Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH Manajemen opersional

Desain dan seleksi produk

DISUSUN OLEH:
Kelas : c manajemen pagi
KELOMPOK 2
- Desak Made Kurnia Rahayu ( 1802612010079 )
- I Dewa Made Bhajra Harayana ( 1802612010081 )
- Ni Kadek Yunita Sari ( 1802612010095 )
- Ni Made Ayu Mariani ( 1802612010100 )
- Ni Made Dewi Antari ( 1802612010101 )

Fakultas ekonomi & bisnis


Program studi manajemen
Universitas mahasaraswati denpasar
Tahun ajaran 2019/2020

1
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat sehingga
kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul “Desain Produk dan Jasa” tepat pada
waktunya. Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari
dosen Manajemen Operasional, Program studi Manajemen Ekonomi dan Bisnis, Matakuliah
Manajemen Operasional. Selain itu makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan
tentang Desain Produk dan Jasa bagi para pembaca dan juga bagi penulis.
Pada kesempatan kali ini juga, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-
besarnya kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu penulis dalam menyelasaikan
makalah ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa pengalaman dan ilmu yang dimiliki masih
terbatas dan terdapat banyak kekurangan, sehingga penulisan makalah ini masih jauh dari
sempurna. Namun penulis tetap bersyukur karena dengan bimbingan dan bantuan semua
pihak, maka makalah ini dapat diselesaikan. Penulis mengharapkan adanya kritik dan saran
yang membangun guna mencapai hasil yang lebih baik. Semoga makalah ini dapat berguna
dan bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Badung, Oktober 2019

Penulis

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................ 2


DAFTAR ISI .......................................................................................... 3
PEMBAHASAN .................................................................................... 4
DESAIN DAN SELEKSI PRODUK ...................................................... 5
A. Definisi ...................................................................................... 5
B. Faktor-Faktor yang perlu diperhatikan ..................................... 5
C. Tahapan Seleksi dan Desain produk ......................................... 6
D. Pengembangan Produk .............................................................. 6
E. Strategi Pengembangan Produk ................................................ 7
F. Tahapan Pengembangan Produk ............................................... 8
KESIMPULAN ...................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................ 10

3
PEMBAHASAN

Latar belakang
Setiap barang dan jasa yang masuk dalam tahap perkenalan, dapat didefinisikan, yaitu
berdasarkan fungsinya, untuk apa produk atau jasa itu digunakan. Perusahaan mendesain suatu
produk dengan tujuan bagaimana meningkatkan fungsi-fungsinya. Selanjutnya definisi suatu
produk dilihat dari aspek desain seperti warna, bentuk dan ukurannya yang dapat diterima oleh
pasar. Gambaran teknis (engineering drawing ) merupakan dimensi dan toleransi atas bahan
baku yang dibeli, atau bahan baku yang diproduksi yang dapat dipergunakan sebagai
komponen didalam proses produksi. Gambaran ini merupakan standar kualitas atau mutu bahan
baku yang menjadi komponen yang akan dipakai dalam proses produksi.

Strategi produk disusun dengan melakukan seleksi atas keinginan pelanggan, baik
pelanggan tingkat lokal, regional maupun tingkat dunia yang sesuai dengan acuan patokan
(benchmarking) yang ditetapkan perusahaan. Selanjutnya mendefinisikan produk yang akan
dihasilkan ke dalam sistem manajemen operasional dan implikasinya, dilanjutkan dengan
membuat desain produk yang akan diproduksi melalui manajemen operasional. Terdapat
banyak pilihan dalam pemilihan, penetapan, dan perancangan produk. Pemilihan produk adalah
proses pemilihan produk atau jasa untuk dapat disajikan kepada pelanggan atau klien. Seperti
contohnya rumah sakit melakukan spesialisasi pada berbagai jenis pasien dan prosedur
kesehatan.

4
DESAIN DAN SELEKSI PRODUK

A. Definisi
Setiap perusahaan mempunyai maksud dan tujuan. Mereka membuat dan menjual berbagai
produk atau menawarkan jasa-jasa tertentu. Produk adalah sesuatu atau kebutuhan yang
mampu memberikan kepuasan, bisa berupa barang ataupun jasa. Organisasi-organisasi
perusahaan harus selalu menyesuaikan desain produk dan jenis jasa yang mereka tawarkan
dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan para konsumen.
Perusahaan diciptakan untuk menghasilkan produk berupa barang dan jasa. Seiring dengan
perkembangan zaman, perusahaan semakin banyak berdiri sehingga persainganpun semakin
ketat. Dengan demikian, perusahaan akan melakukan inovasi terhadap produk yang dihasilkan
agar perusahaan tersebut dapat bersaing. Inovasi yang dilakukan dapat berupa desain atau
rancangan dari produk yang akan diciptakan serta melakukan seleksi proses jasa yang akan
dihasilkan. Maka perusahaan tersebut harus meningkatkan kualitas produk dan jasa yang
dihasilkannya serta melakukan inovasi terhadap produk dan jasa yang dihasilkan tersebut
dengan cara membuat rancangan produk dan jasa serta seleksi proses jasa sehingga perusahaan
tersebut dapat bersaing dan lebih unggul dari perusahaan lainnya.

B. Faktor-faktor Yang Perlu Diperhatikan


Banyak Faktor dalam desain produk yang perlu diperhatian, diantaranya:
1) Kebutuhan Konsumen. Pelanggan akan memiliki pengaruh yang besar atas cara produk
dirancang dan berkembang. Alasan produk dirancang adalah harus mampu memenuhi
kebutuhan pelanggan potensial yang akan dibidik. Misalnya, ketika merancang sebuah
ponsel tim desain akan menampilkan beberapa desain kepada pelanggan potensial dan
membuat perubahan sesuai dengan suka dan tidak suka.
2) Segmentasi Pasar. Pasar/konsumen perlu dibedakan, salah satunya mengingat perbedaan
dalam selera konsumen. Semakin kompleks konsumen dalam stratanya maka akan
semakin banyak jenis produk yang diperlukan dalam melayani segmentasi konsumen itu.
3) Teknologi. Dalam mendesain produk teknologi berperan dalam menghasilkan produk yang
diminati. Perkembangan teknologi mengharuskan produsen untuk mampu menciptakan
produk yang berkualitas.
4) Kondisi Lokal. Dalam desain produk perlu dipertimbangkan budaya lokal masyarakat
sehingga produk kita bisa dimanfaatkan dengan baik dan tidak menyusahkan.

5
C. Tahapan seleksi dan Desain Produk
Sebelum desain suatu produk disetujui untuk diproses dan diproduksi oleh bagian
operasi pabrik, perlu dilakukan seleksi dengan tahapan-tahapan:
1. Konsepsi, membuat spesifikasi konsep dengan menggabungkan selera konsumen.
2. Persetujuan, tahap dimana spesifikasi ditunjukkan dengan perhitungan matematis,
pembuatan model gambar, kemudian dimodifikasi dengan bagian pemasaran.
3. Penterjemahan, Berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan pada tahap dua pada
tahap ini keikut sertaan bagian operasi dan pelayanan purna jual sangat diperlukan
agar sama persepsi dan tidak butuh biaya mahal.

D. Pengembangan produk
Ada beberapa alasan adanya pengembangan produk, antara lain :
A. Banyak perusahaan mengurangi macam produk dan menghentikan pembuatan
barang-barang dalam garis produknya yang hanya menguntungkan secara
marginal.
B. Banyak perusahaan sedang mencoba untuk menyederhanakan produk-produk
mereka melalui perancangan kembali bagian-bagian dan komponen-komponen
sehingga unit-unit dengan jumlah lebih sedikit akan melakukan pekerjaan yang
sama.

Proses Pengembangan Produk Baru


Proses pengembangan produk baru, terdiri 5 langkah sebagai berikut :
a. Pencarian gagasan
Sumber utama gagasan-gagasan produk baru adalah dari pasar atau teknologi yang
telah ada. Gagasan pasar merupakan berbagai kebutuhan dan keinginan para
konsumen yang belum terpenuhi.
b. Seleksi produk
Gagasan-gagasan tersebut dianalisis dengan kriteria antara lain : potensi pasar,
kelayakan finansial, dan kesesuaian operasi. Tujuan analisis adalah untuk menyaring
gagasan-gagasan yang jelek, karena menerima suatu gagasan jelek dan
mengembangkan menjadi suatu produk akan membuat perusahaan rugi.
c. Disain produk pendahuluan
Bersangkutan dengan pengembangan desain terbaik bagi gagasan produk baru.
d. Pengujian (testing)
Pengujian terhadap produk ditujukan pada pengujian pemasaran dan kemampuan
teknikal produk. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan uji
pasar.

6
e. Disain akhir (final)
Dalam tahap ini, spesifikasi-spesifikasi produk dan komponen-komponennya dan
gambar-gambar prakitan memberikan basis bagi proses produksinya.

E. Strategi Pengembangan Produk


Pengembangan produk dalam era sekarang dituntut cepat mengingat teknologi yang
terus berkembang serta tuntutan persaingan yang tinggi. Namun pada
prinsipnya tantangan dalam Pengembangan Produk ialah:
1. Makin terbatasnya gagasan-gagasan tentang produk baru mengingat cepatnya
perkembangan pasar.
2. Pasar yang semakin terkotak dikarenakan semakin tajamnya tingkat persaingan.
3. Hambatan sosial dan peraturan pemerintah.
4. Biaya pengembangan produk yang tinggi.
5. Usia produk yang singkat mengingat pesaing biasanya akan memproduk serupa
jika di produk kita sukses pasar.
langkah-langkah penting dalam pengembangan produk adalah sebagai berikut :
1) Pemunculan gagasan (idea generation)
Pemunculan gagasan baru harus sesuai dengan jenis usaha perusahaan dan
konsumen sebagai salah satu sumber yang paling logis untuk mencari gagasan-
gagasan produk baru.
2) Penyaringan gagasan (idea screening)
Tujuan penyaringan adalah mengurangi banyaknya gagasan dengan mencari
dan menghilangkan gagasan buruk sedini mungkin.
3) Pengembangan dan pengujian konsep (concept development and testing)
Suatu gagasan produk adalah gagasan bagi kemungkinan produk yang oleh
perusahaan dianggap bisa ditawarkan ke pasar. Suatu konsep produk adalah
versi terinci dari ide yang diungkapkan dalam istilah konsumen yang punya arti.
Sedangkan suatu citra produk (image) adalah gambaran khusus yang diperoleh
dari produk nyata atau calon produk.
4) Pengembangan strategi pemasaran (marketing strategy development)
Merupakan strategi pemasaran yang menyangkut cara unuk melakukan
pengenalan produk ke pasaran dan masyarakat baik yang berhubungan dengan
strategi,harga yang ditawarkan,ditribusi dan biaya pemasaran.
5) Analisis usaha (business analysis)
Manajemen harus menilai penjualan, biaya, dan perkiraan laba untuk
menentukan apakah mereka telah memenuhi tujuan perusahaan. Jika telah
memenuhi, produk bisa bergerak maju ke langkah pengembangan produk.
6) Pengembangan produk (product development)
Bagian riset dan pengembangan membuat satu atau beberapa versi bentuk fisik
dari konsep produk agar bisa menemukan sebuah prototipe yang memenuhi
konsep produk dan dapat diproduksi dengan biaya produksi yang telah
dianggarkan.

7
7) Pengujian pasar (market testing)
Pengujian pasar ialah keadaan dimana produk dan program pemasaran
diperkenalkan kepada kalangan konsumen yang lebih otentik untuk mengetahui
bagaimana konsumen dan penyalur mengelola, memakai, dan membeli-ulang
produk itu dan seberapa luas pasarnya.
8) Komersialisasi
Tahap komersialisasi menyangkut perencanaan dan pelaksanaan strategi
peluncuran (launching strategy) produk baru ke pasar. Perusahaan harus
memutuskan: kapan, dimana, pada siapa, dan bagaimana.

F. Tahapan Pengembangan Produk


Dalam kaitan dengan perancangan dan pengembangan produk, harus mengetahui
mengenai konsep Life Cycles. Konsep ini menyatakan bahwa hampir semua produk
baru yang ditawarkan kepada masyarakat akan menjalani suatu siklus kehidupan yang
terdiri atas 4 (empat) tahap dalam periode waktu terbatas.
1. Tahap pengenalan (introduction)
Dalam tahap ini, operasi penjualan tidak selalu bekerja baik. Masih terdapat masalah
keterlambatan dalam perluasan kapasitas produksi, masalah-masalah teknis yang
belum dapat diatasi, dan harga tinggi.
2. Tahap pertumbuhan (growth)
Dalam tahap ini, produk diperbaiki dan distandarisasi, menjadi dapat diandalkan
dalam pengguanan dan harga lebih rendah, serta para konsumen membeli dengan
sedikit desakan. Kuantitas penjualan perusahaan akan meningkat cukup besar.

3. Tahap kejenuhan (maturity)


Volume penjualan mulai menurun pertambahannya karena setiap orang atau pembeli
potensial sekarang telah memiliki produk, sehingga penjualan sangat tergantung
pada penggantian dan pertambahan penduduk.
4. Tahap penurunan (decline)
Tahap penurunan yaitu tahap penurunan dalam permintaan terhadap produk. Hampir
semua produk akan mengalami tahap keempat ini, oleh karena itu perusahaan harus
senantiasa bekerja pada pengembangan produk-produk baru untuk menggantikan
produk-produk lama.

8
KESIMPULAN

Adapun simpulan dari pembahasan di atas adalah sebagai berikut :


 Dalam perancangan dan pengembangan produk, hal yang paling penting adalah gagasan
atau ide.
 Perancangan produk dan perancangan jasa tidak mempunyai perbedaan secara mendasar,
hanya dalam suatu organisasi jasa, pelayanan yang diberikan merupakan “produk“-nya.
Organisasi jasa biasanya lebih fleksibel dan dapat merubah kegiatan mereka lebih cepat
dibanding perusahaan manufaktur.
 Pada tingkat industri yang luas terdapat antaraksi antara disain produk-jasa dan disain sistem
produksi

9
DAFTAR PUSTAKA
http://iilmupaduan.blogspot.com/2015/10/desain-dan-seleksi-produk.html

10

Anda mungkin juga menyukai