Anda di halaman 1dari 5

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

2.1 Hasil
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan di halaman depan
Universitas Tadulako, maka di peroleh hasil sebagai berikut ini:
Tabel A1: Data Hijauan berdasarkan DWR
Ranking
Kuadran
1 2 3
1. L G R
2. L R G
3. L G R
4. L R G
5. L R G
6. L G R
7. G R L
8. L G R
9. L R G
10. R G L
11. G L R
12. L R G
13. L R G
14. L R G
15. L G R
16. R G L
17. L R G
18. L - -
19. R L -
20. R G -
21. L R G
22. L G -
23. L G R
24. L - -
25. L R -
26. L G R
27. R L G
28. L G R
29. G R -
30. L R -
Keterangan : L = Legum, R = Rumput dan G = Gulma

Tabel A2: Tabulasi Data Hasil DWR


Frekuensi pada Ranking
Jenis Jumlah
1 2 3
R 5 13 9 27
L 22 3 3 28
G 3 12 10 25
Jumlah 30 28 22 80

Tabel A3: Perhitungan Menggunakan Faktor Penggali Ranking

R 5/30(8,04) + 13/28(2,41) + 9/22(1,00) 25,0478%

L 22/30(8,04) + 3/28(2,41) + 3/22(1,00) 54,9403%

G 3/30(8,04) + 12/28(2,41) + 10/22(1,00) 20,0119%

Jumlah 100%

Dari hasil perhitungan berdasarkan metode DWR menunjukkan komposisi


botanis lahan penggembalaan Universitas Tadulako dengan masing-masing
jenisnya yaitu Rumput : 25,0478%, Legum : 54,9403% dan Gulma 20,0119%.
Tabel A4: Data Hijauan Segar berdasarkan Cuplikan
Berat (Kg)
No. Kuadrant Berat RLG
R L G
1. 0,002 0,204 0,064 0,27
2. 0,018 0,114 0,002 0,134
3. 0,004 0,212 0,002 0,218
4. 0,008 0,282 0,036 0,326
5. 0,008 0,1 0,012 0,12
6. 0,002 0,136 0,042 0,18
7. 0,044 0,088 0,126 0,258
8. 0,002 0,188 0,018 0,208
9. 0,016 0,124 0,010 0,15
10. 0,294 0,006 0,076 0,376
11. 0,02 0,09 0,042 0,125
12. 0,64 0,100 0,038 0,778
13. 0,16 0,148 0,02 0,328
14. 0,046 0,134 0,006 0,186
15. 0,002 0,314 0,096 0,412
16. 0,024 0,014 0,01 0,048
17. 0,062 0,094 0,02 0,176
18. - 0,342 - 0,342
19. 0,036 0,018 - 0,054
20. 0,068 - 0,002 0,07
21. 0,040 0,165 0,020 0,225
22. - 0,160 0,065 0,225
23. 0,045 0,125 0,050 0,22
24. - 0,280 - 0,280
25. 0,010 0,170 - 0,18
26. 0,005 0,090 0,090 0,185
27. 0,6 0,055 0,025 0,68
28. 0,030 0,225 0,210 0,465
29. 0,020 - 0,045 0,065
30. 0,015 0,200 - 0,215
Jumlah (Kg) 2,221 4,178 1,127 7,526
Jumlah (gr) 2221 4178 1127 7526
Rataan 74,03 139,27 37,57 250,87

Tabel A5: Data Kadar Bahan Kering Hijauan


Berat Sampael (g) Berat Kering/Berat
No. Sampel
Segar Kering Segar X 100%
1 Rumput 678 368,8 54%
2 Legum 587 307,2 52%
3 Gulma 372 186,7 50%

Tabel A6: Tabel Produksi Hijauan berdasarkan Bahan Kering


Jenis Rataan Hijauan x BK Hijauan Hijauan (%BK)
Rumput 74,03 x 54% 39,97
Legum 139,27 x 52% 72,42
Gulma 37,57 x 50% 18,78
BK Total 131,17

Tabel A7: Komposisi Botanis Cuplikan


Jenis BK Hijauan/BK Total x 100% Hijauan (%BK)
Rumput 39,97/131,17x 100 % 30,47
Legum 72,42/131,17x 100% 55,21
Gulma 18,78/131,17x 100% 14,32
BK Total 100

Dari hasil perhitungan berdasarkan metode CUPLIKAN menunjukkan


komposisi botanis lahan penggembalaan Universitas Tadulako dengan masing-
masing jenisnya yaitu Rumput: 30,23%, Legum : 55,81%, dan Gulma 13,95%.

1. Menghitung produksi HMT per m2 konversi ke kg/ha


= ∑ rata-rata BK Rumput + ∑ rata-rata BK Legum
= 39,97 + 72,42
= 112,39 gr/m2
= 1123,9 kg/ha
2. Menghitung kebutuhan BK ternak/Hari
BB ternak x 3% = 250 kg x 3/100 = 7,5 kg
Konversi ke Bulan = 7,5 kg x 30 hari = 225 kg Bahan Kering
3. Kebutuhan HMT yang tersedia (PUF : 50%)
= 50% x 1123,9 kg/ha
= 561,95 kg/ha
4. Menghitung kebutuhan lahan seekor ternak/Bulan
Kebutuhan BK/Bulan 225 kg
= = 0,4004 ha
PUF 561,95 kg/ha
5. Kebutuhan lahan seekor ternak/Tahun
(y - 1) s = r
(y - 1) 30 = 70
y = 70/30 + 1
y = 3,33 ha
6. kebutuhan lahan seekor ternak
= Y – kebutuhan lahan 1 ekor ternak/bulan
= 0,33 x 0,4004
= 1,3333 ha/ekor ternak
7. Kapasitas tampung
1
= x 100 = 75 ekor/ha
1,3333 ekor/lahan
Jadi luas lahan padang pengembalaan universitas tadulako 100 hektar
dapat menampung ternak sapi dengan bobot badan 250 kg sebanyak 75
ekor.