Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PENELITIAN

PENYAKIT MALARIA

DISUSUN OLEH :

Nama : NIKHMATUN HIDAYAH

NIM : PO7120118023

KEMENTRIAN KESEHATAN RI

POLITEKNIK KESEHATAN PALU

JURUSAN D III KEPERAWATAN

2018
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Malaria adalah penyakit infeksi parasit yang masih menjadi masalah kesehatan

masyarakat di daerah-daerah pesisir atau bahkan dikalangan masyarakat perkotaan, yang dapat

mempengaruhi angka kematian pada masyarakat dan akan menimbulkan kejadian luar biasa

(KLB). Umumnya penderita malaria ditemukan pada daerah-daerah terpencil dan mengancam

status kesehatan masyarakat golongan ekonomi lemah.

Malaria merupakan penyakit protozoa yang ditularkan melalui gigitan nyamuk

Anopheles. Nyamuk Anopheles adalah vector siklik satu-satunya dari penyakit malaria pada

manusia. Kejadian malaria akan semakin meningkat seiring dengan tingginya curah hujan,

karena akan terbentuk banyak genangan air di sekitar lingkungan yang merupakan tempat paling

disukai oleh nyamuk.

B. Rumusan Masalah

1. Penybab penyakit malaria ?

2. Apa saja gejala penyakit malaria ?

3. Bagaimana penularan penyakit malaria ?

4. Bagaimana cara pengobatan penyakit malaria ?

5. Bagaimana mencegah penyakit malaria ?

C. Tujuan

1. Mengetahui penyebab penyakit malaria

2. Mengetahuigejala penyakit malaria

3. Mengetahui penularan penyakit malaria

4. Mengetahui pengobatan penyakit malaria


5. Mengetahui cara mencegah penyakit malaria

D. Manfaat penelitian

Agar masyarakat lebih menjaga kebersihan lingkungan karena jika lingkungan skitar kita

kotor maka akan dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk malaria.


BAB II

KAJIAN PUSTAKA / LANDASAN TEORI

A. Definisi Malria

Istilah malaria diambil dari dua kata bahasa Italia, yaitu mal (buruk) dan area (udara) atau

udara buruk karena dahulu banyak terdapat di daerah rawa-rawa yang mengeluarkan bau busuk.

Berikut ini adalah definisi penyakit malaria :

Malaria adalah penyakit infeksi parasite yang disebabkan oleh plasmodium yang menyerang

eritrosit dan ditandai dengan ditemukannya bentuk aseksual di dalam darah. Inseksi malaria ini

memberikan gejala berupa demam, menggigil, anemia dan Splenomegaly dapat berlangsung akut

ataupun kronik (Paul, N. Harijanto, 2006).

Malaria adalah penyakit menular endemic dibanyak daerah hangat di dunia. Disebabkan

oleh protozoa obligat seluler genus Plasmodium, biasanya ditularkan melalui penyakit Anapheles

yang terinfeksi. Penyakit ini ditandai dengan keadaan tak berdaya dengan demam tinggi

paraksimal, serangan menggigil, berkeringat, anemia dan Splenomegaly yang dapat

menyebabkan kematian, komplikasi berat, malaria selebral dan anemia. Interval antar tiap

serangan kadangkala periodic ditentukan oleh waktu yang diperlukan untuk berkembangnya satu

generasi baru parasite didalam tubuh. Setelah permulaan penyakit ini dapat diikuti perjalanan

penyakit yang kronik atau baik disebut juga paludism. Nama lamanya mencakup aque dan

jungle, malarial ()kamus kedokteran DORLAND, edisi 29, hal.1279)

B. Pengertian para ahli

Beberapa definisi tentang penyakit malaria menurut para ahli, diantaranya :


a. WHO

Pengertian malaria menurut WHO disebabkan oleh parasit Plasmodium. Malaria pada

manusia disebabkan oleh empat spesies Plasmodiun yang berbeda yakni :

1. Plasmodium falciparum

2. Plasmodium malariae

3. Plasmodium ovale

4. Plasmodium vivax

b. Harijant

Menurutnya, pengertian penyakit malaria adalah suatu jenis penyakit yang disebabkan

karena adanya plasmodium yang ditularkan oleh manusia melalui jaringan vector pada nyamuk

anopheles.

c. Nedesul

Dalam definisinya, penyakit malaria adalah penyakit yang biasanya ditandai oleh adanya

rasa dingin, suhu badan meningkat, badan menggigil, dan juga denyut nadi cepat.

d. Depkes RI

Menurut Kementrian Kesehatan penyakit malaria dapat menyerang semua manusia (laki-

laki dan perempuan) tanpa adanya golongan umur, artinya dari bayi, anak-anak, sampai dewasa

bias terjangkit penyakit ini.

e. Syamsudin

Menurutnya, obat anti malaria yang ideal adalah obat yang efektif terhadap semua jenis

dan stadium parasit, mampu menyembuhkan infeksi akut maupun laten, efek samping ringan dan

toksisitas rendah, obat anti malaria yang telah digunakan di Indonesia antaralain klorokulin,

sulfaduksin pirimetamin, kina, halofantrin, amodiakuin dan meflakuin (Tjitra et al, 1991).
BAB III

METODE PENELITIAN

A. Tempat dan waktu

1. Tempat :

2. Waktu :

B. Metode penelitian
BAB IV

PEMBAHASAN

A. Penyebab penyakit malaria

Penyebab penyakit malaria ditemukan pertamakali oleh seorang dokter militer prancis

(Haries Louis Alphonse Laveran). Atas jasanya itu Laveren mendapatkan hadiah nobel untuk

fisiologi dan kedokteran pada 1907.

Parasite plasmodium sebagai penyebab malaria terdiri dari empat spesies yaitu

Plasmodium Falciparum, Plasmodium Vivax, Plasmodium Mlariae, dan Plasmodium Ovale.

Gigitan nyamuk malaria lebih sering terjadi pada malam hari. Setelah terjadinya gigitan

parasite akan masuk kedalam darah. Penyebaran penyakit malaria juga bisa melalui transfuse

darah. Selain itu jika bergantian jarum juga bisa menularkan malaria. Meski jarang terjadi kita

tetap harus berhati-hati.

B. Gejala malaria

Gejala malaria akan muncul jika kita digigit oleh nyamuk yang sudah terinfeksi oleh

parasit plasmodium. Masa inkubasi yaitu waktu antara gigitan malaria dan dimulainya gejala,

tergantung pada jenis parasite yang terinfeksi.

Gejala-gejala awal dari malaria adalah

 Demam yang naik turun

 Sakit kepala

 Berkeringat dingin

 Mual dan muntah-muntah

 Nyeri otot

 Diare
C. Cara penularan penyakit malaria

Berikut ini beberapa penularan penyakit malaria :

a. Penularan secara alamiah (natural infection)

Penularan ini terjadi melalui gigitan nyamuk anaphales. Bila nyamuk anaphales mengigit

orang yang sakit malaria, maka parasite akan ikut terhisap bersama darah penderita. Dalam tubuh

nyamuk parasit tersebut berkembang biak. Sesudah 7-14 hari apabila nyamuk tersebut menggigit

orang sehat, maka parasite tersebut akan ditularkan kepada orang tersebut. Didalam tubuh

manusia parasite akan berkembangbiak menyerang sel darah merah. Dalam waktu kurang lebih

12 hari orang tersebut akan sakit malaria.

b. Penularan yang tidak alamiah

1. Malaria bawaan (congenital)

Terjadi pada bayi yang baru dilahirkan karena ibunya menderita malaria, penularan

terjadi melalui tali pusat atau placenta

2. Secara mekanik

Terjadi melalui transfuse darah atau melalui jarum suntik

3. Secara oral (melalui mulut)

Cara penularan ini pernah dibuktikan pada burung, ayam, burung dara, dan monyet.

D. Pengobatan Malaria

Pemulihan secara sempurna bisa dilakukan jika malaria diobati dan dirawat dengan

benar. Proses ini dilakukan langsung setelah diagnosis malaria diketahui.obat antimalarial yang

diberikan tergantung kepada :

 Jenis parasite yang menyebabkan malaria

 Tingkat keparahan gejala yang dialami penderita


 Seseorang yang sedang mengandung (Ibu hamil)

Malaria yang disebabkan oleh plasmodium falciparum,dapat di tangani dengan obat-

obatan sebagai berikut :

 Kombinasi artesunate dan amodiaquine

 Kombinasi dhydraartemisinin, piperaquine dan primaquine

 Kombinasi quinine, doxycycline dan primaquine

Malaria yang disebabkan oleh plasmodium vivax diobati dengan salah satu kombinasi

berikut :

 Artesumate dan amodiaquine

 Dihydroartemisinin, piperaquine dan primaquine

E. Pencegahan penyakit malaria

Menghindar diri agar tidak digigit nyamuk adalah cara paling utama agar tidak tertular

malaria. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah :

 Memakai kelambu berinsektisida untuk menutupi ranjang.

 Menggunakan pakaian atau selimut yang bisa menutupi kulit tubuh

 Memakai lotion anti serangga. Lotion yang paling efektif adalah yang mengandung DEET

atau diethyltoiuamide

 Memakai obat nyamuk bakar atau semprot secara teratur

 Melakukan fogging atau pengasapan secara teratur

 Lakukan langkah pencegahan 3 M :

- Menguras dan membersihkan bak mandi

- Menutup atau menyingkirkan genangan air yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk

- Menabur serbuk abate untuk membasmi jentik-jentik nyamuk


BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Malaria merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk plasmodium antara

lain plasmodium malariae, plasmodium vivax, plasmodium falciparum, dan plasmodium ovale.

Penularan penyakit malaria yaitu melalui gigitan anopheles dan secara tidak alami yaitu secara

bawaan, gejala yang ditimbulkan bila seseorang terkena malaria adalah demam, menggigil, sakit

kepala, biasa disetai muntah-muntah.

B. Saran

Penyakit malaria disebabkan oleh nyamuk maka mengurangi penyebaran dan

perkembangan biaknya nyamuk, maka dihimbau kepada masyarakat agar hidup bersih dan sehat

seperti : mwnjaga kebersihan lingkungan, rumah, apabila terkena malaria cepat berobat ke

puskesmas atau rumah sakit terdekat.


DAFTAR PUSTAKA

1. Chandra, Budiman Dr. 2006. Ilmu Kedokteran Pencegahan dan Komunitas.


Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.

2. Entjang, Indan Dr. 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat.


Bandung : PT Citra Aditya Bakti

A. Harijanto, P.N., Nugroho, Agung., Gunawan, A, Carta (ed). 2010. Malaria Dari
Molekuler ke Klinis.
Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

B. Irianto, kus. 2009. Parasitologi Berbagai Penyakit Yang Mempengaruhi Kesehatan


Manusia.
Bandung : Yrama Widya.

C. Saryono, S.kp, M.Kes. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan


Jokjakarta : Mitra Cendekia Press

D. Sudoyo, Aru., Setioyohadi, Bambang., Alwi, Idrus., Simodibrata, Marcellus., Setiati, Siti
(ed). 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid III Edisi IV.
Jakarta : Depertement Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UI.