Anda di halaman 1dari 4

Nama : Abelia Putri Aisyah

NIM : 16102070

ETIKA BISNIS Ruang 101

1) Mengapa keprihatinan atas polusi menjadi begitu penting bagi para manajemen
dan direktur?

Karena adanya kekhawatiran mengenai polusi udara yang menyebabkan iritasi dan
gangguan pernapasan membuat masyarakat menjadi marah. Masalah lain yang terkait
dengan polusi udara yang lebih lambat untuk disadari adalah hujan asam. Pada
akhirnya, tingkat kesadaran dari suatu permasalahan menjadi cukup luas untuk
mendukung perjanjian internasional dan peraturan lokal yang lebih ketat.

2) Mengapa kini kita lebih peduli tentang perlakuan yang adil terhadap karyawan
daripada orang tua kita atau pendahulu kita?

Diakibatkan oleh kurangnya kejujuran dan perbedaan dalam perlakuan yang adil pada
individu dan kelompok masyarakat.

3) Apa yang dapat dilakukan oleh akuntan profesional untuk mencegah


berkembangnya jurang kredibilitas dan jurang harapan?

Terdapat kemungkinan yang nyata bahwa jurang harapan antara apa yang diharapkan
telah didapatkan dan akan diterima oleh pengguna laporan audit dan keuangan akan
memburuk jika akuntan dianggap keluar jalur dengan kemunculan standar etika
perilaku. Komite audit dan etika, keduanya dianggotai oleh mayoritas pihak diluar
direktur, penciptaan luas kode etik perusahaan, dan peningkatan pelaporan perusahaan
yang dirancang untuk mempromosikan integritas perusahaan, semuanya memberikan
kesaksian pada pentingnya penanggulangan krisis (keuangan) ini.

4) Mengapa etika perilaku perusahaan memimpin dapat mendatangkan


keuntungan yang lebih tinggi?

Direktur perusahaan sekarang diharapkan untuk memimpin perusahaan mereka


dengan beretika, dan memperhatikan apakah karyawannya bertindak secara etis. Yang
dihasilkan dari perilaku tersebut dapat meningkatkan ketertarikan dan kepercayaan
konsumen pada perusahaan. Perilaku profesional juga menunjukan standar kerja dan
kualitas yang baik.

5) Mengapa menjadi suatu faktor penting bagi klien agar akuntan profesional
berperilaku etis?

Akuntan profesional harus mempunyai etika baik itu dari perilaku dan kesesuaian
informasi yang dihasilkan dari laporan keuangan. Profesi akuntan sangat penting
sehingga memiliki tanggung jawab yang besar terhadap klien. Jika pekerjaan akuntan
tersebut sesuai dengan proses evaluasi dan laporannya maka klien akan
mempercayainya.

6) Bagaimana perusahaan memastikan bahwa karyawan mereka bersikap etis?

Etika merupakan hal penting yang dilakukan mulai dari direktur sampai karyawannya.
Sikap yang diterapkan sesuai dengan peraturan dan etika yang sudah dibuat
perusahaan. Menjalankan pekerjaan serta perilaku yang etis terhadap tanggung
jawabnya pekerjaannya dengan baik.

7) Haruskah para eksekutif dan direktur ditahan (dikirim dipenjara) atas tindakan
karyawan perusahaan mereka?

Tindakan karyawan yang tidak sesuai atau melanggar ketetapan perusahaan perlu
ditindaklanjuti dengan memberikan hukuman. Hukuman tersebut biasanya mulai dari
teguran, surat peringatan, pemecatan hingga ketetapan hukum penjara. Semua itu
ditanggung jawabi oleh atasan mereka (direktur) namun kesalahan yang dibuat harus
di tanggungjawabi langsung dengan pelaku (karyawan) itu sendiri. Biasanya direktur
dihukum peringatan, penurunan jabatan atau pemecatan saja tidak sampai
dipenjarakan.

8) Mengapa harapan para pemangku kepentingan perusahaan untuk reputasi


perusahaan dan profitabilitasnya?

Reputasi telah menjadi subjek studi terbaru yang cukup ramai diteliti. Mereka yang
berfokus pada prinsip keuntungan dan reputasi perusahaan sering membuat keputusan
oportunis jangka pendek yang membahayakan keuntungan jangka panjang yang
berkelanjutan. Jauh lebih efektif untuk berfokus pada penyediaan barang dan jasa
yang dibutuhkan oleh masyarakat secara efisien, efektif, legal, dan etis dari pada
mengadopsi sasaran berisiko tinggi untuk menghasilkan profit dengan cara apapun.

9) Bagaimana sebuah perusahaan menunjukkan rasa hormat bagi para pemangku


kepentingan (perusahaan tersebut)?

Perilaku etika yang diintegrasikan atau diseimbangkan dengan sukses dari pemegang
saham akan mendominasi para pemangku kepentingan. Perusahaan akan melakukan
berdasarkan kerangka kerja berorientasi pemangku kepentingan yang luas termasuk
apa yang telah dicapai. Kesetiaan direktur dan eksekutif harus mencerminkan interes
pemangku kepentingan, terkait dengan dengan sasaran, proses, dan hasil.

10) Bagaimana konflik kepentingan di antara para pemangku kepentingan dapat


diselesaikan oleh manajemen sebuah perusahaan?

Perbaikan yang diperlukan dalam integritas, transparansi dan akurasi untuk


memotivasi di antara akuntan (profesional) untuk mengenali sifat pedoman yang
seharusnya mereka gunakan untuk menyusun laporan keuangan, aturan-aturan atau
prinsip-prinsip.

11) Mengapa pendekatan-pendekatan filosofis terhadap pengambilan keputusan etis


bersifat relevan untuk perusahaan modern dan akuntan profesional?

Berbagai pendekatan telah dikembangkan untuk memeriksa interes pemangku


kepentingan, seperti survey, kelompok-kelompok fokus, dan pemetaan menurut
stereotip. Relevansi sangat signifikan bagi keberhasilan masa depan perusahaan. Teori
filosofis menyatakan bahwa teori ini menetapkan standar tinggi dalam perilaku bisnis
yang diterima. Memahami teori filosofis membantu direktur dan akuntan untuk lebih
memahami dasar-dasar etika bisnis dan memberikan dasar untuk melakukan bisnis
yang bertanggungjawab secara sosial.

12) Apa saja elemen-elemen umum dari tiga pendekatan praktis mengenai
pengambilan keputusan etis yang telah diuraikan dari bab ini?

Pendekatan dimulai dengan identifikasi pemangku kepentingan yang signifikan, suatu


investigasi terhadap interes mereka, dan peringkat interes-interes tersebut untuk
memastikan bahwa hal penting adalah memberikan perhatian yang memadai selama
analisis dilakukan dan pertimbangan lebih pada tahap pengambilan keputusan.

13) Apakah seorang akuntan profesional dari seorang pebisnis mengejar


keuntungan atau tugas fidusia yang berakibat bagi kepentingan umum?

Akuntan profesional berutang loyalitas utama mereka pada kepentingan umum, tidak
hanya kepentingan finansial diri mereka sendiri , direktur atau manajemen perusahaan
saat ini dengan mengorbankan para pemegang saham dimasa depan. Reformasi,
melalui struktur peraturan dan pengawasan baru serta revisi kode etik yang
mendedikasikan kembali profesi akuntansi ke akar fidusia aslinya, telah menjadi
penguatan penting yang akan memengaruhi perilaku akuntansi profesional di seluruh
dunia.

14) Mengapa penting bagi seorang akuntan profesioanl untuk memahami tren-tren
etis yang yang telah dibahas dalam bab ini?

Kita telah menyaksikan perubahan arus dalam akuntabilitas perusahaan dengan


memperluas dari hanya pemegang saham ke pemangku kepentingan, merupakan
tanggungjawab akuntan untuk memahami evolusi ini. Akuntan profesional harus
memastikan bahwa nilai-nilai etika mereka mutakhir dan mereka disiapkan untuk
bertindak pada nilai-nilai tersebut untuk menguji peran mereka serta untuk menjaga
kredibilitas dan dukungan untuk profesi.

15) Mengapa seorang akuntan profesioanal perlu menyadari kode etik federal
internasional akuntan (ethics code of the international federation of
accountants)?
IFAC telah mengembangkan kode etik yang bersifat Internasional untuk Para
Akuntan Profesional, dan semua negara anggota IFAC telah sepakat melakukan
standarisasi pada kode negara mereka dengan dasar yang sama atau mirip. Prinsip-
prinsip yang melekat dalam kode Internasional baru akan menjadi dasar perilaku dan
pendidikan masa depan dari pada akuntan profesional. Area tersulit dari perilaku
profesional seperti, identifikasi dan pengelolaan konflik kepentingan akan menerima
sekumpulan pedoman yang baru.

16) Mengapa etiak budaya perusahaan penting?

Sebagian besar perusahaan berhadapan dengan budaya yang berbeda-beda dalam


mempekerjakan dan manajemen personel (karyawan) walaupun operasional mereka
hanya di satu negara. Semua aspek menciptakan konflik kepentingan, etapi
diharapkan dalam banyak kebudayaan. Wawasan disedikan, termasuk komentar
tentang penggunaan imajinasi moral menjadi bagaimana menangani tantangan-
tantangan etis, menghormati kepentingan budaya yang berbeda-beda dan
melindungi perusahaan.