Anda di halaman 1dari 3

4.

Membaca Teks Sastra

Indikator : Peserta didik dapat menentukan isi tersurat dalam teks sastra

Contoh soal PG :

1. Bacalah teks cerita berikut !


Suatu hari Pak Jati mengundang beberapa warga , termasuk Badrun, ke balai desa karena
menghadiri acara di Balai Desa, pastilah orang-orang berpakaian tapi ada yang yang berbatik,
berkokoh dan berkemeja biasa. Badrun berkokoh putih. Namun yang membuat Pak Jati
terperanjat kaget adalah kaki Badrun. Saat orang bersepatu, bersepatu sandal, atau berselop,
Badrun santai bersandal jepit.
Pak Jati kecur hatinya ia merasa dirinya tak dihargai. Pak Jati tak kuat menyimpan unek-unek. Ia
menceritakan sandal jepit Badrun itu kepada Pak Sekdes. Kebetulan Rumah Pak sekdes dekat
dengan Rumah Badrun. Maka disampaikanlah kegundahan Pak Jati itu kepada Badrun oleh Pak
Sekdes. Apa kata Badrun ? ia menjawab sembari mengungkapkan tekad besar “Pak Sekdes,
sampaikan kepada Pak Lurh, saya sangat menghormatinya. Beliau tak sedikitpun saya berniat
merendahkannya. Percayalah suatu saat, akan buat Pak Lurah bangga. Ini wujud kalau saya
menghargai Pak Lurah.
Simpulan sebab dari konflik tersebut adalah …
a. Tokoh Badrun mengenakan sandal jepit ketika menghadiri undangan tokoh Pak Jati.
b. Tokoh Pak Jati merasa tidak dihargai oleh Tokoh Badrun saat menghadiri undangan
c. Tokoh Pak Jati menceritakan kekecewaan terhadap tokoh Badrun kepada tokoh Pak Sekdes
d. Tokoh Pak Sekdes kepada Pak Lurah mengenai Tokoh Badrun.
2. Bacalah kutipan cerpen berikut !
“Besok kamu bersama ayahmu ke sekolah, bilang mau masuk!”
“Ayah tidak punya uang. Jika tamat SD pun tak bisa juga masuk SMP!”
“Di Indonesia sekolah gratis”
“Uang Bemo, Seragam, Buku, Bekal ke kantin, tak ada!”
“ Saya beri untuk seragam dan buku, juga bekal setiap hari, sampai kamu SMP!”
Kayan Pun Tamat SD dan masuk SMP selain diberi uang bemo dan bekal sekolah setiap hari, oleh
Mario ia diberikan seekor bibit sapi betina, setelah besar sapi itu tentu akan dikawinkan punya
ank dan anak sapi bisa dijual untuk biaya sekolah kayan mewujudkan cita-cita menjadi pakar
lingkungan laut.
Akibat konflik yang ditimbulkan oleh cerpen tersebut adalah …
a. Tokoh Mario memberikan uang Bemo dan bekal sekolah kepada tokoh kayan hingga tamat
SD dan masuk SMP
b. Tokoh kayan membelikan seekor bibit sapi betina kepada tokoh Mario agar nantinya anak
sapi bisa dijual untuk biaya sekolah
c. Tokoh Kayan terpaksan berhenti sekolah karena tidak memiliki biaya untuk memenuhi
kebutuhan sekolah sehari-hari.
d. Tokoh Mario melanjutkan sekolah hingga tamat SD dan masuk ke SMP berkat baiay dari
Tokoh Kayan.

Membaca Teks Sastra

Indikator : Peserta Didik menentukan makna kata/ungkapan pada teks sastra.

Contoh Soal PG. 11

1. Bacalah kutipan cerita berikut !


Memang Karyawin telah berhasil membangun Fatamorgana kemenangan dengan senyum dan
tawanya. Anehnya Karyamin merasa demikian terhina oleh burung paruh udang yang bolak balik
melintas diatas kepalanya. Suatu kali, Karyamin ingin membabat burung itu dengan pukulannya
tetapi niat itu diurungkan karena karyamin sadar, dengan mata yang berkunang-kunang dia tidak
akan berhasil melaksanakan maksudnya.
Makna kata Fatamorgana dalam kutipan cerita tersebut adalah …
a. Batin
b. Impian
c. Khayalan
d. Rekayasa

2. Bacalah kutipan cerpen berikut !


Setengah dagangan kami sudah habis terjual, kebetulan awal bulan, banyak pegawai dan buruh
kebun yang baru menerima gaji. Sorak pasar minggu kian ramai. Awan hitam yang tadinya jauh
dan segumpal yang kecil, kini mulai mendekat dan semakin besar. Langit berubah gelap,
beberapa orang sibuk menutupi dagangan dengan terpal dan plastik seadanya. Tampaknya hujan
akan lebat karena sudah diberi aba-aba oleh kedatangannya gerimis.
Kilas menyambar, gemuruh langit membuat aku terperanjat langsung memeluk Ibu. Benda kecil
meluap, dagangan kami hanyut.
Makna kata awan hitam dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
a. Gelap
b. Hujan
c. Bahaya
d. Mendung

Membaca teks sastra

Indikator : peserta didik dapat menunjukkan bukti watak tokoh, latar, nilai dalam teks sastra.

Contoh soal PG : 12

Kutipan cerpen berikut untuk soal nomor 1-2

Banyak orang kampungku, khususnya beberapa teman tukang ojek yang mangkal denganku
dipersimpangan jalan tak jauh dari rumah Haji Mardun mengatakan jika ia adalah seorang yang sangat
pelit. Mungkin benar kata mereka tapi menurutku sebenarnya Haji Mardun itu bukan orang yang pelit, ia
hanya orang yang bersikap seenaknya sendiri dan orang lain harus mengikuti kehendaknya.

1. Latar tempat kutipan cerpen tersebut adalah di …


a. Kampug
b. Pangkalan ojek
c. Rumah haji madrun
d. Rumah tokoh aku
2. Watak tokoh aku dalam kutipan cerpen tersebut adalah …
a. Murah hati
b. Rendah hati
c. Keras kepala
d. Besar kepala
3. Bacalah kutipan fabel berikut !
“dian kau,Merpati. Heh kau kira kau dapat membujukku, tidak akan. Aku tidak akan dapat kau
bujuk, apalagi kau perdayai. Heh, heh, heh.”
Paman serigala, alangkah baiknya paman sadar sekarang. Kita sesama penghuni hutan harus
saling menolong, bukankah begitu ?
“tujuanmu berkata seperti itu agar aku makan makan buah-buahan dan rerumputan, bukan ?”
“tetapi…. Paman, dibelakangmu ada …?
“ada apa, pemburu ? itu yang mau kau katakan, bukan ?”
“benar, paman. Lekaslah paman lari lekas !”
Heh, heh, heh, itu kutipan kuno merpati. Kali ini aku tidak akan terjebak olehmu.
“Heh, heh, heh. Ada pemburu “
Nilai moral dalam kutipan fabel tersebut adalah …
a. Hargailah orang lain yang sedang bicara
b. Persahabatan memberikan kebahagiaan hidup
c. Kembangkan sikap kesetiakawanan antar teman
d. Sesama makhluk hidup harus tolong menolong

KUNCI JAWABAN : D