Anda di halaman 1dari 13

AKUNTANSI INTERNASIONAL

“Perkembangan Standar Akuntansi di Negara Kanada”

Oleh :

Aqmarina Ishmah Jatmika


2015310692
Kelas G

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi

PERBANAS SURABAYA

2017/2018
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI.............................................................................................................i

BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1

1.1 Latar Belakang Akuntansi Internasional.................................................1

1.2 Standar Akuntansi....................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................5

2.1 Negara Kanada........................................................................................5

2.2 Akuntansi di Kanada...............................................................................6

2.3 Penyusunan Laporan Keuangan..............................................................6

2.4 Sektor Publik Dewan Akuntansi..............................................................8

BAB III KESIMPULAN........................................................................................10

DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................11

i
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Akuntansi Internasional

Akuntansi berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat. Sejarah


perkembangan pemikiran akuntansi (accounting thought) dibagi dalam tiga
periode :

a Tahun 4000 SM – 1300 M

b Tahun 1300 M – 1850 M

c Tahun 1850 M – Sekarang

Masing-masing periode memberikan kontribusi yang berarti bagi ilmu akuntansi.


Pada periode pertama akuntansi hanyalah bentuk record keeping yang sangat
sederhana, yaitu hanya bentuk pencatatan dari apa saja yang terjadi dalam dunia
bisnis saat itu. Periode kedua merupakan penyempurnaan dari periode pertama,
dikenal dengan masa lahirnya double entry bookkeeping. Pada periode terakhir
banyak sekali perkembangan pemikiran akuntansi yang bukan lagi sekedar
masalah debit kredit, namun sudah masuk ke dalam kehidupan masyarakat.

Di era globalisasi yang sangat cepat dengan kemajuan teknologi, aktivitas


pasar modal dituntut untuk setara dalam memberikan informasi. Salah satu hal
yang memainkan peran dalam menghasilkan informasi adalah akuntansi. Tujuan
dari akuntansi adalah menyediakan informasi yang dapat digunakan oleh
pengambil keputusan untuk mengambil keputusan ekonomi. Jika informasi
tersebut dapat diandalkan maka sumber daya yang terbatas dapat dialokasikan
secara optimal dan efisien.

Akuntansi internasional mempunyai peran yang sangat kompleks, dimana


ruang lingkup pelaporannya ialah perusahaan yang multinasional dengan operasi
dan transaksi lintas negara dengan kewajiban pelaporannya terhadap pengguna
laporan di negara lain. Akuntansi internasional menjadi semakin penting dengan

1
banyaknya perusahaan multinasional (multinational corporation) atau MNC yang
beroperasi di berbagai negara. Di samping itu pasar modal juga tumbuh pesat
yang ditunjang dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sehingga
memungkinkan transaksi di pasar modal internasional berlangsung secara real
time basis.

1.2 Standar Akuntansi

Badan usaha di seluruh dunia melaporkan kinerja keuangan mereka


melalui pelaporan keuangan. Secara historis, format pelaporan keuangan telah
bervariasi dari satu negara ke negara lain dan praktek keuangan masing-masing
negara pelaporan mengikuti seperangkat prinsip, aturan, atau konvensi yang
berkembang dalam lingkungan politik, hukum, ekonomi, dan budaya dari negara
itu. Laporan keuangan akibatnya sering kekurangan comprehensibility
internasional dan penerimaan.

Dalam dunia global saat ini, informasi keuangan yang sebanding,


transparan, dan dapat diandalkan merupakan dasar untuk kelancaran fungsi pasar
modal global. Oleh karena itu, kebutuhan untuk standar sebanding pelaporan
keuangan telah menjadi penting karena pertumbuhan dramatis dalam jumlah,
mencapai, dan ukuran perusahaan multinasional, investasi langsung asing, lintas-
perbatasan pembelian dan penjualan efek, serta jumlah asing sekuritas listing di
bursa efek.

Standar akuntansi adalah regulasi atau aturan (termasuk pula hukum dan
anggaran dasar) yang mengatur penyusunan laporan keuangan). Standar akuntansi
merupakan suatu metode dan format baku dalam penyajian informasi laporan
keuangan suatu kegiatan usaha. Standar akuntansi dibuat, disusun dan disahkan
oleh lembaga resmi (Standard Setting Body). Penetapan standar adalah proses
perumusan atau formulasi standar akuntansi. Standar akuntansi merupakan hasil
penetapan standar. Namun dalam praktiknya berbeda dari yang ditentukan oleh
standar. Hal ini terjadi karena beberapa alasan :
2
1. Di beberapa negara hukuman untuk ketidak patuhan terhadap
ketentuan akuntansi cenderung lemah dan tidak efektif.

2. Perusahaan boleh melaporkan informasi lebih banyak dari yang


ditentukan.

3. Beberapa negara mengijinkan perusahaan mengabaikan standar


akuntansi bila operasi dan posisi keuangan tersajikan lebih baik tanpa
standar

4. Di beberapa negara standar akuntansi hanya berlaku untuk laporan


keuangan tersendiri, bukan laporan konsolidasi

Penetapan standar akuntansi melibatkan gabungan kelompok sektor swasta


(profesi akuntansi, pengguna dan penyusun laporan keuangan, para karyawan) dan
kelompok publik yang meliputi badan-badan (otoritas pajak, kementrian yang
bertanggungjawab atas hukum komersial dan komisi pasar modal). Bursa efek
yang merupakan sektor swasta atau publik (tergantung negaranya) juga
mempengaruhi proses tersebut. Di negara-negara common law, sektor swasta lebih
berpengaruh dan profesi auditing cenderung untuk dapat mengatur sendiri dan
melakukan pertimbangan atas atestasi terhadap penyajian wajar laporan keuangan.
Di negara-negara code law, sektor pulik lebih berpengaruh dan profesi akuntansi
cenderung untuk lebih diatur negara. Karena hal ini standar akuntansi dapat
berbeda pada tiap negaranya.

Standar akuntansi terdiri dari seperangkat prinsip dan praktek


pemerintahan untuk pengobatan berbagai transaksi keuangan. Tujuan utama dari
standar akuntansi adalah untuk menetapkan pengakuan, pengukuran, penyajian
dan pengungkapan yang berhubungan dengan transaksi dan peristiwa yang
penting dalam laporan keuangan untuk tujuan umum. Pernyataan ini memberikan
informasi tentang kinerja, posisi dan arus kas yang berguna untuk berbagai
pengguna dalam membuat keputusan keuangan. Para pengguna laporan keuangan
meliputi investor sekarang dan potensial, karyawan, pemberi pinjaman, pemasok
dan kreditur usaha lainnya, pelanggan, pemerintah dan badan-badan mereka dan
3
masyarakat umum. Mereka menggunakan laporan keuangan untuk memenuhi
beberapa kebutuhan yang berbeda mereka untuk informasi.

Kekuatan pendorong yang paling penting dalam pengembangan standar


akuntansi internasional adalah International Accounting Standards Board (IASB) -
independen, penetapan standar akuntansi tubuh Yayasan IFRS. Tujuan umum dari
IASB adalah untuk memajukan harmonisasi praktek akuntansi melalui perumusan
standar akuntansi dan untuk mempromosikan penerimaan mereka di seluruh
dunia. Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) yang dikeluarkan oleh
IASB secara luas digunakan sebagai tolak ukur untuk mengukur kesehatan
keuangan usaha. Keandalan dan kualitas kerangka kerja yang tinggi tetapi panjang
dan rumit.

4
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Negara Kanada

Kanada, secara historis dikenal sebagai Dominion of Canada, adalah


negara paling utara di Amerika Utara. Merupakan federasi dari 10 provinsi dan 3
teritori dengan sistem desentralisasi dan pemerintahan berbentuk monarki
konstitusional. Dibentuk tahun 1867 dengan undang-undang Konfederasi.

Kanada merupakan Negara bekas jajahan Perancis dan Britania Raya yang
menjadi anggota La Francophonie dan Negara Persemakmuran. Kanada juga
merupakan negara industri dan teknologi maju, berkecukupan dalam pengadaan
energi dikarenakan tersedianya bahan bakar fosil, energi nuklir, dan tenaga
hidroelektrik. Selain itu, Kanada juga termasuk dalam The Group of Twenty (G-
20) Finance Ministers and Central Bank Governors.

Ibu kota Kanada adalah Ottawa, tempat parlemen nasional dan juga tempat
tinggal Gubernur Jenderal dan Perdana Menteri. Merupakan bekas jajahan
Perancis dan Britania Raya, Kanada adalah anggota La Francophonie dan Negara
Persemakmuran. Kanada menganut sistem pemerintahan demokrasi federal yang
menyatukan sejumlah komunitas politik yang berbeda dibawah pemerintahan
bersama untuk menangani keperluan-keperluan tertentu masing-masing daerah.
Bentuk pemerintahan ini mempertimbangakan realita geografis Kanada,
keanekaragaman masyarakat budayanya dan warisan dwi-hukum dan dwi-bahas.

Luas total Kanada 9.984.670 kilometer persegi. Dari jumlah ini,


9.093.507 kilometer persegi berupa daratan dan 891.163 kilometer persegi adalah
perairan. Wilayah Kanada adalah yang terbesar kedua di dunia (setelah Rusia
yang memiliki luas total 17.075.000 kilometer persegi).

Sebagai negara maju, Kanada juga mempunyai standar akuntansi


pemerintahan yang digunakan di negaranya. Karena masing-masing negara

5
mempunyai standar yang berbeda untuk akuntansi pemerintahannya, begitu pula
dengan standar akuntansi Kanada.

2.2 Akuntansi di Kanada

Kanada mempunyai 3 lembaga yg menangani akuntansi, yaitu :

a The Canadian Institute of Chartered Accountants (CA) (1902)

b The Certified General Accountants Association of Canada (CGA) (1902)

c The Society of Management Accountants of Canada (CMA) (1920)

CA dan CGA dibentuk berdasarkan Undang-undang Parlemen berturut-


turut pada tahun 1902 dan 1913 sedangkan CMA didirikan dalam tahun 1920.

Program CA difokuskan menjadi akuntan publik dan kandidat harus


memiliki pengalaman auditing dari kantor akuntan publik; program CGA
memberikan kebebasan bagi kandidatnya untuk memilih karier di bidanga
keuangan; program CMA memfokuskan diri pada akuntansi manajemen.
Ketiganya mengharuskan setiap kandidat untuk mendapatkan gelar kesarjanaan
dan pengalaman praktik sebelum memperoleh sertifikasi.

2.3 Penyusunan Laporan Keuangan

Di Kanada pelaporan keuangan pada umumnya diatur oleh pedoman


akuntansi yang ditetapkan oleh badan independen Dewan Akuntansi Sektor Publik
Standar (PSAB) dari Institut akuntan cartered kanada. PSAB dalam “akuntansi
sektor publik handbook” menyatakan bahwa laporan keuangan pemerintah harus
mengkonsolidasikan laporan keuangan dari semua organisasi dibawah kendali
mereka dengan pengecualian dari perusahaan bisnis pemerintah. Perusahaan
bisnis pemerintah harus dilaporkn dalam ikhtisar laporan keuangan pemerintah
secara ekuitas dimodifikasi

6
Pelaporan keuangan di Kanada telah mengalami perubahan yang luar biasa
sejak Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) telah diadopsi sebagai
Canadian Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) untuk perusahaan publik
akuntabel dan entitas bisnis pemerintah. Dalam, standar masa lalu Kanada untuk
akuntansi keuangan dan pelaporan oleh perusahaan publik tersebut dikembangkan
oleh Dewan Standar Akuntansi (AcSB). Pengadopsian IFRS telah aktif dalam
memantau konten teknis dan waktu pelaksanaan standar untuk perusahaan publik
Kanada yang diwajibkan untuk melaporkan berdasarkan IFRS selambat-
lambatnya 2011. IFRS yang berlaku adalah yang dipublikasikan oleh IASB, dan
telah dipersyaratkan penerapannya untuk laporan keuangan interim dan tahunan.
Sistem Hukum yang dianut adalah common law. Akuntansi Standar Internasional
(IASB) bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mempublikasikan SAK
yang telah semakin diadopsi secara global, dengan atau tanpa adaptasi.

Standar akuntansi sektor swasta Kanada tidak secara khusus menangani


masalah pengalih, tetapi mengatasi pengakuan pendapatan dari perspektif
penerima. Akuntansi Sektor Publik Internasional Board (IPSASB), IPSAS 23,
Pendapatan Non-Transaksi Bursa (Pajak dan Transfer), hanya alamat penerima
akuntansi (menggunakan perspektif kewajiban untuk pengakuan pendapatan)
tetapi tidak memberikan pedoman akuntansi pengalih. Selanjutnya, sebagian ada
standar lain (khususnya untuk modal transfer) terus memerlukan penangguhan
dan pendekatan amortisasi untuk pengakuan pendapatan. Bagian PS 3410,
Transfer Pemerintah, mengambil pandangan menggunakan definisi kewajiban
untuk menentukan kapan pendapatan harus diakui. Pandangan ini, yang tidak
mencerminkan standar saat ini sektor swasta, didukung oleh IPSASB dan
proposal di bawah Standar Akuntansi Internasional (IASB), Pendapatan Kontrak
dengan proyek Pelanggan.

Sebagai standar yang baru saja mulai berlaku, ada isu-isu yang berkaitan
dengan permukaan ketika kewajiban harus diakui oleh pemerintah yang
mentransfer sumber daya dan, dari sudut pandang penerima, ketika Pendapatan

7
harus diakui. PSAB akan terus mencermati perkembangan lebih lanjut di daerah-
daerah.

Setelah penerapan Standar Internasional IASB Pelaporan Keuangan


(SAK) di Bagian I CICA Handbook – Akuntansi, pada tahun 2007, PSAB diubah
Pengantar untuk Akuntansi Sektor Publik Standar yang menunjukkan bahwa
perusahaan bisnis pemerintah semua harus mematuhi standar yang berlaku untuk
perusahaan publik akuntabel dalam Bagian I. PSAB setuju bahwa tanggal efektif
untuk bisnis pemerintah perusahaan akan mencerminkan bahwa yang
direkomendasikan oleh Dewan Standar Akuntansi (AcSB). PSAB menegaskan
posisinya dan tanggal efektif lagi pada tahun 2009. Standar dalam Bagian I tidak
secara spesifik membahas isu-isu yang berkaitan dengan efek dari regulasi
tingkat. Karena Bagian V dari Buku Pegangan CICA – Akuntansi diizinkan efek
tertentu peraturan tingkat menjadi dicatat sesuai dengan petunjuk tersebut,
industri yang bersangkutan tentang kurangnya bimbingan untuk tingkat-diatur
perusahaan di bawah BagianI.

2.4 Sektor Publik Dewan Akuntansi

Dewan Akuntansi Sektor Publik (PSAB) dibentuk pada tahun 1981 oleh
Institute of Chartered Kanada. Akuntan setelah berkonsultasi dengan berbagai
stakeholder pejabat tinggi pemerintah. Para pemangku kepentingan melihat
dibutuhkanya pendekatan nasional, sebanding dan konsisten untuk pelaporan
keuangan oleh pemerintah di Kanada. Dari tahun 1981 sampai tahun 1989,
Dewan difokuskan pada penyediaan standar akuntansi untuk, federal provinsi dan
wilayah pemerintah (pemerintah tinggi). Pada tahun 1989, PSAB memperluas
kegiatannya untuk mencakup pemerintah lokal. Pada Awal tahun 2009, Dewan
menerima tanggung jawab untuk menetapkan standar akuntansi dan bimbingan
bagi organisasi pemerintah keseluruhan. Sebuah organisasi pemerintah adalah
sebuah organisasi yang dikendalikan oleh pemerintah.

8
Tidak seperti penetapan standar di sektor swasta, tidak ada persyaratan
hukum yang disetujui oleh orang lain yang membutuhkan pemerintah tinggi
untuk mengikuti standar yang dikeluarkan oleh PSAB. Namun, mereka
mengharuskan untuk mematuhi peraturan mereka. Organisasi pemerintah-
pemerintah tersebut umumnya dibutuhkan oleh masing-masing pemerintah untuk
mengadopsi standar yang dikeluarkan oleh PSAB. Pemerintah daerah dan
organisasi mereka umumnya disyaratkan dalam provinsi undang-undang atau
peraturan untuk mengikuti standar yang dikeluarkan oleh PSAB.

Misi PSAB adalah untuk melayani kepentingan publik dengan menetapkan


standar dan memberikan panduan bagi keuangan dan informasi lain yang
dilaporkan oleh kinerja sektor publik di Kanada. PSAB menetapkan standar
akuntansi dan pedoman lainnya bagi pemerintah dan organisasi mereka. Itu
dilakukan untuk meningkatkan informasi yang tersedia untuk pengambilan
keputusan dan untuk meningkatkan akuntabilitas entitas sektor public

9
BAB III
KESIMPULAN

Akuntansi di Kanada, ada 3 lembaga yg menangani akuntansi: the


Canadian Institute of Chartered Accountants (CA), the Certified General
Accountants Association of Canada (CGA), & the Society of Management
Accountants of Canada (CMA). Program CA difokuskan menjadi akuntan publik
& kandidat harus memiliki pengalaman auditing dari kantor akuntan publik;
program CGA memberikan kebebasan bagi kandidatnya untuk memilih karier di
bidanga keuangan; program CMA memfokuskan diri pd akuntansi manajemen.

Sebagai salah satu Negara G-20, Kanada sudah mengadopsi secara penuh
International Financial Reporting Standards (IFRS) pada tahun 2011 dan
meninggalkan US GAAP. Adopsi IFRS di Kanada tidak tanggung-tanggung
karena semua perusahaan publik di Kanada hanya punya pilihan menggunakan
IFRS dalam menyusun laporan keuanganya. IFRS yang berlaku pun langsung
bersumber dari IASB. Namun, Kanada termasuk Negara yang cukup “hati-hati”
dalam mengadopsi IFRS, terbukti Kanada memberikan waktu transisi yang lebih
panjang untuk beberapa industri tertentu yang dirasa butuh persiapan lebih
panjang. Sejak Kanada melakukan penerapan IFRS, sistem pelaporan keuangan di
Kanada mengalami perubahan yang luar biasa. Hal ini ditujukkan pada aktifnya
AcSB sebagai pemantau konten teknis dan pelaksanaan standar akuntansi publik
kanada yang mewajibkan perusahaan melaporkan berdasarkan IFRS pada tahun
2011, dan sebagai negara yang memiliki ikatan sejarah dengan Inggris, Kanada
juga menganut sistem hukum umum seperti di Inggris dimana memiliki karakter
berorientasi terhadap ‘penyajian wajar’, transparansi dan pengungkapan penuh
dan pemisahaan akuntansi keuangan dan pajak. Kanada menganut sistem hukum
umum agar perusahaan dapat mematuhi peraturan yang ada.

10
DAFTAR PUSTAKA

Andika, B. (2017, April 2). Akuntansi Komparatif Negara Kanada dan Perancis.
Retrieved from
https://bayuuandikaa.wordpress.com/2017/04/02/akuntansi-komparatif-
negara-kanada-dan-perancis/

Ashar, F. B. (2018, July 16). Akuntansi Internasional : Penerapan IFRS di Dunia.


Retrieved from https://faizalbushar.wordpress.com/2014/05/04/akuntansi-
internasional-penerapan-ifrs-di-dunia/

Fajrin, M. (2018, April 26). Sistem Akuntansi di Kanada. Retrieved from


http://ajinzty.blogspot.com/2014/04/sistem-akuntansi-di-kanada.html

Khoirina, A. D. (2014, May 7). Sistem Akuntansi Internasional di Negara


Kanada. Retrieved from
https://anindyaditakhoirina.wordpress.com/2014/05/07/sistem-akuntansi-
internasional-di-negara-kanada/

Kusumo, B. (2014, June 26). Adopsi IFRS di Berbagai Negara. Retrieved from
https://baracellona.wordpress.com/2014/06/26/adopsi-ifrs-di-berbagai-
negara/

Sadjiarto, A. (1999). Akuntansi Internasional : Harmonisasi Versus Standarisasi.


Jurnal Akuntansi & Keuangan Vol.1, No.2, 144-161.

Santoso, M. B. (2018, July 16). Akuntansi Komparatif 1. Retrieved from


SCRIBD: https://www.scribd.com/doc/21245468/AKUNTANSI-
KOMPARATIF-1

Standar Akuntansi di Indonesia. (2018, 07 16). Retrieved from


AkuntansiOnline.id: https://www.akuntansionline.id/standar-akuntansi-di-
indonesia/

Via, C. (2018, July 16). Akuntansi Komparatif Penerapan Standar Akuntansi


Keuangan Negara di Eropa dan Asia. Retrieved from Academia:
http://www.academia.edu/26068848/AKUNTANSI_KOMPARATIF_PEN
ERAPAN_STANDAR_AKUNTANSI_KEUANGAN_NEGARA_DI_ER
OPA_DAN_ASIA_Kelas_Akuntansi_2012_B_PROGRAM_STUDI_AKU
NTANSI_FAKULTAS_EKONOMI_UNIVERSITAS_PGRI_ADI_BUAN
A_SURABAYA

11