Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP

AKTIVITAS KEBUGARAN JASMANI

Sekolah Menengah Kejururan (SMK)

Semester 2 (Dua)

Oleh :

Adi Wijaya, S.Pd

No PPG : 18031622010121

PRODI : PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN


REKREASI

PENDIDIKAN PROFESIGURU DALAM JABATAN TAHAP II

UNIVERSITAS SEBELAS MARET


TAHUN 2018
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK KATOLIK ST LOUIS RANDUBLATUNG


Mata Pelajaran : PJOK
Kelas/Semester : XII/Genap
Kompetensi Keahlian : Semua Bidang Keahlian
Tahun Pelajaran : 2018 /2019
Materi pokok : Aktivitas Kebugaran Jasmani
Sub Materi : Menyusun program latihan peningkatan Kebugaran
Jasmani terkait kesehatan
Alokasi Waktu : 2 JP ( 1 x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan proaktif melalui
keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara
berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”
3. Memahami, menerapkan,menganalisis pengetahuan faktual,konseptual,
proceduralberdasarkan rasa ingin tahunyatentang ilmu pengetahuan,teknologi, seni,
budaya, danhumaniora dengan wawasankemanusiaan, kebangsaan,kenegaraan, dan
peradaban terkaitpenyebab fenomena dan kejadian,serta menerapkan
pengetahuanprosedural pada bidang kajian yangspesifik sesuai dengan bakat
danminatnya untuk memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyajidalam ranah konkret dan ranahabstrak terkait
denganpengembangan dari yangdipelajarinya di sekolah secaramandiri, dan mampu
menggunakanmetode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)


Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.5 Merancang program latihan untuk 3.5.1 Menyusun program latihan peningkatan
meningkatkan derajat kebugaran daya tahan jantung dan paru terkait
jasmani terkait kesehatan dan kesehatan.
keterampilansecara pribadi 3.5.2 Menyusun program latihan peningkatan
kelentukanterkait kesehatan
4.5 Mempraktik-kan hasil rancangan 4.5.1 Memperagakan hasil rancangan
program latihan untuk program latihan peningkatan daya tahan
meningkatkan derajat kebugaran jantung dan paru terkait ketrampilan.
jasmani terkait kesehatan dan 4.5.2 Memperagakan hasil rancangan
keterampilansecara pribadi. program latihan peningkatan kelentukan
terkait kesehatan.
C. TujuanPembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik diharapkan :
1. Menanamkan pentingnya berdoa yang di wujudkan dengan berdoa bersama sesuai
keyakinan masing-masing sebelum memulai pembelajaran
2. Menanamkan perilaku jujur, tanggung jawab, kerjasama melalui sikap yang
ditunjukkan saat pembelajaran dan setelah pembelajaran.
3. Mampu menyusun program latihan peningkatan daya tahan jantung dan paru terkait
kesehatan.
4. Mampu menyusun program latihan peningkatan kelentukan terkait kesehatan.
5. Mampu memperagakan program latihan peningkatan daya tahan jantung dan paru
terkait kesehatan.
6. Mampu memperagakan program latihan peningkatan kelentukan terkait kesehatan.

D. Materi Pembelajaran

1. Materi Pembelajaran Reguler


a. Fakta:
 Olah raga
b. Konsep
 Program latihan untuk meningkatkan derajat kebugaran jasmani terkait kesehatan
dan keterampilansecara pribadi
c. Prinsip
 peningkatandaya tahan jantung dan paru.
 peningkatankelentukan.
d. Prosedur
 Memperagakan program latihan derajat daya tahan jantung dan paru.
 Memperagakan program latihan derajat kelentukan.

2. Materi pembelajaran remedial


 Analisis hasil diagnosis kesulitan belajar,
 Menemukan penyebab kesulitan,

3. Materi pembelajaran pengayaan


a. Memberikan kesempatan menjadi tutor sebaya, mengembangkan latihan praktis dari
materi yang sedang dibahas, membuat hasil karya, melakukan suatu proyek, membahas
masalah, atau mengerjakan penyusunan program yang harus diselesaikan peserta didik.

E. Model Pembelajaran
1. Pendekatan Saintifik
2. Discovery Learning

F. Media/alat, dan Sumber Belajar


1. Media/:
 Media gambar latihan
 Video Latihan
 Lembar LKPD
2. Alat
 LCD projector,
 Laptop
 Meteran
 Stop Watch
 Cone
 Peluit

3. SumberBelajar
 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Teks Mata pelajaran Penjaskes
Kelas XII Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
 http://edhay76.blogspot.com/2015/02/bentuk-bentuk-latihan-kebugaran-
jasmani.html(download: 23/Oktober/2018, pukul 09: 55 wib)
 https://id.savefrom.net/#url=http://youtube.com/watch?v=Zh62moTR1dU&utm_source
=youtube.com&utm_medium=short_domains&utm_campaign=www.ssyoutube.com(do
wnload: 24/Oktober/2018, pukul 09: 55 wib)

G. Langkah-langkahPembelajaran

Alokasi
Kegiatan Pendahuluan
Waktu
Guru :
Orientasi (Menunjukkan sikap disiplin sebelum memulai proses pembelajaran, menghayati
dan mengamalkan ajaran agama yang dianut (Karakter) serta membiasakan membaca dan
memaknai (Literasi).
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai
pembelajaran (fokus penguatan karakter spiritual)
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya,tentang
 Mengevaluasi Derajat Kebugaran Jasmani terkait Kesehatan
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan
dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
10 menit
 Apabila materi/tema/ projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang:
 Konsep Penyusunan Program Peningkatan Kebugaran Jasmani terkait
Kesehatan
 Aktivitas Belajar untuk Penyusunan Program Peningkatan Daya tahan jantung
dan paru
 Aktivitas Belajar untuk Penyusunan Program Peningkatan Kelentukan
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan.
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM
pada pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Sintak
Alokasi
Model Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Pembelajaran
Stimulation
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
pemberian perhatiansehingga siap untuk melaksanankan kegiatan :
rangsangan)
 Mengamati Berpikir kritis dan bekerjasama (4C) dalam mengamati
permasalahan (literasi membaca) dengan rasa ingin tahu, jujur dan
pantang menyerah (Karakter
mengamati gambar /foto yang yang terdapat pada buku maupun
melalui penayangan video yang disajikan oleh guru

Video terkait Penyakit jantung

penyakit jantung.mp4

Video terkait Kelentukan

Penderita nyeri sendi.mp4

Gambar 1.
Terkait daya tahan jantung dan paru

70 menit

Gambar 2.
Terkait kelentukan
Problem Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
statemen sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
(pertanyaan/ disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajarcontohnya:
identifikasi
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang :
 cara mencegah penyakit jantung dengan program latihan
peningkatan dayatahan jantung dan paru
 cara mencegah penyakit sendi dengan program latihan
peningkatan kelentukan
apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual
sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan
kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk
membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar
sepanjang hayat.:

Data Peserta didik mengumpulkan berbagai informasiyang dapat mendukung


collection jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, baik dari buku paket
(pengumpulan maupun sumber lain seperti internet; melalui kegiatan:
data)
 Saling tukar informasi tentang :
 Aktivitas Belajar untuk Menganalisis Konsep Penyusunan Program
Peningkatan daya tahan jantung dan paru melalui berbagai macam
cara latihan

 Aktivitas Belajar untuk Menganalisis Konsep Penyusunan Program


Peningkatan kelenturan melalui berbagai macam cara latihan

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya


sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang
lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.

Data Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil


processing pengamatan dengan cara :
(pengolahan
Data)  Berdiskusi tentang data :

 Tingkat kebugaran jasmani masing-masing peserta didik


menggunakan test daya tahan jantung dan paru yang di susun oleh
kelompok.

 Tingkat kebugaran jasmani masing-masing peserta didik


menggunakan testkelentukan yang di susun oleh kelompok.
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
(pembuktian) pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui
kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan :

 Memperagakan hasil Penyusunan Program Peningkatan Daya


tahan jantung dan paru

 Memperagakan hasil Penyusunan Program Peningkatan


Kelentukan

Generalizatio Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan


(menarik  Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil
kesimpulan) analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
 Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan peserta didik lain diberi
kesempatan untuk menjawabnya.
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa : Laporan hasil
pengamatan secara tertulis tentang
 Penyusunan Program Peningkatan Daya tahan jantung dan paru
 Penyusunan Program Peningkatan Kelentukan
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa.
 Menyelesaikan uji kompetensi yang terdapat pada buku pegangan
peserta didik atau pada lembar lerja (LKPD) telah disediakan secara
kelompok untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran
Catatan :
Selama pembelajaran berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang
meliputi sikap: disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan)
Kegiatan Penutup 10
Peserta didik : menit
 Membuat resume dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul
dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan.
 Mengagendakan projek yang harus dipelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam
sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa. Peserta didik yang
selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut
peringkat, untuk penilaian projek.
 Memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama
yang baik
A. Penilaian Hasil Pembelajaran
1. Jenis/teknikpenilaian
a. Sikap (spiritual dan sosial)
Sikap spiritual

Bentuk Contoh Butir Waktu


No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1 Observasi Jurnal Lihat Saat Penilaian untuk dan
Lampiran 1 pembelajaran pencapaian
berlangsung pembelajaran
(assessment for and
of learning)

Sikap Sosial
Bentuk Contoh Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1 Observasi Jurnal Lihat Saat Penilaian untuk dan
Lampiran 1 pembelajaran pencapaian
berlangsung pembelajaran
(assessment for and
of learning)

b. Pengetahuan
Bentuk Contoh Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Tertulis Pertanyaan Jelaskan Setelah Penilaian
dan/atau macam-macam pembelajaran pencapaian
tugas tertulis bentuk latihan usai pembelajaran
berbentuk untuk (assessment of
uraian meningkatkan learning)
kelentukan dan
Daya tahan
jantung dan
paru.
2. Penugasan Pertanyaan Jelaskan Saat Penilaian
dan/atau prosedur pembelajaran untuk
tugas tertulis penyusunan berlangsung pembelajaran
berbentuk program (assessment for
esei. latihan Daya learning)
Tahan Jantung
da Paru, serta
penyusunan
program
latihan
kelentukan .
c. Keterampilan
Bentuk Contoh Butir Waktu
No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen pelaksanaan
1. Praktik Tugas Lakukan test Pada akhir Penilaian
(keterampilan) latihan Daya pembelajaran pencapaian
Tahan Jantung pembelajaran
da Paru, serta (assessment of
penyusunan learning)
program latihan
kelentukan.
Pada awal
pertemuan dan
setelah 3 bulan.

2. Pembelajaran remedial
Dengan pemanfaatan tutor sebaya melalui belejar kelompok untuk menjawab
pertanyaan yang diberikan guru tentang hal-hal yang berkaitan dengan kebugaran
jasmani.
3. Pembelajaran pengayaan
Mencari artikel dari majalah atau internet tentang kebugaran jasmani.

Memeriksa dan Menyetujui Surakarta, 23 Oktober 2018


Dosen Pembimbing Peserta PPG

Drs. Agustiyanto, M.Pd Adi Wijaya, S.Pd


Lampiran 1.

BAHAN AJAR

1. Materi Reguler

Penyusunan Program Latihan


Kebugaran jasmani merupakan sebuah tuntutan dalam hidup agar lebih sehat dan mampu
beraktivitas secara produktif. Kebugaran jasmani menjadi bagian dari program pendidikan
jasmani di sekolah, pembinaan kebugaran jasmani sangat strategis, karena mendukung
kapasitas belajar bagi siswa dan menggiatkan partisipasi siswa secara menyeluruh.

Kriteria kebugaran jasmani ditentukan oleh 2 komponen yaitu :

a) Komponen kesehatan

Komponen kesehatan yang berpengaruh terhadap kebugaran jasmani adalah daya tahan
kardiovaskuler, daya tahan dan kekuatan otot, komposisi tubuh dan fleksibilitas.

b) Komponen keterampilan

Komponen keterampilan yang berpengaruh dalam kebugaran jasmani adalah kekuatan otot,
kelincahan, daya tahan jantung dan paru, bentuk tubuh, dan ketebalan otot.

 Jenis Latihan dan Pengukuran Kebugaran Jasmani Peningkatan Daya Tahan


Jantung dan Paru

1. Latihan

Fartlek (Speedplay)
Fartlek atau speedplay adalah sistem latihan endurance yang dimaksudkan untuk
membangun, mengembalikan, atau memelihara kondisi tubuh seseorang. Latihan daya tahan
jantung dan paru-paru menggunakan fartlek sangat baik untuk semua cabang olahraga yang
memerlukan daya tahan. Fartlek diciptakan oleh Gosta Holmer seorang dari Swedia, Fartlek
kalau diterjemahkan adalah bermain-main dengan kecepatan artinya latihan fartlek adalah
latihan lari dengan kecepatan yang berubah-ubah. Latihan fartlek sebaiknya dilakukan di
alam terbuka, dimana ada bukit-bukit, tanah berpasir, semak belukar, selokan-selokan untuk
dilompati, tanah rumput, tanah lembek, dan sebagainya, sehingga seorang yang melakukan
lari fartlek merasakan semua medan dan dapat menerapkan kecepatan lari pada lintasan yang
berbeda-beda.

Interval Trainning
Interval Trainning adalah suatu sitem latihan yang diselingi oleh interval-interval yang
berupa masa istirahat. Jadi dalam sesi latihan interval trainning seorang atlit melakukan
latihan berulang-ulang dalam satu sesi latihan dan diselingi istirahat pada setiap periode
latihannya. Ada beberapa faktor yang harus dipenuhi dalam menyusun interfal trainning
yaitu:
- Lamanya latihan.
- Ulangan (repetition) melakukan latihan.
- Beban (intensitas) latihan.
- Masa istirahat (recovery interval) setelah setiap ulangan dari latihan.

Contoh latihan interfal trainning (kerja pada tingkat aerobik)

- Jarak lari ( misalnya 400 meter)


- Tempo lari (80 detik) - Ulangan lari (10 kali)
- Istirahat (antara 3-5 menit)

2. Test Daya Tahan Jantung dan Paru

Daya Tahan Tes Multi Lari bolak-balik atau lari multitahap (multystage fitness
Kardiovaskuler Tahap test) digunakan untuk menilai kesegaran aerobik.
(Multistage
Fitness Test)

1. Pelaksanaan tes dapat dilaksanakan di dalam maupun luar gedung (out door). Apabila
dilaksanakan di luar gedung sebaiknya saat selama tes berlangsung tidak lebih dari pukul 11.00
WIB, karena faktor panas matahari akan berpengaruh pada hasil tes.
2. Cek kecepatan mesin pemutar kaset dengan menggunakan periode kalibrasi satu menit
Ketentuan Kecepatan Pemutar Kaset
Periode Jarak Lari
Waktu (detik) (meter)
55 18,333
55,5 18,5
56 18,666
56,5 18,833
57 19
57,5 19.166
58 19,333
58,5 19,5
59 19,666
59,5 19,833
60 20
60,5 20,166
61 20,333
61,5 20,5
62 20,666
62,5 20,833
63 21
63,5 21,166
64 21,333
64,5 21,5
3. Mengukur jarak dari hasil cek kaset dengan member tanda pembatas jarak
4. menyalakan pita cadencenya
5. menginstruksikan kepada testi untuk lari ke arah ujung/akhir yang berlawanan dan sentuhkan
satu kaki di belakang garis batas pada saat terdengar bunyi “tuut”. Apabila testi telah sampai
sebelum bunyi “tuut”, testi harus bertumpu pada titik putar, menanti tanda bunyi kemudian lari
ke arah garis yang berlawanan agar supaya dapat mencapai tepat pada saat tanda berikutnya
berbunyi.
6. Pada akhir dari tiap menit interval waktu di antara dua bunyi “tuut” makin pendek, oleh karena
itu, kecepatan lari makin bertambah cepat.
7. Testi harus dapat mencapai garis ujung pada waktu yang ditentukan dan tidak terlambat.
Tekankan kepada testi agar berputar dan lari kembali, bukannya lari membuat belokan
melengkung, karena akan memakan lebih banyak waktu.
8. Tiap testi terus berlari selama mungkin sehingga testi tidak dapat lagi mengejar tanda bunyi
“tuut” dari pita rekaman. Kriteria untuk menghentikan testi adalah apabila testi tertingggal
tanda bunyi “tuut” dua kali lebih dari dua langkah di belakang garis ujung.
Penilaian :
Mencatat level dan shuttle terakhir yang dapat dilakukan atau diselesaikan testi (dua kali tidak dapat
menyelesaikan garis akhir lintasan saat bunyi “tuut”), kemudian dikonsultasikan dengan tabel
VO2Maks.
(Departemen Pendidikan Nasional Pusat Pengembangan Kualitas Jasmani, 2000: 66-70)

 Jenis Latihan dan Pengukuran Kebugaran Jasmani Peningkatan kelentukan

1. Latihan

atauYoga
2. Test

2. Materi pembelajaran remedial


 Analisis hasil diagnosis kesulitan belajar,
 Menemukan penyebab kesulitan,

3. Materi pembelajaran pengayaan


Memberikan kesempatan menjadi tutor sebaya, mengembangkan latihan praktis dari
materi yang sedang dibahas, membuat hasil karya, melakukan suatu proyek, membahas
masalah, atau mengerjakan penyusunan program yang harus diselesaikan peserta didik.
Lampiran 2

Media dan Alat

Media dan Alat Gambar Jumlah

LCD Proyektor 1

Laptop 1

Cone 6

Materan 1

Peluit 1
Lampiran 3.

LEMBAR LKPD

Di kerjakan secara kelompok

Apa pendapat anda tentang gambar di bawah ini ?

Jawab :

Jawab :

Latihan Kebugaran JasmaniDaya Tahan Jantung dan paru

1.

2.

Latihan Kebugaran JasmaniKelentukan

1.

2
Lampiran 4

1. Penilaian Sikap

Penilaian aspek sikap (sikap) dilakukan dengan pengamatan selama mengikuti kegiatan
belajar mengajar. Pengamatan dalam proses penilaian dilakukan saat peserta didik mengikuti
pembelajaran menyusun program peningkatan dan mengevaluasi derajat kebugaran jasmani.
Aspek-aspek yang dinilai meliputi: kerjasama,tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan
ketelitian.Berikan tanda cek (√) pada kolom yang sudah disediakan, setiap peserta peserta
didik menunjukkan atau menampilkan sikap yang diharapkan. Tiap sikap yang dicek (√)
dengan rentang skor antara 1 sampai dengan 4 dengan criteria sebagai berikut:

Skor:
4= Sangat Baik
3= Baik
2= Cukup
1= Kurang
Contoh Rubrik Penilaian Sikap

Aspek Sikap Yang Dinilai Jumlah


No Nama Kerjasama Toleransi Sportivitas Disiplin Tanggung skor
Siswa jawab
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
dst

Jumlah skor
Nilai Sikap = X 100
Jumlah Item Sikap yang dinilai
2. Penilaian Pengetahuan

Bentuk Contoh Butir Waktu


No. Teknik Keterangan
Instrumen Instrumen Pelaksanaan
1. Tertulis Pertanyaan Jelaskan macam- Setelah Penilaian
dan/atau macam bentuk pembelajaran pencapaian
tugas tertulis
latihan untuk usai pembelajaran
berbentuk meningkatkan (assessment of
uraian kelentukan dan learning)
Daya tahan
jantung dan paru.
2. Penugasan Pertanyaan Jelaskan prosedur Saat Penilaian
dan/atau penyusunan pembelajaran untuk
tugas tertulis program latihan berlangsung pembelajaran
berbentuk Daya Tahan dan (assessment
esei. Jantung dan Paru dilanjutkan for learning)
serta prosedur test setelah 3
penyusunan bulan
program
latihanKelentukan

Penskoran Soal Uraian


Nomor
Penyelesaian/Kunci Jawaban Skor
Soal

1 Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan,lengkap dan benar. 4

Siswa dapat menyebutkan jawaban dengan baik dan benar, tapi kurang
2 3
lengkap.

3 Siswa dapat menyebutkan jawaban tapi salah sebagian besar. 2

4 Siswa tidak dapat menjawab dengan benar 1

Skor maksimum 4

Jumlah skor
Nilai Sikap = X 100
4
3. Penilaian Ketrampilan

1) Melakukan Test Daya Tahan Jantung dan Paru serta Test Kelentukan pada awal
pertemuan
2) Tugaskan peserta didik untuk melakukan program latihan yang telah dibuat secara
teratur dengan disertai disiplin dan tanggungjawab serta nilai kejujuran.
3) Setelah peserta didik melakukan program latihan tersebut selama kurang lebih 3
bulan, tugaskan mereka untuk melakukan evaluasi terhadap komponen-komponen
kebugaran jasmani yang telah dilatih dengan menggunakan alat evaluasi yang ada
dalam buku siswa.
4) Melakukan Test Daya Tahan Jantung dan Paru dan Test Kelentukan setelah latihan
selama 3 bulan.

Aspek yang dinilai


Menunjukkan perubahan kebugaran setelah
melaksanakan program latihan
Nama Tidak
No Jumlah
Peserta Sesuai Peningkatan Peningkatan mengalami
skor
Didik target tidak sesuai sedikit dari perubahan
latihan target test awal sejak test
Skor 4 Skor 3 Skor 2 awal
Skor 1
1.
2.

Jumlah skor
Nilai Sikap = X 100
4