Anda di halaman 1dari 13

BAB IV

CAPAIAN AKTUALISASI DAN HABITUASI

A. Deskripsi Isu dan Strategi Pemecahan Masalah


1. Diskripsi Isu
Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai seorang
sanitarian terampil di Puskesmas harus mampu menganalisis faktor
lingkungan apa saja yang berpengaruh dan mengakibatkan
kesakitan. Pelayanan kesehatan lingkungan merupakan pelayanan
wajib yang harus ada di puskesmas. Pelayanan kesehatan
lingkungan di puskesmas berupa pelayanan dalam gedung seperti
konseling dan pelayanan luar gedung seperti inspeksi kesehatan
lingkungan dan intervensi kesehatan lingkungan. Di puskesmas
tanjung selayar pelayanan kesehatan lingkungan belum pernah
dilaksanakan karena belum adanya tenaga kesehatan lingkungan
(sanitarian), oleh sebab itu isu yang di ambil adalah belum
terlaksananya pelayanan kesehatan lingkungan konseling (klinik
sanitasi) pada puskesmas tanjung selayar.

2. Strategi Pemecahan Masalah


a. Kendala Internal dan Strategi Pemecahan Masalah
Dalam masa habituasi untuk mengimplementasikan rancangan
aktualisasi yang saya buat, ada beberapa kendala internal yang
ditemukan. Kendala yang ditemukan antara lain seperti :
 Banyaknya kegiatan luar gedung yang dilakukan dan terbentur
dengan jadwal kegiatan aktualisasi sehingga tidak tepat
waktu, cara saya mensiasatinya dengan mengerjakan
kegiatan luar gedung di siang harinya atau di pagi harinya
sehingga dan menyesuaikan dengan kondisi di tempat kerja
sehingga semua berjalan dengan semestinya. Selain itu masa
habituasi ini bertepatan dengan masa persiapan akreditasi
puskesmas sehingga banyak menyita waktu, tenaga dan
pikiran dan cara saya mensiasati dengan mengerjakan
kegiatan yang mudah dan dapat saya lakukan dengan cepat
kemudian melaukan konsultasi sekaligus dengan mentor dan
rekan kerja lainnya.
 Belum terbiasanya poli umum merujuk ke klinik sanitasi,
sehingga ada pasien/ klien yang menderita penyakit yang
berkaitan dengan lingkungan tidak dirujuk ke klinik sanitasi,
cara saya mengatasinya dengan mengingatkan kembali
kepada petugas yang bertugas di poli umum jika ada
pasien/klien yang menderita penyakit yang berkaitan dengan
lingkungan untuk di rujuk ke klinik sanitasi.
 Belum tersedianya intrumen Sanitarian Kit untuk digunakan
dalam melakukan intervensi tindak lanjut dari pelayanan
kesehatan lingkungan konseling (klinik sanitasi), sehingga
kunjungan rumah pasien/ klien yang dilakukan tidak optimal
dilakuknnya pemeriksaan kesehatan lingkungan rumah.
Kunjungan yang dilakukan hanya melihat secara visual saja
tanpa dilakukan pengukuran.
a. Kendala Eksternal dan Strategi Pemecahan Masalah
Dalam masa habituasi untuk mengimplementasikan rancangan
aktualisasi yang saya buat, ada beberapa kendala eksternal
yang ditemukan. Kendala eksternal yang ditemukan seperti
masih kurang pahamnya pasien/ klien tentang pelayanan
kesehatan lingkungan konseling yang diberikan. Pasien/ klien
belum memahami fungsi dan tujuan dari konseling yang
diberikan sehingga mereka menjadi pasif saat diberikan
konseling. Mereka belum terpapar dan belum terbiasa
mengemukakan keluhan yang dirasakan pada saat konseling,
sehingga saya harus terus mengulangi dan menjelaskan dengan
benar tujuan dan tugas saya dalam konseling terhadap pasien/
klien serta mempromosikan tentang pelayanan kesehatan
lingkungan ke tokoh masyarakat dan masyarakat yang saya
temui saat saya melakukan kegiatan luar gedung.

A. Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi dan Habituasi


Kegiatan aktualisasi dilaksanakan dengan menerapkan nilai-
nilai sadar Aparatur Sipil Negara berupa Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi sebagai landasan dasar
setiap kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan aktualisasi dilakukan di
Puskesmas Tanjung Selayar Kecamatan Pulau Luat Tanjung Selayar
Kabupaten Kotabaru. Kegiatan aktualisasi yang dilakukan sebanyak 6
(enam) kegiatan. Kegiatan yang telah saya kerjakan berdasarkan
jadwal kegiatan adalah:
1. Membuat alur pelayanan kesehatan lingkungan konseling (klinik
sanitasi)
2. Membuat SOP pelayanan kesehatan lingkungan konseling (klinik
sanitasi)
3. Membuat lembar status pasien/ klien pelayanan kesehatan
lingkungan konseling (klinik sanitasi)
4. Melakukan pelayanan kesehatan lingkungan konseling pasien/ klien
(klinik sanitasi) SATU TUJU
5. Melakukan intervensi tindak lanjut dari pelayanan kesehatan
lingkungan konseling (klinik sanitasi)
6. Membuat laporan bulanan klinik sanitasi.
Berdasarkan rencana kegiatan aktualisasi yang telah
ditetapkan, saya laporkan beberapa kegiatan berupa rincian kegiatan,
keterkaitan nilai-nilai dasar dan teknik aktualisasinya yang telah saya
laksanakan pada 04 Juli 2019 sampai dengan 18 Agustus 2019.
Kegiatan aktualisasi yang telah dilaksanakan sebagai berikut :
1. Membuat alur pelayanan kesehatan lingkungan konseling (klinik
sanitasi)
Kegiatan Membuat alur pelayanan kesehatan
lingkungan konseling (klinik sanitasi)
Tanggal 08 Juli – 12 Juli 2019 (sesuai dengan hari kerja
efektif Senin – Jumat)
Daftar Lampiran Foto alur pelayanan klinik sanitasi
Foto kegiatan
Tahapan Kegiatan 1. Menyiapkan refrensi dari permenkes No. 13
Tahun 2015 tentang penyelenggaraan
kesehatan lingkungan di puskesmas
2. Mendesain alur pelayanan klinik sanitasi
3. Melakukan pencetakan alur klinik sanitasi
4. Melaukan konsultasi kepada kepala
puskesmas tanjung selayar
5. Melakukan konsultasi dan koordinasi lintas
program kepada penanggung jawab poli
umum
Penjelasan :
Saya dalam menentukan pembuatan alur pelayanan konsultasi klinik
sanitasi mengacu pada peraturan yang resmi yaitu permenkes No. 13
Tahun 2015 Tentang pelayanan kesehatan lingkungan di puskesmas
agar alur yang dibuat jelas sebagai dasar pelaksanaan kegiatan klinik
sanitasi (Akuntabilitas, Jelas). Alur pelayanan dibuat sesuai dengan
kondisi pelaytanan puskesmas tanjung selauar dan di tuangkan
secara tertulis dan di legalkan dengan disetujuinya oleh kepala
puskesmas tanjung selayar, tujuannya agar terciptanya pelayanan
yang efektif dan efisen sesuai dengan alur yang dibuat (Komitmen
Mutu yaitu Efektif dan Efisien).
Dalam penetapan alur tersebut saya pun berkonsultasi dan
bermusyawarah dengan beberapa pihak seperti kepala puskesmas
dan lintas program lainnya pada saat lokmin yang dilakukan di
puskesmas tanjung selayar (Nasionalisme, sila ke-4 mengutamkaan
musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan
bersama).
Alur yang saya buat sebagai panduan dasar hukum seorang sanitarian
serta kode etik sanitarian dalam mebuat keputusan sesuai dengan
prinsip keahlian untuk penyelengaraan pelayanan kesehatan
lingkungan di puskesmas (Etika Publik, membuat keputusan
berdasarkan prinsip keahlian).
Dengan dibuatnya alur pelayanan kesehatan lingkungan
konseling(klinik sanitasi) akan memeberikan rasa adil bagi paisen/
klien karena pelayanan yang diberikan berdasarkan tahapan alur (Anti
Korupsi, Adil).
Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi :
Kegiatan pembuatan alur pelayanan konsultasi klinik sanitasi sesuai
dengan visi puskesmas tanjung selayar yaitu, menjadikan puskesmas
tanjung selayar menuju pelayanan bermutu dan merata. Serta tersirat
dalam misi pertama, menyelenggarakan kesehatan dasar secara
promotif, prefentif serta peningkatan rehabilitatif.
Bukti Lampiran:

1. Membuat SOP pelayanan kesehatan lingkungan konseling (klinik


sanitasi)
Kegiatan Membuat SOP pelayanan kesehatan
lingkungan konseling (klinik sanitasi)
Tanggal Juli – Juli 2019 (sesuai dengan hari kerja efektif
Senin – Jumat)
Daftar
Lampiran
Tahapan 1. Mencari refrensi
Kegiatan 2. Menuangkan kedalam tulisan
3. Melakukan konsultasi kepada kepala
puskesmas tanjung selayar
4. Meminta tanda tangan dan melegalkan SOP

Penjelasan :
Dalam membuat SOP saya sesuaikan dengan peraturan agar dapat
memberikan pelayanan yang memuaskan dan berstandar terhadap
klien untuk menjaga mutu pelayanan (Komitmen Mutu, menjaga
mutu pelayanan).
Selain itu SOP pelayanan konsultasi klinik sanitasi yang saya buat
sebagai acuan semua kegiatan yang diberikan kepada pasien
memiliki dasar yang jelas, terukur dan dapat memeberikan
perlindungan terhadap klien, sehingga terciptanya pelayanan yang
jujur, perduli terhadap klien, berkedisiplinan pelayanan dan tanggung
jawab terhadap pelayanan yang diberikan (Anti Korupsi, Jujur,
peduli, disiplin dan tanggung jawab).
SOP pelayanan konseling klinik sanitasi yang saya buat membuat
saya seorang sanitarian dapat bekerja dengan menunjung tinggi
standar etika yang luhur, bekerja secara propesional yang
berdasarkan pada prinsip keahlian agar dapat memberikan pelayaan
yang baik (Etika Publik, Memelihara dan menjunjung tinggi
standar etika yang luhur, profesional, berdasarkan prinsip
keahlian).
Saya mengkonsultasikan SOP kepada kepala puskesmas agar
mendapatkan persetujuan dan dilegalkan dengan ditanda tanganinya
SOP yang dibuat sehingga memiliki kekuatan hukum dan memiliki
payung hukum dalam melakukan pelayanan (Nasionalisme,
mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk
kepentingan bersama. Berintegritas tinggi, dan sebagai pelayan
Publik).
Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi :
Kegiatan pembuatan SOP pelayanan konsultasi klinik sanitasi Sesuai
dengan visi yaitumisi Puskesmas Tanjung Selayar menuju pelayanan
bermutu dan merata. Dan misi menyelenggarakan pelayanan
kesehatan dasar secara promotif, prefentif serta peningkatan
rehabilitatif .
Bukti Lampiran:

1. Membuat lembar status pasien/ klien pelayanan kesehatan


lingkungan konseling (klinik sanitasi)
Kegiatan Membuat lembar status pasien/ klien pelayanan
kesehatan lingkungan konseling (klinik sanitasi)
Tanggal Juli – Juli 2019 (sesuai dengan hari kerja
efektif Senin – Jumat)
Daftar
Lampiran
Tahapan 1. Studi literatur dan mengonsep
Kegiatan 2. Diketik dan di print
3. Konsultasi dengan kepala puskesmas

Penjelasan :
Saya melakukan studi literatur bertujuan untuk menstandarkan dan
membandingkan agar terbuatnya lembar status pasien pelayanan
kesehatan lingkungan yang memenuhi syarat dan dapat memberikan
informasi yang jelas serta mudah di aplikasikan (Akuntabilitas,
Jelas).
Saya melakukan pengetikan agar lembar status tersebut dapat
digunakan dan dapat sebagai alat kontrol, informasi dan evaluasi.
Lembar konsulatsi tersebut ditulis sesuai dengan keadaan sebenarnya
dan sejujur-jujurnya (Anti Korupsi, Jujur). Sehingga informasi yang
diperoleh dapat diberikan pemecahan masalah yang tepat guna dan
tepat sasaran (Komitmen Mutu , Efektifitas dan efisiensi)
(Nasionalisme, sila ke-5, menghormati hak orang lain)
(Akuntabilitas, transparansi)
Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi :
Kegiatan membuat lembar status pasien/ klien pelayanan kesehatan
lingkungan konseling (klinik sanitasi sesuai dengan visi yaitu misi
Puskesmas Tanjung Selayar menuju pelayanan bermutu dan merata.
Dan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar secara
promotif, prefentif serta peningkatan rehabilitatif .
Bukti Lampiran:

1. Melakukan pelayanan kesehatan lingkungan konseling pasien/


klien (klinik sanitasi) SATU TUJU
Kegiatan Melakukan pelayanan kesehatan lingkungan
konseling pasien/ klien (klinik sanitasi) SATU
TUJU
Tanggal Juli – Juli 2019 (sesuai dengan hari kerja
efektif Senin – Jumat)
Daftar
Lampiran
Tahapan 1. Memberi salam kepada pasien
Kegiatan 2. Menyiapkan daftar pertanyaan untuk
mendapatkan informasi yang dibutuhkan
3. Menyediakan media informasi kesehatan
4. Mengidentifikasi kebiasaan pasien/klien
sehari-hari
5. Mengidentifikasi kondisi kesehatan
lingkungan pasien/ klien
6. Menyampaikan dugaan penyebab keluhan
pasien/ klien
7. Memberikan saran dan melakukan tindak
lanjut
Penjelasan :
Setiap ada pasien yang masuk ke klinik sanitasi saya selalu
mengucapkan salam dan sambut pasien dengan ramah. Dengan moto
SATU TUJU yang merupakan kepanjangan dari SA= Salam, sambut.
T=Tanyakan. U=Uraikan. TU=Bantu. J=Jelaskan. U=Ulangi. SATU
TUJU dapat diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan. Serta saya
dalam memberikan konseling dengan menggunakan media promosi
kesehatan baik berupa video atau media catak lainnya yang terkait
dengan masalah penyakit akibat lingkungan yang dihadapi oleh
pasien/ klien (Akuntabilitas, Integritas, Kejelasan).
Dalam meidentifikasi masalah dan mendengarkan keluhan klien saya
mendengarkan dengan seksama dan merespon yang ramah dan
peduli sehingga klien akan merasa nyaman dalam mengungkapkan
masalah kesehatan yang dihadapinya (Etika Publik, menciptakan
lingkungan kerja yang tidak diskriminatif).
Pada saat saya menanggapi dan bertanya kepada klien untuk
menggali informasi, maka saya selau berpedoman pada buku
panduan klinik sanitasi yang sudah terlampir dalam peraturan
permenkes N0 13 tahun 2015 tentang Pelayanan Kesehatan
Lingkungan di Puskesmas (Komitmen Mutu, efektif dan efisien)
Saya berkomunikasi kepada klien dengan sikap yang peduli agar
dapat menghadirkan suasana senyaman mungkin (Nasionalisme,
sila-2, mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepat
selira)
Saat menguraikan hal-hal pemecahan masalah kepada klien, saya
mempertanggung jawabkannya sehingga dapat meyakinkan klien
(Akuntabilitas, Tanggung Jawab)
Dengan dilakukannya konsultasi yang terjadi, saya melakukan dengan
sungguh-sungguh membimbing klien tanpa pamrih agar menjadi
masyarakat yang sehat (Anti Korupsi, kerja keras)
Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi :
Kegiatan melakukan pelayanan kesehatan lingkungan konseling
pasien/ klien (klinik sanitasi) SATU TUJU Sesuai dengan visi yaitumisi
Puskesmas Tanjung Selayar menuju pelayanan bermutu dan merata.
Dan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar secara
promotif, prefentif serta peningkatan rehabilitatif .
Bukti Lampiran:

1. Melakukan intervensi tindak lanjut dari pelayanan kesehatan


lingkungan konseling (klinik sanitasi)
Kegiatan Melakukan intervensi tindak lanjut dari
pelayanan kesehatan lingkungan konseling
(klinik sanitasi)
Tanggal Juli – Juli 2019 (sesuai dengan hari kerja
efektif Senin – Jumat)
Daftar
Lampiran
Tahapan 1. Mempelajari hasil konseling di puskesmas
Kegiatan tanjung selayar
2. Menyiapkan kelengkapan formulir lapangan,
media penyuluhan sesuai dengan penyakitnya
3. Melakukan sapa kepada pasien/ klienyang
dikunjungi rumahnya
4. Melakukan pengamtan, pemeriksaan dan
prilaku pasien/ klien
5. Menyimpulkan hasil kunjungan lapangan\
6. Memberikan saran terhadap pasien/ klien
yang dikunjungi
7. Mengkoordinasikan hasil kegiatan dengan
pihak keluarga pasien dan puskesmas

Penjelasan :
Saya ber;aku jujur dalam mempelajari, menelaah dan mengolah data
hasil konseling sesuai data yang di peroleh dari konseling pasien/
klien klinik sanitasi (Anti Korupsi, jujur).
Ketika saya melakukan kunjungan rumah kepada klien klinik sanitasi
saya melakukan sapa dan salam kepada pasien dan keluarganya
(Etika Publik, memelihara dan menjunjung tinggi standar etika
yang luhur). Kemudian saya melakukan pengamatan dan
pemeriksaan, dan berusaha menemukan pemecahan masalah yang
dialami pasien/ klien serta menyampaikannya sesuai dengan temuan
dilapangan (Komitmen Mutu, memberikan layanan yang
menyentuh hati, untuk menjaga dan memelihara agar pasien
tetap setia). Dalam pengambilan pemecahan masalah saya
melakukan memusyawarahkan dengan klien bagaimana pemecahan
masalah yang akan diambil dan mencari jalan tengah yang tidak
memberatkan klien (Nasionalisme, Sila ke-4, mengutamakan
musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan
bersama). Hasil yang didapat dari pengamatan dan pemeriksaan
saya konfirmasikan kepada pihak keluarga pasien dan pihak
Puskesmas (Akuntabilitas, transparansi)
Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi :
Kegiatan melakukan intervensi tindak lanjut dari pelayanan kesehatan
lingkungan konseling (klinik sanitasi) Sesuai dengan visi yaitumisi
Puskesmas Tanjung Selayar menuju pelayanan bermutu dan merata.
Dan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar secara
promotif, prefentif serta peningkatan rehabilitatif .

Bukti Lampiran:

1. Membuat laporan bulanan klinik sanitasi.


Kegiatan Membuat laporan bulanan klinik sanitasi.
Tanggal Juli – Juli 2019 (sesuai dengan hari kerja
efektif Senin – Jumat)
Daftar
Lampiran
Tahapan 1. Melakukan rekapitulasi setiap akhir bulan
Kegiatan 2. Melaporkan kepada kepala puskesmas dan
dinas kesehatan
Penjelasan :
Saya melakukan rekapitulasi laporan secara rutin dan membuat
laporannya setiap akhir bulan (Akuntabilitas, konsistensi). Dalam
pembuatan laporan saya membuatnya berdasarkan ilmu yang saya
pelajari sebagai sanitarian terampil dan bertanggung jawab dengan
laporan yang saya buat sesuai dengan apa yang saya kerjakan (Etika
Pulik, mempertanggung jawabkan tindakan dan kinerja pada
publik). Saya dalam membuat laporan melaporkan yang sebenar-
benarnya tanpa ada yang saya sembunyikan (Anti korupsi, jujur).
Sehingga dalam pembuatan laporan tersebut saya dapat menemukan
permasalahan yang akan di selesaikan (Komitmen Mutu, melakukan
upaya perbaikan secara berkelanjutan). Pemecahan permasalahan
yang di dapat dari rekapitulasi laporan akan dilakukan musyawarah
bersama kepala puskesmas dan profesi lainnya yang bekerja di
Puskesmas serta lintas sektor (Nasionalisme, sila ke-4,
mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan)
Kontribusi Terhadap Visi dan Misi Organisasi :
Kegiatan membuat laporan bulanan klinik sanitasi.Sesuai dengan visi
yaitumisi Puskesmas Tanjung Selayar menuju pelayanan bermutu
dan merata. Dan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan dasar
secara promotif, prefentif serta peningkatan rehabilitatif .
Bukti Lampiran:

A. Analisi Dampak
Dampak dari kegiatan aktualisasi terhadap diri saya sendiri membuat
saya memehami bagaimana memberikan pelayanan kesehatan
lingkungan di puskesmas dengan berdasarkan prinsip atau nilai dasar
ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu
dan Anti Korupsi).
Dampak bagi Instansi Puskesmas Tanjung Selayar sendiri yaitu dapat
memberikan Pelayanan yang bermutu dan merata bagi seluruh
masyarakat tanjung selayar yang sehat, serta meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat.