
PEMERIKSAAN HASIL SATUAN NILAI NORMAL
Hb 12,6 g/dl 12-14
Hematokrit 40 % 37- 43
Leukosit 11.000 /ul 5000-10000
Trombosit 274.000 /ul 150.000-400.000
Hitung jenis
 Basofil 0 % 0-1
 Eosinofil 0 % 1-3
 Batang 1 % 2-6
 Segmen 87 % 50-70
 Limfosit 10 % 20-40
 Monosit 2 % 2-8

PEMERIKSAAN HASIL SATUAN NILAI NORMAL


Glukosa sewaktu 125 mg/dl <180
Trigliserida 43 mg/dl <200
Kolesterol total 242 mg/dl <200
Ureum 20 mg/dl 20-40
Creatinine 0,75 mg/dl 0,6-1,1
Uric acid 4,82 mg/dl 3,4-7

Urine : Tidak diperiksa


Faeces : Tidak diperiksa
Liquor cerebrospinalis : Tidak diperiksa
11

1.5. PEMERIKSAAN KHUSUS


Rontgen foto cranium : Tidak diperiksa
Rontgen foto thoraks : Tidak diperiksa
Rontgen foto columna vertebralis : Tidak diperiksa
Electro Encephalo Graphy : Tidak diperiksa
Arteriography : Tidak diperiksa
Electrocardiography : Diperiksa
Pneumography : Tidak diperiksa
Lain-lain (CT-Scan) : Diperiksa
 Hasil CT-Scan : kesan IVH pada ventrikel I,II,III,IV
12

1.6. RINGKASAN ANAMNESA


Penderita dirawat di bangsal syaraf RSUD Palembang BARI karena
mengalami tidak bisa berjalan yang disebabkan kelemahan pada tungkai kanan
dan lengan kanan secara tiba-tiba yang disertai dengan penurunan kesadaran.
Sejak ± 4 jam sebelum masuk rumah sakit, saat penderita sedang
beristirahat, tiba-tiba penderita mengalami kelemahan pada tungkai kanan dan
lengan kanan yang disertai penurunan kesadaran. Saat serangan penderita tidak
merasa sakit kepala, mual dan muntah tidak ada, kejang tidak ada dan ada
gangguan rasa pada sisi yang lemah. Pada saat serangan penderita tidak mengeluh
jantung berdebar-debar dan tidak disertai sesak nafas. Kelemahan pada tungkai
kanan dan lengan kanan sama berat. Sehari-hari penderita menggunakan tangan
kanan. Penderita dapat mengungkapkan isi pikirannya, baik secara lisan, tulisan
maupun isyarat. Penderita dapat mengerti isi pikiran orang lain baik secara lisan,
tulisan, maupun isyarat. Mulut mengot tidak ada, bicara pelo tidak ada.
Riwayat darah tinggi ada, riwayat kencing manis disangkal, riwayat sakit
jantung disangkal, riwayat trauma disangkal dan riwayat alergi obat-obatan
disangkal.
Penderita mengalami keluhan seperti ini untuk pertama kalinya

PEMERIKSAAN
Kesadaran: E3M6V1

STATUS PSIKIATRIKUS:
Sikap: Tidak Kooperatif Ekspresi muka: Datar

Nn. Occulomotorius, Trochlearis dan Abducens


Pupil:
Midriasi/Miosis: Pin Point
13

Fungsi Motorik
LENGAN Kanan Kiri
Gerakan: Kurang Cukup
Kekuatan: 1 4
Tonus: Hipotoni Hipotoni

TUNGKAI Kanan Kiri


Gerakan: Kurang Cukup
Kekuatan: 1 4
Tonus: Hipotoni Hipotoni

Refleks fisiologis Kanan Kiri


- KPR : Hiperefleks Normal
- APR : Hiperefleks Normal
Refleks patologis
- Babinsky : Positif Positif
- Chaddock : Positif Negatif
- Oppenheim : Positif Positif
- Gordon : Negatif Negatif

DIAGNOSA KLINIK : Hemiparese dextra tipe spastik


DIAGNOSA TOPIK :Lesi di kapsula interna hemisferium cerebri sinistra
DIAGNOSA ETIOLOGI : Hemoragic cerebri

V. PENGOBATAN
• IVFD RL gtt. 20 x/menit
• IVFD NaCl 100 cc + 2 amp. Nicardipine gtt. 10x/menit (titrasi maksimal gtt
40x/menit
• Injeksi citicoline 2x500 mg (iv)
• Injeksi ranitidin 2x50 mg (iv)
14

• Injeksi asam traneksamat 3x500 mg (iv)


• Neurodex 1x1 tab
• Cordesartan 1x8 mg tab/oral
• Amlodipin 1x10 mg tab/oral
• Bed rest total
• Diet bubur

VI. PROGNOSA
Quo ad Vitam : dubia ad malam
Quo ad Functionam : dubia ad malam
Quo ad sanasionam : dubia ad malam
15

1.7 DISKUSI KASUS

DIAGNOSA BANDING
I. Diagnosis Banding Topik
1) Lesi di cortex hemisferium cerebri sinistra Pada penderita ditemukan gejala:
- Defisit motorik - Hemiparese dextra tipe spastik
- Gejala iritatif - Tidak ada kejang pada sisi yang
- Gejala fokal (kelumpuhan tidak sama berat) lemah
- Gejala defisit sensorik pada sisi yang lemah - Kelemahan tungkai sama berat
- Tidak ada kelainan
* Jadi, kemungkinan lesi di cortex hemisferium cerebri dextra dapat
disingkirkan
2) Lesi di subcortex hemisferium cerebri Pada penderita ditemukan gejala:
dextra - Hemiparese dextra tipe spastik
- Ada gejala defisit motorik - Tidak ada afasia motorik
- Ada afasia motorik subkortikal subkortikal
* Jadi, kemungkinan lesi di subkortex hemisferium cerebri dextra dapat
disingkirkan
3) Lesi di capsula interna hemisferium Pada penderita ditemukan gejala:
cerebri dextra - Hemiparese dextra tipe spastik
- Ada hemiparese/hemiplegia tipikal - Kelemahan tungkai sama berat
- Parese N. VII - Gejala defisit sensorik pada sisi
- Parese N. XII yang lemah
- Kelemahan di lengan dan tungkai sama berat
- Gejala defisit sensorik pada sisi yang lemah
* Jadi, kemungkinan lesi di capsula interna hemisferium cerebri sinistra belum
disingkirkan
Kesimpulan Diagnosis topik :
Lesi di kapsula interna hemisferium cerebri sinistra
16

II. Diagnosis Banding Etiologi


1) Trombosis Cerebri Pada penderita ditemukan gejala
- Tidak ada kehilangan kesadaran - Ada kehilangan kesadaran
- Terjadi saat istirahat - Terjadi saat istirahat
*Jadi, kemungkinan etiologi trombus cerebri belum dapat disingkirkan
2) Emboli Cerebri Pada penderita ditemukan gejala :
- Kehilangan kesadaran < 30 menit - Tidak ada kehilangan kesadaran < 30
- Ada atrial fibrilasi menit
- Terjadi saat aktifitas - Tidak ada atrial fibrilasi
- Tidak terjadi saat aktivitas
*Jadi, kemungkinan etiologi emboli cerebri sudah dapat disingkirkan
3) Hemorrhagic Cerebri
- Kehilangan kesadaran > 30 menit
- Terjadi saat aktivitas Pada penderita ditemukan gejala :
- Didahului sakit kepala, mual dan - Ada kehilangan kesadaran > 30
atau tanpa muntah menit
- Riwayat Hipertensi - Ada riwayat hipertensi
*Jadi, kemungkinan etiologi hemorrhagic cerebri belum dapat disingkirkan
Kesimpulan Diagnosis Etiologi :
Hemorrhagic cerebri
17

1.8 LEMBAR FOLLOW UP


TANGGAL /
PERJALANAN PENYAKIT INSTRUKSI
PUKUL
Rabu, 03 Keluhan: Os. Sudah membuka mata secara • IVFD RL gtt. 20 x/menit
Februari 2016/ spontan dan sudah mulai bisa • IVFD NaCl 100 cc + 2
06.00 WIB berbicara tetapi masih belum amp. Nicardipine gtt.
mengenali anggota keluarga dan 10x/menit (titrasi
orientasi tempat dan waktu. maksimal gtt 40x/menit
• Injeksi citicoline 2x500
Status Generalis
mg (iv)
• Kesadaran : E4M6V4 • Injeksi ranitidin 2x50
• TD : 150/90 mmHg mg (iv)
• HR : 94 x/menit • Injeksi asam traneksamat
• RR : 28 x/menit 3x500 mg (iv)
• Temp : 37,1oC • Neurodex 1x1 tab
• Cordesartan 1x8 mg
Status Neurologikus tab/oral
Tidak ada kelainan • Amlodipin 1x10 mg
tab/oral.
Fungsi Motorik
• Bed rest total
LENGAN Kanan Kiri
Gerakan : kurang kurang
Kekuatan : 4 4
Tonus : hipotoni hipotoni
Refleks fisiologis
- Biceps : Hiperefleks Normal
- Triceps : Hiperefleks Normal
- P. Radius : Hiperefleks Normal
- P. Ulna : Hiperefleks Normal
18

Refleks patologis
- Hoffman T : tidak ada tidak ada

TUNGKAI Kanan Kiri


Gerakan : cukup cukup
Kekuatan : 4 4
Tonus : hipotoni hipotoni
Klonus
- Paha : tidak ada tidak ada
- Kaki : tidak ada tidak ada
Refleks fisiologis
- KPR : normal normal
- APR : normal normal
Refleks patologis
- Babinsky : positif positif
- Chaddock : negatif negatif
- Oppenhaim : negatif negatif
- Gordon : negatif negatif
- Schaeffer : negatif negatif
- Rossolimo : negatif negatif
- Mendel B : negatif negatif

Gejala rangsang meningeal : tidak ada


Fungsi sensorik : hipoestesi pada bagian
yang lemah
Fungsi luhur : tidak ada kelainan
Gerakan abnormal : tidak ada

Diagnosis Klinik :
Hemiparese dextra tipe spastik
19

Diagnosis Topik :
Lesi di ventrikel hemisferium cerebri
sinistra

Diagnosis Etiologi :
Hemorrhagic Cerebri
04 Februari Keluhan: Os. Hanya membuka mata jika • IVFD RL gtt. 20 x/menit
2016/ dipanggil dan masih belum • IVFD NaCl 100 cc + 2
06.00 WIB mengenali anggota keluarga dan amp. Nicardipine gtt.
orientasi tempat dan waktu. 10x/menit (titrasi
maksimal gtt 40x/menit
Status Generalis • Injeksi citicoline 2x500
• Kesadaran : E3M6V4 mg (iv)
• TD : 130/90 mmHg • Injeksi ranitidin 2x50
• HR : 88 x/menit mg (iv)
• RR : 26 x/menit • Injeksi asam traneksamat
• Temp : 37,5oC 3x500 mg (iv)
• Neurodex 1x1 tab
Status Neurologikus • Cordesartan 1x8 mg
Tidak ada kelainan tab/oral
• Amlodipin 1x10 mg
Fungsi Motorik tab/oral.
LENGAN Kanan Kiri
• Bed rest total
Gerakan : kurang kurang
Kekuatan : 3 4
Tonus : hipotoni hipotoni

Refleks fisiologis
- Biceps : Hiperefleks Normal
- Triceps : Hiperefleks Normal
20

- P. Radius : Hiperefleks Normal


- P. Ulna : Hiperefleks Normal

Refleks patologis
- Hoffman T : tidak ada tidak ada

TUNGKAI Kanan Kiri


Gerakan : cukup cukup
Kekuatan : 3 4
Tonus : hipotoni hipotoni
Klonus
- Paha : tidak ada tidak ada
- Kaki : tidak ada tidak ada
Refleks fisiologis
- KPR : normal normal
- APR : normal normal
Refleks patologis
- Babinsky : positif positif
- Chaddock : negatif negatif
- Oppenhaim : negatif negatif
- Gordon : negatif negatif
- Schaeffer : negatif negatif
- Rossolimo : negatif negatif
- Mendel B : negatif negatif

Gejala rangsang meningeal : tidak ada


Fungsi sensorik : hipoestesi pada bagian
yang lemah
Fungsi luhur : tidak ada kelainan
Gerakan abnormal : tidak ada
21

Diagnosis Klinik :
Hemiparese dextra tipe spastik

Diagnosis Topik :
Lesi di ventrikel hemisferium cerebri
sinistra

Diagnosis Etiologi :
Hemorrhagic Cerebri
05 Februari Keluhan: Os. Hanya membuka mata jika • IVFD RL gtt. 20 x/menit
2016/ dipanggil dan masih belum • IVFD NaCl 100 cc + 2
06.00 WIB mengenali anggota keluarga dan amp. Nicardipine gtt.
orientasi tempat dan waktu. 10x/menit (titrasi
maksimal gtt 40x/menit
Status Generalis
• Injeksi citicoline 2x500
• Kesadaran : E4M6V4 mg (iv)
• TD : 140/90 mmHg • Injeksi ranitidin 2x50
• HR : 118 x/menit mg (iv)
• RR : 30 x/menit • Injeksi asam traneksamat
• Temp : 38,0oC 3x500 mg (iv)
• Neurodex 1x1 tab
Status Neurologikus • Cordesartan 1x8 mg
Tidak ada kelainan tab/oral
• Amlodipin 1x10 mg
Fungsi Motorik tab/oral.
LENGAN Kanan Kiri
• Bed rest total
Gerakan : kurang kurang
Kekuatan : 4 4
Tonus : hipotoni hipotoni
22

Refleks fisiologis
- Biceps : Hiperefleks Normal
- Triceps : Hiperefleks Normal
- P. Radius : Hiperefleks Normal
- P. Ulna : Hiperefleks Normal

Refleks patologis
- Hoffman T : tidak ada tidak ada

TUNGKAI Kanan Kiri


Gerakan : cukup cukup
Kekuatan : 4 4
Tonus : hipotoni hipotoni
Klonus
- Paha : tidak ada tidak ada
- Kaki : tidak ada tidak ada
Refleks fisiologis
- KPR : normal normal
- APR : normal normal
Refleks patologis
- Babinsky : positif positif
- Chaddock : negatif negatif
- Oppenhaim : negatif negatif
- Gordon : negatif negatif
- Schaeffer : negatif negatif
- Rossolimo : negatif negatif
- Mendel B : negatif negatif

Gejala rangsang meningeal : tidak ada


Fungsi sensorik : hipoestesi pada bagian
yang lemah
23

Fungsi luhur : tidak ada kelainan


Gerakan abnormal : tidak ada

Diagnosis Klinik :
Hemiparese dextra tipe spastik

Diagnosis Topik :
Lesi di ventrikel hemisferium cerebri
sinistra

Diagnosis Etiologi :
Hemorrhagic Cerebri